Mystery

Mystery
Mystery. (7)


__ADS_3

*Ruang tengah


Haru datang dari ruangan nya, dan berjalan menuju ruang tengah.


"Haru, mau ke taman atas?" River mendekati Haru


"mau mau, tapi aku ambil cemilan dulu dilemari makan" Haru pergi menuju dapur


Selain River dan Haru yang berada diruang tengah, ada juga Yuichi dan Yuna. Seperti biasa ketua mereka tidur diruangan nya.


River sempat menatap Yuichi, tapi yang ditatap tidak sadar dan hanya sibuk dengan ponsel miliknya.


"ayo River" Haru datang dari dapur sambil membawa banyak cemilan


"dokter Yuna, kami duluan yaa" sambil tersenyum Haru melambaikan tangan


Dibalas senyuman oleh Yuna.


Walau sempat bingung dengan tatapan River tadi.


Yap yang ditatap memang tidak sadar, tapi Yuna menyadarinya, ada yang aneh dengan River, pikir Yuna.


Setelah mereka pergi..


"Yuichi, bisa tolong panggilkan Kanata, ada yang harus kita bicarakan" pinta Yuna yang duduk disofa


"yaa...aku ga menjamin dia masih bernafas atau tidak" jawab Yuichi sambil memperhatikan layar ponselnya


Seperti biasa Yuichi sedang mengawasi semua penghuni penginapan lewat cctv yang ada dipenginapan


"kalau tidak bangun bangun juga, kamu siram, teriaki atau apapun biar dia bangun" kata Yuna


"siap, aku akan kesana" Yuichi pergi


*20menit sebelum Yuichi datang menghampiri ruangan Kanata.


Terlihat ketua detektiv, siapa lagi kalau bukan Kanata.


Dia masih memikirkan kasus ini, sebenarnya dibalik dari semua pembunuhan ini, ada seseorang yang mengaturnya, bahkan Kanata sudah mengetahui siapa yang mengatur semua ini, tapi dia tetap diam, entah apa alasannya.

__ADS_1


Kanata memejamkan mata, karena dia merasa ada seseorang yang akan menghampiri ruangannya.


Sampainya Yuichi diruangan Kanata...


Yuichi membuka pintu ruangan Kanata, dan mendapati Kanata yang tengah tertidur


"hufftt... tahan amarah mu Yuichi, demi Yuna" gumam Yuichi sambil menghela nafas


"Kanata bangun... Yuna memanggil mu" Yuichi menggoyang - goyangkan tubuh ketua nya


"apaan... Ganggu saja" Kanata menepis tangan Yuichi yang digunakan untuk membangunkan nya


"kau mau hidup mu berakhir. Cepatlah sebelum Yuna membuat mu jadi bahan masakan untuk makan malam" Yuichi memukul kepala Kanata, lumayan kencang


"akhh sakit, setan!!" yang biasanya selalu bernada dingin dan selalu memasang wajah datar didepan umum. Kanata hanya memasang ekspresi yang sesuai saat bersama Yuichi atau Yuna.


"lagian kau dibangunin susah banget, cepatlah bangun!!" Yuichi kesal


"iyaa, aku bangun" Kanata membuka matanya


Tring.. Tringg *ponsel Yuichi berdering


"Yuna?" Yuichi mengangkatnya


"ah iya dia sudah bangun, dan sekarang...." belum sempat menyelesaikan kalimat, Yuichi menengok kebelakang


"KANATA..!!!" Yuichi berteriak


"Akhh... BERISIK SETANN!!" Kanata balik teriak


"SUDAH KUBILANG JANGAN TIDUR LAGI!!"


Yuna yang mendengar hal itu dari ponselnya, hanya bisa menggeleng - gelengkan kepala


"Aku mengantuk tahuu!!"


"Kamu mau! Yuna Membuat Puding dari darah kita!!!"


Selain karena dikenal akan wanita tangguh, Yuna juga dikenal akan menyeramkan jika tidak menuruti permintaannya, tapi hal itu yang membuat Yuichi dan Kanata berusaha agar tidak bertengkar lagi. Walau sekarang lagi bertengkar sii...

__ADS_1


"yaaa aku bangun..!!" Kanata turun dari ranjangnya


"ah aku lupa kalau masih tersambung" kata Yuichi dengan ekspresi sedikit ketakutan


"salah kau sendiri, dasar bodoh" kata Kanata dan langsung berlari meninggalkan Yuichi diruangan nya


"Hoii Ketua BEGO!!" Yuichi mematikan ponselnya dan ikut berlari menuju ruang tengah


Sampainya....


*Ruang tengah















__ADS_1



Jangan lupa vote nyaa🌷🌸


__ADS_2