Mystery

Mystery
Mystery. (12)


__ADS_3

"Val..!!!"


Yuichi melihat Val yang tergeletak bersimpah darah. Banyak sekali luka tusukan, luka sobek dan memar.


"Val!! Apa yg terjadi?!" Yuichi mencoba membangunkan Val


"Y...Yuichi, ada s...seseorang y...yang masuk, lewat J...Jendela" jawab Val yang terbata bata


Yuichi menatap kearah jendela, suara pecahan yang tadi Yuichi dengar adalah suara kaca jendela yang pecah.


Lalu Yuichi mengambil ponsel yang ada disaku bajunya.


"Yuna!! Cepat keruang perawatan!!" Yuichi menelfon Yuna


"tenanglah Yuichi, apa yang terja-" sebelum Yuna selesai menjawab, Yuichi sudah mematikan telfonnya


Tanpa pikir panjang Yuna langsung berlari keruang perawatan


Sampainya...


"Val!!" Yuna terkejut melihat Val yang bersimpah darah


"Yuna, tolong Val!" Yuichi terlihat panik


"tenanglah Yuichi. Bawa dia keatas ranjang" Yuna dan Yuichi berusaha mengangkat Val


Pendarahannya sangat parah, bahkan Val membutuhkan transfusi darah.


Setelah beberapa menit men-check golongan darah Val yaitu A.


"bagaimana keadaannya?" tanya Yuichi yang terlihat kelelahan


"Val membutuhkan transfusi darah" jawab Yuna yang juga terlihat kelelahan


"apa golongannya?" Yuichi bangun dari kursi, tempat dia menunggu keadaan Val


"golongannya A, tapi aku tidak bisa memberitahu kepenghuni lain masalah ini" Yuna masih memperban luka luka Val


"kalau gitu, ambil punya ku" Yuichi menawarkan diri, karena dia memiliki golongan darah yang sama


Yuna sempat menghentikan aktivitasnya saat memperban luka Val.


"Yuichi, kau kelelahan. Aku tidak bisa mengambil-" belum selesai Yuna berbicara


"demi kesehatan Val, aku mau dia selamat, bukan cuma aku, tapi kamu bahkan penghuni lainnya, dia masih baru disini." Yuichi meyakinkan Yuna


"baiklah, akan ku ambil darah mu" Yuna tersenyum pasrah


Beberapa menit kemudian...


Setelah mengobati Val.


Yuna meminta Yuichi untuk beristirahat diruangan pribadinya


Pagi harinya...


Terlihat seorang laki laki yang terbangun dari tidurnya, dan duduk dipinggir ranjang, yah siapa lagi kalau bukan ketua detektiv. Kanata Maki.


Kanata lalu mengambil ponselnya yang berada diatas meja, dan melihat ada satu notif masuk.


(boss, kami sudah mendapatkan informasi tentang Lyon)

__ADS_1


Kanata membalas nya


(aku akan kembali, siapkan mobil)


(baik boss, segera siap)


Kanata mematikan ponselnya, dan bersiap...













Selesai bersiap, Kanata melihat ponselnya berdering, lalu mengangkatnya.


"boss, mobil sudah siap" kata tangan kanannya


Tapi sebelum sampai dipintu penginapan, ada seseorang yang menghalanginya


"hoi! Pastikan kau kembali?" yang menghalanginya adalah Yuichi


"hmm.. hanya sebentar" jawab Kanata dengan nada datarnya


"baiklah, tapi berhati hati. Aku punya firasat buruk akan hal ini!"


"aku tahu, beritahu Yuna" Kanata langsung pergi menuju luar pintu penginapan


Yuichi lalu duduk disofa dan mengambil ponsel dari saku jaketnya


*diluar penginapan, tepatnya di depan gerbang penginapan


"silahkan boss" kata bawahannya Kanata, yaitu tangan kanannya membukakan pintu mobil


"Zack, bawa aku ke gedung yang ada dihutan sebelah timur"


Kanata yang sudah memasuki mobil, dan tangan kanannya yang bernama Zack masuk ke pintu mobil kemudi.


"maaf boss, seharusnya anda-" belum sempat Zack menyelesaikan kalimat nya


"cepat" Kanata memotongnya dan  langsung membungkam tangan kanannya itu


"baik" jawabnya yang sedikit takut


__ADS_1












Kanata tiba digedung yang tadi dia sebutkan. Lalu keluar dari mobil diikuti Zack yang dibelakangnya.


Kanata berjalan menuju sebuah ruangan


Sampai nya..


Brakk...!!!

















Maaf kalau alur ceritanya makin ga nyambung...


Belum ada inspirasi, tolong jika ada saran, komen yaa

__ADS_1


Jangan lupa votenya🌹🌸


Thank you


__ADS_2