
Malam hari.
Teddy dan Licon sedang berada di udara sambil melihat ke bawah mereka yang lautan besar itu. air yang tenang dan gelap karena tanpa cahaya bulan di malam itu.
"Lautan yang tiada penghujung dan begitu dalam, jika saja di dalam sana ada sesuatu bagaimana caranya kita untuk menangkapnya?" tanya Licon.
"Kita hanya bisa memcegah agar tidak terjadinya korban," jawab Teddy.
"Aku merasa penasaran iblis apa yang di dalam sana," ujar Licon.
Teddy dan Licon berada di udara sepanjang malam sambil mengamatikan kondisi air laut yang tenang tanpa ada reaksi.
Tidak lama kemudian tiba-tiba saja terjadi perubahan pada air laut itu.
"Lihat...airnya mulai bergerak!" kata Licon.
Tidak lama kemudian Demon tiba-tiba muncul di sana. berada di udara sambil melihat ke bawah air laut yang mulai bergerak dengan tidak biasa. matanya pun berubah menjadi mata api.
Air laut yang tenang mulai bergerak, dampak airnya sedang berputar semakin lama semakin cepat. terjadilah pusaran air yang sangat besar. seperti ada sesuatu yang di dalam sana. hanya saja makhluk yang ada di dalam laut tidak menampakan dirinya.
Kejadian yang aneh dan menakutkan itu selama ini tidak pernah terjadi. di malam itu pusaran air terjadi semakin cepat dan semakin membesar. air berputar tidak berhenti. Demon yang sedang mengamati kejadian itu berusaha ingin mendeteksi makhluk yang berada di dalam air.
Setelah satu jam kemudian air mulai kembali normal. Demon bersama Teddy dan Licon menghilang dan kembali ke rumahnya
"Raja, kita tidak bisa melihat apapun di sana, dia tidak ingin menunjukan diri," kata Teddy
"Apakah Siluman yang berasal dari laut?" tanya Licon
"Aku merasakan kekuatannya sangat tinggi, dia bukanlah siluman melainkan iblis air," jawab Demon.
"Iblis air?" tanya Teddy dan Licon dengan serentak.
"Iblis air yang menghilang dari seribu tahun yang lalu," jawab Demon.
"Bukankah di saat itu raja dan iblis air bertarung selama tiga hari tiga malam, ternyata dia masih hidup," ucap Licon.
"Dia dan raja sama-sama cedera parah, bisa di katakan pertarungan itu tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. karena sama-sama memiliki kekuatan yang tinggi," jelas Teddy.
__ADS_1
"Aku bisa merasakan yang di dalam laut itu adalah dia. dia sudah pulih sepenuhnya sama seperti aku, jika di saat itu dia tidak pergi dan kami bertarung lagi, maka aku pasti akan mati di saat itu juga," ucap Demon.
"Teddy, Licon, selalu memantau laut itu setiap saat! jika dia muncul dan mencari mangsa segera beritahu aku!" perintah Demon.
"Baik Raja," jawab Teddy dan Licon dengan serentak.
Keesokan harinya.
Keluarga Almost menuju ke tempat tinggal Sean. mereka duduk bersama dengan Sean dan Holdie di ruang tamu.
"Sean, sudah lama tidak bertemu putrimu juga sudah dewasa," ucap Veronica.
"Jangan membuang waktu! katakan saja apa tujuan kalian ke sini?" tanya dengan cuek.
"Sean, kau pasti sudah paham apa niat kami ke sini!" jawab Almost
"Kamu tidak memberitahu aku, bagaimana aku bisa tahu," jawab Sean dengan bersikap dingin.
"Sean, kami hanya ingin tahu di mana Lolipop," jawab Veronica.
"Sean, walau bagaimanapun dia adalah putri bungsu kami, tentu saja kami ingin tahu dia di mana," jawab Almost.
"Kalau saja dia mengetahui kalian adalah keluarganya aku yakin dia pasti membenci kalian," ketus Sean.
"Lagi pula dia sudah hidup bahagia dengan suaminya yang begitu mencintai dia, untuk apa lagi kalian mencarinya? bukankah kalian hanya ingin membuat luka lamanya kambuh lagi?" tanya Sean dengan kesal.
"Apa dia hidup dengan baik selama ini?" tanya Almost.
