Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 51 Rencana Peresmian Bunga Naga


__ADS_3

Sin ko wajahnya pucat begitu mengetahui bahwa pemilik surga malam yang baru adalah bocah yang sering bikin ia kesal, dan bila bertemu selalu saja menyebut ia gendut.


"Bocah tengik," ia memanggil Han ciu.


"Tak kusangka, rupanya paman gendut adalah orang dari surga malam !" beb, benar ketua.


Sin ko gugup ketika menjawab pertanyaan Han ciu.


Han koko bukankah pernah bertemu sewaktu aku,


Chiiis !


Peristiwa memalukan, jadi malas aku membahas pertemuan itu.


Han ciu tersenyum.


"Mari duduk sini paman, kenapa kau diam saja ?"


"Biar hamba berdiri saja di sini ketua !"


"Mari sini duduk paman, banyak yang ingin ku bicarakan." ucap Han ciu kepada Sin ko.


Sin ko lalu duduk, dan mereka bercakap cakap, sambil minum arak.


"Ahn nio, dan paman gendut !" aku akan merubah rumah hiburan surga malam."


"Merubah rumah hiburan malam ?"


Benar, memangnya kenapa ?" Han ciu berkata membalas pertanyaan Ahn nio.


Aku ingin merubah rumah hiburan ini menjadi rumah penginapan, rumah makan dan tempat untuk bersantai minum teh dan arak.


"Hiburan tetap ada, tapi aku tak mau ada wanita yang menjual diri di sini, dari ketiga tempat itu, malah kita bisa lebih banyak informasi, karna golongan putih dan bangsawan atau pejabat akan masuk ke rumah makan dan bersantai di kedai past banyak, karna mereka tak kan takut nama mereka akan kotor seperti bila memasuki rumah hiburan malam."


Ahn nio dan Sin ko mengangguk mendengar perkataan Han ciu.


"Usul yang bagus Han koko," ucap Ahn nio


Benar tuan, usul yang bagus jadi bisa makan enak setiap hari !"


Kau masih tetap memegang kapal paman, informasi tidak setiap datang dari yang menginap, kita juga butuh informasi dari luar.


Wajah Sin ko terlihat kecewa begitu mendengar perkataan Han ciu, tapi kemudian wajahnya ceria kembali ketika Han ciu memberitahu, jika Sin ko berada di kota Nan, ia bebas makan apa saja.


"Nanti kita akan ganti nama dari surga malam menjadi penginapan Bunga Naga, kita akan memberikan layanan terbaik buat mereka yang makan dan menginap di tempat kita."


"Ahn nio, apa bangsawan Kwe bicara sesuatu denganmu ?" tidak Han koko, bangsawan kwe memang ingin bicara hanya jika ada Han koko, katanya mereka besok akan berkunjung ke tempat kita." Han ciu mengangguk mendengar perkataan Ahn nio.


"Paman gendut !" apa kau punya informasi untuk apa kelima murid lembah seribu bunga datang ke kota Nan ?


Sin ko menghela nafas mendengar perkataan Han ciu.

__ADS_1


Jika saja tidak terjadi keributan di kapal mungkin hamba bisa tahu maksud dan tujuan mereka, karna kejadian di kapal mereka jadi hati hati bicara ketua." Han ciu mengangguk ketika mendengar perkataan Sin ko dan memaggilnya ketua.


"Ahn nio aku hutang kepada paman gendut 10 tail perak, tolong kau beri !"


"Tidak usah ketua, waktu itu hamba cuma bercanda," ucap Sin ko sambil wajahnya jengah karna malu.


Han ciu yang masih mempunyai sisa 10 tail perak langsung di berikan kepada Sin ko.


"Ambil saja, hutang adalah hutang biar bagaimanapun harus di bayar."


Akhirnya setelah di paksa Sin ko mau menerima 10 tail perak yang di berikan Han ciu.


"Aku ingin meresmikan penginapan Bunga Naga dan memberi kabar dan undangan kepada orang orang dunia persilatan, dan orang orang penting dari kota kota sekitar sini, aku harap kalian dapat membantu supaya acara lancar, tapi aku tetap tidak mau di ketahui oleh mereka bahwa aku pemilik penginapan Bunga Naga, orang dari luar Bunga naga hanya boleh tau bahwa Ahn nio lah penerus dari ibu angkatnya."


Ahn nio, Sin ko mengangguk dan mengerti mendengar perkataan Han ciu.


"Tapi Han koko juga harus tahu, kita butuh biaya besar untuk mengundang orang orang datang melihat acara peresmian Bunga naga, darimana kita mendapatkan uang, karna kita juga baru dan belum menjalankan bisnis ini !"


"Kalian jika punya uang sumbankan saja, nanti akan di ganti jika Bunga naga sudah berjalan."


Sin ko begitu mendengar perkataan Han ciu, lalu menaruh kembali uang 10 tail perak yang masih di gemgamnya.


"Hutang 10 tail perak, tapi harus nyumbang uang buat perayaan, dapet 10 tail keluar 1000 tail," ucap Sin ko dalam hati.


"Jika besok bangsawan Kwe datang, aku akan pinjam untuk cara peresmian Bunga naga."


"Masalah biaya sudah beres, sekarang tinggal masalah keamanan Han koko, sebuah peresmian bisa berjalan mulus, bisa juga rusuh dan kacau, keamanan sangat penting di acara besar, karna kita tidak tahu siapa yang akan datang mengacau di acara peresmian."


Han ciu mengangguk mendengar perkataan dari Ahn nio, lalu menoleh ke arah Sin ko.


