Mystery

Mystery
Kimberly di culik


__ADS_3

"Panaaaaas" teriak Teddy yang merasa kepanasan sambil meloncat tanpa berhenti


"Gawat, senjataku sudah tanggal kulitnya, dan bengkak" tangisan Teddy yang merasa sedih


Kimberly berlari keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan suaminya itu


"Raymoooond" teriak Kimberly yang berlari menuju ke ruangan kerja


"Kimberly, ada apa denganmu?" tanya Raymond yang keluar dari ruangan kerjanya karena mendengar teriakan tadi


"So-sotong itu ada di kamar kita" jawab Kimberly dengan merasa takut


"Aku akan melihatnya, kau tunggu aku di ruangan kerjaku saja, jangan takut ya" ucap Raymond dengan mengecup dahinya Kimberly dan kemudian berjalan menuju ke kamarnya


"Teddyyyyy" teriak Raymond dengan kesal sambil menghampiri Teddy dan langsung menggengam kuat pundaknya dan setelah itu mereka sama-sama menghilang


Raymond membawa Teddy ke sebuah tempat yang tidak ada orang di sana


BRUK...BRUK...BRUK.


Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Raymond yang sedang kesal


"Aaaarrgghh" jeritan Teddy yang terkapar di lantai dengan wajahnya yang bengkak akibat pukulan dari Raymond


"Apa kau sudah bosan hidup? kenapa setiap kali kau harus muncul di hadapan istriku?" bentak Raymond dengan merasa kesal


"Maafkan saya, Raja. saya hanya ingin meminjam baju Anda dan tidak menyangka Ratu masuk ke kamar" ucap Teddy yang berlutut di hadapan Raymond


"Kenapa kau bisa muncul di rumahku dalam kondisi seperti ini?" tanya Raymond dengan kesal


"Saya sedang melakukan hubungan dengan Yuka, dan saya pingsan dua kali karena di timpa buah kelapa, dan saat saya sadar tidak tahu bagaimana caranya Yuka menghilang dan menjadi hantu di bawah saya, dan kemudian saya menghilang dan muncul di rumah Raja" jawab Teddy dengan menunduk


"Kau adalah iblis api, tapi dengan tindakanmu ini benar-benar memalukanku, ini peringatan untuk terakhir kali, jangan pernah lagi muncul di depan istriku. jika tidak, aku akan melenyapkan jiwamu" kecam Raymond


"Iya, Raja" jawab Teddy dengan menunduk


Sesaat kemudian Raymond menghilang dari hadapan anak buahnya itu


"Sakit sekali!" keluhan Teddy yang merasa sakit pada senjatanya itu


"Aku baru menikmati tubuh Yuka semalam, dan pagi ini senjataku di hajar lagi oleh Ratu. sialan, kenapa setiap kali aku muncul pasti senjataku di lihat oleh Ratu?" gumam Teddy


Raymond kembali ke rumahnya dan kemudian ia melangkah ke ruangan baca


"Kimberly" suara panggilan Raymond yang melangkah masuk ke ruangan itu


Saat Raymond masuk ke dalam tidak melihat keberadaan istrinya di sana dan kemudian ia pun mencari lagi di kamarnya serta ruangan-ruangan lainnya

__ADS_1


"Kimberly, kamu ada di mana?" panggil Raymond yang sambil berjalan ke semua ruangan dalam rumahnya akan tetapi tidak melihat istri di sana


Lalu ia pun berjalan menuju ke dapur


"Kimberly, kau ada di mana?"


"Tidak mungkin dia keluar sendirian" gumam Raymond


Raymond mengeluarkan handphone miliknya, ia membuka rekaman cctv yang memperlihatkan seluruh rumahnya itu, lalu ia melihat istrinya sedang membuka pintu utama dan di bekap mulutnya hingga pingsan dan di bawa pergi oleh beberapa pria asing


"Kurang ajar! berani sekali kalian menangkap ratuku" ketus Raymond


Raymond memejamkan matanya untuk mendeteksi keberadaan mutiara api yang berada di dalam tubuh istrinya itu, setelah sesaat kemudian Raymond membuka matanya dan kemudian menghilang menuju ke sebuah tempat


Setelah beberapa saat kemudian Raymond muncul di suatu tempat yang sepi dan terdapat beberapa gudang kosong yang di sana, Raymond lalu berjalan menuju ke tempat pengurungan istrinya


