Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 136 Rencana Masuk Ke Dalam Bukit Serigala.


__ADS_3

Pedang api sama sekali tak menyangka bahwa pemuda yang baru saja dilawannya adalah Cengcu perkampungan selaksa pedang, sekaligus atasan dari sahabatnya Pedang langit.


Melihat pedang api hanya bengong dan tampak melamun mendengar perkataannya, lblis biru mengerutkan kening, lalu bertanya kepada Pedang api.


“Apa kau tak percaya dengan perkataanku ?” sambil menatap tajam ke arah Pedang api.


Pedang api sadar dari lamunannya, dan menjawab, “aku percaya dengan perkataan sahabat lblis biru,” ucap Pedang api.


Hanya saja aku sama sekali tidak menyangka dan sepertinya sudah banyak perubahan yang terjadi, aku sendiri setelah turun dari pertapaan, langsung bertemu dengan siluman gagak jadi tak mengetahui perkembangan yang terjadi di dunia persilatan, hanya tau tentang bukit serigala saja.


Ha Ha Ha


“Kau seperti katak dalam tempurung,” iblis biru berkata sambil tertawa.


Obrolan mereka terhenti ketika mendengar suara jeritan, lolongan suara serigala saling bersahutan, seperti sebuah teriakan kemenangan dari para serigala – serigala penghuni bukit serigala yang di keramatkan oleh penduduk Liaoxi


Han Ciu serta yang lain melihat, satu persatu mayat anggota sekte gagak hitam di seret oleh serigala – serigala itu dibawa masuk ke dalam goa yang banyak terdapat di daerah sekitar bukit.


Tak lama kemudian suasana menjadi hening, tak ada mayat tersisa bahkan tulang maupun darah seperti lenyap di telan bumi.


Sedangkan Fang ji bersama dengan 2 serigala yang mirip dengannya tengah bercengkerama, seolah mereka sedang asyik bercerita tentang keadaan masing – masing.


Hari mulai menjelang malam, suasana di tengah lapang terlihat sunyi.


“Talaba !”coba kau cari goa yang agak besar untuk kita menginap malam ini, dan cari kayu bakar untuk menghangatkan badan.”


“Baik ketua,” ucap Talaba, sambil beranjak pergi.


Setelah Talaba pergi, Zhain Li Er serta Racun cilik mendekati Han Ciu.


“Kalian berdua tidak apa apa ?” tanya Han Ciu, kedua gadis itu tersenyum, kami berdua baik – baik saja kakak Han, ucap Racun cilik, lalu keduanya duduk di dekat Han Ciu sambil menatap ke arah Pedang api.


“Kenapa masih tersisa satu, apa tidak di bunuh saja sekalian,” Zhain Li Er berkata kepada Han Ciu.


Pedang api mendengar perkataan Zhain Li Er langsung melirik ke arah gadis itu, begitu pula dengan lblis biru.


“Mulutmu semakin lama semakin kurang ajar saja !” lblis biru berkata sambil melotot ke arah Zhain Li Er.


“Apa aku salah bicara, bukankah dia bersama rombongan musuh ?” Zhain Li Er berkata menjawab perkataan lblis biru.


“Dia sudah tobat kampreet” lblis biru berkata sambil melotot ke arah Zhain Li Er.


“Apa kau bilang, kau sebut aku apa ?” Zhain Li Er berkata sambil berdiri.


Iblis biru ketika melihat Zhain Li Er berdiri, wajahnya berubah, ketika kakek bermata biru itu hendak berdiri.


Han Ciu lebih dulu berkata dengan suara berat dan dingin.


“Li Er, jika kau masih saja bicara seenaknya, setelah Talaba datang kau pergi bersama Talaba dan tunggu kami di kota Liaoxi.”


Zhain Li Er mendengar suara dingin Han Ciu langsung diam tak bicara.


Sementara lblis biru mendengus, hatinya merasa puas melihat gadis itu di beri peringatan oleh Han Ciu.


Mendengar lblis biru dan wanita yang berada di samping Han Ciu beradu omong, Pedang api menarik napas panjang.


“Nona, aku sudah menyadari kesalahanku dan tak akan mengulangi perbuatanku seperti apa yang tadi nona lihat, jika Cengcu berkenan aku akan mengabdi di bawah Cengcu dan bergabung dengan perkampungan selaksa pedang,” ucap Pedang api.


Mendengar perkataan Pedang api, Zhain Li Er diam tapi tak lama kemudian tersenyum, “maaf kan aku paman, aku tidak tahu bahwa paman akan bergabung dengan kakak Han,” ucap Zhain Li Er.


“Bagaimana Cengcu, dengan permohonanku yang tulus ini ?”

__ADS_1


Han Ciu tersenyum mendengar perkataan Pedang api, tak ada kata terlambat untuk seseorang jika ingin memperbaiki diri paman, jika paman benar akan bergabung dengan selaksa Pedang, aku akan senang hati menerima paman,” Han Ciu berkata sambil tersenyum.


