Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 126 Bertemu Dengan Khan


__ADS_3

"Kami tadi di serang oleh orang gila," ucap Zhain Li Er.


"Kau sama gilanya lebih baik diam," ucap Han Ciu ketus, sambil melotot ke arah Zhain Li Er.


Zhain Li Er langsung diam.


Iblis biru, Han Ciu serta Zhain Li Er masuk kedalam tenda besar, di dalam tenda tampak Ta Er, bersama Ergun sedangkan.


Sedangkan Ular gurun yang pernah di temui oleh Han Ciu dan Iblis biru, tampak berdiri di belakang Seorang pria bercambang yang memiliki sorot mata tajam,


"Kalian yang menyelamatkan orang orang suku utara ?" ucap pria itu yang ternyata adalah Khan, si singa gurun.


"Kami hanya membantu yang lemah, bukan mencampuri urusan suku kalian," jawab Han Ciu.


"Lalu sekarang apa yang kalian inginkan, kalian telah membunuh hampir seratus orang kami yang bersama Ta Er," ucap Khan sambil menatap tajam ke arah Han Ciu.


Han Ciu membalas tatapan tajam Khan.


"Khan sebut saja apa yang di inginkan, jika harus bertempur, apa Khan berpikir kami bertiga yang ada di sini tak bisa membunuh Khan ?"


"Kurang ajar, berani sekali kau bicara seperti itu di depan Khan yang agung." ular gurun berkata sambil mencabut golok.


Whuut !


Zhain Li Er melesat, pedang angin langsung menempel di leher ular gurun.


"Bergerak putus lehermu," ucap Zhain Li Er.


Ular gurun langsung diam.


Singa gurun menatap tajam ke arah Han Ciu.


"Kau bisa saja membunuhku, tapi apa kau pikir bisa keluar dari sini hidup hidup ?" ucap Khan sambil terus menatap.


"Berapa banyak pasukan Khan yang berada di sini ?" Han Ciu balik bertanya.


"Untuk menaklukan suku utara hanya butuh 500 orang pasukan," ucap Khan.


"Berarti sisa 400 orang, dan kau tanya sama anak buahmu, seratus pasukan berkuda yang tadi tewas, di habisi oleh siapa ?"


mendengar perkataan Han Ciu, Singa gurun menatap Ta Er sambil melotot, Ta Er mengerti akan tatapan Pemimpinnya lalu menunjuk ke arah Iblis biru.


"Berapa suku utara yang membantu ?" ucap Singa gurun.


Dia - dia hanya seorang diri Khan yang agung, ucap Ta Er dengan wajah ketakutan.


"Apa kau bilang, 100 pemanah terbaiku habis oleh 1 orang saja ?"


"Beb .. Benar tuan, hanya dia seorang yang menghabisi kawan kawan kita." Ucap Ta Er, memang Ta Er melihat Han Ciu ikut membantu, tapi pasukan mereka sudah hampir habis oleh lblis biru.

__ADS_1


Singa gurun menghela napas mendengar perkataan Ta Er.


Singa gurun tengah membayangkan, jika 400 anak buahnya bertempur, belum tentu mereka bisa membunuh, semua yang ada di tendanya, mungkin jika Ergun yakin pasti tewas, tapi orang daratan tengah ini belum tentu, apalagi sepertinya kakek bermata biru itu menurut kepada pemuda yang berbicara padanya.


Pasti kepandaian pemuda itu bisa lebih tinggi, setidaknya seimbang dengan sang kakek, belum lagi wanita yang masih berdiri dengan pedang menempel di leher ular gurun.


Singa gurun menarik napas dalam dalam, lalu berkata.


"Sarungkan golokmu !" ular gurun mendengar perkataan pemimpinnya kemudian menyarungkan golok besar yang tadi ia keluarkan.


Han Ciu melihat hal itu lalu memberi isyarat kepada Zhain Li Er.


Li Er dengan pedang masih berada di tangan berjalan kembali ke tempat Han Ciu.


"Jadi sekarang apa yang tuan inginkan ?" kali ini suara dari singa gurun terdengar tidak sekeras tadi.


"Khan yang agung !" jika ingin berperang jangan memaksakan kehendak, ajaklah yang mau, tapi jangan menghabisi yang tidak mau," ucap Han Ciu.


"Apa maksud tuan ?" Singa gurun berkata.


"Bebaskan suku utara untuk menentukan pilhannya sendiri," ucap Han Ciu sambil menatap tajam ke arah Singa gurun.


