
Raymond kemudian menghilang dari kamar itu, Simon tidak sadarkan diri akibat dirinya kebanyakkan minum dan tubuhnya juga sudah cedera akibat beberapa kali hantaman, sementara Tina juga pingsan akibat luka di bagian dahinya
Kamar Raymond
Raymond muncul di kamarnya dengan niat ingin memastikan istrinya itu apakah sudah pulang kerja atau belum.
"Kenapa gadis itu tidak ada di sini? ini sudah jam pulang kerja" gumam Raymond yang melihat jam tangan miliknya, sesaat kemudian ia menghilang dari kamar itu
Dalam Perjalanan
Kimberly yang merasa malas pulang ke rumah, dirinya meminta Wilson untuk membawanya keliling kota sambil melihat pemandangan indah di malam hari, lampu-lampu yang berwarna-warni dari setiap toko di tepi jalan besar itu
"Apa bosmu jam segini sudah pulang?" tanya Kimberly
"Tidak tahu, Nyonya. apa Anda ingin pulang?"
"Aku malas pulang ke rumah itu" jawab Kimberly sambil menatap luar jendela
Kimberly yang merasa ada sesuatu di sampingnya, ia pun langsung menoleh ke arah samping kanannya
Di saat dirinya melihat ada sesuatu, dia langsung terdiam dan menepuk-nepuk pundak Wilson
"Hentikan mobil sekarang juga" pinta Kimberly
"Iya, kenapa berhenti di sini. Nyonya?" tanya Wilson yang menghentikan mobilnya
"Cepat keluar" ucap Kimberly yang langsung turun dari mobilnya
"Nyonya, mau ke mana?" tanya Wilson yang ikut turun dari mobil
"Mau lari" jawab Kimberly yang langsung mengunakan jurus seribu langkah
"Hei....Nyonya, kau mau ke mana? kita ada mobil kenapa harus berlari?" teriak Wilson yang ikut berlari
Mobil mereka berhenti di tepi jalan besar itu, sementara Kimberly berlari ke tempat kerumunan tempat orang berkumpul
Tap...tap...tap...tap...tap...tap...tap...
"Dasar kurang ajar kenapa kau mengikutiku dasar hantu me.sum" teriak yang sedang melarikan diri sambil melihat ke arah belakang
"Nyonya, kau mau berlari ke mana? jika aku tidak mengikutimu aku bisa di marahi sama bos" teriak Wilson yang sedang mengejar langkah Kimberly
Kimberly lagi-lagi melihat bayangan seseorang yang sedang mengejarnya dari belakang
"Jangan mengejar ku lagi, dasar hantu me.sum, kenapa belakangan ini aku selalu saja melihat benda aneh" teriak Kimberly dengan merasa kesal
__ADS_1
"Nyonya, jika aku tidak mengejarmu maka aku tidak tahu kau ke mana, nanti jika bos bertanya padaku aku tidak bisa menjawabnya" jawab Wilson yang salah paham
Teddy yang di utuskan untuk menjaga Kimberly dirinya hanya muncul sebagai bayangan, akan tetapi mata Kimberly tetap bisa melihat kehadirannya itu
"Di sini begitu ramai, lebih baik aku berteriak saja, biar semua heboh dan dia pasti tidak akan mengejar ku lagi" gumam Kimberly
"Tolong...tolong....tolong...ada hantu me.suuuumm, yang mengejar kuuuu" teriak Kimberly dengan sengaja agar bisa menjauh dari bayangan tersebut
"Hantu? di mana ada hantu?" tanya salah satu pria yang sedang berkumpul di sana
"Itu hantunya masih sedang mengejar ku" teriak Kimberly yang menunjukan ke arah bayangan yang mengikutinya dari belakang
Semua orang di sana melihat ke arah yang di tunjukan oleh Kimberly, saat itu mereka hanya melihat ke arah Wilson dan bukan bayangan yang di maksudkan oleh Kimberly
"Hajar diaaaaaa" teriak salah satu orang yang di sana menghampiri Wilson dan menghajarnya secara ramai-ramai
"Aaaaarrrrgghhhh, kenapa kalian memukulku? aku tidak mengenal kalian" teriak Wilson yang di keroyok oleh mereka
Brugh....brugh....brugh....brugh...brugh
"Hah...kenapa kalian memukulnya..woi...?" teriak Kimberly yang menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Wilson
"Tolooooooong" teriak Wilson yang sedang terlungkup dan sedang di hajar mereka tanpa berhenti
"Kau pria mesum mengejar wanita, dasar kurang ajar" bentak salah satu wanita yang sedang menendang tubuhnya
Kimberly yang berniat ingin menyelamatkan Wilson dari keroyokkan itu, ia pun langsung menghampiri asisten suaminya dan menarik ke dua tangan Wilson dengan sekuat tenaga agar bisa keluar dari keroyokan itu, akan tetapi karena Kimberly yang tidak menyadari sama sekali jika tenaganya itu sudah melebih tenaga dari seratus orang, dirinya dengan santai menarik kuat Wilson ke samping dan melepaskan tangannya sehingga`✓
"Aaaaargghhh" jeritan Wilson yang terlempar jauh hingga tembus ke kaca besar toko supermarket dan terhempas ke rak pajangan barang
Prang...prang.....Brak....Brak...Brak...
