Mystery

Mystery
Raja ular mencari keberadaan Demon Fire


__ADS_3

"Si jal*ng itu pasti sedang bersenang-senang dengan manusia, kita tidak perlu memikirkan itu" kata raja ular yang sedang melakukan pergerakan di bawah sana


"Berapa usiamu?" tanya raja ular yang sedang memainkan jari-jarinya ke dua buah dada wanita itu


"Aku baru berusia dua ratus tahun" jawabnya yang sedang menahan sakit dan memejamkan matanya


"Kau masih muda, dan cantik" ucap raja luar yang sedang mencapai puncak kenikmatan


"Aaarrghhhh, sakit" pekik wanita itu yang merasa hentakan yang semakin kuat di bagian intinya


Setelah lima jam bercinta Raja ular menghentikan aksinya, sementara siluman ular muda itu merasa lemah karena hanya bisa pasrah membiarkan rajanya menjelajahi tubuhnya itu.


"Raja, apa aku sudah boleh pergi?" tanya wanita itu dengan nada pelan


"Tidak bisa! aku masih ingin mengambil kekuatanmu" jawab Raja itu yang memegang wajah wanita itu


"Ja-jangan raja, jika kau mengambilnya maka aku hanya akan menjadi ular biasa, aku sudah berusia dua ratus tahun ini tidak mudah bagiku, aku mohon padamu" pintanya dengan mengeluarkan air mata tak berdaya


"Kau ini hanya siluman kecil, tidak berhak untuk membantahku, jika aku ingin tubuh kalian maka kalian harus memberi, jika aku ingin lebih maka kalian juga harus memberi, siluman ular seperti kalian hanya akan ku gunakan sebagai pemuas dan setelah itu aku akan mengambil kekuatan kalian yang tidak seberapa itu, dan setelah itu kalian kembalilah ke habitat kalian" kata Raja ular yang menghirup kekuatan yang di miliki siluman ular muda itu lewat mulutnya


Siluman ular itu merasa hancur karena di nodai dan setelah itu maka dirinya pun harus kehilangan kekuatan, selama ribuan tahun siluman ular yang masih muda sudah banyak yang menjadi korban Raja ular tersebut. di setubuhi dan kemudian di ambil kekuatan mereka, hasilnya siluman-siluman tersebut harus kembali menjadi ular biasa dan berukuran kecil, yang tidak bisa lagi kembali menjadi manusia, tidak memiliki kekuatan apapun dan hanya bisa hidup di hutan dengan nyawa yang terancam setiap saat, karena akan menjadi santapan bagi ular yang lebih besar dari ukuran mereka.


Setelah menghirup kekuatan siluman ular itu sehingga habis, raja ular itu menghentikan aksinya, dan untuk siluman muda itu berubah wujud menjadi ular yang berukuran kecil


"Kembalilah ke habitatmu" titah Raja ular yang berubah wujud menjadi ular raksasa dan masuk ke dalam sungai untuk mencari mangsa lainnya


Ular kecil itu hanya melilitkan tubuhnya dan diam di sana tidak bergerak, ia meneteskan air mata. karena merasa sakit hati dan tidak adil dirinya di jadikan sebagai pemuas dan setelah itu harapannya untuk menjalani hidup seperti manusia telah pupus.


"Aku hanya ingin menjalani hidup seperti manusia, dan tidak menyakiti siapapun, tapi malah di tangkap oleh raja dan di bawa ke sini untuk di setubuhi, dan sekarang aku harus menjalani hidup dalam ketakutan untuk setiap saat, di dalam hutan ini terdapat banyak binatang buas, jika ada yang mengincarku aku tidak bisa lagi melarikan diri dengan ukuran tubuhku yang kecil ini" batinnya


Di malam itu Raja ular kembali ke sarangnya di dalam goa itu, seperti biasanya setelah ia puas mencari mangsanya dia akan kembali ke goa, dan melakukan hubungan dengan Ratunya, sama seperti yang di lakukan oleh Ratu ular, mencari pria untuk memuaskan diri dan kemudian menjadikan santapannya, tiada kata lelah bagi ular raksasa yang memiliki kekuatan, terutama untuk raja ular, yang sering saja mencari siluman ular muda untuk kepuasan sendiri dan kemudian menghirup kekuatan mereka hingga tak tersisa. selama ribuan tahun kekuatan Raja ular semakin tinggi akibat kekuatan yang dia dapatkan dari siluman ular lainnya.

