Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 54 Selir ke 2


__ADS_3

"Apa hamba boleh tahu isi surat dari tuan Liu bang," ucap bangsawan Kwe yang merasa penasaran apa tugas dari Liu bang untuk ponakannya.


Han ciu lalu memberikan surat yang tadi ia telah baca kepada bangsawan Kwe.


Setelah membaca, bangsawan Kwe lalu merobek robek surat dari Liu bang.


"Surat setelah di baca harus segera di hancurkan, takut ada mata mata, dan bisa kena jebak." Han ciu mengangguk mendengar perkataan dari bangsawan Kwe.


"Kongcu harus hati hati, tuan Fu su bukan seperti gubernur gubernur yang ada di kota kota lain."


"Tuan Fu su sebelumnya adalah seorang okpa ( bangsawan yang jago ilmu kepandaian ) dan dia orang yang banyak teman di dunia persilatan, Kongcu harus hati hati."


"Gubernur Qianzhong bukan orang yang mudah di taklukan dan gubernur Qianzhong adalah orang yang ikut berpartisipasi sewaktu menghancurkan kerajaan Qin bersama sama dengan tuan Liu bang dan Xiang yu."


"Kau harus memperhitungkan segala sesuatu dengan cermat, jika tidak maka tuan Liu bang akan terkena imbas darimu jika kau gegabah dan ketahuan siapa yang memerintahmu untuk membunuh gubernur Fu su."


"Terima kasih atas informasi yang bangsawan Kwe berikan, aku akan berhati hati."


"Apa Kongcu tau dimana kota Qianzhong ?"


Han ciu menggelengkan kepala mendengar perkataan dari bangsawan Kwe.


Hmm !


Qianzhong tidak jauh dari kota Nan, 2 hari perjalanan menunggang kuda sampai di kota Qianzhong.


"Mungkin besok atau lusa aku akan ke Qianzhong, urusan di Bunga naga ada Ahn nio yang mengatur."


"Aku ikut denganmu ?" ucap Sa sie hwa.


Han ciu mengerutkan kening mendengar perkataan Sa sie hwa, begitu pula bangsawan Kwe dan Ahn nio.


"Untuk apa kau ikut ?" Han ciu berkata kepada Sa sie hwa.


"Apa kau tahu jalan ke Qianzhong, aku tahu jalan ke kota itu, bahkan rumah gubernur Fu su aku juga tahu."


"Tentu saja kau tau, mungkin pernah kau satroni rumahnya," Han ciu berkata pelan begitu mendengar perkataan Sa sie hwa.


Gadis yang memang dari kecil di gembleng oleh maling sakti, mendengar apa yang di katakan Han ciu.


"Apa kau bilang ? coba katakan sekali lagi."


Han ciu diam, tak menjawab perkataan dari Sa sie hwa.


"Jika nona Sa ikut aku juga ikut," tiba tiba Ahn nio berkata.


Han ciu begitu mendengar perkataan dari Sa sie hwa dan Ahn nio, sambil berdiri lalu melihat ke arah kedua gadis itu lalu berkata.


"Ya sudah, kalian berdua saja yang pergi, biar aku yang tinggal di sini mengurus Bunga naga."


Setelah berkata, Han ciu berdiri lalu meninggalkan mereka bertiga yang tercengang melihat kepergian Han ciu.


Malamnya Han ciu tengah bercakap cakap dengan Ahn nio di tempat kediaman Han ciu.


"Han koko !" maaf tadi siang aku telah ikut bikin masalah."

__ADS_1


"Sudahlah tak usah di bahas lagi !" aku sebenarnya ingin memberitahu bangsawan Kwe tentang kelima orang anak buah lembah seribu bunga, tapi aku jadi malas bicara, karna selalu di sudutkan oleh keponakan bangsawan kwe yang bikin hatiku kesal."


"Adik juga tak menyangka bahwa uang yang di pakai membangun Bunga naga ternyata sebagian adalah uang milik nona Sa itu."


"Tapi apa benar Han koko tak kenal sebelumnya dengan nona Sa ?"


"Sebenarnya aku pernah beberapa kali bertemu dengan nona Sa di kota Jiu jiang dan ketika ikut kapal Sin ko ke kota Nan ini."


"Tapi tapi, kenapa Han koko waktu di ruangan depan bilang tidak kenal ?" ucap Ahn nio dengan nada heran.


"Ada satu dan lain hal yang buat aku mengatakan tidak waktu di ruangan depan itu"


Hmm !


"Sebuah rahasia !" apa adik tak pantas mendengar rahasia Han koko, setelah adik menjadi selir Han koko."


"Ahn moi kau harus mengerti, bukan maksudku menutupi sesuatu kepadamu, tapi memang aku tak bisa bercerita tentang diri sebenarnya tentang nona Sa kepada siapapun, karna aku telah berjanji kepadanya, tapi agaknya dia salah paham padaku."


Ketika mereka tengah bercakap cakap terdengar suara langkah kaki mendekatn lalu pintu rumah tempat Han ciu di ketuk.


Tok tok tok.


"Masuk saja tidak di kunci," ucap Han ciu.


