Mystery

Mystery
Di kejar singa


__ADS_3

Di siang hari itu Kimberly pergi ke kebun binatang bersama paman Sean dan Holdie, pagar kawat pembatas untuk para pengunjung yang bisa melihat singa-singa yang di dalam kebun itu, dalam kebun binatang terdapat beberapa ekor singa..


Paman Sean dan Holdie sedang melihat singa-singa itu sambil tersenyum, sedangkan Kimberly sambil mengunyah cemilannya


Kriuk...kriuk...kriuk...kriuk...


"Ternyata di sini terdapat banyak ekor singanya" ujar Kimberly


"Iya, terkadang mereka akan menghampiri kita juga, walau ini ada pagar yang mengelilingi tetap harus waspada" jawab Holdie


"Hari ini tidak begitu banyak pengunjung karena bukan hari minggu" ucap paman Sean


"Singa jantaaaan, mari sini aku ada cemilan untuk muuu" teriak Kimberly dengan nada tinggi


Mendengar teriakan Kimberly semua pengunjung di sana menatap ke arahnya


"Apa kau gila ya, kenapa kau memanggilnya? jika dia datang kita harus menjauh" bentak Holdie yang kesal dengan tingkah temannya itu


"Tenang saja, aku hanya ingin memberi dia makan cemilan saja, dia tidak akan menabrak pagar ini" jawab Kimberly dengan santai


"Kimberly, kau jangan bersikap bodoh singa itu hewan karnivora dia tidak akan makan cemilan mu" ucap paman Sean


"Paman, bisa saja dia menjadi vegetarian jika makan cemilan ini" ujar Kimberly dengan tertawa


"Vegetarian kepala mu, semakin dewasa dirimu semakin bodoh saja" ketus paman Sean


"Paman, aku hanya ingin melihatnya dengan jarak dekat saja, hanya memberi dia makan ini, dia tidak akan mengamuk" kata Kimberly dengan bersikap santai


Karena melihat Kimberly yang melambai tangan sambil berteriak beberapa ekor singa itu pun berjalan menghampiri pagar pembatas itu


"Mereka datang, Pa" teriak Holdie yang merasa cemas


"Apa mereka akan mendobrak pagar ini?" ujar paman Sean


"Bagaimana jika kita menjauh dulu?" ucap Holdie sambil melihat ke arah singa-singa itu


"Ayo kita menjauh dari sini. Kimberly, jangan berdiri di sana lagi, cepat pergi dari sana" ajak paman Sean yang ingin melangkah pergi


"Paman, jangan takut. mereka sangat comel" ujar Kimberly yang memasukan cemilan ke dalam pagar itu


"Dia benar-benar aneh, singa di anggap comel" ujar Holdie dan paman Sean yang menjauh dari pagar sana, sementara Kimberly sedang melemparkan cemilan untuk singa-singa itu


"Ayo, cepat pergi jangan mendekat, jika saja mereka semua mendobrak pagar ini pasti gawat" ujar para pengunjung yang merasa cemas hingga meninggalkan kebun binatang itu

__ADS_1


"Ayo habiskan cemilannya" kata Kimberly yang melemparkan cemilan itu ke dalam kebun


"Apa temanmu itu masih waras? bisa saja dia bicara dengan singa-singa itu" ujar paman Sean yang menatap ke arah Holdie yang sedang berdiri di sampingnya


"Bulu monyet saja bisa dia cabut, apa lagi yang tidak bisa dia lakukan" jawab Holdie sambil melihat ke arah temannya itu


"Cepat makan cemilannya, aku sudah membuka beberapa bungkus untuk kalian berempat, kenapa kalian masih tidak mau makan?" ucap Kimberly yang menatap ke arah singa yang pas di hadapannya


Singa-singa itu mendekatkan hidungnya ke pagar itu, seakan sedang mencium aroma


"Kumisnya sangat panjang, tentu kamu jantan ya?" ucap Kimberly yang mencabut kumis singa itu sehingga tanggal


Aum...Aum...Aum...Aum...Aum...


