Mystery

Mystery
Kimberly mengetahui identitas Raymond


__ADS_3

"Jangan berharap kau akan berhasil!" teriak raja ular yang menabrak semua pohon yang ada di depan matanya.


"Aku tidak akan membiarkan mu lari!" ketus Raja api yang sedang membakar ular raksasa itu.


"Aarrgghh...." teriakan Raja ular yang kepanasan dan merasa sakit.


"Aarrgghh...." teriakan Raja ular yang merayap menuju ke sungai.


Iblis api dan Raja ular mencebur ke sungai sehingga terjadi gelombang air yang menciprak ke semua arah, tidak lama kemudian terjadi ledakan di sungai itu, tidak tahu apa yang terjadi di dalam sana.


Sementara Kimberly yang sedang berada di rumahnya, berulang kali menekan nomor tujuan akan tetapi tidak terhubung, rasa cemas melanda dirinya karena khawatir dengan keselamatan suaminya itu.


"Kenapa tidak aktif?"gumam Kimberly dengan merasa cemas.


Tidak lama kemudian sejumlah siluman ular yang tak lain adalah anak buah raja ular merayap masuk ke dalam rumah, puluhan ekor hewan itu yang menghampiri Kimberly dengan berniat ingin merenggut nyawa gadis itu.


"Hah...apakah kalian adalah siluman ular lagi? dan raja kalian sudah menghilang bersama api!" ujar Kimberly yang melihat puluhan ekor hewan melata yang menghampirinya.


Kimberly yang melihat hewan melata yang banyak jumlahnya itu ia langsung beranjak keluar dari rumahnya.


Ia mempercepatkan langkahnya akan tetapi puluhan ular itu merayap dengan cepat dan kemudian satu-persatu melilit tubuh Kimberly dengan begitu erat.


"Aarrrgghhh...." jeritan Kimberly yang di lilit oleh mereka.


Puluhan siluman itu melilit semakin erat tubuh gadis itu, Kimberly yang berusaha ingin meronta ia mengunakan sekuat tenaganya.


"Aarrghhh...kalian brengs*k! ingin membunuhku tidak semudah itu!" teriak Kimberly dengan mengeluarkan sekuat tenaga dan tubuhnya mengeluarkan api sehingga membuat puluhan hewan melata itu terbakar dan melepaskan lilitannya.


"Aku juga bisa membakar kalian? sejak kapan aku memiliki kekuatan api?" gumam Kimberly.


"Aarrgghh..." jeritan puluhan hewan melata itu dengan meronta-ronta karena kesakitan.


Saat Kimberly sedang fokus pada sejumlah siluman yang sedang terbakar, ia di datangi oleh sejumlah siluman ular lainnya.


"Kenapa bisa begitu banyak sekali ularnya!" ucap Kimberly di kejutkan oleh kedatangan sejumlah siluman itu.


Sejumlah ular itu yang berubah menjadi wujud manusia ingin menyerang Kimberly dengan bersamaan.

__ADS_1


"Kau adalah Ratu Api! jadi kau harus mati!" ketus salah satu siluman yang menyerang secara bersamaan.


"Kalian memang sama gilanya dengan raja ular itu," bentak Kimberly yang langsung melarikan diri.


"Kejar dia!" perintah salah satu siluman itu.


Kimberly berusaha menjauhkan diri dari sejumlah siluman itu, semakin cepat langkahnya dari para siluman yang sedang mengejarnya.


"Dasar ular kurang ajar! kenapa kalian semua sama saja suka mengincarku!" ketus Kimberly dengan kesal sambil melarikan diri.


"Awalnya pembunuh dan sekarang ular busuk juga mengincarku!" ketus Kimberly dengan kesal.


Tidak lama kemudian para ular itu mempercepatkan gerakannya dan mulai melilit dua kaki Kimberly hingga menyatu dan kemudian Kimberly pun terjatuh karena kakinya yang tidak bisa bergerak.


"Hei....dasar ular kurang ajaaaar!" teriak Kimberly yang terbaring di jalan aspal itu.


Ular-ular itu melilit ke seluruh tubuh Kimberly yang sedang berusaha meronta.


"Wanita aneh! aku ingin melihat dengan cara apa kau melawanku!" ketus salah satu hewan melata itu.


Semakin lama semakin erat lilitan mereka, tubuh Kimberly yang di lilit sehingga menyebabkan gadis itu sulit untuk bernafas, tidak lama kemudian mutiara api mengeluarkan cahaya dari tubuh majikannya itu.


