
Pihak kepolisian mendatangi rumah Martinez dengan memeriksa jasad Jacky dan juga Simon.
"Tulang lehernya di patahkan dengan begitu mudah, di bagian luar juga tidak meninggalkan bekas cengkeraman," jelas Andy yang sedang memeriksa bagian leher Jacky.
"Sangat aneh! semua kejadian adalah nyata akan tetapi dari rekaman cctv tidak terekam sama sekali siapa pelakunya. tiga tuan muda Martinez tewas dengan sangat mengenaskan," ujar Jericho.
Alex duduk terdiam di sofa karena merasa tertekan dengan masalah yang dia alami di malam itu. sementara Marcus harus menjadi saksi mata dengan semua yang terjadi di keluarga itu. mendengar perkataan Marcus dan Cecilia yang mengatakan si pelaku adalah iblis api tentu saja hal ini membuat mereka sama sekali tidak percaya dan menganggapnya hanya sebuah lelucon.
"Pak, apa yang kami katakan adalah kebenarannya, iblis api yang membunuh anakku. lihat saja Simon dia tewas karena di bakar. dan tadi bukannya kalian juga sudah melihatnya di rekaman siapa pelakunya!" ujar Cecilia.
"Nyonya, di rekaman kami hanya melihat mereka tewas dengan tiba-tiba dan terbakar dengan tiba-tiba, sama sekali tidak melihat siapa pelakunya," jawab Andy.
"Apa, tidak terekam? tidak mungkin sama sekali," ucap Cecilia dengan tidak percaya.
"Iblis api memiliki kekuatan tinggi, dia sangat pintar membunuh dengan mengelabui rekaman agar tidak bisa melihat dia," kata Marcus.
"Perkataan seperti apa itu? ini zaman apa mana mungkin masih hal seperti ini. andaikan ada iblis api bukankah itu di zaman dulu? jangan mengatakan jika pelakunya sudah berusia ribuan tahun," ucap Jericho.
"Pak polisi, kalian belum pernah bertemu dengannya, hal ini tidak bisa di anggap remeh, apakah Anda bisa jelaskan kenapa mereka berdua bisa tiba-tiba patah tulang dan juga terbakar? tidak mungkin akan terjadi jika tanpa adanya pelaku. iblis api memang ada dari zaman dulu dan mereka bisa hidup selama ribuan bahkan puluhan ribu tahun," jelas Marcus.
" Tuan Marcus, mengenai hal-hal aneh seperti ini kami tidak akan menanggapinya," kata Andy dengan tegas
"Pak, dia mengurung putraku selama sepuluh tahun, kalian lihatlah kondisi putraku yang hanya sisa tulang. dia menderita selama ini," ucap Alex
"Tuan Martinez, kenapa di saat itu tidak melaporkan kehilangan? apakah sudah melakukan laporan?" tanya Andy
"Seperti yang ku katakan tadi dia menyamar sebagai putraku sehingga aku tidak bisa membedakan antara dia dan putraku," jelas Alex.
"Menyamar, menculik, iblis api, semua ini sangat aneh. selama aku menangani kasus pembunuhan tidak pernah bertemu dengan kejadian seperti ini," kata Jericho.
"Jika kalian tidak percaya apa kalian bisa jelaskan kenapa anak-anakku bisa tiba-tiba patah tulang lehernya dan yang satu lagi bisa terbakar? Pak, Anda sudah melihat kejadiannya. tidak mungkin bisa terjadi jika tanpa ada yang melakukannya. aku tahu di mana tempat tinggalnya!" ujar Cecilia dengan histeris.
"Nyonya, kami tetap akan selidiki kejadian ini. apakah Anda tahu alamatnya di mana?" tanya Jericho.
"Tahu, aku bisa membawa kalian ke sana," jawab Cecilia.
