Mystery

Mystery
Iblis Api vs Siluman


__ADS_3

"Apakah sejenis hewan atau siluman di dalam sana?" tanya Kimberly.


"Sepertinya hewan, hanya saja tidak ku perhatikan, yang menjadi masalah adalah dia berniat menenggelamkan kota ini. ini malam ke dua kota banjir karena ulahnya," ujar Demon yang berdiri di jendela sambil melihat ke arah luar.


"Demon, pergilah selesaikan salah satu masalah yang kita hadapi. laut maupun siluman tetap membahayakan masyarakat," kata Kimberly.


"Ratu siluman hingga kini tidak ingin menampakan diri, dan jika aku mencarinya aku butuh waktu, sementara masalah banjir aku belum bisa selidiki ada apa di dalam laut itu, laut begitu luas untuk mencarinya juga tidak mudah."


"Apa mungkin iblis air lagi?"


"Bukan, lihat dari lilitan ke kaki Teddy sepertinya sejenis hewan."


"Aku sungguh tidak berguna karena tidak bisa membantu mu dan malah membebanimu," ucap Kimberly yang merasa bersalah.


"Kimberly, ini bukan salahmu, ini adalah tanggung jawabku sebagai iblis. tapi kau adalah manusia biasa dan jangan salahkan dirimu sendiri!" kata Demon yang menghampiri istrinya.


"Tapi aku adalah istri raja api, dan aku tidak bisa melakukan apapun."


"Kau adalah istri raja api, tapi kau bukan iblis api. tentu saja kau tidak bisa memiliki kekuatan api yang begitu kuat."ujar Demon dengan senyum.


"Aku hanya membuatmu tidak bisa mencari keberadaan ratu siluman itu, karena kau merasa khawatir dengan kami makanya kau tidak bisa pergi urus masalah ini dengan tenang," ucap Kimberly yang merasa bersalah.


"Kimberly, jangan berpikir demikian! kau dan anak-anak adalah keluargaku, tentu saja aku harus mengutamakan kalian. aku masih bisa mengutus iblis api untuk mencari keberadaan ratu siluman itu," kata Demon yang memeluk istrinya.


"Aku merasa sangat cemas di saat tidak melihatmu dan anak-anak kita di rumah. aku tidak akan meninggalkan kalian walau hanya sedetik," kata Demon yang mengecup dahi istrinya.


"Untuk keselamatan kami kau bisa menyuruh iblis api datang melindungi kami di sini, dan kamu bisa pergi selesaikan masalah ini."


"Aku mau melindungi kalian sendiri, dengan begini aku baru bisa tenang, aku tidak ingin menyerahkan keluargaku kepada iblis lain, karena mereka masih kalah dari ratu siluman," ucap Demon dengan menyentuh wajah istrinya.


"Ratu siluman takut padamu, mungkin saja dia tidak akan muncul di sini."


"Kita hanya berwaspada saja, agar tidak ada kelalaian."

__ADS_1


Hutan...


"Ratu, malam ini bagaimana kalau aku pergi menangkap keluarga raja api ke sini?"


"Kalian adalah siluman di bawah level, kau tidak akan bisa mengalahkan raja api. siang tadi adalah kesempatan besar untuk merasuki tubuh wanita itu, kenapa kau tidak melakukannya?"


"Ratu, saat aku ingin masuk ke tubuhnya aku gagal melakukannya, di tubuh wanita itu seperti ada kekuatan yang sedang melindunginya. tubuhnya sangat panas sehingga aku gagal merasukinya."


"Dia adalah manusia biasa, kenapa bisa panas? apa karena dia sudah menjadi istri raja api?" tanya ratu siluman yang merasa penasaran.


"Ratu, bukan hanya itu saja, dalam tubuh wanita itu sepertinya janin yang baru tumbuh. jika bukan karena tubuhnya yang panas, janin itu pasti sudah ku lahap," kata siluman itu yang mengulurkan lidahnya.


"Janin? itu adalah anak raja api, kau tidak bisa asal sentuh janinnya!"


