Mystery

Mystery
Syarat Kimberly.


__ADS_3

"Kalau kalian sudah memilih pergi maka jangan kembali lagi! karena aku juga tidak membutuhkan kalian sama sekali! kalian jalani saja hidup dengan putri kalian itu dan tidak usah mencariku lagi," ketus Kimberly.


"Lolipop, papa dan mama sadar dengan kesalahan sendiri, oleh karena itu kami ingin menebusnya. berilah kami waktu untuk membuktikan bahwa kami sangat serius dan merasa bersalah," ujar Veronica.


"Gadis ini sangat keras kepala, jika saja kami gagal maka harapan kami jadi gagal total," batin Veronica.


"Dengan cara apa kalian ingin menebusnya?" tanya Kimberly.


"Ajaklah Raymond datang ke rumah dan kita makan bersama!" jawab Almost dengan berharap.


"Aku saja belum mengakui kalian, kenapa harus mengajak suamiku?" tanya Kimberly dengan menatap tajam ke arah mereka berdua


"Ini supaya hubungan kita bisa lebih dekat," jawab Veronica dengan alasan.


"Kalau tanpa Raymond untuk apa aku mengundangmu," batin Veronica.


"Dasar wanita ini, aku benar-benar tidak percaya dia yang melahirkanku, hingga sekarang bukannya merasa bersalah malah ingin memperalatkanku," batin Kimberly.


"Apa kalian tidak mengukur baju sendiri di saat kalian ingin mengundang suamiku? dia adalah orang yang sangat sibuk. jadi, mana mungkin dia bisa datang," jawab Kimberly dengan ketus


"Lolipop, kalau begitu kau bisa datang juga walau suami mu tidak bisa datang! karena kita adalah sekeluarga," ujar Almost.


"Baiklah, kalau begitu aku ada syaratnya!" jawab Kimberly.


"Syarat apa?" tanya Almost.


"Aku mau satu rumah dan mobil kalian!" jawab Kimberly.


"Gadis ini pasti ingin menjualnya nanti," batin paman Sean.


"A-apa, rumah dan mobil?" tanya Almost dan Veronica dengan serentak


"Iya, yang ku minta itu masih tidak seberapa di bandingkan dengan semua biayaku selama ini," jawab Kimberly

__ADS_1


"Tapi ini...."ucap Veronica dengan terhenti.


"Kenapa, hanya dua itu saja kalian tidak ingin memberikan padaku? bagaimana aku percaya kalian tulus atau tidak?"


"Lolipop, kalau kamu suka kami bisa meminjamkan padamu,"kata Almost.


"Aku tidak mau pinjam, aku mau rumah dan mobil itu di ganti dengan namaku," jawab Kimberly dengan tegas.


"Almost, Veronica, putri kalian hanya meminta rumah dan mobil saja kalian tidak ingin memberikan padanya, sementaran Yolanda mendapatkan semuanya dari kalian. apakah ini namanya menebus jika hanya rumah dan mobil saja kalian tidak rela memberikan padanya," ketus Sean dengan sengaja.


"Paman, Bibi, mobil dan rumah yang di minta oleh Kimberly hanyalah untuk membuktikan seberapa tulusnya hati kalian, sebenarnya suami Kimberly memiliki lebih banyak rumah mewah dan juga mobil mewah. jadi, rumah dan mobil milik paman dan bibi itu sebenarnya tidak seberapa di bandingkan dengan yang di miliki suami Kimberly,"kata Holdie dengan menyindir.


"Kalau kalian tidak rela ya tidak apa-apa, aku juga tidak berharap," ketus Kimberly.


"Tidak apa-apa! Lolipop, besok kau datanglah ke rumah! mama akan menyuruh supir untuk menjemputmu!" ucap Veronica.


"Apa besok kalian akan memberikan rumah dan mobilnya? aku ingin menganti atas namaku,"


"Iya tentu saja! kamu adalah putri kami tentu kami akan memberikannya padamu," jawab Almost dengan terpaksa walau hatinya sangat tidak rela.


Setelah beberapa menit kemudian Almost dan istrinya meninggalkan tempat tinggal paman Sean.