"Tentu saja baik! dia sangat sehat dan lincah, tanpa kalian dia bisa hidup dengan bahagia," jawab Sean.
"Apakah selama ini dia tidak mencari kami?" tanya Veronica.
"Di saat kecil dia masih mencari kalian, tapi saat dia membutuhkan kalian, kalian sebagai orang tua justru meninggalkan dia. dan untuk sekarang dia tidak membutuhkan kalian lagi," jawab Sean dengan nada kesal.
"Pa, Ma, Lolipop sudah dewasa, apa lagi dia sudah menikah dengan pria kaya. jadi, mana mungkin dia bisa ingat dengan kita," ujar Yolanda.
"Hei...Yolanda, saat dia membutuhkan kalian, kalian ada di mana? saat dia sakit, menangis, ketakutan dan kedinginan kau ada di mana? kalian sama sekali tidak pernah melakukan sesuatu untuk dia. dan sekarang kau tidak layak menyalahkan dia. karena kalian yang meninggalkan dia dulu. jadi, untuk apa kalian mencarinya lagi, setelah dia sudah hidup bahagia," ketus Holdie.
__ADS_1
"Holdie benar! jika saja Lolipop mengetahui kalian adalah keluarga yang sudah menelantarkan dia, maka dia pasti tidak akan ingin mengakui kalian lagi," kata Sean.
"Sean, apakah aku boleh tahu siapa suaminya? dan apakah pria itu baik? dan apakah pria itu sangat kaya?" tanya Veronica
"Suaminya sangat baik, sopan, penyayang dan sangat perhatian. dan dia juga lebih kaya dari kalian," jawab Sean
"Apa pekerjaan suaminya?" tanya Almost dengan penasaran.
"Dia adalah seorang pengusaha besar dan memiliki beberapa perusahaan pribadi," jawab Sean.
"Siapa namanya? mungkin saja kami juga mengenalnya," tanya Almost.
"Kalian juga sudah bertemu sebelumnya, dia adalah Raymond Martinez," jawab Sean.
"RAYMOND MARTINEZ?" tanya Almost, Veronica dan Yolanda dengan serentak.
"Kenapa kalian mendengar namanya seperti mendengar nama hantu saja?"ketus Sean dengan kesal.
"Istri dia bukankah yang bertengkar dengan kami saat di restoran dan di Sea World Group?"tanya Veronica dengan tidak percaya.
"Memang dia! dia adalah Lolipop yang kalian tinggalkan dulu. saat di restoran gadis yang kalian hina itu adalah putri bungsu kalian, dan kalian jangan salahkan dia karena dia membalas perbuatan kalian. dari kecil dia selalu saja bisa melindungi diri dan membalas semua yang mencari masalah dengannya. bahkan di sekolah saja dia berkelahi dengan teman sekelasnya karena dia di hina. dia berusaha melindungi diri sendiri karena dia tahu dia adalah anak yang tidak memiliki orang tua. oleh sebab itu dia sangat kuat dan tidak ada rasa takut pada siapapun," jelas Sean dengan panjang lebar.
"Wanita itu adalah Lolipop?" ucap Yolanda dengan kesal
" Dia adalah adikmu dan bahkan hidupnya lebih bahagia dari kalian. siapa yang tidak kenal nama suaminya itu," ujar Holdie.
"Siapa namanya sekarang?" tanya Veronica.
"Kimberly! anak ini tidak bisa di bully, jadi jika dia membalas kalian, ini karena salah kalian yang menyakiti dia dulu," jawab Sean dengan kesal
"Dan ingat satu hal lagi! kalian juga kenal siapa Raymond Martinez, jangan pernah menyakiti Kimberly lagi. gadis ini sangat penting bagi Raymond. andaikan kalau kalian berani membuat gadis itu menangis maka kalian akan tahu akibatnya," kata Sean.
Almost dan Veronica yang mengetahui siapa anak kandung mereka merasa tidak percaya, karena awal pertemuan saja sudah terjadi hal yang tidak menyenangkan.
"Dia putri bungsuku," ucap Veronica.
"Dia adalah anak yang kita tinggalkan dulu, sudah dewasa dan cantik. dia juga sangat berani. kita malah menghina dia di saat itu," ujar Almost.
__ADS_1