
Ratusan anggota sekte gagak hitam terkejut melihat ratusan Serigala yang jumlahnya sangat banyak, mereka seperti bermunculan dari berbagai sudut.
Auuung .. Auuung
Dua ekor Serigala terbesar yang berwarna abu, bergerak mendekati Fang Ji, keduanya tampak seperti melihat lihat ke arah Fang Ji.
Kedua ekor Serigala itu tiba – tiba melolong panjang kemudian menggesek gesekan kepalanya ke leher dan tubuh Fang Ji, setelah membaui tubuh Fang Ji, keduanya melolong kembali.
Sementara itu pertarungan yang terjadi langsung terhenti, melihat munculnya ratusan Serigala.
Han Ciu serta lblis biru mundur mendekati Zhain Li Er serta Racun cilik yang telah lebih dulu berkumpul, sementara dari lereng bukit Talaba memutuskan bergerak turun menghampiri Han Ciu.
Han Ciu mendekat ke arah Fang Ji.
Tapi dua ekor serigala besar berwarna abu yang hampir sama dengan Fang Ji segera menghadang Han Ciu.
Fang Ji mendekat kemudian mengesekkan kepalanya ke kepala dua ekor Serigala yang menghadang Han Ciu.
Keduanya seperti mengerti apa maksud dari Fang ji, lalu menyingkir, Fang ji kemudian berjalan lalu menggesekkan kepalanya ke kaki Han Ciu.
Han Ciu membalas dengan mengelus elus kepala Fang Ji.
Kedua serigala besar yang berbulu sama dengan Fang Ji kemudian ikut mendekati Han Ciu, lalu menggesekkan kepala mereka ke kaki Han Ciu.
Rupanya mereka adalah kawan kawanmu, Han Ciu berkata di balas dengan anggukan kepala Fang Ji.
Fang Ji kau bantu kawan – kawan mu untuk menghadapi musuh, Adik Li serta adik Zee, jangan menjauh bersama Talaba kalian sekarang bisa bersama sama, aku rasa Fang Ji bersama kawan kawannya akan membantu kita.
Ketiganya mengangguk mendengar perkataan Han Ciu Sedangkan Fang Ji serta bersama kedua kawannya bersama sama menghadang di depan Zhain Li Er serta Zee ln Biauw.
Han Ciu setelah merasa hatinya tenang, karena mendapat bantuan luar biasa yang sama sekali tak di duga kembali melesat kearah Pedang api, sambil melesat golok api miliknya membabat 3 orang anak buah sekte gagak hitam yang ia lewati.
“Mari kita teruskan,” ucap Han Ciu sambil menyerang ke arah Pedang api dengan jurus putaran Dewa Pedang.
Golok berputar putar di tangan kanan, dan kali ini tangan kirinya menggunakan ilmu Jiwa pedang, cahaya keperakan menyelimuti tangan kiri Han Ciu.
Bayangan merah dari golok yang berhawa panas, serta tangan kiri yang berubah keperakan membuat Pedang api lebih berhati hati dalam menghadapi Han Ciu.
Pendekar pedang itu sudah tau kedahsyatan ilmu pedang Han Ciu, dan sekarang Pedang api mengandalkan pengalaman bertempur yang ia punya untuk melawan Han Ciu yang umurnya masih di bawah jauh daripada dirinya.
Sedangkan lblis biru melesat ke arah Siluman gagak, melanjutkan pertarungan antara mereka yang tadi terhenti.
Anak buah sekte gagak hitam kembali bergerak, tapi kali ini mereka menghadapi Zhain Li Er, Racun cilik, Talaba serta ratusan serigala ganas yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan mereka.
He He He
“Kau lihat sekarang raja bangkai, sekte bangkaimu sebentar lagi hanya tinggal nama.” Ejek lblis biru.
“Keparaat !” kau atau aku yang akan mati hari ini,” teriak siluman gagak mendengar perkataan lblis biru.
Pertempuran besar pecah di tengah lapang luas, yang di kelilingi oleh bukit.
Iblis biru bergerak, kepalanya menunduk saat sabit siluman gagak menyambar dari arah depan, sementara telapak kanan kakek itu mendorong dengan menggunakan jurus titik beku.
Melihat serangannya berhasil di hindari.
Siluman gagak sambil melentingkan tubuhnya bergerak ke atas, menghindari serangan lblis biru yang menimbulkan hawa yang sangat dingin.
Setelah berada di atas tangannya mengembang lalu sabit hitamnya mengibas, sinar hitam yang berbau bangkai melesat ke arah tubuh lblis biru.
Pukulan racun gagak, di keluarkan melalui kibasan badik oleh siluman gagak.
Iblis biru bergerak ke kiri menghindari serangan, sambil tubuhnya melesat ke atas menyerang siluman gagak, tangan kiri lblis biru mendorong mengeluarkan pukulan angin es, serangkum angin yang sangat dingin bergulung menyerang ke arah siluman gagak.
Kakek berwajah hitam yang merasakan angin dingin bergerak ke arahnya dengan cepat, kemudian mendorong tangannya ke depan mengeluarkan pukulan kibasan sayap gagak.
Wus ... Blaar !
Kedua pukulan bertemu menimbulkan suara ledakan, beberapa ekor serigala dan anggota sekte gagak hitam yang berada di dekat mereka terpental dan tewas seketika, dengan tubuh membeku, serta sebagian berwarna hitam akibat pukulan beracun siluman gagak.