Cahaya merah tersebut adalah cahaya api yang membuat mereka kepanasan.


Teriakan hewan melata itu yang melepaskan lilitan mereka di tubuh mangsanya itu.


"Tubuhku mengeluarkan cahaya? kenapa bisa begini, apa yang sudah terjadi?" gumam Kimberly yang berubah posisi duduk dan melihat semua ular itu yang terbakar dan meronta-ronta di depan matanya.


"Hebat sekali! mereka bisa terbakar, apakah aku yang membakar mereka?" tanya Kimberly yang masih kebinggunan dan berdiri kembali.


"Tapi ke mana Raymond? kenapa dia belum pulang? tidak usah peduli dengan hewan jelek ini. lebih aku mencari Raymond!" ucap Kimberly.


Tidak lama kemudian Kimberly yang sedang berdiri tiba-tiba mendapat serangan dari belakang.


BRUGH...


Satu pukulan telapak tangan yang kuat mengenai punggung Kimberly, sehingga menyebabkan darah di sertai mutiara yang keluar dari mulutnya, akibat mendapat serangan kuat Kimberly terhempas dengan posisi terlungkup di jalan aspal.

__ADS_1


BRUK.


"Aarghhh..."


"Sakit...., jerit Kimberly yang mengeluarkan darah yang banyak dari mulutnya.


Mutiara yang jatuh ada di depan mata Kimberly mengeluarkan cahaya merah.


"Apakah ini adalah benda yang di berikan oleh Raymond!"kata Kimberly yang mengalami luka dalam akibat serangan dari belakang.


Kimberly mengenggam mutiara itu dengan erat, karena ia mengingat benda itu adalah pemberian dari suaminya.


Orang yang menyerangnya adalah salah satu siluman ular yang mash tersisa.


"Apakah kau adalah Ratu Api?" tanya siluman itu yang menghampiri Kimberly yang tergeletak di jalan.


Kimberly membalikkan badannya dan memandang ke arah siluman itu.


"Kau juga adalah siluman ular yang busuk itu?" tanya Kimberly yang sedang kritis dan masih mengeluarkan darah dari mulutnya.


Sementara di hutan sana pertarungan di antara Iblis Api dan Raja ular juga belum berakhir dan sedang terjadi di dalam sungai. tidak lama kemudian Raja Api keluar dari sungai dengan lompatan yang sangat tinggi.


"Mutiara? Kimberly? gawat!" gumam Raja Api yang bisa merasakan terjadinya bahaya terhadap istrinya itu, mutiara Api yang tersimpan selama tiga ribu tahun di dalam tubuh Raja Api akhirnya ia memberikan kepada Kimberly, jika saja mutiara itu keluar dari tubuh Kimberly maka bisa di rasakan oleh Raja Api sendiri.


Sesaat kemudian Raja Api langsung menghilang.


"Kau adalah istri Raja Api! dan kau harus mati!" kecam siluman itu.


"Aku tidak mengerti apa maksudmu! aku tidak mengenal siapa raja api, suami ku adalah Raymond Martinez bukan raja api!" jawab Kimberly dengan muntah darah yang banyak dari mulut.


"Hahahaha...suami mu itu adalah Demon Fire, dan bukan Raymond Martinez, kau adalah manusia biasa dan bisa hidup bersamanya, ini sangat luar biasa, akan tetapi malam ini adalah kematianmu!" ucap siluman itu yang melangkah menghampiri Kimberly.


"Apa kau tahu suamimu sekarang sedang bertarung dengan raja ular kami, dia tidak akan bisa menyelamatkanmu, dia sudah membunuh ratu ular, dan malam ini aku akan membunuh ratunya," kecam siluman itu yang ingin mengulurkan tangannya dengan berniat mencengkeram leher Kimberly.


Saat ia ingin mulai menyentuh Kimberly tiba-tiba muncul api yang marak langsung menyelimuti siluman itu.


"Aaarrghhh...." jeritannya yang sedang terbakar, api yang membakar siluman itu semakin lama semakin membesar karena kemarahan Raja Api.

__ADS_1


Tidak lama kemudian siluman ular itu tewas dengan kondisi mengenaskan dan tergeletak di jalan sana.


Raja Api kemudian berubah menjadi Raymond di hadapan Kimberly yang sedang sekarat.


__ADS_2