
Raymond mengendong Kimberly ke kamar dan menidurkannya ke kasur, kemudian Raymond menutupi tubuh istrinya dengan selimut..
"Begitu cepat kau sudah tertidur" ucap Raymond dengan tersenyum dan mengecup dahi istrinya
Malam hari
Di malam itu Raymond yang sudah tertidur, tiba-tiba terbangun ia membuka matanya dan kemudian menoleh ke samping dan melihat istrinya sedang tidur pulas, kemudian ia pun bangkit dari kasur dan melangkah keluar dari kamarnya
Raymond berjalan menuju ke halaman belakang rumahnya itu
Di halaman belakangnya telah di tunggu oleh beberapa bawahannya yang juga sesama Iblis Api
"Raja" sapa serentak bawahannya dengan menunduk
"Kenapa kalian muncul di sini? apa yang sudah terjadi?" tanya Raymond
Tidak lama kemudian muncul seorang wanita tua yang berambut putih dan ikal
"Nenek...?" sapa Raymond dengan hormat
"Cucuku, mereka datang ke sini karena ini adalah permintaan nenek" kata nenek Raymond yang bernama Diana
"Nenek, kenapa bisa tiba-tiba datang ke sini? jika nenek ingin bertemu denganku maka aku yang akan menjumpai nenek" ucap Raymond dengan sopan
"Ada manusia di dalam rumahmu?" tanya Diana yang memiliki ciuman yang tajam
"Tidak ada yang bisa menyembunyikan dari nenek" jawab Raymond dengan tersenyum
"Aroma seorang wanita, sejak kapan dirimu bisa berhubungan dengan manusia?"
"Nenek, namanya Kimberly dia adalah istriku" jawab Raymond
"Kimberly? kau sudah menikahi dia?" tanya Diana dengan heran
"Iya, Nek"
"Biarkan aku melihatnya" ujar Diana yang menghilang bersama Raymond
Diana dan Raymond kemudian muncul di samping tempat Kimberly, Diana menatap Kimberly selama beberapa saat dan kemudian ia menyentuh bagian perut gadis itu
"Kau telah memberikan mutiara itu kepadanya?"
"Iya"
__ADS_1
"Kelihatannya gadis ini sangat penting bagimu, kau menyimpan selama ribuan tahun mutiara itu dan akhirnya memberikan pada dia"
"Nenek, gadis ini akan menjadi pedampingku, dan dia lah Ratu kita" jawab Raymond dengan senyum
"Dia adalah manusia. walau mutiara ini sudah beraksi dan akan ada perubahan di dalam dirinya akan tetapi ini butuh waktu, secara perlahan tenaganya akan melebih dari seratus orang, dan selain itu dia akan memiliki kekuatan api, jika dia tidak bisa mengendalikan kekuatannya maka ini akan membahayakan dirinya dan orang lain" jelas Diana yang sedang menyentuh perut Kimberly
"Kimberly sudah mulai mengalami perubahan, hanya saja dia masih tidak sadar"
"Demon, manusia dan iblis jika berhubungan mereka akan mati, tubuhmu yang panas gadis ini tidak mungkin bisa menahannya, jadi mana mungkin dia akan menjadi Ratumu"
"Nenek, mutiara Api ini akan membantunya, dan membuat tubuhnya panas seperti kita"
"Ini butuh waktu, kalian sudah menikah. apakah dirimu bisa menunggu?"
"Nenek, cucumu ini bisa menunggu sampai cucu menantumu ini bisa seperti kita" jawab Raymond dengan senyum
"Demon, kenapa kau tidak memilih Yuka saja?"
"Kenapa aku harus memilihnya?"
"Karena dia sama seperti kita, dan dirimu juga tidak perlu menunggu begitu lama untuk melakukan hubungan suami istri"
"Hahahaahaha...Nenek, cucumu ini tidak terburu, lagi pula Kimberly sudah menjadi Ratuku, mutiara ini akan membuatnya hidup selamanya bersamaku"
"Nenek, tenang saja. aku akan melindunginya dengan baik, sekarang mutiara itu akan menjadi pelindungnya, kalau Kimberly terluka pun dia akan cepat sembuh"
"Karena dirimu menyukainya maka nenek tidak akan mrmbantah, tapi kau harus tetap berhati-hati, kau adalah Iblis dan memiliki banyak musuh"
"Nenek, Kane Fire sudah lenyap. aku sudah mengalahkan dia" kata Raymond yang sambil melangkah keluar dari kamar bersama Diana
"Akhirnya dia tewas juga sekian lama tidak ada kabarnya" ujar Diana
"Demon, keturunan kita hanya bergantung padamu, jaga cucu menantu nenek ini dengan baik, nenek menunggu berita baik darimu" kata Diana dengan senyum
"Nenek, aku masih muda dan usia ku baru tiga ribu tahun, Kimberly untuk saat ini belum di perbolehkan untuk hamil, karena tubuhnya belum stabil seperti kita"
"Iya, iya, nenek tidak mendesakmu, berapa usianya?"
