Mystery

Mystery
Kau adalah milikku


__ADS_3

"Apa karena ingin membalas dendam oleh karena itu kamu berada di sini?" tanya Kimberly dengan penasaran.


"Tidak juga! sebelum aku masuk ke keluarga Martinez, aku sudah di sini!"


"Selama ini kau sudah tinggal di kota ini?"


"Iya, dan apartemen ini aku yang membelinya, bukan hanya ini aku masih ada rumah lainnya, kita tinggal di sini hanya untuk sementara."


"Kenapa kau bisa memiliki banyak uang dan rumah? apa selama ini kau sudah bekerja?"


"Aku sudah lama di sini! selama ini aku berbisnis, dan Sea World Group adalah perusahaan yang baru ku jalani, setelah aku mengetahui siapa yang membunuh adikku, aku langsung mencari pelaku itu dan menyamar menjadi dirinya."


"Apa kamu masih memiliki bisnis lain?"


"Iya, aku sudah lama hidup seperti manusia biasa, walau aku adalah iblis api tapi aku nyaman hidup seperti sekarang," jelas Raymond dengan senyum.


"Apa kita akan tinggal di sini dan bukan tinggal di dunia iblis?"


"Kita akan tinggal di sini dan untuk selamanya, kita akan menjalani hidup seperti biasa, hanya saja kita akan kembali ke istana jika ada kepentingan," jawab Raymond.


"Apa aku akan ikut denganmu ke istana api?"


"Tentu saja! kau adalah istriku. tentu saja aku akan selalu membawamu kemanapun aku pergi," jawab Raymond dengan senyum.


"Iya, aku akan ikut kemanapun kamu pergi!" ujar Kimberly.


"Aku berjanji padamu, Kimberly. aku akan selalu membawamu kemanapun aku pergi, aku adalah raja iblis dan juga memiliki musuh, jika mereka mengetahui tempat tinggalku maka mereka bisa saja mencariku dan aku tidak mau jika mereka melukaimu," jelas Raymond.


"Aku baru ingat satu hal! di saat kau bertarung dengan raja ular itu ada beberapa pembunuh yang datang, mereka utusan dari keluarga Martinez, hanya saja tidak tahu siapa yang dalang utamanya," kata Kimberly yang mengambil sesuatu dari saku bajunya.


"Ini adalah peluruh yang menembus ke jantungku, aku mengira aku pasti mati akan tetapi peluru ini keluar sendiri dari tubuhku," ujar Kimberly yang meletakan peluru kosong itu di meja.


"Mereka lagi-lagi mengupah pembunuh, kelihatannya mereka sangat membosankan," ucap Raymond yang melihat tajam benda yang hampir merenggut nyawa istrinya.


"Apa kau tahu siapa? tidak mungkin Alex karena dia masih tidak tahu siapa dirimu," kata Kimberly yang sambil menyantap makanannya.

__ADS_1


"Mungkin saja istri dan anak itu! mereka ingin kita mati dan ingin merebut Sea World Group."


"Demi harta mereka melakukan hal begini, mereka sangat kejam sekali."


"Manusia memang menakutkan, bisa melakukan apapun demi uang, kebanyakan dari mereka hanya baik di luar dan tidak bisa menebak hatinya," kata Raymond dengan sambil menyuapi istrinya.


"Apa yang akan kamu lakukan pada mereka? apa kita lapor polisi saja?"


"Tidak ada bukti untuk menangkap mereka, lagi pula aku adalah raja api, jadi aku akan menyelesaikan dengan cara sendiri."


"Apa kamu akan membunuh mereka?"


"Lihat kondisi saja! mereka sudah sangat keterlaluan!"


Setelah selesai makan malam Raymond dan Kimberly mandi bersama dengan berendam ke dalam bathub.


"Kimberly, aku takut sekali di saat kau meninggal, ini sangat menakutkan bagiku," ucap Raymond yang duduk di belakang istrinya sambil memeluk dengan erat.


"Aku beruntung hidup kembali! ini adalah keajaiban dari mutiara ibumu!" jawab Kimberly.


"Kimberly, terima kasih karena sudah kembali ke sisiku," ucap Raymond yang mencium le.her istrinya.


"Apa kamu yakin bisa?" tanya Kimberly yang merasakan gesekan dari suaminya di bagian bawah tubuhnya.


