Mystery

Mystery
Demon vs Siluman


__ADS_3

"Raja api, aku tidak menyinggung mu, tapi kau malah membakar anak-anakku, apa yang kau inginkan?" teriak ratu siluman yang mengema satu hutan.


"Kau tidak mau muncul dan hanya ingin bersembunyi dariku? tidak berguna sama sekali walau kau memilih bersembunyi, semua pohon yang di sini sudah di kuasai olehmu. kau tidak ingin menampakan diri maka aku juga tidak akan ragu untuk membakar pohon-pohon ini," kecam Demon yang mengeluarkan api dan membakar beberapa pohon yang lebat daunnya.


"Aarrgghhhh....Ratu....panas....," teriak siluman yang di bakar oleh Demon.


Teriakan dari dalam hutan itu didengar oleh para masyarakat yang merasa ketakutan.


Mansion Demon.


Deberly yang mendengar teriakan siluman itu merasa ketakutan dan memeluk Kimberly dengan erat.


"Mama, apa papa akan berhasil membunuhnya? suara itu sangat menakutkan sekali," kata Deberly yang duduk dipangkuan Kimberly.


"Papa pasti bisa membunuhnya, jangan takut. jarak mereka juga cukup jauh dari kita. lagi pula tempat tinggal mereka hanya di dalam hutan. jadi jangan khawatir!" jawab Kimberly dengan sambil memeluk putri kecilnya.


"Mama, kenapa papa tidak mengajakku pergi menangkap siluman? aku juga ingin pergi, Ma!" tanya Debermon.


"Kamu masih kecil, sayang. tempat itu tidak sesuai untukmu. lagi pula bagi seorang anak kecil sangat bahaya kalau ke hutan," jawab Kimberly.


"Kenapa, Ma?"


"Papa mengatakan seluruh hutan itu telah di kuasai siluman, jadi kalau iblis yang memiliki kekuatan di bawah level akan sulit untuk keluar dari sana, makanya papa belum bisa mengajakmu pergi," jelas Kimberly.


"Aku ingin cepat dewasa dan seperti papa melawan para siluman dan menjadi pahlawan," ucap Debermon.


"Debermon, putra mama yang pintar," kata Kimberly.


"Aku juga mau seperti kakak menjadi sehebat papa, kami mau menjadi iblis kembar yang paling hebat di dunia," ujar Deberly.


"Anak papa dan mama semuanya hebat-hebat, papa dan mama sangat kagum padamu," ucap Kimberly yang menatap senyum pada putra dan putrinya.


Hutan yang di bakar mengeluarkan asap tebal dan terlihat oleh para masyarakat.


"Apa yang sudah terjadi di hutan sana?" tanya salah satu pejalan kaki di sana.


"Beberapa malam ini hutan sana sering saja mengeluarkan suara yang menakutkan sehingga membuatku merinding dan tidak berani tidur."


"Iya, aku juga mendengar suara teriakan wanita dan suara tawanya, apakah di hutan itu adalah tempat tinggal hantu wanita ya?"

__ADS_1


"Semua suara yang di dengar dari hutan itu, dan kini hutan itu terbakar."


"Aarrrgghh.....," teriakan siluman yang di dengar oleh semua orang yang di jalan besar itu. ada yang bisa melihat hutan itu yang sangat jauh jaraknya dari jalan besar.


"Raja api....,"teriak raja siluman dengan penuh emosi.


Tidak lama kemudian cuaca berubah menjadi gelap dan angin bertiup dengan kencang. daun-daun berterbangan hingga ke kota.


"Kenapa cuaca tiba-tiba berubah? apa akan hujan?"


"Sepertinya bukan karena akan hujan, tapi mungkin saja karena siluman itu. tengok daunnya, dari hutan dan terbawa angin hingga ke kota."


"Apa lagi yang akan terjadi dengan kota kita setelah masalah api kemarin? apakah beberapa hari ini banyak yang meninggal juga karena ulah siluman."


"Mungkin juga, sangat menakutkan."


"Cuaca semakin gelap saja, seperti sudah malam."


"Hutan sana kebakaran dan api juga terlihat dari sini."