Kimberly yang di bawa ke salah satu gudang masih belum sadarkan diri, terdapat lima pria asing yang menculik dirinya


"Wanita ini cantik juga, bagaimana jika kita menikmatinya dulu" ujar si penculik itu yang sedang melihat ke arah Kimberly yang sedang bergeletak di lantai


"Bos membayar kita uang, tapi dia tidak mengatakan kita boleh menyentuh wanita ini"


"Kita di perintah menculiknya, tentu saja tidak akan melepaskan dia lagi. jadi, lebih baik kita tiduri dulu"


"Apa kalian yakin mau melakukannya?"


"Kalau begitu mari kita melakukannya, cepat lepaskan bajunya, aku sudah tidak sabar ingin melihat tubuhnya"


Lima penculik itu mendekati Kimberly yang belum juga sadarkan diri akibat obat bius


Tidak lama kemudian Raymond muncul di dalam gudang itu


"Kalau kalian berani menyentuh sehelai rambutnya, maka aku akan menghilangkan tangan kalian" kecam Raymond


"Kapan dia masuk ke sini?"


"Pintu kita di kunci, tidak mungkin dia bisa masuk"


"Siapa kau? berani sekali masuk ke sini"


"Gadis ini adalah istriku, kalian terlalu berani membawanya pergi" jawab Raymond yang bola matanya berubah menjadi api


"Si-siapa kau sebenarnya?" tanya salah satu penculik itu yang ketakutan karena melihat mata Raymond


"Aku adalah Raja Iblis Api" jawab Raymond yang memukul tubuh dua penculik itu sehingga terlempar jauh menghantam tembok


BRUK...BRUK...

__ADS_1


"Aaaarrgghhhhh" jeritan serentak mereka yang menghantam kuat tubuhnya ke tembok di gudang itu sehingga muntah darah, dan tidak lama kemudian mereka tergeletak tidak bernyawa


Raymond lalu mengeluarkan api di tangannya dan langsung mencengkeram leher dua penculik lainnya


"Aaarrghhhhh" teriakan serentak mereka yang kesakitan dan tidak lama kemudian tubuh mereka terbakar


Sisa satu penculik yang merasa ketakutan kemudian dirinya berlari menuju ke arah pintu, dengan berniat ingin menyelamatkan diri


"Aaaaarrrgggghhhh" jerit dua penculik itu yang terbakar di seluruh tubuh mereka dan setelah beberapa saat kemudian mereka tewas dengan mengenaskan


"Ingin pergi? seharusnya minta izin dulu dariku" ujar Raymond yang tiba-tiba muncul di hadapan penculik yang sedang ingin membuka pintu gudang


"Aku mohon lepaskan aku" pinta pria itu yang berlutut di hadapan Raymond


"Lepaskanmu? kau menculik istriku dan ingin mencabulinya, kau masih berharap aku akan melepaskanmu"


"Aku salah! aku salah" ucap pria itu sambil menampar dirinya


PLAK...PLAK..


"Aku minta maaf" ucap pria itu yang sedang ketakutan


"Apa kau tahu, jika Iblis tidak akan memaafkan musuhnya" ujar Raymond


"Bukan aku yang ingin menculik istrimu, aku hanya ikut perintah seseorang"


"Siapa yang memerintahmu?"


Setelah penculik itu memberitahu semuanya, Raymond tidak mengambil nyawanya secara langsung


"Sarkus" sebut Raymond


"Iya, Raja" jawab Sarkus yang tiba-tiba muncul


"Bawa dia pergi, setelah tiba waktunya aku akan mengurusnya" perintah Raymond dan kemudian menghampiri istrinya


"Raja Iblis, tolong jangan bunuh aku" pinta penculik itu yang ketakutan


Raymond yang mengendong Kimberly dan sesaat kemudian menghilang menuju ke rumahnya.


Mansion Raymond


Tidak lama kemudian Raymond muncul di kamarnya dengan mengendong Kimberly, ia menidurkan istrinya itu di kasur


"Kimberly, bangun" panggil Raymond dengan menyentuh wajah istrinya


"Kimberly, ayo cepat bangun" panggil Raymond yang berusaha membangunkan istrinya

__ADS_1


__ADS_2