Mendengar perkataan Han Ciu, Pedang api merasa terharu, lalu bersujud sebagai tanda sumpah setia, tapi Han Ciu menggerakkan tangan sehingga Pedang api, tubuhnya langsung terangkat kembali.


“Sudahlah paman, paman tak usah banyak peradaban denganku,” Han Ciu berkata.


“Tapi sepulang dari bukit serigala ini, aku akan membubarkan perkampungan selaksa pedang paman,”


Pedang api serta lblis biru terkejut mendengar perkataan Han Ciu.


Kenapa di bubarkan Cengcu, perkampungan selaksa pedang sudah mempunyai pamor yang sangat di takuti oleh dunia persilatan,” Pedang api berkata, sedangkan lblis biru mengangguk mendengar perkataan Pedang api.


“Aku dan paman pedang langit mempunyai rencana, perkampungan selaksa pedang akan berubah menjadi perguruan dan akan kami buat di segani di dunia persilatan,”


“Rencana yang bagus ketua, rencana yang bagus,” pedang api berkata, wajah kakek berpakaian merah itu tampak gembira sekali mendengar perkataan, Han Ciu.


Ketika tengah asyik bercakap cakap, Talaba datang memberitahu bahwa ia telah menemukan gua yang lumayan besar dan bersih untuk mereka bermalam.


Mereka kemudian pindah ke dalam gua, sedangkan Han Ciu yang melihat Fang Ji masih bercengkerama dengan kedua serigala besar yang menurut Han Ciu adalah raja dan ratu Serigala ibu bapak Fang Ji, membiarkan Fang ji untuk lebih mengenal dengan lingkungannya.


Di dalam goa, api unggun yang di buat Talaba membuat suasana goa menjadi hangat, perbekalan arak serta daging kering yang masih tersisa membuat suasana di dalam goa menjadi ceria.


“Apa langkah selanjutnya yang akan kau lakukan anak muda ?” lblis biru bertanya kepada Han Ciu.


“Aku akan masuk ke dalam bukit serigala untuk mencari kebenaran cerita dari yang tadi kita dengar dari paman pedang api,” Han Ciu menjawab pertanyaan lblis biru.


Iblis biru mengangguk mendengar perkataan Han Ciu, “kau akan berangkat ke dalam bersama dengan siapa ?”


“Aku akan ke dalam seorang diri paman,” Zhain Li Er yang mendengar perkataan Han Ciu langsung memotong perkataan suaminya.


“kakak, biar kami temani ke dalam, jadi kita bisa saling jaga jika ada bahaya,”


“Tidak apa, aku akan masuk sendiri, kalian tunggu aku saja keluar dari dalam goa.”


“Tapi .. Tapi,” Zhain Li Er kemudian diam setelah Han Ciu menatap tajam gadis itu.


“Keputusan sudah diambil, kita turuti” ucap lblis biru.


“aku liat kau ahli racun, tetapi kepandaian silatmu tak sebanding dengan keahlian yang kau miliki, sambil menunggu suami mu memeriksa bukit serigala ini, jika kau mau, aku akan memberikan pelajaran silat untukmu, tapi itu jika kau mau, bagaimana ?” lblis biru berkata sambil menatap ke arah Racun cilik.


Racun Cilik tak menjawab, tapi malah melihat ke arah Han Ciu.


Han Ciu tersenyum sambil mengangguk, “ucapkan terima kasih kepada paman lblis biru,” ucap Han Ciu.


Mendengar perkataan Han Ciu, Racun Cilik sangat senang, kemudian memberi hormat kepada lblis biru.


“Aku beri kau pelajaran silat supaya kau tidak di tindas oleh cici kampret mu itu,” ucap lblis biru.


“Apa kau bilang, katakan sekali lagi !” kau pikir aku takut padamu paman busuk,” Zhain Li Er berkata dengan nada tinggi.


“Eh, kau sebut apa tadi Kampret ?” aku sebut kau paman busuk,”


Ha Ha Ha


“Baik, kau boleh panggil aku paman busuk, jadi aku bisa sebut kau gadis kampret,” “baik aku setuju paman busuk,” Zhain Li Er membalas perkataan lblis biru, “tak jadi masalah gadis kampret,” lblis biru menjawab, tapi setelah itu keduanya malah tertawa mendengar sebutan masing – masing, Han Ciu hanya gelengkan kepala sambil tersenyum mendengar perkataan mereka berdua.


“Aku akan melatihmu ilmu pedang jika kau mau, sebab aku lihat kau mahir dengan panah, tapi ilmu silat jarak dekat kau belum menguasai,” Pedang api berkata sambil menatap ke arah Talaba, Han Ciu yang mendengar perkataan Pedang api sangat senang, “ucapkan terima kasih kepada paman Pedang api.”


Talaba tanpa ragu langsung mengucapkan terima kasih sambil bersujud di depan Pedang api, karna memang itu yang ia impikan dari dulu, menjadi seorang pendekar, karna di suku utara tidak ada orang yang mempunyai kepandaian tinggi serta mampu membimbingnya dalam ilmu silat.