Bunyi pecahan kaca yang hancur berkeping-keping dan barang pajangan rak yang berjatuhan akibat hentakan kuat tubuh Wilson
"Aaaarrgghh" jeritan Wilson yang jatuh terlungkup dan kesakitan akibat terkena kaca dan di timpa barang-barang yang berjatuhan
"Aaaaarrrrggghhh" pekikan Wilson yang sedang kesakitan
"Kenapa bisa begini?" gumam Kimberly dengan heran
"Wilson" teriak Kimberly yang berlari masuk ke dalam
"Wilson, bagaimana denganmu?" tanya Kimberly yang memapah Wilson untuk berdiri
"Nyonya, aku tidak sanggup lagi, seluruh tubuhku merasa sakit"
__ADS_1
"Aku akan membawamu ke dokter sekarang juga" ucap Kimberly yang memapah Wilson melangkah keluar dari supermarket
"Sebentar, kalian telah menghancurkan tempat kami, kalian harus ganti rugi" teriak seorang wanita yang adalah pemilik supermarket itu
Kimberly mengeluarkan sebuah kartu nama dan memberikan kepada wanita itu
"Ini adalah nomor suamiku, hubungi saja dia, dia akan menganti rugi" kata Kimberly
"Raymond Martinez? dia adalah suamimu?" tanya wanita itu yang hampir tidak percaya
"Iya, kenapa?"
"Dia begitu tampan" puji wanita itu dengan senyum
"Kalau begitu apakah dia masih perlu mengantinya lagi? kelihatannya jika kau bersikap murah hati maka dia pasti akan merasa sangat berterima kasih padamu" ujar Kimberly dengan merasa kesal
"Benarkah? apakah dia akan ingat padaku?" .tanya wanita itu dengan berharap
"Tentu saja! aku akan sangat bermurah hati agar kau bisa makan siang bersama suamiku" jawab Kimberly
"Baiklah, kalau begitu maka tidak usah ganti rugi lagi" kata wanita itu dengan senyum malu
"Tapi jika dia tidak mengantinya maka kau akan rugi banyak"
"Tidak, aku tidak rugi. asal aku bisa makan bersamanya ini sudah lebih dari cukup bagiku"
"Tapi uangnya sangat banyak, apa kau tidak menyesal jika tidak di ganti dengan semua kerusakan di sini?" tanya Kimberly dengan sengaja
"Tidak! tidak, semua kerusakan yang terjadi cukup di ganti makan siang bersama tuan Raymond Martinez" jawab wanita itu dengan senyum-senyum malu
"Kalau begitu besok kamu bisa menghubungi dia" ujar Kimberly
"Nyonya, tuan dia tidak akan..?" ucap Wilson yang terpotong
"Sudahlah, cepat kita pergi" ajak Kimberly yang memapah Wilson melangkah keluar dari tempat itu
"Nyonya, jika tuan tahu dia pasti akan marah"
"Aku hanya merasa marah dengan wanita gatal itu, dia sudah tahu kalau aku adalah istri bosmu, tapi dia masih ingin makan bersama dengan bosmu, biar dia merasakan kerugiannya, kalau aku tahu maunya aku melemparmu ke arah temboknya saja, biar supermarketnya roboh sekalian" ngoceh Kimberly dengan tanpa berhenti
Di saat mereka sedang berjalan dengan langkah pelan karena Wilson yang sedang kesakitan, Kimberly merasakan jika bayangan itu sedang berjalan di sampingnya
"Dasar jahanaaaaaaaaam" teriak Kimberly yang melihat bayangan di samping kanannya, dengan tangan kirinya mendorong Wilson entah ke arah mana
"Aaaaarrrrrggghhhhhh" teriakan Wilson yang lagi-lagi terlempar sehingga tidak nampak batang hidungnya
__ADS_1
"Hah...ke mana dia ?" gumam Kimberly yang melihat ke samping kiri dan tidak mendapati Wilson berada di sana