"Ketua !" bangsawan Kwe dan keponakannya datang berkunjung," seorang pelayan berkata memberitahu Han ciu siapa yang datang."


"Suruh mereka masuk !"


Tak lama kemudian bangsawan Kwe dan Sa sie hwa masuk ke dalam rumah Han ciu.


Bangsawan Kwe tersenyum begitu melihat muda mudi itu keluar dari ruangan dalam.


"Rupanya nona Ahn juga berada di sini."


"Bangsawan Kwe, ada satu hal yang harus ku bahas dengan Han koko." Ahn nio membalas perkataan dari bangsawan Kwe.


Hmm !


"Apa yang bisa di bahas dari dalam kamar."


Suara ketus terdengar keluar dari bibir manis Sa sie hwa.


"Apa semua yang ku bahas bersama Han koko harus ku ceritakan kepadamu ?" nada Ahn nio mulai ketus membalas perkataan dari Sa sie hwa.


Chiis !


"Siapa yang sudi mendengarnya,"


"Lalu kenapa tadi kau tanya ?"


kedua gadis itu terus bersitegang.


Wajah Han ciu mulai merah, mendengar keduanya saling beradu mulut.


"Jika kalian berdua tak berhenti bicara, akan ku cabut urat di mulut kalian biar tidak bisa bicara untuk selamanya."

__ADS_1


"Dan kau, jangan kau pikir sudah mempunyai ilmu hebat, jika masih terus kau bicara yang bikin kupingku pekak, ucap Han ciu kepada Sa sie hwa.


Dalam 3 jurus kupastikan kau akan bisu untuk selamanya."


"Bangsawan kwe, besok aku akan berangkat ke kota Qianzhong seorang diri, jika bangsawan Kwe ada waktu senggang, bisa minta tolong untuk membantu Ahn nio mempersiapkan acara buat peresmian penginapan Bunga naga, dan Bangsawan Kwe boleh mengundang orang orang yang bangsawan Kwe kenal.


Kwe hun ti mengangguk mendengar perkataan Han ciu.


"lKongcu tak usah khawatir, serahkan saja semuanya padaku, aku sudah mencatat orang orang yang akan ku undang di acara peresmian Bunga naga."


Tak lama kemudian Kwe hun ti, mengeluarkan sebuah lempengan kayu yang bentuknya mirip satu sama lain.


"Ini adalah tanda pass masuk kalian."


Ketika melihat dua plakat itu yang bertuliskan, Suami istri dengan nama Han ciu ( suami ) dan Han sa sie ( istri )


"Han ciu mengerutkan keningnya."


"Apa maksudnya ini paman ?"


Ini adalah pass masuk menuju kota Qianzhong, jika kau tak memiliki tanda pengenal, maka kalian bisa di sebut budak, masuk ke kota juga akan menemui masalah kecuali bila kongcu masuk diam diam, Tapi Qianzhong adalah kota yang memiliki aturan ketat, dan terkadang di dalam kota suka ada pemeriksaan, jika memiliki plakat tanda masuk ini mereka tidak akan banyak tanya, dan bebas kemanapun pergi karna kota Qianzhong terkenal akan tempat tempat wisata dan banyak para pelancong yang sengaja datang ke Qianzhong untuk berwisata.


"Jadi harus berdua ?"


"Untuk mengurangi kecurigaan, menurut hamba sebaiknya berdua berperan sebagai suami istri," karna di Qianzhong memang banyak pasangan muda yang datang untuk menikmati bulan madu di kota itu."


"Apa bisa dia berperan sebagai istri Han koko, lebih baik Aku yang menggantikannya, karna aku akan benar benar berperan menjadi seorang istri, karna aku telah menjadi selir dari Han koko."


Kwe hun ti terkejut, begitu pula dengan Sa sie hwa ketika mendengar Ahn nio berkata telah menajdi selir Han ciu dan Han ciu sepertinya tak membantah perkataan Ahn nio yang dapat di artikan bahwa perkataan gadis itu benar.


"Chiis !"


"Dasar mesum, siapa saja di sikat tanpa pandang bulu."


"Kau jangan berkata sembarangan tentang Han koko dia orang yang baik dan aku menjadi selirnya juga karna keinginanku sendiri tanpa di paksa."


Han ciu sudah pusing dengan kedua gadis itu yang masih saja beradu omong.


"Aku pergi sendiri saja paman sambil mengambil plakat yang ada namanya, kalian teruskan saja bertengkar, aku mau tidur di luar.


"Tunggu dulu aku ikut denganmu besok !"


"Yang ikut harus mau menjadi selir Han koko."


Kau berpikir dia hanya milikmu seorang, dasar gadis binal, aku juga bisa melebihi kau," ucap Sa sie hwa dalam hati.


"Baik aku aku tidak takut menajdi selirnya."


Kwe hun ti, dan Ahn nio tertegun ketika mendengar perkataan Sa sie hwa yang sama sekali tak di sangka oleh mereka.


Sedangkan Han ciu tersenyum sambil menatap Sa sie hwa.


"Selir Sa sie hwa !" siapkan perbekalan.


Besok kita berangkat kekota Qianzhong"

__ADS_1


__ADS_2