
Alex dan Jacky yang mendengar teriakan Cecilia langsung berlari menuju ke ruang makan
"Mama, ada apa?" tanya Jacky yang menghampiri ibunya
"Cecilia, ada apa denganmu?" tanya Alex yang melihat istrinya yang tidak bisa bicara
Cecilia yang merasa sakit pada tenggorokannya hanya bisa menunjuk-nunjuk ke arah tenggorokannya dengan mulut terbuka
Alex lalu melihat dalam mulut istrinya itu
"Apa kau minum air mendidih ya? kenapa bisa melepuh mulut mu?" tanya Alex dengan merasa cemas dan langsung membawa istrinya ke mobil
"Jacky, antar mamamu ke rumah sakit, cepat" ujar Alex yang ikut masuk ke belakang mobil
"Iya, Pa" jawab Jacky yang langsung masuk ke dalam mobilnya
Cecilia yang sedang cedera di bagian mulutnya langsung di larikan ke rumah sakit
Di sisi lain Raymond sedang bersarapan bersama Kimberly di salah satu restoran mewah
"Tadi aku mendengar teriakan bibi, ada apa dengan dia?" tanya Kimberly yang sedang menyantap makanannya
"Biarkan saja, mungkin karena dia merasa kesal" jawab Raymond yang sedang duduk di samping Kimberly
Tidak lama kemudian seorang pria asing mendatangi restoran itu, ia melangkah masuk dengan gayanya yang sangat cuek, pria itu yang tidak lain adalah Kane Fire, musuh lama Raja Api.
Kane Fire duduk di salah satu kursi di meja pojokan sana, sambil menunggu pelayan restoran yang datang melayaninya
"Tuan, silakan di pilih menunya" ucap salah satu pelayan restoran yang memberikan buku menu kepada Kane Fire
Kane membuka buku menu dan membacanya, dirinya memilih beberapa menu untuk dirinya sendiri, setelah selesai memilih pelayan itu pun pergi meninggalkannya.
Raymond duduk bersama Kimberly di ruang makan khusus untuk mereka berdua, sehingga Raymond belum mengetahui kemunculan musuhnya yang berada di dalam satu restoran dengannya.
Setelah setengah jam kemudian
"Aku ke kamar kecil dulu" kata Raymond yang bangkit dari tempat duduknya
__ADS_1
"Aku akan menunggumu di mobil" jawab Kimberly yang juga ikut berdiri
"Baiklah, sampai jumpa nanti" ucap Raymond dengan senyum
Raymond berjalan menuju ke kamar kecil, sementara Kimberly beranjak dari restoran dan menunggunya di mobil yang parkir di seberang sana
Saat Raymond sedang mencuci tangan yang di depan cermin, seorang pria melangkah masuk dan menghampiri tempat cuci tangan itu, pria itu sedang fokus mencuci tangannya, Raymond yang merasakan ada keanehan pria yang baru datang dan berdiri di sampingnya, ia pun menatap ke arah cermin dan melihat dengan jelas siapa pria itu.
"Kane Fire" sebut Raymond dengan bola matanya berubah menjadi kobaran api
Kane yang mendengar sebutan itu dirinya langsung menoleh ke arah samping
"Kau adalah..?" ucap Kane yang sedang berusaha mengingat siapa pria yang menyapanya
"Namaku adalah Fire Demon" jawab Raymond dengan senyum sinis, sebagai iblis Raymond memang di panggil dengan sebutan Fire Demon
"Dua ribu tahun yang lalu kau di kalahkan olehku dan tidak menyangka kita bertemu lagi hari ini, kelihatannya aku akan mengalahkanmu untuk ke dua kalinya" kata Kane dengan berubah dirinya menjadi iblis yang berwarna hitam
"Kane Fire, kita sama-sama memiliki kekuatan api, tentu saja aku ingin mencobanya lagi untuk bertarung denganmu" kata Raymond yang berubah wujud aslinya menjadi Iblis Api
Di saat Raymond menahan tangan musuhnya itu, mereka sama-sama mengunakan kekuatan untuk saling membakar antara satu sama lain, tidak lama kemudian api marak yang di kamar mandi itu menghancurkan pintu kamar mandi, sehingga menyembur keluar dan mulai membakar keseluruhan barang-barang di restoran itu
"Apiiii, cepat lariiii" teriakan pengunjung yang di sana
"Cepat padamkan apinya" teriak salah satu pelayan restoran itu yang merasa cemas
Pelayan-pelayan restoran itu segera mengambil APAR untuk memadamkan api, mereka menarik pin pengunci APAR dan mengarahkan selang ke titik pusat api dan menekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR.