"Maaf ketua, waktu hamba bicara seperti itu hanya untuk menakut nakuti ketua saja, biar tidak mengacau di kapal." Sin ko berkata malu malu.


Xi xi xi.


Ahn nio tertawa mendengar perkataan Sin ko.


Agaknya kita harus mengambil orang dari luar untuk mengamankan Bunga naga.


"Tapi itu akan banyak makan biaya Han koko, semakin tinggi ilmu kepandaian yang di miliki semakin mahal harga jasa yang mereka pinta."


"Kita bisa meminta tolong kepada orang orang perkampungan selaksa pedang, untuk berjaga di acara peresmian Bunga naga."


"Perkampungan selaksa pedang !" jika ketua kenal dengan orang orang perkampungan selaksa pedang itu lebih baik lagi, karna orang orang perkampungan Selaksa pedang terkenal dan sangat di segani oleh dunia persilatan, tapi apa mereka mau membantu kita ?"


"Mereka pasti mau membantu kita, apa paman gendut ingat dengan orang tua yang mengaku sebagai pamanku ?"


"Tentu saja hamba ingat ketua, karna dia yang telah membuat kaki hamba bengkak ia injak."


Han cih tersenyum mendengar perkataan dari Sin ko.


"Dia sebenarnya orang kepercayaan dari Pedang langit Cencu terdahulu dari perkampungan selaksa pedang."

__ADS_1


"Namanya Kim ho dan di kenal di dunia persilatan dengan nama Bayangan pedang."


Sin ko dan Ahn nio terkejut ketika mendengar perkataan Han ciu tentang Kim ho dan perkampungan selaksa Pedang.


"Dan satu lagi rahasia yang harus kalian jaga, Bunga naga berhubungan langsung dengan perkampungan selaksa pedang."


"Hamba tidak mengerti ketua, berhubungan langsung bagaimana maksud ketua, apa kita harus membayar upeti kepada perkampungan selaksa pedang untuk mendapat perlindungan ?"


"Kita tak perlu membayar untuk mendapat perlindungan dari perkampungan selaksa pedang," Han ciu menjawab pertanyaan Sin ko.


"Dan kapalmu juga akan mendapat perlindungan dari orang orang perkampungan selaksa pedang."


"Karna sekarang, aku Cengcu dari perkampungan selaksa pedang."


Sin ko dan Ah nio tak bisa menyembunyikan rasa terkejut ketika mendengar perkataan Han ciu, bahkan saking terkejutnya, Sin ko sampai mau jatuh dari kursi yang ia duduki.


Perkampungan selaksa pedang sangat di segani oleh dunia persilatan, karna banyak orang orang yang memiliki kepandaian di dalamnya.


Dan sekarang ketua mereka yang masih berusia muda bilang, bahwa ia adalah Cengcu dari perkampungan selaksa pedang, bagaimana Sin ko dan Ahn nio tidak terkejut.


Ketika melihat kedua anak buahnya hanya diam, Han ciu mengerutkan kening.


"Kenapa kalian diam !"


"Apa kalian tak percaya omongan ku ?"


"Kami berdua bukannya tidak percaya, tapi kami tidak menyangka bahwa ketua juga adalah Cengcu dari perkampungan selaksa pedang."


"Dan hamba yakin acara peresmian Bunga naga pasti akan berjalan sukses," ucap Sin ko.


Lalu mereka bercakap cakap membahas dan menyusun acara peresmian yang akan di gelar.


Setelah agak malam, Sin ko pamit undur diri, dan hanya Ahn nio dan Han ciu yang berada dalam kamar.


Ahn nio setelah tinggal mereka berdua di kamar, lalu mendekati Han ciu.


"Han koko, aku sebatang kara di dunia ini, dan hanya Han koko saja yang kenal baik dan orang yang peduli denganku.


"Aku Ahn nio siap menjadi apapun yang Han koko perintahkan, walaupun harus mengorbankan tubuh aku rela dan aku aku mencintai Han koko, ucap Ahn nio sambil menundukan kepala, tanpa terasa air mata Ahn nio keluar, dan membasahi lantai kamar.


Han ciu memang merasa kasian terhadap Ahn nio dan tahu bahwa keluarganya hanya di surga malam yang telah di bantai oleh Kiam to dan anak buahnya.


"Ahn nio siap menjadi selir Han koko, dan sampai mati akan tetap setia," Ahn nio berkata ketika Han ciu hanya diam ketika ia bicara, dan takut pemuda itu tak mau menerimanya.


Setelah diam dan mempertimbangkan perkataan Ahn nio, Han ciu mengangguk


Baik kau menjadi selirku, tapi ingat !" selir yang ku maksudkan bukan dalam artian selir sesungguhnya, tapi sebutan selir adalah panggilan untuk mengingatkan kau harus setia kepadaku sampai akhir.


Ahn nio mendengar perkataan Han ciu langsung mengangguk dan memeluk pemuda itu, lalu berbisik di telinga Han ciu.


"Selir Ahn nio mengerti, apapun permintaan Han koko aku tak akan menolak walau, Ahn nio tak meneruskan perkataanya, lalu diam dan menundukan kepala di di dada Han ciu.

__ADS_1


"Walau apa ?" Han ciu bertanya, sambil menatap heran kearah gadis yang masih menunduk malu dan berada di pelukannya, Ahn nio tanpa ragu dan langsung berbisik ketika mendengar perkataan dari Han ciu


"Walau harus menemani Han koko tidur"


__ADS_2