Mystery

Mystery
Wanita cantik menghampiri Raymond


__ADS_3

"Raymond, apa kau yakin aku bisa?" tanya Kimberly yang melepaskan ciumannya


"Kita akan mencobanya, jika masih gagal kita masih bisa mencobanya besok" jawab Raymond dengan mencium bibir istrinya dan sambil meremas dua gundukan milik istrinya itu


Tidak lama kemudian Raymond membawa istrinya ke kamar dan menidurkan di atas kasur. Raymond mencium bibir istrinya selama beberapa menit, ciuman Raymond tentu bukan ciuman biasa, melainkan mengunakan kekuatannya untuk menyalakan api mutiara yang ada di dalam tubuh istrinya itu, agar tubuh istrinya bisa merasakan panas dan bisa menyatu dengannya


"Demi tidak ingin Kimberly merasa kecewa pada diri sendiri,hanya ini satu-satunya caranya agar bisa menyatukan hubungan kami, walau aku harus kewalahan karena mengunakan kekuatanku" batin Raymond


"Kenapa dalam tubuhku merasa panas ya?" batin Kimberly


Setelah merasakan hangatnya tubuh Kimberly, Raymond langsung melepaskan pakaian sendiri dan juga pakaian istrinya, tanpa menunggu lagi Raymond langsung melakukan penyatuan dengan istrinya sambil mencium bibir istrinya itu.


Gesekan tanpa berhenti di lakukan oleh Raymond dengan perlahan dan lembut, di saat melakukan hubungannya tubuh Raymond basah karena keringat bercucuran, mengunakan kekuatannya lewat ciuman untuk menyalakan mutiara tersebut


"Raymond, kenapa kau berkeringat?" tanya Kimberly yang merasakan gesekan di bawah sana


"Karena aku sedang ingin memilikimu, gadisku" jawab Raymond dengan senyum dan melanjutkan ciuman dengan istrinya, sambil melakukan pergerakan di bawah sana


Raymond mengerakan miliknya tanpa berhenti, selama melakukan pergerakan di bawah sana, ia mengunakan kekuatannya untuk menghangat suhu badan istrinya melalui ciuman itu, nyalanya mutiara api itu mampu membuat tubuh Kimberly menahan rasa panas dari milik suaminya itu yang sedang menguasai bagian intinya.


Setelah beberapa menit kemudian pergerakan Raymond semakin cepat karena hampir mencapai puncak kenikmatan.


"Aku harus bisa menuntaskan hasratku, jika tidak maka Kimberly akan merasa kecewa lagi" batin Raymond


"Kenapa tubuhku merasa hangat" batin Kimberly


Tidak lama kemudian Raymond berhasil menuntaskan hasratnya yang tersimpan selama tiga ribu tahun, akan tetapi itu membuatnya lemah karena mengunakan kekuatan yang dia gunakan selama berhubungan.


"Kimberly, sudah ku katakan kita akan berhasil" ucap Raymond dengan melepaskan ciumannya


"Apa kamu baik-baik saja? kenapa wajahmu pucat? apa kamu sakit?" tanya Kimberly yang masih berada di bawah tubuh suaminya


"Aku tidak apa-apa! aku hanya kewalahan. Kimberly, kita sudah berhasil melakukannya" jawab Raymond dengan senyum sambil mengecup dahi istrinya, dan kemudian ia langsung bangkit serta mengendong Kimberly dan mereka pun mandi bersama di malam itu.


Ruangan kerja


Jam dinding menunjukan pukul 01.00


Raymond sedang duduk di ruangan kerjanya sambil memejamkan mata, keringat membasahi wajah tampannya yang agak memucat.

__ADS_1


"Raja" sapa Teddy yang tiba-tiba muncul di hadapannya


"Hm.." jawab Raymond yang sedang memejamkan matanya


"Apakah Anda baik-baik saja?" tanya Teddy yang melihat wajah rajanya itu agak pucat


"Aku hanya butuh tiga hari, maka akan kembali normal" jawab Raymond yang tanpa menatap anak buahnya itu


"Apakah Raja di serang iblis lain? tapi tidak mungkin. selama ini tidak ada iblis yang bisa mengalahkan Anda"


"Jangan bertanya lagi! ada apa kau mencariku?"