Singa gurun setelah diam agak lama, akhirnya mengangguk.


"Baik, tapi tuan harus bertanggung jawab atas kematian anak buahku," ucap Singa gurun.


Han Ciu mengerutkan kening, wajahnya berubah.


"Apa kau ada hubungan dengan tuan Xiang Yu ?" sebab omonganmumu mulai membuatku kesal." Iblis biru menatap tajam ke arah Singa gurun.


"Aku tak kenal dengan orang yang kau sebut."


Whuut ..!


Iblis biru bergerak sangat cepat, dengan tangan kanan menghantam ke arah kepala Singa gurun.


Dhuuar !


Han Ciu yang sudah mencium gelagat tidak beres dengan lblis biru, langsung menangkis pukulan lblis biru.


Singa gurun terpental akibat hawa tenaga dalam, yang bertemu di samping kepala.


Ular gurun terkejut saat melihat Iblis biru menyerang pemimpinnya.


Golok besar yang tadi telah di sarungkan, di cabut lalu di sabetkan kearah lblis biru, tapi sabetan golok ular gurun malah menghantam leher Han Ciu, yang datang menangkis pukulan lblis biru.


Bhuk !


Golok besar yang mengenai leher Han Ciu, mental, karna Han Ciu sudah mengerahkan tenaga dalam Jubah emas tahap ke tiga, tubuh emas.

__ADS_1


Ular gurun langsung mundur, wajahnya pucat begitu pula dengan Singa gurun yang mundur menjauh, melihat leher Han Ciu yang seperti berubah menjadi kuning emas ketika terkena hantaman golok Ular gunung.


Zhain Li Er bergerak pedangnya hendak menebas ke arah kepala Ular gurun..


"Tahan Li Er, jangan bunuh !" ucap Han Ciu kencang.


Sementara itu, derap langkah para pasukan Singa gurun terdengar mendekati tenda tempat pemimpin mereka karna mendengar suara teriakan Han Ciu.


Dua orang menerobos masuk, sambil membawa masing masing sebuah golok.


"Tahaaan !" jangan ada yang menyerang," teriak Singa gurun, wajah Khan yang masih berada di bawah dan berusaha bangkit berdiri terlihat pucat, melihat anak buahnya masuk sambil membawa golok.


Sedangkan Han Ciu yang tangannya masih menempel dengan Iblis biru mendengus.


"Apa paman sudah lupa dengan perjanjian kita ?"


Iblis biru mendengus mendengar perkataan Han Ciu.


"Dia bukan teman tuan Xiang Yu, serta sudah membuatku kesal, jadi mari kita habisi saja mereka semua disini, kenapa kau tolong ?"


"Ini urusanku, dengan Khan Singa gurun, paman tak usah ikut campur," ucap Han Ciu sambil menatap tajam.


Phuuih !


"Apa kau takut, karna jumlah mereka yang banyak ?" Iblis biru berkata sambil membalas tatapan Han Ciu.


"Lebih baik kau bicara hati hati pak tua, aku tak menyuruh mu untuk ikut rombonganku, kau pikir aku takut padamu ?"


Mendengar perkataan Han Ciu, lblis biru diam lalu perlahan tangannya yang menempel dengan tangan Han Ciu terlepas.


Sambil gelengkan kepala kakek itu berkata kepada Han Ciu.


"Suka suka kau saja lah," ucap Iblis biru sambil berjalan, ketika lewat di samping Ular gurun, Iblis biru menatap tajam.


Lalu menyambar golok yang yang masih di pegang oleh ular gurun.


"Kau sebaiknya mengganti senjatamu, jangan dari kayu. ucap Iblis biru


Sambil meremas golok ular gurun hingga hancur berkeping keping


Lalu lblis biru keluar dari tenda.


"Mau kemana ?" tanya Han Ciu


"Cari angin, biar ga kesal" jawab lblis biru.


Ular gurun menatap golok yang sudah ia anggap pusaka, hancur berkeping keping dalam sekali remas, sedangkan dua orang yang baru masuk langsung memberi jalan kepada Iblis biru yang hendak keluar tenda.


Sementara itu, Singa gurun dengan kdua tangan memegangi kepala seperti sedang memeriksa, apa kepalanya masih utuh, matanya masih seperti tak percaya melihat golok Ular gurun.

__ADS_1


"Golok sekali remas seperti tahu, jika tadi pukulan kakek aneh tak di tangkis oleh pemuda itu, entah jadi apa kepalaku ini"


__ADS_2