Mystery

Mystery
Raja Api vs Diana dan Iblis Api


__ADS_3

"Kau telah ingat semuanya?" tanya Diana yang merasa cemas.


"Kenapa, apa salahnya dia bersamaku? apa salahnya jika dia adalah manusia biasa? dia begitu mencintai cucumu, tapi dirimu sangat tega padanya. dia tidak melakukan kesalahan apapun. dia juga telah melahirkan sepasang kembar untukku. apa kau tahu, karena luka yang kamu berikan, dia hampir saja meninggal saat melahirkan anakku. aku tidak menyangka orang yang telah berusia bisa begitu kejam padanya," ketus Demon dengan emosi tinggi.


"Demon, nenek hanya...."


"Hanya apa? demi kebaikanku? kalau itu yang kamu pikirkan maka kau sudah salah besar. gadis itu adalah hidupku, dia adalah segalanya. dan hidup kami hancur karena ulahmu. apakah kamu merasa bangga di saat aku hidup sendirian dan aku seperti orang bodoh yang tidak tahu jika aku telah memiliki seorang istri? aku bahkan tidak tahu apa yang kamu lakukan terhadap istriku di saat aku tidak sadarkan diri. hingga kini kau masih saja ingin menyakiti mereka," bentak Demon dengan nada kesal.


"Di mana hati nuranimu? seorang gadis yang baik dan ceria harus berlutut di hadapan mu untuk meminta jangan pisahkan kami, selain itu kau juga menendangnya sehingga dia mengalami luka dalam yang cukup parah. aku sebagai suaminya tidak berada di sisinya saat dia berjuang antara hidup dan mati. kau membuatku menjadi seorang suami yang gagal," bentak Demon dengan emosi tinggi.


"Apa yang ingin kau lakukan sekarang? membunuhku?"tanya Diana.


"Aku sangat ingin membunuhmu, tapi kau adalah ibu dari ayahku dan juga adalah nenekku. kau bisa begitu tega membunuh istriku dan anakku. tapi jika aku melakukan ini maka aku sangat durhaka. hatimu jahat sehingga matamu juga buta. hari ini aku tidak bisa membunuhmu. aku hanya ingin mengatakan jika aku ingin memutuskan hubungan denganmu. aku sudah berkeluarga dan aku tidak ingin kau memisahkan aku dengan istri dan anakku. dan jangan coba-coba menyakiti keluarga paman Sean," kecam Demon.


"Memutuskan hubungan demi wanita itu?"tanya Diana dengan menahan emosi.


"Aku hanya ingin bersama orang yang ku cintai, tapi dengan apa yang sudah kau lakukan semua ini aku tetap tidak bisa menerimanya. kau adalah satu-satunya keluargaku yang tersisa, kau menjaga dan merawatku selama ini. tapi kau juga sudah melakukan sesuatu yang sangat menyakitkanku. sampai di sini saja. aku tidak mau ada hubungan apapun denganmu lagi," kata Demon dengan tegas.


"Kalian semua muncul! dan hadang raja kalian untuk pergi!" perintah Diana kepada semua bawahannya.


Sebanyak ratusan iblis api munculkan diri atas perintah Diana.


"Raja, mohon tinggal di istana!" ucap mereka dengan serentak dan sambil berlutut.


"Pergi!" perintah Demon dengan nada kesal.


"Raja, mohon tinggal di istana!" ucap mereka lagi dengan serentak dan sambil berlutut.


"Raja, mohon tinggal di istana!"


"Raja, mohon tinggal di istana!"


"Raja, mohon tinggal di istana!"


"Raja, mohon tinggal di istana!"


"Raja, mohon tinggal di istana!"


"Apa kalian ingin mencari mati?" tanya Demon yang tangannya mengeluarkan api.

__ADS_1


"Raja, mohon tinggal di istana! istana tidak bisa tanpa, Raja!"


"Demon, kau adalah raja iblis api. jangan lupa tugasmu. kita memiliki banyak musuh. mereka akan menyerang kita kapanpun," ujar Diana.


"Hari ini aku pergi karena kau yang memaksaku, aku sudah memiliki keluarga, aku hanya ingin menjalani kehidupan yang normal. aku lebih memilih kehidupan manusia ketimbang dunia iblis," ujar Demon dengan tegas.


