Mystery

Mystery
Mystery. (15)


__ADS_3

Paginya...


Yuna yang bangun dari tidurnya masih memikirkan kasus ini.


Karena tidak mau berdiam diri, Yuna langsung keluar menuju ruang perawatan, untuk melihat keadaan Val.


Lara yang kebetulan melihat Yuna berjalan kearah ruang perawatan mengikuti nya.


Sampainya...


"dokter Yuna" panggil Lara


"Lara, bagaimana keadaanmu?" Yuna membalikkan badannya


"aku baik, lalu kak Val?" Lara menatap kearah Val yang masih terbaring diranjang nya dengan impusan ditangan kanannya, dan beberapa perban ditubuh nya.


"Val berhasil melewati masa kritis nya, dia baik baik saja. Tinggal menunggu dia sadar" jawab Yuna


"begitu yaa" Lara mendekati ranjang yang ditempati Val


"Lara, bisa tolong jagain Val sebentar, aku mau menemui yang lainnya"


"baiklah" katanya sambil tersenyum.


Lara dengan senang hati menjaga Val.


Sebelum kedatangan Val.


Lara sangat menutup diri sejak kejadian yang menimpa kaka nya Lyra.


Kedatangan Val benar benar membuat Lara kembali terbuka. Dan keadaan Val yang sangat parah sudah diketahui semua penghuni, karena ketua detektiv yaitu Kanata menyuruh nya untuk memberitahu.


Yuna keluar ruang perawatan dan berjalan menuju ruangan Kanata


Sampainya...


"arghh!! kau ini, bagaimana bisa membuat kesalahan seperti ini!!" teriak seseorang dari dalam


Belum sempat Yuna membuka pintu bahkan mengetuk pintu, sudah ada orang yang berteriak dari dalam


"hah! Apa maksudmu? Aku tidak membuat kesalahan" jawab orang didalam nya


Yuna yang tahu siapa kedua orang didalam nya hanya menyimak dari luar


"kesalahan? Jelas jelas kamu bikin kesalahan!!"


"kesalahan apa?!"

__ADS_1


Brak...!!


Yuna yang kesal, membanting pintu ruangan pribadi Kanata dengan kencang, membuat terkejut orang yang ada didalam ruangan


"Yuna!" katanya kompak


Yah siapa lagi kalau bukan ketua dan wakil ketua detektiv. Kanata dan Yuichi.


"apa yang kalian bicarakan! Bisakah bicara dengan tenang, tanpa mengganggu penghuni yang lain" Yuna kesal


"maaf Yuna, tapi Kanata-"


"apa?!"


"kau bikin kesalahan!!"


"kubilng kesalahan apa?!"


"sudah hentikan!! Yuichi jelaskan" Yuna berjalan kearah kursi sofa


"Kanata, dia menghilngkan dokumen tentang kasus kasus pembunuhan disini"


Jelas Yuichi


"masalahnya?" tanya Yuna


"begitu yaa. Lalu Kanata, kapan kita bisa menangkap pelaku?" Yuna kembali bertanya


"tunggu waktu yang pas" jawabnya


"tapi kapan? Apa kau mau ada korban lagi?!" Yuichi menatap Kanata


"tidak akan ada korban lagi, jadi tunggu waktu yang pas" jawab Kanata singkat


"cih, bikin kesal saja" Yuichi berjalan menuju pintu luar


"Yuichi, siapa pelaku kemarin yang berusaha membunuh Val?" kali ini Kanata yang tanya


"tidak tahu, pelaku berhasil memblokir Cctv" Yuichi berhenti


"aku akan keruang perawatan" Kanata bangun dari ranjangnya lalu berjalan menuju ruang perawatan, diikuti Yuichi dn Yuna.


Sampainya...


"dokter Yuna" Lara yang masih setia menemani Val, bangun dari duduknya dikursi sebelah ranjang yang ditempati Val.


"Lara, kamu ga lapar? Sebaiknya kamu sarapan dulu" Yuichi mendekati Lara

__ADS_1


"eh tapi..." jawabnya agak ragu


"biar kami yang mengurus Val" jawab Kanata


"baiklah" Lara yang yakin, langsung berlari menuju ruang makan


Kanata berjalan memutari ranjang, lalu berhenti tepat dijendela. Tempat kejadian pelaku yang msuk ke ruang perawatan berusaha membunuh Val


"ada sesuatu disini" Kanata memperhatikan jendela


"sesuatu?" kata Yuichi


"apa itu?" kata Yuna

















Jangan lupa vote nyaa🌹🌸


Thank you

__ADS_1


__ADS_2