"Aku akan ikut bersama!" ujar Alex
__ADS_1
Setelah tidak lama kemudian jasad Raymond, Simon dan Jacky di bawa oleh pihak rumah sakit untuk melakukan penyelidikan selanjutnya. sementara Cecilia, Marcus dan Alex mengikuti mobil polisi menuju ke tempat tinggal Demon.
Demon yang sudah ketiduran sambil memeluk istrinya tiba-tiba saja ia membuka matanya dan bangkit sambil memandang ke arah jendela.
"Mereka sudah datang," batin Demon.
Demon menatap senyum istrinya yang sedang tidur dengan pulas.
"Istriku, aku akan pergi dan menghajar mereka sebelum mereka tiba. agar tidak menganggu ratuku yang sedang istirahat," batin Demon.
Demon turun dari tempat tidur dan mengambil kemeja yang berserakan di lantai. setelah memakainya ia menghilang dan menuju ke tempat yang akan di lewati oleh sekumpulan mobil polisi.
Pasukan polisi melewati jalan besar menuju ke tempat sasarannya itu. dan di saat mobil mereka sedang melaju tiba-tiba di depan jalan yang mereka lalui muncul seseorang yang di sana.
"Siapa dia, kenapa bisa muncul di sini?" tanya Andy yang sedang menyetir
"Apakah dia ingin merampok?" tanya Cecilia yang duduk di belakang mobil bersama dengan Alex dan Marcus.
"Memangnya kau pernah mendengar mobil polisi di rampok?" tanya Alex.
Cecilia, Alex dan Marcus melihat dengan jelas siapa pria yang menghalangi jalannya mereka.
"DIA ADALAH IBLIS API," kata mereka dengan serentak.
"Kalau dia adalah iblis api, maka kami adalah kakek api," ujar Andy yang menghentikan mobilnya.
"Tapi dia memang pelakunya," kata Cecilia dengan histeris.
"Aku ingin tahu apakah iblis api yang kalian katakan itu lebih hebat dari peluruku," ucap Jericho yang turun dari mobil.
Jericho yang turun dari mobilnya memberi kode pada semua anak buahnya yang berada di mobil lain. semua anak buahnya keluar dari mobil dan memegang pistol masing-masing.
"Sekumpulan manusia tidak berguna," gumam Demon dengan senyum.
"Jangan bergerak! jika tidak, kami akan tembak!" kecam Andy yang sedang menodong pistol ke arah Demon.
Semua anggota polisi sedang mengarahkan pistol mereka ke arah Demon.
__ADS_1
"Kami dari pihak kepolisian, kami mencurigai jika Anda terlibat kasus pembunuhan tiga putra Martinez, harap kerja samanya dan silakan ikut kami ke kantor polisi untuk melakukan penyelidikan!" kata Jericho yang mengeluarkan borgolnya.
"Jika aku tidak mau apa yang akan kalian lakukan?" tanya Demon dengan menantang.
"Maka jangan salahkan kami membawa mu dengan cara paksa," jawab Jericho.
"Hanya dengan pistol kalian ingin menangkapku? hahahahaha...lakukan saja!" tantang Demon dengan mengeluarkan api di tangannya.
Marcus turun dari mobil dengan sambil berteriak," kalian jangan melawannya! dia akan membakar kalian semua!"
"Pak, kelihatannya dia memang bisa ilmu sihir," ujar Andy.
"Sihir tidak berguna, kita akan menembak jika dia bertindak."
"Tembak saja kalau kalian yakin bisa membunuhku!" tantang Demon yang menghampiri lawannya itu.
"Cepat mundur! kalian tidak bisa mengalahkan dia!" teriak Marcus.
"Kami adalah polisi, jika kami mengalah bukankah kami adalah penakut," kata Andy.
"Siap melepaskan tembakan setelah mendapat perintah dariku!" perintah Jericho.
"Lakukan saja! tidak perlu membuang waktuku. aku masih ingin pulang menemui ratuku," ucap Demon.
"TEMBAK!" perintah Jericho.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR..
__ADS_1