"Ada yang melihat munculnya dua ekor ular raksasa yang sedang bercinta di sungai, setelah kami telusuri dua ekor ular itu adalah siluman" jawab Teddy


"Kota ini akan di gemparkan oleh dua siluman itu, dan kemudian korban akan berjatuhan" ujar Raymond yang masih sedang memejamkan matanya


"Apakah kita perlu membunuh mereka?" tanya Teddy


"Jangan bertindak kalau tidak yakin, dua siluman itu bisa saja adalah raja dan ratu ular"


"Kami akan membakarnya"


"Lalu, apa kita membiarkan mereka saja?"


"Kumpulkan pasukan kita, dan perintah mereka untuk bersiap, jika saja mendapati dua siluman itu mencari mangsa berusaha menghalangnya dan hubungi aku. ingat, jangan sampai pasukan kita ada yang korban" perintah Raymond yang membuka matanya dan menatap ke arah Teddy


"Baik Raja" jawab Teddy yang kemudian menghilang


"Dari mana asal usul siluman ini, kenapa bisa muncul di kota ini" gumam Raymond


"Jika saja mereka adalah raja dan ratu ular, maka tidak bisa di anggap remeh, semoga saja kekuatanku sudah kembali sepenuhnya di saat kami bertemu" batin Raymond


Setelah duduk selama dua jam di ruangan kerjanya, Raymond kembali ke kamar dan berbaring di samping istrinya.


"Selamat malam, istriku" ucap Raymond yang mengecup dahi istrinya


"Dengan begini maka perasaannya tidak akan sedih lagi, walau aku harus mengorbankan kekuatanku, dan di saat yang sama muncul dua siluman itu, semoga saja dalam tiga hari ini kekuatanku akan pulih sepenuhnya, dengan begini aku bisa berhadapan dengan mereka" batin Raymond


Keesokan harinya

__ADS_1


"Raymond, hari ini aku ingin masuk kerja" kata Raymond


"Kimberly, apa kamu yakin tidak ingin berhenti kerja saja?" tanya Raymond yang sambil menyuapi istrinya


"Untuk sekarang belum saatnya, biarkan aku bekerja dulu ya"


"Baiklah, tapi berjanji padaku jangan memaksa diri, aku tidak ingin melihat gadisku kewalahan"


"Aku berjanji padamu" ucap Kimberly dengan senyum


"Mulai hari ini aku akan mengantar mu pergi dan pulang kerja, dan jika kamu ingin keluar dengan temanmu beritahu aku dulu" kata Raymond yang khawatir dengan kondisi luar yang mulai tidak aman


"Iya, aku mengerti" jawab Kimberly dengan menurut


Setelah selesai sarapan Raymond dan Kimberly sama-sama berangkat kerja, kali ini Raymond mengendarai mobilnya sendiri


Setelah setengah jam kemudian mobil Raymond berhenti di depan perusahaan tempat istrinya bekerja.


"Kimberly, ingat ya. kalau ingin ke suatu tempat hubungi aku, jangan pergi sendirian" kata Raymond dengan mencium wajahnya istrinya


"Iya, aku akan menghubungimu"


"Kalau kau lepas kerja hubungi aku dulu, dan kau harus menungguku di dalam kantor, aku akan yang naik menemuimu" pesan Raymond yang menghawatirkan istrinya itu


"Iya, baiklah, nanti sore aku akan menghubungimu" jawab kimberly dengan senyum


Tidak lama kemudian Kimberly keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam perusahaan, sedangkan Raymond baru menjalankan mobilnya setelah melihat istrinya itu sudah masuk ke dalam sana.


Raymond lalu menuju ke Sea World Group. setelah tiba dia memarkirkan mobilnya, kemudian ia keluar dari mobil dan berjalan menuju ke perusahaannya.


Saat dirinya ingin berjalan menuju ke pintu besar perusahaannya, tiba-tiba saja~✓


"Tuan Martinez" sapa seorang wanita yang memiliki suara yang lembut


Mendengar suara panggilan Raymond menoleh ke arah suara itu berada, saat itu ia melihat seorang wanita muda yang mengenakan pakaian ketat sehingga menampakan tubuhnya yang sangat seksi. wanita itu tersenyum dengan senyuman yang sangat manis, mata indah dan paras yang cantik bagaikan bidadari


Mata Raymond berfokus pada wanita itu dari ujung rambut hingga ujung kaki. tentu tatapan Raymond bukan tatapan kagum dengan kesempurnaan wanita itu, melainkan dia sedang mengunakan mata saktinya untuk melihat seseorang yang ada di depan matanya.


"Siluman ular" batin Raymond

__ADS_1


__ADS_2