Naga Hitam Dan 4 Selir

Naga Hitam Dan 4 Selir
Ch : 56 Terjebak di Kota Qianzhong


__ADS_3

Sa sie hwa ketika melihat Han ciu senyam senyum, "mengerutkan dahi kemudian bertanya, kenapa, apa kau pikir aku mau sekamar denganmu ?"


"Mimpi"


Han ciu tak menjawab, hanya melangkah mengikuti pelayan penginapan ke lantai atas.


Hmm !


Kamar yang luas, tapi 200 tail sehari sangat mahal, berapa banyak Sa sie hwa membawa uang, itu salah satu pertanyaan yang ada di kepala Han ciu saat ini.


Bulan purnama sangat indah bulat besar, bayangannya memantul di air telaga yang tenang, seakan akan ada dua bulan purnama yang terlihat malam itu.


Benar benar pemandangan yang sangat indah.


Sebuah kapal besar ada di tengah telaga, sinar terang dari kapal besar dan suara musik mengalun merdu.


Han ciu melihat telaga Qianzhong di malam hari sambil menikmati arak.


"Besok gubernur Fu su akan membuka festival telaga Qianzhong, apa besok aku bertindak menghabisi Fu su."


"Ah tak mungkin, penjagaan ketat dan ratusan mungkin ribuan orang menyaksikan festival telaga Qianzhong."


"Aku lebih baik berlatih tenaga dalam jubah emas, kamar yang luas membuat banyak pilihan dan berlatih dengan tenang, Tahap ke 4 dari ilmu tenaga dalam jubah emas masih sulit untuk bisa ku tembus, aku harus lebih giat lagi berlatih."


Han ciu menarik nafas perlahan lahan, lalu menghembuskan keluar, ada kabut berwarna kuning emas ketika Han ciu menghembuskan nafas keluar.


Setelah beberapa kali melakukan hal itu, Akhirnya mata Han ciu perlahan menutup, Han ciu kemudian tengelam dalam semedinya hingga pagi hari.


Pagi hari, Han ciu dan Sa sie hwa berkumpul di dermaga yang khusus buat penginapan embun pagi.


"Tuan dan Nyonya yang terhormat, karna penginapan embun pagi adalah kepunyaan gubernur Fu su."


"Gubernur Fu su mengundang Tuan dan Nyonya yang menginap di lantai atas untuk ikut berpesta di kapal milik gubernur Fu su, sekalian ingin berkenalan dengan para pelancong yang menginap di lantai atas, pesta di kapal, makan dan minum gratis."


Setelah pengurus penginapan selesai bicara.


Tepuk tangan meriah dari para tamu yang menginap di lantai atas, mereka gembira bisa berpesta di kapal mewah milik gubernur Fu su.


Han ciu langsung tersenyum begitu mendengar pengumuman dari pengurus penginapan.


Yang artinya ia bisa berdekatan dengan gubernur kota Qianzhong, jika berhasil membunuh Fu su, paman Liu bang menjanjikan penginapan bunga naga akan menjadi miliknya, itu artinya biaya pembangunan penginapan bunga naga, paman Liu bang yang akan membayarnya.

__ADS_1


Sa sie hwa yang berdiri di samping Han ciu berbisik.


"Aku tahu apa yang ada di otak mesum mu itu, jangan ceroboh !" ini markas mereka, kita tidak boleh gegabah."


"Kau hanya penunjuk jalan, membunuh Fu su adalah urusanku." ucap Han ciu.


"Kau pikir jika kau gagal, aku akan selamat ?" jangan sembarangan, kita harus bertindak hati hati."


"Kau diam saja di kamar, menunggu aku di penginapan, jika aku tidak pulang artinya aku gagal dan tewas, kau langsung tinggalkan kota Qianzhong."


""Aku ikut naik kapal, aku akan menjaga agar kau tidak bertindak ceroboh."


"Terserah, tapi jangan ikut campur dan menghalangi jika aku ingin bertindak."


Sa sie hwa tak menjawab perkataan Han ciu, gadis itu kemudian berjalan dan ikut kapal pengangkut yang akan mengantar mereka menuju kapal gubernur Fu su.


Han ciu kemudian mengikuti Sa sie hwa dan ikut naik kapal pengangkut.


Kapal yang berisi 10 tamu yang menginap di lantai atas, berangkat ke tengah telaga.


Semilir angin pagi dan matahari yang mulai menampakan cahayanya, sorak sorai dari penduduk kota Qianzhong, menghangatkan cuaca pagi hari yang masih berkabut di tengah telaga Qianzhong.


Sebuah papan kayu sebagai jembatan di sambungkan, ketika kapal sudah dekat.


10 penumpang kapal lalu berjalan ke arah kapal besar gubernur Fu su.


