Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 111 Hari Naas Siluman Lembah Bunga


__ADS_3

Sin Ko serta Kay Kun terkejut mendengar nama Siluman lembah bunga dan sepasang pedang bunga, karna tahu siapa mereka.


Keduanya adalah tokoh sesat yang genit dan cabuul.


"Mana tuan pelindung ?" bisik Kay Kun kepada Sin Ko.


"Masih di dalam sedang minum arak," jawab Sin Ko.


Sementara, satu persatu pengawal gubernur Ziang Hay Ji tewas oleh anak buah dari Siluman lembah bunga.


Gubernur Ziang, ternyata kau mempunyai seorang jagoan dari partai pengemis tongkat hitam.


Hmm !


"Mana Kai Sek ?" ucap sepasang pedang bunga, sambil senyum mengejek ke arah Kay Kun.


"Tak perlu Pangcu, aku sendiri sanggup untuk membunuhmu !" Kay Kun membalas perkataan Sepasang Pedang bunga.


Xi xi xi


"Pengemis bau, sombong sekali mulutmu itu, Kai Sek sendiri belum tentu menang melawanku, apalagi kau yang hanya seorang ketua cabang," ucap Siluman lembah bunga.


Kay Kun diam mendengar perkataan Siluman Lembah bunga, ia tahu perkataan Kokcu lembah seribu bunga memang benar.


Gubernur Ziang Hay Ji terkejut ketika melihat Kay kun serta Sin Ko diam.


"Tuan pendekar, kenapa tuan diam saja !" apa tuan takut terhadap mereka ?" tanya gubernur Ziang.


Phuuih !


"Takut apa ?" aku tak perlu turun tangan biar pengawalku saja yang melawan mereka." ucap Sin Ko.


Percakapan Sin Ko dan gubernur Ziang Hay Ji di dengar oleh Siluman lembah bunga serta sepasang pedang bunga.


Keduanya mengerutkan kening mendengar perkataan Sin Ko.


"Siapa kau gendut, omonganmu sepertinya kau sangat hebat, aku jadi penasaran siapa kau sebenarnya ?" ucap Siluman lembah bunga sambil menatap tajam ke arah Sin Ko.


Sebelum Sin Ko menjawab, wajah Siluman lembah bunga mendadak pucat, kakinya perlahan mundur melihat tiga orang melangkah keluar dari dalam ruangan, sepasang pedang bunga terkejut melihat kekasihnya seperti takut.


"Ada apa sayang, kau seperti melihat setan saja." ucap sepasang pedang bunga sambil tersenyum.


"Kakak !" lebih baik kita cepat pergi dari sini sebelum terlambat," ucap siluman lembah bunga dengan wajah terlihat ketakutan.


Sin Ko, Kay Kun dan gubernur Ziang Hay Ji tampak heran melihat wajah Siluman lembah bunga yang terlihat ketakutan, mereka belum tahu, Han Ciu dengan wajah membesi bersama Li Er dan Racun cilik datang menghampiri mereka dari belakang.


"Adik, ada apa denganmu ?" Sepasang pedang bunga kembali bertanya, sambil menatap heran kekasihnya.


"Cepat, cepat mari kita pergi sebelum terlambat ?!" ucap siluman lembah bunga, sambil menarik tangan kekasihnya.


Whuuut !


Sebuah bayangan biru melesat dengan sangat cepat dan sudah berdiri menghadang di belakang siluman Lembah bunga serta orang orang yang mereka bawa.


Han Ciu yang tadi mendengar suara dan sebutan Siluman lembah bunga, langsung jalan keluar dan menyuruh Li Er untuk menutup jalan mereka, agar tak bisa melarikan diri.


Sepasang pedang bunga terkejut, melihat kecepatan dari bayangan biru yang kini menghadang di belakang mereka, wajahnya berubah melihat bayangan biru, yang ternyata adalah seorang gadis muda yang sangat cantik.


Han Ciu menatap tajam kearah Siluman lembah bunga.


"Apa kau masih ingat apa yang pernah kukatakan ?"


Siluman lembah bunga diam tak menjawab perkataan Han Ciu.

__ADS_1


"Aku pernah berkata, jika kau bertemu denganku lagi, maka kau akan tewas."


"Sekarang bersiaplah !" ucap Han Ciu.


"Sombong sekali kau anak muda," ucap sepasang pedang bunga sambil mencabut pedang kembarnya.


"Jangan serang dia !" pikirkan saja cara untuk melarikan diri," bisik Siluman lembah bunga kepada kekasihnya, sepasang pedang bunga.


Tetapi rasa penasaran mengalahkan segalanya.


Tanpa menghiraukan perkataan Siluman lembah bunga, pria paruh baya itu menyerang ke arah Han Ciu.


Dua buah pedang menyambar ke arah leher dan ke pinggang Han Ciu.


Han Ciu mundur sambil mengibaskan tangan, mengeluarkan pedang hampa.


Shing .. shing !


Dua buah pedang hampa balik menyambar dada serta kepala Sepasang pedang bunga.


Sepasang pedang bunga menebas kearah dua pedang hampa yang di keluarkan Han Ciu.


Crash..!


Sebuah pedang hampa putus terkena tebasan dan satu lagi lewat di samping tubuh Sepasang pedang bunga, yang bergerak ke samping kiri menghindari serangan pedang hampa yang mengarah dada.


Siluman lembah bunga menyuruh 5 orang anak buahnya untuk membantu Han Ciu, ketika 5 orang gadis hendak bergerak.


Suara angin mencicit, serta bayangan biru melesat.


Whuuuut .. Sreet, craaash !


