Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 86 Pertarungan Zhain li er


__ADS_3

Pintu masuk goa tidak terlalu besar, tapi cukup jika dua orang masuk dan jalan bersama.


Zhain li er berjalan di depan, sedangkan Han ciu bersama Racun cilik di belakang Li er.


Perlahan mereka masuk ke dalam goa, markas pusat perguruan Beruang hitam.


Li er ketika berjalan di depan mendengar suara mendesing, gadis itu lalu berteriak kencang.


"Awas senjata rahasia."


Shing..Shing !


Puluhan tombak dan panah melesat dari arah depan, meluncur dengan sangat cepat.


Li er mencabut pedang angin, lalu mengibas sambil mengindari tombak yang menyerang tubuhnya.


Trang..Trang !


Han ciu bergerak dan melindungi Racun cilik.


Han ciu menyambar sebuah tombak pendek dan memutar tombak, sementara tangan kiri terkadang mengeluarkan jurus pedang hampa.


Secara tak sengaja Li er menginjak alat rahasia di dalam jalan masuk goa, sehingga mereka di serang oleh puluhan tombak dan panah.


Setelah berbelok, rombongan Han ciu sampai di dalam goa yang memiliki ruangan luas, kursi dan meja ada di ruangan yang luas ini.


Di dalam ruangan sudah bersiap pria paruh baya yang di kawal oleh dua orang pria tua dan 10 orang berpakaiam hitam.


Beruang hitam, wakil ketua dan tetua bagian hukum perguruan Beruang hitam, ketika alat rahasia yang terdapat di jalan masuk goa berbunyi dan memberi tanda kepada mereka yang berada di dalam.


Mereka langsung berkumpul di ruangan tengah.


"Tak kusangka tamu yang datang masih berusia muda."


Pria yang mukanya berbulu, tangan, kaki dan dada mempunyai bulu yang lebat dengan kulit tubuh agak hitam, dan bentuk kepala bulat lonjong seperti bentuk kepala beruang.


Setelah berkata, pria itu menatap tajam ke arah Han ciu.


"Aku ngin bertemu dengan ketua perguruan beruang hitam." Han ciu membalas perkataan Beruang hitam.


"Kau sedang berbicara dengannya anak muda."


"Sudah kuduga pasti kau orangnya."


ucap Han ciu.


"Malam malam menerobos Perguruan beruang hitam, rupanya kau ingin cari mati."


"Kau mungkin bisa menyelinap dan menerobos masuk ke dalam goa, tapi jika murid perguruan hitam tahu lalu masuk dan menutup pintu goa, apa kau pikir bisa keluar dari sini dengan selamat ?"


"Kau pikirkan saja keselamatanmu, tak usah kau pikirkan keselamatan orang lain."


Ucap Han ciu dengan nada sinis


"Anak buahmu besok pagi baru bangun dan lihat bahwa ketuanya tewas, dan saat itu juga akan kuhapus perguruan beruang hitam dari dunia persilatan."


Mendengar perkataan Han ciu, Beruang hitam memberi isyarat tangan kepada sepuluh orang anak buahnya yang berpakian hitam.


"Buktikan ucapanmu anak muda !"


Sepuluh orang berpakaian hitam mengeluarkan tongkat pendek yang ujungnya di beri cakar seperti cakar beruang.


Li er yang masih memegang pedang angin, berbisik.


"Biar aku yang menghabisi mereka."

__ADS_1


Han ciu mengangguk mendengar bisikan Li er.


Zhain li er melesat ke arah sepuluh orang anak buah pilihan Beruang hitam sambil memutar pedang angin.


Sementara itu Han ciu juga bersiap untuk melindungi Li er jika situasinya dalam bahaya.


Dengan jurus Bidadari angin, Zhain li er menunduk ketika sebuah tongkat menyabet kepalanya.


Sambil menunduk Pedang angin menyambar perut salah seroang anak buah Beruang hitam yang berada pealing depan.


Craash..Aaarrggh !


Orang itu setelah berteriak langsung rubuh.


karna perutnya sobek dan hampir putus oleh sabetan pedang angin Zhain li er.


Setelah menyobek perut musuhnya, Zhain li er berputar lalu kakinya menyambar kaki anak buah beruang hitam.


Plaak !


Kaki beradu dengan kaki, anak buah Beruang hitam terhuyung huyung sambil mundur, tak kuat menerima tendangan Zhain li er.


Melihat musuhnya terhuyung, gadis itu lalu melesat dan pedang angin menyabet menyilang ke dada anak buah Beruang hitam.


Salah seorang kawannya berusaha membantu dengan menyabetkan tongkat ke arah pinggang Li er, tapi terlambat, kecepatan Li er bukan lawan mereka.


Sebelum tongkat cakar beruang sampai, tubuh Li er sudah berada di depan orang yang sedang terhuyung huyung.


Craash !


Dada anak buah Beruang hitam langsung sobek.


Jatuh ke lantai goa dan tewas seketika.


Zhain li er terus mengamuk.


Satu persatu yang berada di dekat Li er terus ia buru, anak buah yang tersisa akhirnya hanya bisa mundur dan berputar, melindungi satu sama lain.


Suara mencicit kadang gemuruh keluar dari badan pedang angin yang berlubang di tengahnya.


