Mystery

Mystery
Mystery. (9)


__ADS_3

Val yang mendengarnya hanya tersenyum.


Val merasa bahwa Lara memiliki kesedihan yang mendalam, membiarkan memakan makanannya.


Setidaknya dengan makanannya membuat Lara bisa meredakan kesedihannya


Lara yang merasa diperhatikan sejak tadi jadi merasa agak gugup


Selesai makan...


"emm, itu.. t..terima kasih untuk makanannya" kata Lara dengan nada pelan, dan agak gugup


"sama sama" sambil tersenyum tulus "mau kubuatkan lagi?" Val bangun dari tempat duduknya


"ehh.. e..engga ga perlu sudah cukup" Lara menggelengkan kepalanya


"begitu yaa, baiklah, aku mau berkeliling keruangan lain" Val berjalan menuju pintu luar ruang makan


Lara bangun dari duduknya berniat menemaninya, tapi dia mengurungkan niatnya, dan hanya melihat Val yang pergi menjauh menuju pintu luar ruang makan.


Setelah melihat Val keluar dari ruang makan, Lara keruangan pribadinya, padahal Yuna menyuruhnya untuk tinggal sementara diruangan pribadi Haru.


3 jam kemudian


Tok.. Tok.. *Suara pintu penginapan.


Val yang sedang Berkeliling disekitar lantai 1 mendengar ada suara ketukan pintu dan langsung berlari menuju pintu luar penginapan.


Yuna dan Yuichi yang kebetulan berada diruang tengah juga mendengar ada yang mengetuk pintu, lalu berniat membuka pintu.


"biar aku saja" sambil berlari Val menuju pintu luar


(itu pasti Lyon, dia bilang 2 jam lagi datang, tapi kenapa sampai 3 jam) batin Val


Saat pintu terbuka...


"a..ada apa ini?!!" Val terkejut, saat pintu terbuka


Sementara itu...


*Ruang tengah


"Yuna, kau yakin bahwa pelakunya dia?" tanya Yuichi

__ADS_1


"kalau Kanata sudah memberitahu pelakunya, ga salah lagi pasti dia" kata  Yuichi


Tap.. Tap.. Tap.. *suara langkah kaki


"Kanata, tumben kamu keluar ruangan?" tanya Yuichi


Sedangkan yang ditanya hanya menatap, tidak menjawab pertanyaan Yuichi dan terus berjalan menuju luar pintu penginapan.


"kenapa Kanata, biasanya dia jarang keluar ruangan pribadinya?" tanya Yuna


"entah, dan ga biasanya dia terburu buru gitu" jawab Yuichi


Yuichi dan Yuna saling tatap tatapan, langsung bangun lalu mengikuti Kanata.


*disaat bersamaan...


"a..ada apa ini? Siapa mereka?" Val sangat terkejut, karena sahabatnya tidak datang sendirian, dia membawa sebuah pasukan yang jumlahnya sekitar 20 hingga 30. Jadi tidak heran jika Val sangat terkejut..


"siapa mereka Lyon?" tanya Val yang masih terkejut


Lyon hanya berdiam tidak menjawab apapun


"Lyon, jawab aku!!" Val kesal karena merasa diabaikan


"apa maksudmu, aku-" Val yang belum selesai bicara, ditodong pistol oleh Lyon.


"menjauh Val! Menjauhlah dari sini!!" Lyon terpaksa menodongkan pistol miliknya


"Aku sebenarnya tidak ingin melakukan hal ini"


Sambil menatap kearah Val dengan sedih


"Lyon, apa yang terjadi padamu?!" Val semakin kebingungan dengan sahabatnya ini, bahkan lebih terkejut karena sahabatnya menodongkan sebuah pistol


"jelaskan semua ini, Lyon?" Val berusaha memberanikan diri bertanya


"kami mencari ketiga detektiv, dimana mereka?!" yang menjawab melainkan salah satu pasukan Lyon


"apa yang maksudnya? Disini tidak ada detektiv" Val menjawab dengan nada sedikit ketakutan


Ckrkk


Ckrkk

__ADS_1


Suara senapan dari pasukan  keluarkan


"tolong menjauh dari situ, sekarang juga Val, atau-" Lyon masih menodongkan Pistol nya kearah tubuh Val


"hentikan Lyon, kenapa kamu melakukan semua ini?" Val berusaha mendekati Lyon


"menjauh, menjauhlah Val, kubilang menjauh!!!"


Dorr...


Lyon menarik pelatuk pistol nya.

















Jangan lupa vote nyaa🌷🌸

__ADS_1


__ADS_2