Dua kepala gadis langsung mengelinding dan seorang gadis dadanya tembus terkena serangan Zhain Li Er, yang bergerak menyerang 5 orang anak buah Siluman lembah bunga, sementara dua yang tersisa berhasil di selamatkan oleh selendang yang melesat ke arah pedang angin milik Li Er.


Craaas !


Ujung selendang putus terkena tebasan pedang angin milik Li Er.


Xi xi xi


"Siluman peot, jika bukan kekasihku yang ingin membunuhmu sendiri, sudah kubuat kepalamu hilang." Ucap Zhain Li Er


Wajah Siluman lembah bunga, yang merasa putus asa karna jalan melatikan diri sudah tertutup kemudian bersiap di samping kekasihnya yang telah berhasil menghindari serangan pedang hampa Han Ciu.


"Ketua aku pinjam tongkatmu ucap Han Ciu !"


Kay Kun yang mendengar perkataan Han Ciu kemudian melemparkan tongkat bambu hitam kearah Han Ciu.


Setelah menerima tongkat bambu hitam, Han Ciu bergerak ke arah sepasang pendekar cabul itu.


Tongkat bambu hitam seperti berputar kencang menimbulkan angin di tangan Han Ciu yang menggunakan jurus putaran dewa pedang dan jiwa pedang yang tersalur kedalam bambu hitam.


Melihat sinar perak dari bambu, serta angin yang keluar membuat wajah Sepasang pedang bunga pucat, baru sekarang ia sadar kenapa kekasihnya menyuruh untuk melarikan diri daripada melawan pemuda itu.


Putaraan bambu hitam menyerang ke arah sepasang pedang bunga,


Sepasang pedang bunga melihat dirinya di serang langsung menebas bambu hitam keperakan, yang menusuk ke arah dada.


Traaang !


Sepasang pedang bunga, ketika senjatanya menangkis bambu hitam, sepasang pedang yang menebas bambu terpental, pedang bunga terkejut tangannya gemetar dan panas, wajah pendekar cabul itu pucat, saat bambu bergerak menusuk dada hanya bisa pasrah.


Siluman lembah bunga yang melihat kekasihnya tak bisa mengelak, melemparkan selendang miliknya.

__ADS_1


Shiiiing !


Selendang hijau melesat berusaha melibas leher Han Ciu, Han Ciu menarik bambu yang menyerang dada pedang bunga, kemudian bergerak kesamping kanan lalu menebas selendang siluman lembah bunga.


Craaash !


Selendang Siluman lembah bunga putus terkena tebasan bambu yang di gunakan Han Ciu.


Setelah menebas, bambu langsung menyambar ke arah dada Siluman lembah bunga.


Pedang bunga melesat melihat kekasihnya di serang, sepasang pedang dengan posisi menyilang berusaha menggunting pinggang Han Ciu dari samping kiri.


Han Ciu melihat pinggang kirinya di serang langsung mengibaskan tangan, sebuah pedang hampa yang cukup besar melesat menghantam Sepasang pedang bunga.


Traang !


Sepasang pedang bunga yang menyilang terdorong oleh pedang hampa, ia berusah menahan tapi tetap terseret mundur, akibat besarnya tenaga pedang hampa yang mendorong.


Dua orang murid siluman lembah bunga melesat berusaha menolong guru mereka.


Tapi sebelum melesat lebih jauh, bayangan biru sudah bergerak cepat menebas leher dan pinggang murid siluman lembah bunga.


Craas ..!


Sebuah kepala dan pinggang bagian atas langsung jatuh ke tanah, dua orang murid siluman lembah bunga tewas tanpa melihat siapa yang menyerang mereka.


Siluman lembah bunga salto sambil mundur.


Han Ciu tak mau menunggu lama, tubuhnya melesat bambu hitam yang ia gunakan berubah menjadi puluhan meyerang ke arah sepasang pedang bunga, pria cabul itu terkejut kedua pedang berputar, berusaha menangkis serangan bambu hitam.


Bambu hitam yang menebas leher, berhenti karna tertahan oleh sepasang pedang, yang menjepit bambu layaknya sebuah gunting.


Tapi Sepasang pedang bunga sadar, bahwa tangan kiri Han Ciu bisa bergerak bebas, tapi terlambat.


Sebuah pedang hampa melesat menembus pinggang kiri.


Creeeeps .. aaarrrrghh !


Pinggang Sepasang pedang bunga tertembus pedang hampa, tubuhnya terlempar.


Han Ciu terus melesat memburu, ketika sampai di samping tubuh Sepasang pedang bunga.


Bambu hitam yang telah di aliri jiwa pedang menebas pinggang pria itu.


Craaaash !


Tak ada jeritan ketika pinggang sepasang pedang bunga putus dan kedua tubuh yang terpisah jatuh lalu ke tanah.


Wajah Siluman lembah bunga pucat, lalu berbalik hendak melarikan diri, tapi saking takut, siluman lembah bunga tidak menyadari bahwa Zhain Li er selalu memperhatikan dirinya.


Saat ia melesat pergi, sebuah tendangan melesat menghantam pinggang siluman lembah bunga.


Siluman lembah bunga terlempar terkena tendangan Li Er dan arahnya menuju ke tempat Han Ciu yang langsung menebaskan bambu ke arah leher Siluman lembah bunga.


Craaash !


Kokcu lembah seribu bunga langsung tewas dengan leher terpisah dari badan.


Kay kun matanya baru terbuka dan sama sekali tak menyangka, bahwa pemuda yang menjadi pelindung kehormatan dari perkumpulan pengemis bambu hitam, ternyata sangat hebat.


Sedangkan Sin Ko mencolek gubernur Ziang Hay Ji sambil tersenyum dan mengedipkan mata.


"Bagaimana anak buahku !" hebat bukan."

__ADS_1


__ADS_2