Karena semakin maraknya api membuat mereka tidak mampu memadamkan api itu dan memilih menyelamatkan diri
Raymond dan Kane sama-sama telah berubah menjadi Iblis Api saling menyerang sehingga membakar seisi restoran itu, apinya yang marak menyembur hingga mengenai semua kaca restoran hingga hancur berkeping-keping
Prak...prak...prak...prak.
Pecahan kaca yang hancur berantakan dan berjatuhan berserakan di jalan
Kimberly yang menunggu suaminya di dalam mobil di kejutkan dengan kebakaran yang terjadi, ia melihat semburan api yang menembus hingga keluar dari jendela, orang-orang yang di dalam restoran yang panik melarikan diri meninggalkan restoran itu
__ADS_1
"Aaaarrrrgghhhh" jeritan mereka yang sedang ketakutan dan berhamburan keluar dari tempat kebakaran itu
"Raymond? kenapa aku tidak melihatnya?" gumam Kimberly yang turun dari mobilnya
"Demon, hari ini aku ingin menghanguskanmu" teriak Kane yang sudah berubah menjadi iblis
"Dendam ku selama dua ribu tahun akhirnya hari ini aku bisa membalasnya" teriak Iblis Api dengan suara Iblisnya
Dua Iblis itu bertarung dan saling menyerang dengan kekuatan mereka, mereka memiliki kekuatan yang sama yaitu Api, mereka berpindah tempat dari kamar kecil hingga ke ruang tempat orang makan dan saling menyerang dengan ganas
Akibat api yang sudah menyebar ke mana-mana menyebabkan terjadinya kebakaran sehingga ke dapur, karena ada gas yang di dapur sesaat kemudian terjadilah ledakkan yang cukup besar
DUAR.....DUAR....DUAR....DUAR....DUAR...DUAR..
DUAR....DUAR...DUAR...DUAR....DUAR...DUAR..
Ledakan kuat yang terjadi akibat terdapat beberapa tabung gas yang di sana sehingga menghancurkan satu restoran itu
Semua warga tempatan berhamburan menjauhkan diri saat mendengar suara ledakan, api besar menyebar ke toko-toko deretan restoran itu, sehingga membuat mereka tidak sempat untuk menyelamatkan harta benda milik masing-masing
"Raymond ada di mana? kenapa dia tidak keluaar" teriak Kimberly yang histeris
Dirinya yang merasa cemas dan tanpa berpikir panjang ingin berlari ke arah restoran yang sedang di lalap api, saat ia melangkah seorang pria tiba-tiba muncul menahan lengannya
"Lepaskan aku" bentak Kimberly yang tanpa menoleh ke arah pria itu yang menarik lengannya
"Kimberly, hentikan" teriak pria itu yang berusaha ingin menhentikan langkah Kimberly
"Kenapa kau ada di sini? cepat lepaskan tanganmu" bentak Kimberly yang berusaha meronta
"Sana sangat bahaya, jangan ke sana" kata pria itu yang menahan menarik lengan Kimberly
"Markus Silvelton, lepaskan tanganmu. Raymond berada di dalam sana" teriak Kimberly yang berusaha ingin melepaskan tangan Markus
"Jika dia berada di dalam sana itu artinya dia sudah tewas, kau lihat saja apinya begitu besar dan meledak, cepat tinggalkan tempat ini" ujar Markus yang menarik paksa tangan Kimberly
"Lepaskan tanganmu" teriak Kimberly yang ikuti langkahnya dengan secara paksa
__ADS_1