Auman singa yang langsung berdiri dengan dua kakinya menhadap ke pagar itu


"Kimberly, cepat menjauh" teriak Holdie yang merasa cemas


"Papa tidak mau di kejar singa, jika di kejar mereka maka bukan masuk rumah sakit lagi, tapi masuk ke dalam tanah" ucap paman Sean yang melihat singa-singa itu mulai emosi


"Kalian ini aku hanya mencabut kumis mu saja sudah marah-marah, pantasan saja kalian begitu jelek" ketus Kimberly yang mencabut lagi kumis singa yang di balik pagar itu


Auum.....Auum......Auum...Auum...


"Cepat pergi dari sini" teriak Holdie yang menarik lengan Kimberly berlari menjauh dari sana


Tak....tak....tak....tak...


"Kenapa harus lari?" tanya Kimberly yang di tarik oleh Holdie dan lari bersama


Beberapa ekor singa itu yang sedang mengamuk mendobrak pagar kawat itu sehingga tumbang


"Cepat lariiiii" teriak paman Sean yang melihat empat ekor singa itu mengejar mereka


"Apa yang kau lakukan pada mereka sehingga mereka mengamuk..ha?" tanya Holdie yang sedang melarikan diri


"Aku hanya mencabut beberapa kumisnya" jawab Kimberly tanpa merasa bersalah


"Apa kau sudah gila ya? bisa saja kau mengusik mereka" bentak paman Sean yang merasa kewalahan


Mereka bertiga di kejar oleh empat ekor singa yang tentunya memiliki kecepatan yang melebihi mereka, di saat salah satu ekor singa yang mendekati paman Sean, Kimberly yang melihatnya langsung mendorong paman Sean ke arah samping


"Paman, awaaas" teriak Kimberly yang mendorong Sean jauh dari sana

__ADS_1


"Aaaarrrghh" jeritan paman Sean yang terlempar jauh karena dorongan Kimberly


Plung....


Uhuk..uhuk..


"Kenapa aku bisa berada di kolam ikan?" kata paman Sean yang merasa heran, karena jarak posisi tadi dengan kolam ikan cukup jauh ratusan meter


"Papa" teriak Holdie yang melihat ke arah paman Sean


Karena empat ekor singa itu semakin dekat maka Kimberly ingin menyelamatkan Holdie lagi-lagi dengan cara mendorongnya


"Awaaaaas" teriak Kimberly mendorong Holdie entah ke arah mana


"Aaaaaaarrrrggghhh" jeritan Holdie yang terlempar jauh ke kolam buaya


Plung


Uhuk...uhuk...


"Bagaimana caranya aku bisa di sini?" kata Holdie yang merasa aneh, di saat ia melihat semua penghuni kolam itu ia pun langsung berteriak dengan histeris


"Buayaaaaaaaaaaaaaa" teriakan Holdie yang ketakutan sambil berenang ke tepi


"Di sana ada orang, cepat keluarkan dia dari sana" teriak salah satu penjaga kolam buaya itu


"Dasar kurang ajar kau, Kimberlyyyyyyyy" teriak Holdie yang sangking kesalnya


"Jangan sampai aku keluar hidup-hidup aku akan membuat perhitungan dengan mu, karena mu aku di kejar singa dan kau malah mendorong ku ke kolam buaya" ocehan Holdie yang sedang berenang


"Jangan kejar aku lagi, bodoh" ketus Kimberly yang berlari berkeliling di dalam kebun itu


Puluhan penjaga kebun sedang mengejar empat singa itu sambil membawa senapang untuk menembak bius


Kimberly yang ketakutan langsung memanjat salah satu pohon yang tinggi di sana, tanpa dia sadari dia memanjat dengan mudah, atas aksinya itu membinggungkan orang sekitar di kebun sana, Kimberly yang memanjat hanya mengunakan dua tangannya yang tidak beda seperti spiderman


Empat singa itu ingin memanjat pohon untuk mendapatkan mangsanya yang sedang berada di atas sana


"Pergi sana, percaya atau tidak aku akan membakar kalian" teriak Kimberly yang sedang berada di atas pohon itu


Dor...dor...dor ..dor ..


4 tembakan yang mengenai empat ekor singa itu, yang di lakukan oleh para penjaga kebun di sana.

__ADS_1


Setelah beberapa menit kemudian para singa itu pingsan karena obat bius yang sudah mulai bekerja


__ADS_2