"23 tahun"
"Sangat muda, bagaimana perasaanmu ketika hidup bersama gadis semuda dia?"
"Seperti sedang hidup bersama anak kecil, terutama saat dia menangis sangat manis sekali" jawab Raymond dengan senyum
__ADS_1
"Untuk pertama kali kau tersenyum karena seorang gadis, kelihatannya gadis ini pasti ada keistimewaannya sehingga cucuku yang ganas ini bisa tertarik padanya"
"Hanya dia yang bisa membuatku tersenyum"
"Baiklah! baiklah, kelihatannya akan Yuka akan merasa kecewa padamu"
"Itu bukan urusanku"
"Demon, kau tahu kehidupan kita beda dengan manusia, jika kau menyukai Yuka kau bisa menjadikan dia sebagai istri ke dua, di dunia kita ini adalah hal yang wajar, jika kau sudi kita bisa langsungkan acaranya untuk kalian, jika bersamanya kau tidak perlu menunggu dan bisa bebas berhubungan dengannya, sementara dengan gadis biasa itu kau harus menunggu lama sehingga tubuhnya sudah normal" jelas Diana
"Nenek, Kimberly adalah pilihanku satu-satunya, hanya dia saja yang akan menjadi Ratuku" kata Raymond
"Tentu saja posisi Ratu hanya milik gadis itu, karena mutiara itu sudah di dalam tubuhnya, hanya saja kau masih bisa menikahi beberapa wanita Iblis Api lainnya, di dunia kita memiliki banyak istri adalah hal yang biasa, karena harus meneruskan keturunan keluarga kita"
"Nenek, cucumu ini masih muda, soal keturunan setelah saatnya tiba aku dan Kimberly akan memberikan beberapa orang cucu untuk nenek, bukankah sama saja" ujar Raymond dengan senyum
"Baiklah, nenek sudah mengerti maksudmu, kau sangat beda dengan ayahmu, dulu dia menikah dengan sepuluh wanita demi menginginkan banyak anak, tapi akhirnya yang bertahan hidup hanya kamu"
"Dia menikahi wanita itu karena naf.su saja, bukan karena cinta, dia ingin memperbesarkan keluarga Iblis Api, dan memiliki banyak penerus sehingga mereka harus tewas saat musuh datang menyerang, dan di saat itu aku masih kecil"
"Benar katamu, dan setelah itu keluarga kita hanya sisa kita berdua, dan nenek hanya mengharapkan mu"
"Nenek, sekarang kita sudah bertiga" ucap Raymond dengan senyum
"Jika sudah saatnya bawalah Ratu kita pulang menjumpai nenek"
"Baiklah, akan ku lakukan" jawab Raymond dengan menurut
"Ada yang ingin nenek katakan"
"Ada apa, Nek?"
"Yuka sudah menunggu mu selama dua ribu tahun, jika dia mengetahui kau menikahi wanita lain dia tetap akan menunggumu, dia juga pernah mengatakan jika dia ingin memberikan kita keturunan, selama ini dia menunggumu, kapanpun kau bisa menjumpainya jika kau sedang ingin"
"Sedang ingin? maksud Nenek?"
"Yuka mengatakan dia akan melayanimu di saat kamu menginginkannya, dia rela menjadi wanita mu, dan bukan berniat menjadi Ratu"
"Jika aku mau dari dulu aku sudah melakukannya, tidak mungkin aku menunggu hingga sekarang baru mencarinya"
"Apa kamu sudah yakin kamu menolak dia?"
"Nenek, aku sudah memiliki Kimberly, dia adalah manusia biasa dan tidak akan mau di dua kan, dulu dia juga di khianati oleh kekasihnya sehingga dia begitu terluka, dan sekarang dia sudah mulai merasa nyaman denganku dan aku tidak mau melukainya, aku juga tidak akan menikah wanita-wanita lain, cukup hanya Kimberly seorang" jelas Raymond
__ADS_1