"Apa yang terjadi di sana?"


Sementara Demon yang masih berhadapan dengan siluman ia membakar sebagian pohon di dalam hutan itu. begitu pula dengan Teddy dan Licon.


"Ratu siluman, jangan salahkan aku membunuh semua anak-anak silumanmu," bentak Demon dengan tegas.


Di sisi lain terdapat beberapa akar dan ranting pohon yang menyerang ke arah Demon dari semua sisi.


Demon menghilang saat siluman itu mengunakan akar dan ranting untuk menyerangnya.


Dan kemudian Demon muncul di udara dan langsung membakar serangan dari lawannya itu. ranting dan akar terbakar dan tidak lama kemudian masuk ke dalam tanah.


"Serang dia...hari ini jangan membiarkan tiga iblis api keluar dari hutan ini!" teriak Ratu siluman.


Semua siluman yang adalah penghuni pohon hutan itu bergeser tempat, sekitar ratusan pohon di dalam hutan itu bergeser ke sana ke mari. sehingga terlihat oleh para masyarakat.


Semua pohon itu menuju ke arah Demon, Teddy dan Licon.


Sementara Wilson yang sedang menyetir di jalan besar sambil melihat ke arah para pejalan kaki yang kerumunan itu, ia merasa penasaran. sambil menngendarai mobilnya ia melihat ke arah hutan sana.

__ADS_1


"Apa mataku salah melihat ya? kenapa pohon itu bisa bergeser?" gumam Wilson yang sambil menyetir.


Karena merasa penasaran maka ia pun menoleh ke luar jendela dan melihat ke hutan yang jauh jaraknya itu.


"Itu...itu memang bergerak, kenapa bisa begini? apakah akarnya hidup sehingga bisa berpindah?" ucap Wilson yang menyetir sambil melihat ke arah hutan sana dan tanpa dia sadari ia menabrak kolam air terjun hiasan yang di depan hotel.


Brak..


"Aaarrgghh...." teriakan Wilson yang terlempar keluar dari kaca depan dan masuk ke dalam kolam.


Prang..


Byiur..


"Uhuk...uhuk...uhuk...kenapa aku bisa lupa pasang safety belt," ketus Wilson yang merasa kesal.


"Ada apa denganku hari ini? sial sekali," bentak Wilson.


Di sisi lain terdapat beberapa wanita cantik dan seksi yang adalah jelmaan siluman menghampiri Demon, siluman sangat terkenal suka mengoda pria. lima wanita cantik mengelilingi Demon yang berdiri diam di sana.


"Apakah siluman rendahan seperti kalian ingin mengunakan cara ini untuk melindungi nyawa sendiri?"tanya Demon.


"Hahahahaha....Raja api, depan matamu ada wanita cantik tidak mungkin kau menolaknya," kata Ratu siluman yang mengema satu hutan.


"Ratu siluman, kau sangat memandang rendah terhadapku, apa kau mengira dengan siluman busuk ini bisa mengodaku," ketus Demon.


"Siapa yang tidak tahu jika raja api sudah memiliki keluarga, akan tetapi bukankah ini wajar sebagai seorang raja yang bisa hidup panjang umur berganti wanita lain, aku hanya ingin berdamai denganmu saja, Raja api."


"Ratu siluman, kau adalah siluman yang paling bodoh di dunia siluman, demi melindungi diri kau mengunakan cara ini, apa tidak ketinggalan zaman?" ketus Demon yang mengeluarkan api menyerang lima wanita cantik yang sedang mengelilingi dirinya.


"Aaarrrgghhh....," teriakan lima wanita itu yang kesakitan akibat di bakar.


"Tolong kami, Ratu," teriak lima wanita itu dengan serentak.


"Hahahahahah....Ratu siluman gila, kau sudah melihatnya, kan? akhirnya mereka hanya sisa abu. kalian siluman tidak berguna," ketus Demon dengan kesal.


"Hiaaak....." teriak Ratu siluman yang menyerang Demon dengan pohon-pohon di sana. semua pohon itu menghampiri Demon.


"Ingin mengunakan jurus ini, sudah basi," gumam Demon

__ADS_1


__ADS_2