"Bisa! dulu karena tubuhku yang panas oleh karena itu kita gagal, dan itu adalah salahku," jelas Raymond yang melakukan pergerakan di bawah sana dengan lembut dan sambil mencium bibir istrinya.


Raymond melakukan pergerakan dengan perlahan sambil mencium bibir istrinya, setelah melakukannya selama beberapa menit gerakan pria itu semakin cepat, sehingga Kimberly harus menahan perih dengan memejamkan matanya.


Tidak lama kemudian Raymond mencapai puncak kenikmatan dan melanjutkan pergerakannya itu.


"Hah....Raymond, bukankah kau sudah pelepasan, kenapa bergerak lagi?"


"Aku masih belum puas, istriku. aku akan menjinakkan kucing nakal ku malam ini," jawab Raymond dengan senyum dan mencium istrinya.


Setelah dua jam kemudian.

__ADS_1


"Sudah dua jam apa kamu tidak bosan?" tanya Kimberly yang merasakan pergerakan di bagian intinya.


"Aku bahkan ingin sering melakukannya denganmu, jadi mana mungkin aku bosan," jawab Raymond sambil melakukan gesekan dengan cepat.


"Apa iblis tidak bisa lelah kalau melakukan dengan begitu lama?"


"Iblis seperti kami sangat kuat! dan bisa melakukannya selama kami mau," jawab Raymond dengan mencium bagian area leher istrinya.


"Lalu kau berencana melakukannya berapa lama?"


"Beberapa jam! Kimberly, kau adalah milikku, dan hanya aku saja yang boleh menyentuhmu," ucap Raymond yang berubah wajah aslinya dan menatap Kimberly yang berada di bawahnya.


"Kenapa wajahmu berubah lagi?" tanya kimberly yang terguncang tubuhnya akibat gesekan suaminya itu.


" Aku ingin mengunakan wajah asliku saat aku menguasaimu, aku tidak ingin kau melihat wajah pria lain dan aku ingin kau melihat wajahku ini saat kita melakukan hubungan ini," jelas Raymond yang melakukan gesekan dengan cepat.


"Cepat berubah wajahmu! aku malah tidak biasa dan seperti sedang berhubungan dengan pria lain,"pinta Kimberly yang ingin menghentikan gerakan suaminya. akan tetapi niatnya gagal karena pinggangnya di tahan oleh suaminya itu.


"Aku ingin kau mencintai wajahku ini, Kimberly," ucap Raymond yang mencium istrinya dan melakukan hubungan berulang kali.


"Kau berbohong padaku! kau tadi mengatakan jika aku menyukai wajahmu yang biasa maka kau akan melakukannya, dan kenapa sekarang kau malah berubah menjadi wajah lain?"tanya Kimberly yang ingin bangkit dari tidurnya. akan tetapi seluruh tubuhnya di kuasai oleh suaminya.


"Karena wajah ini adalah asli suamimu, dan wajah sebelumnya adalah wajah pria lain, aku tidak mau di saat kita melakukan hubungan yang kau lihat adalah wajah pria lain, aku ingin kau menyukai wajahku yang sekarang," kata Raymond mencium dua buah dada istrinya dan sambil melakukan pergerakan tanpa berhenti.


"Raymond, kau sudah melakukan selama dua jam, apa sudah bisa berhenti?"


"Aku sangat puas dan aku tidak ingin berhenti," jawab Raymond yang mengoyang pinggulnya dengan cepat.


"Raymond...aku perih!"


"Panggil aku Demon! ini nama asliku!"pinta Raymond yang sedang mencapai puncak.


Setelah mencapai puncak berulang kali Raymond masih melanjutkan penyatuan dengan istrinya, bagi seorang iblis mereka mampu melakukannya selama beberapa jam yang mereka mau.


Kimberly hanya bisa pasrah atas keinginan suaminya itu yang masih belum ingin berhenti. karena tubuh Kimberly yang telah bisa menahan panas, maka dia harus melayani suaminya itu yang selama ini hanya bisa menahan hasrat terhadap istrinya.

__ADS_1


"Demon....".


"Aku masih belum bisa berhenti, sudah lama aku menahannya dan malam ini aku ingin menuntaskan semua hasrat yang ku tahankan selama ini," jawab Raymond yang melakukan pergerakan tanpa berhenti


__ADS_2