Suara suara itu juga memecah kosentrasi dari anak buah Beruang hitam.


Han ciu menganggukan kepala, ia senang melihat kehebatan Li er, dan Han ciu juga tahu ilmu meringankan tubuhnya masih kalah setengah tingkat oleh Zhain li er, tapi Han ciu unggul di tenaga dalam, jadi mereka bisa berimbang.


Tapi dalam hal jurus dan ilmu pukulan, Zhain li er masih jauh di bawah Han ciu.


Setelah dua orang ikut tewas terkena sabetan pedang angin, kini yang tersisa 6 orang anak buah perguruan Beruang hitam.


Wajah beruang hitam terlihat dingin, tangannya mengepal kencang melihat satu persatu anak buahnya tewas.


"Gadis itu sangat hebat, ilmu meringankan tubuh gadis itu sukar di percaya, sekali gerak sudah jauh berada di depan." ucap Beruang hitam dalam hati.


6 orang anak buah Beruang hitam yang tersisa mengurung Li er, mereka juga merasa ngeri dengan kecepatan gerak Li er, tak butuh waktu lama 4 orang kawan mereka tewas.


ke 6 orang anak buah Beruang hitam mengurung Li er, dan berusaha mempersempit ruang gerak gadis itu, sehingga mereka tidak hanya bertahan, tapi bisa juga balik menyerang.


Anak buah Beruang hitam berputar, tongkat cakar beruang bergantian menyambar tubuh Zhain li er.


Pedang angin menangkis serangan tongkat dan sesekali balas menyerang.


Tubuh Li er seperti terkurung dan susah untuk bergerak cepat.


Kali ini tangan kiri Li er terkepal, jurus jurus tinju yang ia pelajari mulai keluar.


Tinju petir adalah jurus tinju andalan Iblis seribu wajah yang sudah di turunkan kepada Li er.

__ADS_1


Li er jarang pake jurus ini karena memang jurus tinju petir oleh kakeknya sudah di pesan jangan pakai sembarangan.


Angin tinju terasa panas di kulit, belum lagi hawa tenaga dalam yang di alirkan untuk bisa menimbulkan ledakan, itulah kenapa disebut jurus tinju petir.


Zhain li er berputar di tengah di tengah kepungan ketika ke enam orang anak buah beruang hitam menyerang bersama sama.


Trang..trang..trang !


Tongkat cakar beruang berbenturan dengan pedang angin.


Dua tongkat cakar beruang putus terkena sabetan pedang angin.


Salah seorang pemilik senjata kaget dan mundur, Li er tidak diam, ia langsung memburu, tangan kiri Li er langsung meninju perut salah seorang yang senjatanya terpotong.


Dhuaar !


Anak buah beruang hitam terlempar setelah perutnya terkena tinju Li er.


Isi perut hancur dan disekitar perut yang terkena tinju Zhain Li er ada bekas terbakar.


Li er setelah berhasil menewaskan salah seorang pengepungnya semakin bersemangat.


Ruang geraknya semakin terbuka dan semakin bebas bergerak.


Pedang angin bergerak semakin ganas dan cepat di barengi dengan tinju petir.


Lima orang anak buah beruang hitam, setelah kehilangan satu orang lagi, serangan serangan mereka semakin lama semakin berkurang, sedangkan Li er semakin gencar menyerang kelima orang anak buah beruang hitam yang teus mundur, jarak antar mereka semakin jauh sehingga susah bagi mereka untuk melindungi kawan, jika di serang oleh Zhain li er.


Zhain li er selalu menyerang yang terdekat dan serangan cepatnya sangat di takuti oleh anak buah beruang hitam.


Li er berhasil menangkis serangan yang mengarah pinggang.


Lalu gadis itu memutar tubuhnya dan pedang angin, menebas leher orang yang menyerang pinggang.


Craaash !


Kepala anak buah beruang hitam langsung putus.


Li er setelah berhasil, terus memburu 4 orang yang tersisa dah sudah tak mempunyai semangat bertarung.


Pedang angin dan tinju petir milik Li er semakin ganas. semakin lama semakin cepat,


Satu persatu anak buah beruang hitam berguguran.


Hingga tersisa yang di buru dan menghindar ke arah beruang hitam untuk meminta perlindungan.


Beruang hitam menghantamkan tangannya ke arah dada, Li er yang melihat angin pukulan menyambar, loncat sambil melentingkan tubuhnya ke atas, lalu sampai di belakang anak buah beruang hitam, pedang dewa angin di tancapkan ke punggung anak buah beruang hitam, hingga tembus sampai dada.


Jleeeb !


Tubuh orang berpakaian hitam langsung rubuh setelah Li er menarik pedang angin dari punggungnya.


Li er lompat mundur.


Han ciu tersenyum melihat Li er berhasil menghabisi 10 anak buah beruang hitam.


Apalagi setelah melihat gadis itu tertawa sambil melambaikan tangan ke arahnya.


Li er memang hebat, jurus pedang dan jurus tinjunya saling isi.


Tapi kekurangan gadis itu hanya satu.


ucap Han ciu dalam hati sambil tersenyum balas melambaikan tangan ke arah Li er


"Gadis itu stres."

__ADS_1


__ADS_2