Mystery

Mystery
Kembali Ke Istana Api


__ADS_3

Kimberly yang sedang membuka handphonenya ia menonton postingan yang menghebohkan mengenai kejadian di tepi pantai tadi, tentu dia sudah sadar siapa yang menyelamatkan para pengunjung di sana.


"Air laut kenapa bisa begitu aneh? apa memang ada sesuatu di dalam sana?" gumam Kimberly.


Tidak lama kemudian Demon muncul di ruangan itu bersama Teddy dan Licon.


"Demon, kalian sudah pulang, apakah kalian ke tepi pantai menyelamatkan mereka?" tanya Kimberly yang bangkit dari tempat duduk dan menunjukan video yang di handphonenya.


"Benar! kejadian ini begitu cepat di hebohkan oleh mereka," jawab Demon yang melihat postingan itu


"Untung saja mereka tidak bisa merekam kita, jika tidak pasti akan lebih heboh lagi," ujar Teddy.


"Jika saja mereka mengetahui raja adalah pemilik salah satu perusahaan terbesar maka akan semakin heboh. dan mereka juga akan tahu bahwa raja bukan manusia," ujar Licon.


"Demon, apa kamu ada melihat apa yang ada yang di dalam sana?" tanya Kimberly.


"Tidak ada! saat aku masuk ke dalam air aku hanya utamakan nyawa mereka yang hampir menjadi korban. dan tidak perhatikan apa yang ada di dalam dasar lautan sana," jawab Demon.


"Tapi aku bisa merasakan jika ada kekuatan di dalam laut, dia bahkan bisa menelan kapal-kapal itu. selanjutnya tidak tahu akan ada berapa orang lagi yang menjadi korbannya," jelas Demon


"Satu kapal pesiar jumlah penumpang sekitar empat atau enam ribu orang, apa dia memakan mereka semua?" tanya Kimberly.


"Walau dia adalah iblis, dia juga butuh sesuatu untuk membuatnya kenyang, dalam sesaat dia sudah menelan sebanyak itu," jawab Demon.


"Raja, bagaimana caranya agar kita bisa menangkapnya? dan kita juga tidak bisa melarang aktivitas para nelayan yang sedang mencari makan," tanya Teddy.


"Dengan postingan ini aku berharap pemerintah bisa mengambil tindakan untuk menutup pantai dan melarang nelayan menangkap ikan," ujar Demon.


"Kejadian ini sangat menakutkan sekali, gerakan air yang tidak biasa. dan aku berharap mereka yang melihat postingan ini bisa lebih berhati-hati dan jangan melakukan aktivitas yang ada hubungannya laut," ucap Kimberly


"Lihatlah sudah banyak yang berkomentar, hanya dalam beberapa menit saja video ini sudah di tonton sebanyak jutaan orang, dan komentar juga mencapai jutaan," kata Kimberly yang sedang melihat handphonenya.


"Kita akan menunggu tindakan apa yang akan di lakukan oleh pemerintah," ucap Demon.


"Raja, tapi mereka juga tidak akan mengetahui jika semua ini karena ulah iblis air," ujar Teddy.


"Mungkin saja mereka akan mengira akan terjadinya tsunami," ucap Licon.


"Mereka tidak bisa melakukan apapun walau mereka mengetahui ada sesuatu di sana. ini hanya akan menelan lebih banyak korban," kata Demon


"Demon, apakah kau ingin menangkapnya? yang Teddy katakan tadi adalah iblis air?" tanya Kimberly dengan khawatir.

__ADS_1


"Iya, aku harus menangkapnya setelah memastikan posisi dia. laut sangat luas dan aku harus mengetahui di mana dia dan setelah itu aku baru bisa bertindak," jawab Demon.


"Apa kamu bisa jangan melawannya?" pinta Kimberly yang mengingat mimpinya kemarin.


"Kimberly, jangan cemas dengan hal ini! aku harus bisa menangkapnya. karena jika tidak, maka setiap hari akan ada korban. mereka tidak bersalah sama sekali dan tidak seharusnya menjadi korban iblis itu. seperti hari ini kapal nelayan turut menjadi korban, tidak tahu bagaimana dengan keluarga mereka yang sedang menunggu kepulangannya. mereka menghilang begitu saja dan keluarganya tidak akan tahu kemana suaminya atau ayahnya pergi. jika terjadi setiap hari maka laut itu akan menjadi laut yang paling menakutkan," jelas Demon yang merangkul pundak istrinya.