"Hanya seketul daging saja, apakah bahaya juga?"


"Jangan anggap remeh terhadap janin yang baru tumbuh, itu bukan janin manusia biasa, tapi janin dari raja api. anak itu bisa saja melindungi tubuh ibunya, agar tidak bisa di rasuki oleh benda lainnya," jelas Ratu siluman yang muncul di hadapan siluman lainnya.


"Ratu, jika begini kita harus mengunakan cara apa untuk melawan raja api?"


"Ratu, ingin kami menangkapnya lagi?"


"Tidak akan semudah itu, raja api pasti akan melindungi keluarganya dengan ketat, tidak mudah untuk kita menangkapnya. untuk sementara abaikan dulu. aku ingin mengincar energi manusia," jawab Ratu siluman.


"Ratu, apakah ingin ke kota?"


"Iya, aku ingin turun tangan sendiri, sekarang kota terkena bencana banjir, raja api pasti sangat di sibukkan dengan hal ini. banjir ini datang secara tiba-tiba, hahahahahaha....," kata Ratu siluman sambil tertawa senang.


"Mari kita pergi malam ini!" ajak ratu siluman yang menghilang bersama dengan siluman lainnya.


Ratu siluman kemudian muncul di kota bersama puluhan siluman lainnya. saat ia ingin masuk ke salah satu rumah yang di sana, ia di serang oleh api dari para iblis yang sedang memantau situasi kota itu.


"Aaarrghh...," jeritan ratu siluman yang terkena api.

__ADS_1


"Dasar siluman, akhirnya kalian muncul," ketus iblis yang sambil mengeluarkan api.


Serangan api dari para iblis membuat siluman gagal berulang kali untuk menerobos ke dalam rumah sasaran mereka.


"Ingin menghalangiku, tidak semudah itu," ketus ratu siluman yang melilit para iblis api itu dengan akarnya.


Ke dua tangan ratu siluman berubah menjadi akar pohon yang melilit seluruh tubuh iblis api dengan semakin erat.


"Aaaarrghh...." jeritan iblis api yang mengeluarkan api di tubuh mereka, api yang keluar sedang membakar akar-akar yang melilit tubuh mereka.


Begitu juga siluman lainnya yang melilit iblis api lainnya.


Tidak lama kemudian Licon dan Teddy datang menyerang para siluman itu. sehingga membuat akar mereka terlepas dari tubuh iblis api.


"Para siluman, akhirnya kau muncul juga," ketus Teddy yang menyerang ke arah ratu siluman.


Ratu siluman langsung menghindar dari serangan Teddy, sementara Licon menyerang para siluman lainnya dan berhasil membakar mereka.


"Aaarrghh....," teriakan siluman itu yang terbakar dan tidak lama kemudian mereka menjadi abu.


Para iblis api lainnya menyerang ratu siluman, mereka bergabung dengan Teddy dan Licon sama-sama mengeluarkan api membakar ratu siluman itu.


"Ingin membakarku lihat dulu seberapa hebat kekuatan kalian," bentak ratu siluman yang melindungi diri dengan menutupi dirinya dengan akar.


"Hahahahaha....coba saja kalau api kalian mampu menembus pelindungku," teriak ratu siluman itu.


Teddy dan lainnya sama-sama mengeluarkan kekuatan mereka menyerang ratu siluman itu, akan tetapi serangan mereka sama sekali tidak mempan bagi ratu siluman yang telah berusia ribuan tahun itu.


"Kalian semua tidak berguna," bentak ratu siluman itu yang melilit tubuh mereka dengan akar.


Ratu siluman itu mengunakan ke dua tangannya melilit para iblis api termasuk Teddy dan Licon.


"Aaarrghh...."teriakan mereka yang sedang berusaha ingin melepaskan lilitan akar pada tubuh mereka..lilitan semakin erat dan semakin sakit di rasakan oleh mereka.

__ADS_1


"Iblis api ternyata tidak sehebat yang ku bayangkan," ketus Ratu siluman itu.


__ADS_2