__ADS_1


"Ke mana dia, kenapa masih belum kembali? apa masih sedang berhubungan dengan manusia? apakah hari ini dia ada bertemu dengan Raymond Martinez?" ucap Raja ular yang merasa penasaran


Tidak lama kemudian datanglah seekor ular yang berwarna abu-abu merayap masuk ke dalam goa dan berubah wujud menjadi manusia di hadapan raja ular


"Raja" sapanya dengan hormat


"Ada apa?"


"Raja, berita buruk. Ratu dia..?"


"Katakan" titahnya dengan tegas


"Saya melihat tubuh ratu tewas di jurang dengan kondisi yang sangat mengenaskan"


"Apaaa? tewas dengan mengenaskan? bawa aku ke sana"


"Baik"


Tidak lama kemudian mereka tiba di tempat kejadian.


Saat itu Raja ular melihat Ratunya tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan, seluruh tubuhnya hangus terbakar.


"Kurang ajar, siapa yang berani membunuh Ratu?" bentak Raja ular itu dengan kesal


"Ini adalah penghinaan bagiku, barang siapa yang berani membunuh Ratu itu sama saja sudah menantangku" ketusnya dengan penuh emosi


"Raja, kejadiannya tidak ada yang melihat, semua pengikut kita tidak mengetahui tentang ini"


"Ratu tidak mungkin bisa begitu mudah di bakar, walau kau menyiram minyak tanah ke tubuhnya juga tidak bisa membakarnya, kulitnya bukanlah kulit manusia, kecuali jika dia bertemu dengan iblis lain di sini"ujar Raja yang merasa kesal


"Tapi, iblis apa yang ada di kota ini?"

__ADS_1


"Di dunia ini hanya iblis api yang bisa membakar kulit kami, akan tetapi jika hanya iblis api yang memiliki kekuatan ratusan tahun itu tidak mampu membakar Ratu, melainkan Demon Fire!" batinnya


"Tidak mungkin dia ada di sini, lagi pula dia juga tidak mungkin akan ikut campur masalah yang bersangkutan dengan manusia" gumam Raja


"Raja, saya akan perintahkan anak buah kita untuk selidiki"


"Selidiki apakah Demon Fire ada di sini atau tidak" perintah Raja kepada anak buahnya


"Baik Raja"


"Ingat! jika mendapati dia muncul di sini, jaga jarak kalian dengannya, karena dia adalah Raja api, jadi jika jarak kalian dengan dia terlalu dekat dia bisa mengetahuinya, jangan sampai dia tahu keberadaan kalian"


" Baik Raja"


Mansion Raymond


Jam dinding menujukan pukul 05.00 pagi, Raymond berada di kamar lainnya sedang duduk di kasur sepanjang malam, ia berusaha ingin memulihkan kekuatannya itu, karena ia sadar situasi yang sudah tidak aman akan membahayakan dirinya dan juga Kimberly, apa bila raja ular yang berusia tiga ribu tahun itu akan datang membalas dendam terhadap dirinya.


"Untuk beberapa hari ini aku harus fokus pada kondisiku, aku tidak boleh keluar rumah dulu, jika tidak, maka kekuatanku akan sulit untuk pulih kembali" batin Raymond


Sesaat kemudian Teddy dan Licon serta beberapa iblis api lainnya muncul di hadapan Raymond.


"Raja" sapa mereka dengan serentak


" Bagaimana situasi di luar?" tanya Raymond


"Raja, untuk saat ini belum ada kejadian lainnya, mungkin saja Raja ular itu belum bertindak" jawab Licon


"ketatkan pengawasan di sekililing rumah ini, jika terjadi apa-apa kalian jangan melawan Raja ular, tapi yang harus kalian lakukan adalah bawa ratu pergi dari sini, dan biarkan aku yang menghadapinya" titah Raymond


"Bukankah ini sangat bahaya bagi Anda?" tanya Licon

__ADS_1


__ADS_2