"Demon, kau bisa membawa anak dan istrimu ke sini."


"Membawa ke sini agar kau bisa membunuh mereka? aku adalah suami Kimberly dan ayah dari anak-anak. dan aku tidak akan membiarkan siapapun yang menyakiti keluargaku," kata Demon dengan menahan emosinya.


"Kau adalah raja dan tidak bisa pergi sesuka hatimu!" bentak Diana.


"Aku pergi untuk melindungi keluargaku,"jawab Demon yang langsung menghilang.


"Kejar dan bawa dia kembali!" perintah Diana.


Ratusan iblis menghilang bersama Diana.


Demon muncul di suatu tempat karena menyadari neneknya dan juga anggota iblis yang sedang mengejarnya.


"Apa yang ingin kau lakukan?" tanya Demon yang di kelilingi oleh ratusan iblis.


"Nenek hanya bisa mengunakan cara ini untuk membawamu pulang," jawab Diana.


"Nenek tetap akan membawa mu pulang ke istana," jawab Diana dengan tegas.


"Bawa raja kembali ke istana!" perintah Diana.


"Raja, silakan ikut kami ke istana!" ucap mereka semua dengan serentak.


"Aku tidak akan ikut kalian pergi,"jawab Demon.


"Tahan Raja!" perintah Diana dengan nada tinggi.


Semua iblis bergabung dan mengeluarkan kekuatan mereka mengelilingi Demon dengan berniat ingin membawanya ke istana.


Diana juga mengunakan kekuatannya dan bergabung dengan ratusan iblis itu. kekuatan api semakin lama semakin melilit tubuh Demon dengan erat. Demon melawan dengan mereka semua dengan matanya berubah menjadi api.


"Dengan kekuatan kalian ingin menahanku? kalian hanya mencari mati," ketus Demon yang mengunakan kekuatannya dan membuka lilitan api dari ratusan iblis dan neneknya.

__ADS_1


"Aarggghhhh....,"teriakan Demon yang mengeluarkan kekuatannya sehingga ratusan iblis dan neneknya terlempar jauh akibat kalah dari raja api itu.


"Aarrggghh...." jeritan semua iblis api dan Diana yang terkena kekuatan Demon.


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Hentakan tubuh mereka yang ke aspal.


"Demon, aku adalah nenekmu, dan kau berani menjadi cucu durhaka," ketus Diana yang dalam posisi terlungkup.


"Lima tahun yang lalu di saat aku sadar kau masih membohongiku. aku sangat ingat dengan jelas saat itu bahwa aku memiliki seorang istri. tapi kau malah merahsiakan dariku. karena aku berusaha untuk mengingat semula sehingga akhirnya aku pingsan lagi. dan di saat aku sadar aku sudah melupakan semuanya mengenai Kimberly, kau mengunakan obat ciptaan mu untuk menghilangkan ingatanku. dan kini apapun yang kau ingin katakan sudah tidak berguna," bentak Demon.


"Demon, kau....tidak akan bisa pergi dari kami." kata Demon dengan tegas.


"Coba saja kalian menghalangi ku lagi! percaya atau tidak aku akan melenyapkan kalian," bentak Demon dengan mengeluarkan api di ke dua tangannya.


"Maaf, Raja. kami terpaksa membawa raja kembali bersama kami," ucap mereka dengan berusaha berdiri dan ingin menghampiri Demon.


Demon bersiap ingin melenyapkan mereka semua karena ingin membawa dirinya kembali ke istana api.


Ratusan iblis api berjalan ke arah Demon.


"Raja, silakan ikut kami pulang!" ucap mereka dengan serentak.


"Aku akan melenyap kalian!" kecam Demon.


"Bertindak!" perintah Diana.


Semua iblis menghampiri Raja Api yang sedang merasa kesal.


Tidak lama kemudian Demon yang tanpa ragu mengeluarkan api besar dan membakar mereka semua.


"Aaarrgghhh...."

__ADS_1


"Aaarrgghhh...."


Diana yang melihat dengan mata sendiri merasa tidak berani percaya jika cucunya memberontak membakar ratusan anak buahnya dengan tanpa ragu.


__ADS_2