Setelah terjadi kesepakatan diantara mereka, suasana di dalam goa tambah ceria, malam itu.

__ADS_1


Suasana menjadi tambah akrab diantara mereka, tanpa terasa malam telah berlalu, dan hari berganti pagi, Talaba hingga pagi hari berjaga di pintu goa, untuk memastikan tidak ada bahaya yang mengancam.


Pagi itu Han Ciu berkata kepada mereka semua bahwa ia akan masuk ke dalam bukit Serigala untuk mencari tahu rahasia apa yang terkandung di dalamnya.


Maaf ketua, sebelum masuk ke dalam bukit serigala, ketua lebih baik pikirkan dulu cara bagus untuk masuk ke dalam, karna setahu aku, masuk ke dalam tidak mudah, karna serigala – serigala penghuni bukit ini belum tentu mengizinkan.


“Bukankah ada Fang ji ?” ucap Zhain Li Er.


“Aku sangsi, sebab dulu mereka bilang Fang ji mereka culik, supaya kedua raja dan ratu serigala keluar, tapi ternyata mereka berdua seperti tak peduli dan tetap menjaga tempat ini,” ucap Pedang api.


Terima kasih atas pemberitahuan paman, tapi biar bagaimanapun aku tetap akan masuk ke dalam bukit serigala.


“Apa benar kau tak butuh bantuan kami ?” lblis biru berkata, ada nada sedih dari nada suara kakek itu, karna setelah jalan melewati suka duka bersama, ada semacam ikatan batin antara mereka, lblis biru juga mulai suka dengan sipat dan kepribadian Han Ciu selama mereka jalan bersama.


“Paman tenang saja, aku akan berhati hati,” ucap Han Ciu sambil tersenyum.


“Baik jika memang itu keputusanmu, tapi kami akan mengantar kau sampai di depan goa pintu masuk ke dalam bukit Serigala, dan kau tak bisa menolak itu,” Han Ciu mengangguk mendengar perkataan lblis biru.


Setelah menyiapkan bekal untuk keperluan setelah berada di dalam bukit.


Han Ciu di antar oleh kedua istri, dua anak buah serta satu sahabat bergerak ke arah goa tempat pintu masuk bukit Serigala, yang tak jauh dari tempat mereka berada.


Setelah sampai di depan goa yang terletak di bawah bukit yang di sebut bukit keramat oleh penduduk kota Liaoxi.


Han Ciu masuk, tapi langkahnya langsung terhenti setelah melihat, puluhan bahkan ratusan pasang mata, bercahaya menyorot tajam dari kegelapan dari dalam goa.


Saat kaki Han Ciu mulai melangkah, suara geraman terdengar dari dalam goa.


Tak lama kemudian keluar tiga ekor Serigala besar berwarna abu menghadang Han Ciu yang hendak masuk ke dalam goa.


Dua ekor serigala terbesar, menggeram sambil siap menyerang Han Ciu.


Gggrrrrr .. Gggrrrrr


Fang Ji lari ke arah Han Ciu kemudian berbalik seperti melindungi, dari mulut serigala muda itu terdengar suara yang sama. Suara geraman marah, matanya menyorot tajam ke arah Raja dan ratu serigala yang merupakan kedua orang tuanya.


Melihat Fang ji malah berbalik menentang mereka, geraman marah dan gusar semakin keras terdengar dari kedua serigala itu, kali ini di barengi oleh geraman suara dari puluhan serigala di belakang raja dan ratu Serigala.


Mata mereka saling tatap, tiba – tiba Fang ji berbalik ke arah Han Ciu seperti mengendus endus sesuatu yang berada di dalam baju Han Ciu.


Han Ciu termenung melihat sikap Fang Ji, tiba – tiba Han Ciu teringat akan mustika taring serigala yang berada di dalam saku baju pemberian kakek serigala sebelum tewas.


Han Ciu mengeluarkan kalung mustika taring serigala.


Lalu tali kalung di genggam sementara, liontin yang merupakan mustika taring serigala bergoyang – goyang.


Suatu keajaiban terjadi, setelah Han Ciu mengeluarkan mustika taring Serigala.


Auuung .. Auuung ..Auuung


Fang ji melolong panjang, kemudian lolongan panjang Fang ji di ikuti oleh lolongan kedua ibu bapak Fang Ji, di ikuti oleh Serigala lain, kemudian kedua raja dan ratu serigala berjalan ke arah Han Ciu.


Kedua kaki depan mereka menekuk seperti sedang memberi hormat, di ikuti oleh puluhan serigala lain, menuruti apa yang di lakukan oleh pemimpin mereka terhadap Han Ciu.


Lalu serigala - serigala itu seperti memberi jalan kepada Han Ciu, untuk masuk ke dalam goa


Han Ciu masuk ke dalam goa bersama dengan Fang Ji.


Iblis biru yang melihat kejadian itu tersenyum.


“Akhirnya rahasia bukit ini terpecahkan.”

__ADS_1


__ADS_2