Mystery

Mystery
Rencana jahat Yuka


__ADS_3

"Aku belum mati, tapi kau begitu berani ingin merebut posisiku di sana" ketus Alex


"Alex Martinez, apa kau sudah lupa atau sudah pikun? aku adalah pemegang saham utama. jadi, aku menjadi presiden direktur atas usahaku sendiri dan bukan merebut denganmu, beda dengan putra bungsumu itu, yang harus mengunakan cara licik untuk mendapatkannya, bagaimana cara kalian berdua mendidik anak kalian selama ini? sehingga ke dua putra kalian mengupah pembunuh untuk membunuhku dan sekarang putra bungsu kalian juga melakukan hal yang hampir sama, apakah kalian sebagai orang tua tidak tahu caranya mendidik anak? jika kalian tidak tahu maka jangan salahkan aku. jika aku sampai mengambil nyawa mereka" kecam Raymond


"Raymond, kau...kau keterlaluan" bentak Cecilia


"Wanita kampung, kau tidak berhak memarahiku, awasi dua putramu itu dengan baik, jika tidak maka aku yang mengantikanmu untuk mendidiknya" kata Raymond dengan mengancam


"Alex Martinez, jangan memaksaku untuk menghancurkan kalian semua, walau kalian adalah keluargaku, tapi aku tidak akan ragu untuk menghancurkan kalian" ujar Raymond dengan mengancam


Sesaat kemudian Raymond keluar dari rumah keluarganya itu dan lalu menghilang


"Jacky, apa kamu sakit sayang?" tanya Cecilia yang berusaha untuk berdiri dan melangkah menghampiri Jacky


"Wajahku sakit sekali" jerit Jacky dengan menangis


"Cepat kita ke rumah sakit sekarang juga" ujar Alex yang berusaha untuk berdiri sambil menahan sakit pada tubuhnya


"Dia memang gila, apakah dia masih Raymond yang dulu" ketus Simon dengan merasa kesal


Alex bersama istri dan anaknya harus pergi ke rumah sakit akibat luka yang cukup parah di alami oleh Jacky. selain itu Alex, Cecilia dan Simon juga merasa sakit akibat benturan yang cukup keras pada tubuh mereka.


Mansion Raymond


Kimberly yang terbangun sedang mencari keberadaan suaminya, karena di saat ia belum tidur Raymond sedang menemaninya tidur bersama.


"Raymond!" panggil Kimberly yang berjalan menuju ke ruangan baca suaminya


"Raymond!" panggil Kimberly yang melangkah masuk ke dalam ruangan itu


"Apa Raymond keluar ya? ke mana dia?" gumam Kimberly


"Aku menunggu di ruangan saja" gumam Kimberly


Di saat Kimberly membalikan badannya ingin melangkah keluar, ia menabrak suaminya yang sedang berdiri di belakangnya


"Aaarghh" jerit Kimberly yang merasa kaget


"Raymond..?"

__ADS_1


"Kimberly, bukankah kamu sedang tidur, kenapa berada di sini?" tanya Raymond yang memeluk pinggang istrinya


"Kau pergi ke mana? saat aku bangun aku tidak melihatmu" tanya Kimberly


"Apa istriku ini tidak bisa tidur, kalau aku tidak berada di sampingmu?" tanya Raymond dengan senyum


"Kau sudah berjanji menemaniku"


"Aku jadi tidak berani di rumah sendirian, ada apa denganku ya?" batin Kimberly


"Aku hanya ke dapur sebentar saja, dan tidak keluar rumah, dan aku berjanji tidak akan meninggalkanmu sendirian di rumah" jawab Raymond dengan senyum dan memeluk Kimberly dengan erat


"Gadis ini menjadi trauma karena penculikan itu, oleh sebab itu dia tidak berani di rumah sendirian" batin Raymond


"Aku lapar, aku ingin memasak" ujar Kimberly yang melepaskan pelukannya


"Aku akan membantumu" jawab Raymond dengan senyum


"Iya"


Istana Iblis Api


Diana selaku penguasa istana di datangi oleh Yuka yang datang buat pengaduan, wajahnya telah menjadi buruk rupa membuatnya harus menutupi dengan kain


"Yuka, semua ini terjadi karena perintah Raja, jadi apa yang harus ku lakukan untukmu?" tanya Diana yang duduk di kursi besarnya


"Nenek, kesucian ku telah di renggut oleh Teddy, dan wajahku juga menjadi cacat karena dia, dia tidak bertanggung jawab, setelah meniduriku dia meninggalkanku begitu saja" tangisan Yuka


"Yuka, kau sendiri yang mengoda Raja sehingga dia memberikan Teddy padamu, kau sudah tahu jika Raja sudah menikah, jadi kenapa kau masih saja mendekatinya?"