"Tapi ini sangat membahayakanmu," ucap Kimberly dengan merasa khawatir.


"Kimberly, jangan mencemaskan ku! aku berjanji padamu aku akan selamat," ucap Demon yang memeluk istrinya.


"Tapi mimpiku kau sedang berhadapan dengan Iblis air, itu sangat nyata," kata Kimberly.


"Kimberly, percayalah padaku! aku bukan seorang diri, Teddy dan Licon serta iblis api lainnya akan membantuku," ucap Demon dengan menenangkan istrinya.


"Ratu, jangan khawatir! raja tidak sendiri, kami akan senantiasa membantu raja. Ratu, jangan merasa cemas!" kata Teddy dengan sopan.


"Iya, aku percaya pada kalian," jawab Kimberly.


"Teddy, Licon, kalian kembali ke istana dulu dan beritahu nenek ku aku akan menemuinya sebentar lagi," perintah Demon.


"Baik Raja, kami permisi!" jawab Teddy dan Licon dengan serentak dan kemudian menghilang.


"Demon, apa kamu ingin pulang?"


"Apa aku bisa bertemu dengan nenekmu?" tanya Kimberly.


"Apa kamu ingin bertemu dengannya?"tanya Demon dengan senyum


"Iya, dia adalah nenek mu dan nenek ku juga," jawab Kimbery.


"Kalau kamu ingin bertemu dengannya maka kau bisa ikut denganku sekarang juga!" ajak Demon.


"Baik, sekarang juga kita pergi?" jawab Kimberly.


Demon kemudian membawa Kimberly ke istana api. saat mereka tiba di sana para iblis api menyambutnya dengan hormat.


"Raja, selamat kembali!" ucap mereka dengan serentak sambil berlutut.


"Ini adalah ratu kalian, beri hormat pada ratu!" perintah Demon.


"Selamat datang Ratu," ucap mereka dengan serentak.

__ADS_1


"Hah...terima kasih!" balas ucapan Kimberly dengan merasa canggung.


"Demon, apa bisa mereka jangan memanggilku ratu?" tanya Kimberly dengan berbisik di telinga Demon


"Kenapa?" tanya Demon dengan senyum.


"Aku hanya tidak terbiasa."


"Lama-lama kau akan terbiasa, mereka memang seharusnya memanggilmu ratu," jawab Demon dengan senyum.


"Kalian semua berdirilah!" perintah Demon.


"Terima kasih, Raja," ucap mereka yang bangkit dan berdiri sambil menunduk.


"Mari kita bertemu dengan nenek!" ajak Demon dengan mengandeng tangan istrinya.


Mereka berdua berjalan menuju ruangan yang di mana Diana sedang duduk di sana.


"Nenek," sapa Demon yang menghampiri neneknya


"Demon, kau datang," sahut Diana


"Nenek, aku membawa Kimberly bertemu dengan mu," kata Demon.


"Nenek, apa kabar namaku adalah Kimberly," sapanya dengan ramah


"Hahahaha...baik...baik...duduklah, Kimberly. kalian sudah lama bersama dan baru kali ini Demon membawamu ke sini. lain kali ingat selalu membawa ratu kita datang menemuiku," jawab Diana dengan menatap ke arah Kimberly dan Demon.


"Baiklah, aku akan selalu membawanya ke sini," jawab Demon.


"Apakah ada yang ingin kau katakan? sepertinya ada urusan penting. Teddy mengatakan jika laut terjadi sesuatu. apakah dia sudah kembali?" tanya Diana.


"Hari ini banyak yang menjadi korbannya, aku tidak ingin menunggu lama, agar tidak semakin banyak yang menjadi korbannya," jawab Demon.


"Tentu ada yang mau kamu rundingkan dengan mereka, pergilah! biarkan Kimberly menemaniku di sini!"


"Kalau begitu aku bertemu dengan mereka dulu," kata Demon yang bangkit dari tempat duduknya.


"Kimberly, kau temani nenek dulu ya! sebentar lagi aku akan kembali," ujar Demon.


"Iya, tidak apa-apa. pergilah!" jawab Kimberly dengan senyum.

__ADS_1


"Ini kesempatan untuk membuat gadis ini patah hati dan pergi, manusia hanya punya satu kelemahan, dengan cara ini maka dia pasti tidak akan bertahan bersama dengan Demon!" batin Diana


__ADS_2