
*Ruang tengah
"maaf Yuna, Kanata susah banget dibangunin" kata Yuichi yang terengah engah sehabis berlari
Sedangkan Kanata hanya diam, tidak seperti Yuichi
"yaa baiklah, sebaiknya kita pindah ruangan, disini ruangannya terlalu terbuka" Yuna melirik lirik sambil mencari cari ruangan yang kosong
"gimana kalau ruangan ku" tawar Yuichi
"boleh juga, oke kita kesana"
Sampainya....
*Ruangan Yuichi
"jadi, apa yang harus kita lakukan untuk kasus ini" Yuichi membuka pembicaran
"Kanata, kode yang dua minggu lalu ku kasih sudah kamu selesaikan?" tanya Yuna
"sudah" jawab Kanata dengan nada datarnya
"kenapa tidak beritahu kami!!" Yuichi menatap Kanata
"kalian tidak bertanya" dengan nada datar
"harusnya kau beritahu kami!!" Yuichi mulai kesal
"kaliankan tidak bertanya"
"tapi kamu tidak beritahu kami!!" kesal Yuichi
"tapi kalian tidak bertanya" masih dengan nada datarnya
"sudah sudah, hentikan!!" lerai Yuna
"Kanata, beritahu kodenya" lanjut Yuna
"nih" Kanata memberikan kertasnya
Saat Yuichi dan Yuna membacanya...
"hey hey! Ini bohongkan!!" Yuichi terkejut
"tidak mungkin!" Yuna ikut terkejut
__ADS_1
"hadapilah kenyataannya" kata Kanata sambil menatap kedua orang yg terkejut
*Ruangan Val
Terlihat Val yang sedang menekan nomer telfon seseorang
"halo" Val menelfon seseorang
"Val, kau sudah sampai?" tanya orang yang mengangkat telfon
"sudah, cepatlah kesini" kata Val
"2 jam lagi aku sampai, bersabarlah" katanya
"baiklah ku tunggu" kata Val
"oke sampai nanti" orang itu mematikan telfonnya
Yah siapa lagi kalau bukan Lyon yang Val telfon, Lyon sudah seperti keluarga sendiri bagi Val.
Val hidup sendiri, orang tuanya meninggal 12 tahun yang lalu karena kecelakan.
Val yang saat itu masih berumur 9 tahun, ditemani oleh Lyon yang msih berumur 10 tahun, dn Lyon sudah menganggap Val seperti adik kandungnya sendiri.
Sampainya...
Val memasak bahan bahan yang dia beli di supermarket sebelum kepenginapan
"aroma apa nih harumnya" kata Haru
Haru turun dari taman atas untuk mengambil minuman, dia melihat Val yang sedang memasak sesuatu
"mau mencicipi?" kata Val sambil menyodorkan sendoknya
"bolehkah?" Haru mencicipinya
"emm, enak" kata Haru
"sungguh? Menurut mu ada sesuatu yang kurang? Seperti bumbu atau apapun" kata Val
"menurut ku kurang pedas, karena ku suka pedas" komentar Haru
"begitu yaa, terimakasih" Val tersenyum
"oke, maaf aku harus pergi." Haru langsung pergi meninggalkan Val
__ADS_1
"yaa" kata Val
"lain kali masakin sesuatu buat ku yaa!!" teriak Haru
"siap!" jawab Val
Tanpa Val sadari, ada seseorang yang memperhatikan dirinya
Selesai masak, Val duduk diruang makan, ada seseorang menghampiri ruang makan. Val yang menyadari nya, langsung menghentikan makan nya.
Lara yang melihat Val, langsung menghentikan laju kakinya.
"p..permisi" kata Lara sambil sedikit membukukan badannya
"maaf maaf, kau pasti kaget. Aku Val penghuni baru disini, boleh ku tahu nama mu?" Val berdiri dari kursinya
"aku....Lara" dengan nada yang masih bersedih
"Lara kemarilah" kata Val
Lara yang awalnya ragu, tapi dia menghiraukan nya dan langsung duduk disamping Val
"apa kamu lapar? Makanlah" Val memberikan makanannya ke Lara
"t...tidak perlu, aku tidak lapar" jawab Lara
"cobalah, sekali saja" Pinta Val
Lara mengambil sendok dan memakan makanan Val
"enak" bisik Lara yang masih bisa di dengar Val
Val yang mendengarnya hanya tersenyum.
|
|
|
|
|
Jangan lupa vote🌸🌷
__ADS_1