Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 133 Musuh Utama Menghadang.


__ADS_3

Iblis biru setelah menghabisi musuh yang berada di atas bukit kemudian melesat turun menghampiri Han Ciu.


Melihat Han Ciu tengah memegang seekor gagak hitam yang telah tewas, lblis biru berkata.


“Rupanya kau sudah tahu dalang dari orang yang menyergap kita.”


Han Ciu mengangguk mendengar perkataan lblis biru, kemudian berkata.


“Rupanya tujuan kita dengan sekte gagak hitam sama, atau memang mereka sudah tahu kalau kita akan menuju bukit serigala ?” ucap Han Ciu.


“Tak peduli mau sama atau tidak mereka sudah membuatku kesal, mari kita bergerak ke bukit serigala.


“Menurut para penyerang yang berada diatas bukit ternyata benar saja dugaan kita selama ini pimpinan mereka adalah Siluman gagak.” Iblis biru berkata.


“Tidak salah lagi paman, melihat burung – burung gagak yang selalu mengikuti perjalanan kita.” Han Ciu membalas perkataan lblis biru.


“Mari kita ke bukit serigala, menurut keterangan anak buahnya ketua mereka sudah berada di sana,” ucap lblis biru sambil mendengus.


Han Ciu mengangguk mendengar perkataan Iblis biru, setelah memberi isyarat tangan kepada Talaba yang berada di lereng bukit, Han Ciu bersama rombongan lalu meneruskan perjalanan kembali bersama rombongan menuju bukit Serigala yang sudah tak jauh lagi.


Kali ini Han Ciu beserta rombongan lebih waspada untuk meng antisipasi serangan dadakan dari orang – orang sekte gagak hitam.


Setelah melewati jalan yang di apit oleh dua buah bukit mereka sampai di sebuah lapang yang luas, tapi di tengah lapang telah berdiri ratusan orang berpakaian hitam yang di pimpin oleh seorang kakek yang berwajah hitam, dengan bola mata besar seperti melotot dengan bentuk hidung serta mulut yang agak mirip dengan paruh burung gagak, di samping kakek berwajah hitam itu ada seorang kakek berpakaian merah dengan pedang di punggungnya, sementara itu di sekitar bukit di belakang mereka tampak puluhan burung gagak bertengger di batu – batu sambil sesekali berkaokan.


Iblis biru mendengus melihat musuh menghadang, begitu pula Han Ciu, mereka lalu bergerak menghampiri rombongan sekte gagak hitam.


Terdengar suara geraman dari mulut Fang ji yang menandakan serigala itu juga gusar melihat musuh ada di depan mata.


Sambil berjalan mendekati siluman gagak Han ciu berbisik kepada Zhain Li Er, “jika terjadi pertempuran sebisa mungkin kau lindungi adik Zee !” ucap Han Ciu.


Zhain Li Er mengangguk mendengar perkataan Han Ciu, “adik Zee juga jangan terlalu jauh dengan cici mu !” Han Ciu kembali berbisik, Zee ln Biauw mengangguk mendengar perkataan suaminya.


Han Ciu, iblis biru, Zhain Li Er serta Racun cilik sampai di depan rombongan sekte gagak hitam yang di pimpin oleh ketuanya yang ternyata adalah siluman gagak.


Siluman gagak menatap tajam ke arah Han Ciu serta lblis biru, kemudian berkata.


“Aku akan melupakan semua yang terjadi, serta tak akan memperpanjang masalah kematian pembantu – pembantu pilihanku jika kalian kembali sekarang juga.”


Ha ha ha


“Sejak kapan tempat ini menjadi milikmu? Iblis biru berkata.


“Tempatmu adalah di Yunzhong bukan disini,” lblis biru berkata sambil mendengus.


“Iblis biru, lama tak jumpa ?” ucap kakek berpakaian merah yang berada di samping siluman gagak.

__ADS_1


Iblis biru mengerutkan kening mendengar perkataan kakek berpakaian merah yang tengah menatapnya.


“Siapa kau, apa aku mengenalmu ?” tanya lblis biru sambil menatap tajam ke arah kakek berpakaian merah.


“Aku pedang api apa kau lupa ?” ucap kakek berpakaian merah sambil menatap tajam ke arah lblis biru.


Iblis biru tampak termenung mendengar perkataan kakek yang tampak se umuran dengannya.


.


Pedang api .. Pedang api, lblis biru tampak seperti sedang merenung sambil menyebut gelar kakek itu, tak lama kemudian tampak senyum tergambar di wajahnya.


“Rupanya kau salah satu dari legenda pedang selain Pedang langit.” Ucap lblis biru.


Pedang api tersenyum mendengar perkataan dari lblis biru.


“Rupanya kau masih ingat denganku”


“Aku memang ingat dengan namamu, tapi setahu aku kau orang baik – baik, lantas kenapa kau bisa bersama dengan begundal macam siluman gagak, yang hidupnya hanya bisa mengacau dan ikut campur urusan orang ?”


“Tutup mulutmu,” siluman gagak berkata saat mendengar perkataan dari lblis biru.


“Kenapa kau kesal mendengar perkataanku !” jika kau merasa tidak seperti apa yang ku katakan, kenapa harus seperti kebakaran jenggot saja sikapmu itu,” ucap lblis biru sambil mendengus dan menatap tajam ke arah Siluman gagak.


“Bangsaat !” mulut mu dari dulu tak pernah berubah selalu saja busuk, siluman gagak berkata.


Ha Ha Ha


“Apa aku tidak salah dengar !” setahu aku yang mulutnya berbau busuk itu adalah seekor gagak, karna ia selalu makan bangkai.