"Kimberly, kau meminta rumah dan mobil untuk apa? dan apa rencanamu?" tanya paman Sean.


"Aku ingin jual dan kemudian uangnya aku ingin menyumbang ke panti asuhan," jawab Kimberly dengan tertawa.


"Rencana yang bagus! aku yakin dengan sifat mereka berdua itu pasti akan merasa tidak rela. apa lagi mereka juga memiliki Yolanda," ujar Holdie.


"Mereka juga ingin memperalatkan ku untuk mendapatkan keuntungan dari Raymond, oleh karena itu aku akan membuat mereka mengalami kerugian," jawab Kimberly.


"Bagaimana kau bisa mengetahui niat mereka? apa mereka yang memberitahumu?" tanya paman Sean.


"Aku yang mendengar mereka sedang berbincang, mereka hanya ingin mendapatkan keuntungan saja dan bukan benar-benar mengakuiku sebagai putri mereka," jawab Kimberly.

__ADS_1


"Mereka masih tidak berubah, paman mendukungmu untuk menguras harta mereka," kata paman Sean


"Aku akan menguras harta mereka biar mereka menyesalinya," ucap Kimberly .


Setelah Almost dan Veronica kembali ke rumah, Yolanda marah besar terhadap orang tuanya karena mengetahui mereka akan memberikan rumah dan mobil kepada Kimberly.


"Aku tidak setuju! pokoknya aku tidak setuju!" bentak Yolanda dengan kesal


"Yolanda, ini hanya awal saja dan bukan benaran. lagi pula yang kita dapat akan lebih banyak, satu rumah dan mobil tidak bisa membuat kita bangkrut, walau merasa berat tapi di kemudian hari kita akan mendapat keuntungan lebih banyak. kau jangan lupa, suaminya adalah bos besar dan kita bisa mendapat lebih berkali lipat di saat itu," jelas Veronica


"Pa, Ma, apa begitu mudah untuk mendapatkan semua itu? kalian jangan lupa siapa Raymond Martinez, dia bukan pria bodoh yang bisa di bohongi."


"Dia memang bukan pria bodoh, tapi adikmu itu yang bodoh. mama sudah menyelidiki masa lalunya. dulu dia pernah menjalin kasih dengan seorang pria dan akhirnya pria itu menikahi wanita lain dan dia sudah di bohongi selama tiga tahun. bukan hanya perasaan, uang juga telah di bohonginya. kau lihat saja memang sepintar apa adikmu itu?" kata Veronica.


"Apa kalian yakin bisa memperalatkan dia?"tanya Yolanda.


"Asal dia merasakan ketulusan kita, maka dia pasti akan menerima kita. setelah itu suaminya kan begitu sayang padanya, tentu akan membantu kita di saat kita meminta bantuan dana padanya," jawab Veronica.


"Kau tenang saja! Raymond walau sepintar dan sedingin apapun, kalau di hadapan Lolipop dia pasti luluh dan akan memberi apapun yang di minta oleh istrinya," kata Almost dengan yakin.


"Apa Raymond akan datang besok?" tanya Yolanda.


"Tidak akan! hanya Kimberly saja. dan ingat kita harus bersabar dan kau juga harus melayani dia dengan baik-baik!" jawab Veronica.


"Aku tahu!" jawab Yolanda dengan cuek.


"Lolipop, belum apa-apa saja kau sudah begitu berani meminta harta orang tua ku, lihat saja suatu saat nanti aku akan mengunakan caraku untuk merebut suami itu," batin Yoland.


Mansion Demon


"Kimberly, hari ini kau benar-benar menimbulkan masalah untuk mereka dan aku yakin mereka pasti merasa kesal denganmu," ujar Demon yang sedang duduk di kasur dengan sambil bersandar.


"Kau tidak ada di sana tadi siang, dia di hajar oleh para pejalan kaki di sana. sangat seru sekali," kata Kimberly yang sedang berbaring di kaki suaminya.

__ADS_1


"Kau masih saja sangat nakal," ucap Demon dengan senyum sambil menyentuh wajah istrinya.


__ADS_2