"Nenek, Yuka mencintainya dengan tulus, dan rela ingin memberikan mahkotaku padanya, akan tetapi Raja begitu tega menyerahkanku kepada pria lain" ujar Yuka dengan merasa kecewa


"Yuka, jadi apa yang kamu ingin nenek lakukan untukmu?"


"Hukum Teddy, Nek"


"Yuka, dia melakukannya atas perintah Raja, bagaimana bisa nenek menghukumnya?"


"Tapi, Nek dia..?"

__ADS_1


"Yuka, nenek hanya ingin mengingatkanmu, jangan mendekati Raja lagi, dia sudah menikah."


"Nenek, di dunia kita jika memiliki banyak istri itu hal yang biasa, seharusnya istri Raja bisa menerimanya"


"Dunia iblis dengan manusia beda, tidak ada manusia yang rela di duakan, Raja sangat mencintai Ratu. jadi, kau lepaskan saja perasaanmu dan carilah pria lain" ujar Diana


"Nenek, Yuka merasa sakit hati dan sedih, kehidupan Yuka sudah hancur" ucap Yuka dengan menangis


"Yuka, kau hanya bisa menerima nasib, karena Raja yang memerintahnya. jadi, tidak ada yang bisa melanggar perintahnya" kata Diana


Setelah beberapa menit kemudian Yuka meninggalkan istana iblis dengan raut wajah yang tidak gembira dan kecewa


"Ini tidak pantas untukku, si iblis brengs*k itu telah menanam ribuan benih di dalam rahimku, aku tidak mau hamil anaknya" gumam Yuka


"Ratu? hm...aku mau melihat seberapa cintanya Raja padamu, jika kau sudah di nodai oleh iblis lainnya" ucap Yuka yang merasa dendam


Yuka lalu menghilang dan muncul di tempat tinggalnya, saat ia ingin melangkah masuk ke tempat tinggalnya ia di sambut oleh beberapa orang anak buahnya


"Nona Yuka" sapa anak buahnya dengan serentak


"Aku ingin kalian mengincar wanita yang bernama Kimberly" perintah Yuka


"Nona Yuka, akan kami lakukan, dan setelah itu kami harus membawanya ke mana?"


"Bawa dia ke sebuah tempat yang sepi, nodai dia. jangan membunuhnya, aku ingin kalian memperk*sanya, dan menyiksa sampai dia lemas dan kemudian kirim dia ke rumahnya kembali dalam kondisi tanpa pakaian"


"Apakah dia manusia biasa? jika iya, maka dia tidak akan bertahan"


"Ambil pil ini" kata Yuka yang menyerahkan botol kecil


"Ini pil apa?"


"Dia adalah manusia biasa, dan tentu saja dia tidak bisa berhubungan dengan kalian, sebelum kalian melakukannya, beri dia obat ini"


"Nona Yuka, kegunaan obat ini untuk apa?"


"Menyiksanya secara perlahan, setelah menelan obat ini dia tidak akan mati walau kalian perk*sa dia sebanyak puluhan kali, dia hanya akan kepanasan tapi tidak akan mati, akan tetapi rahimnya akan rusak selamanya, dan kemudian dia akan hidup cacat untuk seumur hidup" jelas Yuka


"Baik Nona"

__ADS_1


"Kimberly, lihat saja nanti, di saat mereka memperk*sa mu kau akan merasa kepanasan dan sakit yang luar biasa, dan setelah itu rahimmu juga akan rusak selamanya, karena alat kelam*in iblis bagaikan tombak api yang membara, oleh karena itu bagian terpentingmu akan rusak terbakar, dan di saat itu apakah Raja masih mencintaimu, Ratu yang dia cintai dan belum mendapatkan kesucianmu, akan tetapi kesucianmu di ambil oleh beberapa pria lain sehingga rahimmu rusak" batin Yuka


"Hahahaha...Kimberly, aku tidak sabar melihatmu tanpa pakaian dalam kondisi terluka dan di buang di depan rumah Raja" ucap Yuka


__ADS_2