Siluman gagak tak bisa lagi mengendalikan hawa amarahnya, kepalanya seperti hendak meledak mendengar perkataan lblis biru yang mengejeknya


Kakek berpakaian hitam itu kemudian melesat, ketika menyerang lblis biru, kedua tangannya sudah memegang dua buah sabit kembar yang ber gagang pendek.


Kedua sabit hitam menyambar ke arah kepala lblis biru, sedangkan Pedang api mundur setelah melihat siluman gagak menyerang lblis biru, tetapi mata Pedang api tak pernah lepas dari gerak gerik Han Ciu.


Iblis biru bergerak mundur, sambil menghindari salah satu arit yang menyambar kepalanya.


Kemudian tangan lblis biru mendorong. Tangan kanan yang mengandung pukulan telapak es, melesat menghantam ke arah Siluman gagak, sementara tangan kiri siap dengan pukulan titik beku jika ada kesempatan.


Siluman gagak melesat seperti terbang, menghindari serangan telapak es yang di keluarkan lblis biru.


Iblis biru tersenyum melihat Siluman gagak melesat ke atas.


Sambil tersenyum, iblis biru berkata dalam hati, jika kau turun akan ku hantam kau dengan pukulan titik beku.

__ADS_1


Tapi wajah iblis biru berubah, saat melihat kedua tangan siluman gagak terbentang, dan terdapat sayap dari tangannya menyambung ke pinggang, tubuh Siluman gagak seperti melayang di udara, dengan menggerakkan kedua tangan membuka menutup, tubuhnya melayang mengikuti gerakan kedua tangan.


Seperti dua orang yang bertempur denganku di dalam hutan hitam, lblis biru berkata dalam hati.


Iblis biru menunduk, saat siluman gagak melayang dari atas lalu menyabetkan sabit.nya menyerang kepala iblis biru.


“Keparaat ! rupanya kegunaan pakaian itu adalah menahan supaya tubuhnya tidak gampang turun ke bawah, seolah tubuhnya seperti bisa terbang, lalu menyerang dari atas dengan leluasa.


Setelah mengetahui bahwa lawannya memiliki keuntungan bila menyerang dari atas, lblis biru semakin berhati hati menghadapi serangan siluman gagak.


Kemudian keduanya semakin hebat saling serang, mereka berdua mengeluarkan jurus – jurus andalan untuk saling menjatuhkan, keduanya bertempur sudah tidak saling menjajaki karna sudah mengetahui kemampuan masing – masing.


Siluman gagak dengan dua sabit kembarnya selalu menyambar ke arah kepala lblis biru.


Serangan sabit yang menyambar pinggang, saat lblis biru naik ke atas, salah satu sabit menyambar ke arah leher, membuat lblis biru melentingkan tubuhnya ke belakang.


Permainan sepasang sabit kembar Siluman gagak sangat ganas dan saling isi, lblis biru hanya bisa menghindar tanpa bisa balas menyerang Siluman gagak.


Kelemahan lblis biru yang tak pernah mempergunakan senjata sengaja di manfaatkan oleh lawan, belum lagi sabit yang berwarna hitam di pastikan mengandung racun, membuat lblis biru semakin berhati hati dalam menghadapi siluman gagak.


Han Ciu yang mengamati pertempuran antara lblis biru melawan Siluman gagak, menyadari kesulitan yang dialami oleh lblis biru, memang susah menghadapi senjata dengan tangan kosong, apalagi dalam hal kemampuan mereka seimbang, sehingga Siluman gagak yang menggunakan senjata berada setengah tingkat di atas kakek itu.


Sambil meluncur Siluman gagak melesat berputar menyambar ke arah dada Iblis biru, senjata sabitnya dengan ganas berusaha, menembus dada kakek bermata biru.


Han Ciu mendengus melihat lblis biru mulai terdesak oleh serangan – serangan siluman gagak.


Kedua sabit Siluman gagak bergerak mengincar kaki, sedangkan satu lagi menyambar ke arah perut, lblis biru mengangkat kaki kemudian tubuhnya bergerak mundur sambil melepaskan pukulan angin es kearah Siluman gagak, Siluman gagak melihat angin dingin menyerang tubuhnya lalu merapatkan tangan melesat ke atas setelah sampai di atas, tangannya terbentang, kedua sayap yang berada di tangan terbuka, tubuh siluman gagak seperti melayang, lalu kedua tangan dengan sabit melesat menyambar kepala lblis biru dari atas.


Iblis biru terkejut, wajahnya pucat melihat serangan siluman gagak, karna ia baru saja mundur sambil melepaskan pukulan angin es.


Ketika salah satu sabit menyambar ke arah kepala lblis biru, sebuah sinar merah yang sangat panas melesat menghantam ke arah sabit siluman gagak.


Traank !


Sabit siluman gagak terlempar dan jatuh ke tanah dalam keadaan sudah patah menjadi dua, akibat terkena hantaman sinar yang berwarna merah, yang ternyata adalah golok api.


Han Ciu tak mau menunggu setelah melihat lblis biru terdesak hebat, lalu menebaskan golok api yang membuat sabit siluman gagak patah.


Siluman gagak terkejut melihat sabitnya patah menjadi dua, kakek berpakaian hitam itu lalu mundur, kemudian menatap pemuda yang berdiri di depan lblis biru sambil memegang golok yang berwarna merah.


Pedang api juga terkejut dan tak menyangka serangan cepat Han Ciu, apalagi setelah melihat golok berwarna merah yang ada di tangan pemuda itu.


“Kenapa kau ikut campur urusanku, apa kau pikir aku tak mampu menghadapi gagak itu ?” lblis biru berkata sambil mendengus.


Han Ciu tanpa melihat, ketika mendengar perkataan lblis biru, dengan dingin menjawab.

__ADS_1


"Jika mampu kenapa lama"


__ADS_2