10 tamu lantai atas di sambut oleh Cong koan gubernur Fu su.


Seorang pria paruh baya yang berbadan kurus, dengan sorot sinar mata yang tajam menatap satu persatu 10 tamu Lantai atas penginapan embun pagi, yang masuk ke kapal milik majikannya.


"Selamat datang di kapal gubernur kota Qianzhong."


"Ucap Cong koan gubernur Fu su, senyum yang seperti meremehkan terlihat di bibir Cong koan gubernur Fu su, ketika melihaf 10 tamu embun pagi,


Setelah berkumpul, tak lama kemudia keluar seorang pria paruh baya yang gagah, berjalan di dampingi oleh 2 orang kakek bermuka pucat berbaju hitam, mata kedua kakek itu tampak beringas menatap ke arah penumpang kapal.


Tak kusangka pengawal gubernur Fu su adalah setan muka pucat.


Kau harus hati hati kepada kedua kakek itu. setan muka pucat dan iblis putih, dua tokoh yang sudah lama menghilang dari dunia persilatan.


Rupanya mereka menjadi pengawal gubernur Fu su.

__ADS_1


Gubernur Fu su tersenyum dan berkata.


"Selamat datang tamu tamu terhormat penginapan embun pagi di kapalku, gubernur fu su lalu menyalami satu persatu, ketika menjabat tangan Han ciu, pemuda itu bisa mengendalikan aliran tenaga dalamnya sehinga tidak terbaca oleh gubernur Fu, tapi ketika menyalami Sa sie hwa, gubernur Fu su menatap tajam ke arah gadis itu, tapi tak berkata apa apa.


Kapal berlayar mengelilingi telaga Qianzhong yang luas, banyak penduduk yang menonton festival telaga melambaikan tangan ke arah kapal gubernur Fu su.


Gubernur Fu su juga melambaikan tangan ke arah penduduk, suara sorak sorai menambah semarak acara festival telaga Qianzhong.


Acara meriah berlangsung hingga sore hari, sementara kapal gubernur Fu su, kembali berputar putar di telaga Qianzhong, seteleh puas berputar, mereka lalu menuju dermaga yang sudah di siapkan untuk kapal gubernur bersandar dari penginapan embun pagi.


Acara makan siang akan di adakan oleh gubenur Fu su di penginapan embun pagi.


Gubernur Fu su yang selalu di kawal oleh setan muka pucat dan iblis putih.


Han ciu masih berpikir untuk bagaimana cara membunuh gubernur Fu su tanpa membuat heboh orang orang yang berada di sekitar Fu su.


Acara makan siang yang hanya di hadiri oleh 10 tamu lantai atas dan beberapa orang kepercayaan dari pengawal gubernur Fu su.


Suasana meriah, tapi melihat senyum gubernur Fu su terhadap Sa sie hwa membuat Han ciu khawatir.


Han ciu dan Sa sie hwa makan bersama, dan ketika selesai makan, meja mereka di hampiri oleh Cong koan gubernur Fu su.


"Maaf tuan Han ciu dan Nyonya Han sa sie di tunggu oleh gubernur Fu su di kapal, gubernur selalu memberikan oleh oleh buat pengantin baru yang merayakan bulan madunya di penginapan embun pagi." Sang Cong koan berkata.


"Kau pergi saja dahulu, aku akan ke kamar mengambil barang yang ketinggalan." ucap Han ciu kepada Sa sie hwa.


Sa sie hwa mengangguk mendengar perkataan dari Han ciu, lalu mengikuti Cong koan menuju kapal besar milik gubernur Fu su.


Han ciu ke kamarnya untuk mengambil sepasang pedang naga hitam yang tak di bawa, Han ciu yakin, di kapal besar pasti penumpang di periksa sehingga Han ciu meninggalkan sepasang pedang naga hitam di kamar penginapan, supaya tidak di curigai membawa senjata.


Setelah mengambil sepasang pedang naga hitam, Han ciu lalu menuju kapal besar milik gubernur Fu su, setelah Han ciu naik kapal, kapal besar tiba tiba melepaskan tali tambatannya, dan kapal berlayar kembali ketengah telaga.


Han ciu melihat ke anehan itu tapi tak bertanya.


Ketika Han ciu masuk kedalam ruangan kapal.


Tampak gubernur Fu su dan dua kakek pengawal gubernur duduk di meja, dan di meja itu orang yang ada hanya Sa sie hwa, dan tak ada tamu lain di ruangan, Sa sie hwa wajahnya pucat pasi,


Gubernur Fu su yang duduk di depan Sa sie hwa, ketika melihat Han ciu datang lalu melambaikan tangannya memberi isyarat untuk mendekat, sambil berucap.


Naga Hitam selamat datang di kota Qianzhong.

__ADS_1


__ADS_2