Anak buah sekte gagak hitam melihat kejadian itu, kemudian menjauh dari kedua orang yang sedang bertempur, karna hawa tenaga dalam mereka bisa membuat mereka terbunuh seketika.
Satu pertempuran menimbulkan hawa dingin serta angin beracun, sedangkan satu lagi mengandung hawa yang amat panas, bila terlalu dekat akan membuat kulit mereka terkelupas dan rambut langsung terbakar.
Teriakan, serta jerit kesakitan di sertai geraman dan lolongan Serigala terdengar sangat menyeramkan dan membuat bulu kuduk berdiri.
“Aku harus membuat ia dekat denganku agar bisa mempergunakan ilmu tatapan lblis es,” ucap lblis biru dalam hati sambil terus menyerang siluman gagak.
Iblis biru mengeluarkan seluruh kemampuan serta tenaga dalamnya untuk membuat daerah di sekitar tempatnya bertempur menjadi sangat dingin.
Hal itu tidak di sadari oleh Siluman gagak, yang terus menyerang karna di liputi nafsu membunuh dari kakek berwajah hitam, yang merasa kesal.
Sabit hitamnya menyambar sambil terus bergerak mengincar tempat – tempat mematikan di tubuh lblis biru.
Iblis biru menghindari serangan sambil terus mendekat ke arah siluman gagak, sambil kedua tangan terus berputar putar mengeluarkan pukulan angin es, agar hawa di sekitar mereka menjadi dingin.
Rambut serta alis mata siluman gagak mulai terlihat putih akibat keringat yang menjadi butiran es.
Melihat keadaan musuhnya lblis biru tersenyum, sementara siluman gagak terkejut dan baru sadar setelah geraknya melambat akibat urat – urat di tubuhnya sebagian mulai membeku dan membuat gerakannya menjadi lamban dan terganggu.
“Keparaat, bangsat tua ini ternyata mempunyai maksud tertentu dengan memutar kedua tangannya mengeluarkan pukulan berhawa dingin, agar urat – urat di dalam tubuhku membeku, jika terus seperti ini aku bisa tewas menjadi patung es.” Ucap Siluman gagak dalam hati.
Iblis biru tersenyum dalam hati melihat gerakan siluman gagak menjadi lambat akibat hawa dingin yang ia keluarkan.
Iblis biru tambah semangat lalu menyerang semakin cepat, siluman gagak dengan tenaga dalamnya berusaha menimbulkan hawa panas di dalam tubuh untuk mencairkan urat – urat di tubuhnya yang perlahan mulai membeku.
Saat sabit siluman gagak menebas ke arah leher, lblis biru bergerak menghindar ke arah kanan, sabit siluman gagak terus memburu setelah serangannya berhasil di hindari, sabit lalu memutar kemudian menusuk ke arah bahu lblis biru dari samping, lblis biru tersenyum saat pancingannya berhasil.
Iblis biru memutar kembali tubuhnya menghindari serangan sambil bergerak ke kiri, dan tubuhnya tepat berada di hadapan siluman gagak, dengan tubuh berhadapan serta mata saling tatap, lblis biru langsung mengeluarkan ilmu tatapan lblis es.
Sinar biru keluar dari mata dan menembus mata dari siluman gagak.
Siluman gagak terkejut, ketika melihat serangan yang sudah tak bisa di hindari olehnya, dengan cepat semua tenaga dalam yang ia miliki di salurkan ke arah kepala, otak Siluman gagak terasa beku dan tubuh susah di gerakan ketika ilmu tatapan lblis es mulai masuk dan membekukan sebagian otak siluman gagak
Wajah siluman gagak pucat pasi, dalam keadaan sedikit masih sadar, perlahan hawa panas dari tenaga dalam yang ia Kerahkan mulai bergerak, berusaha menembus otaknya yang perlahan mulai membeku akibat ilmu tatapan lblis es.
__ADS_1
Iblis biru tersenyum melihat Siluman gagak diam, tapi wajahnya mulai berubah saat melihat ada sedikit gerakan jari tangan dari siluman gagak.
Tanpa membuang waktu lagi, telapak tangan lblis biru langsung menebas ke arah dada Siluman gagak.
Siluman gagak berusaha sebisa mungkin untuk bergerak.
Ketika tangan lblis biru menebas dada, Siluman gagak bergerak pelan tapi itu sudah cukup untuk menyelamatkan dadanya dari serangan lblis biru, akibat pergeseran tubuh jadi tangan kanan yang memegang sabit terhantam tebasan lblis biru.
Craas !
Rasa sakit dan membuat tenaga dalam yang di salurkan mencairkan otak siluman gagak yang mulai membeku, membuat siluman gagak bisa bergerak kembali.
Siluman gagak lompat mundur, ketika merasakan dari tangannya yang putus hawa yang sangat dingin mulai naik.
Siluman gagak sambil menggigit bibir, kemudian menebas tangannya sendiri sebatas pangkal lengan, dengan tangan kiri.
Craas !
Hawa dingin yang mulai naik lenyap setelah pangkal lengannya putus akibat tebasan tangan sendiri.
Sambil menggigit bibir menahan sakit, siluman gagak menotok beberapa urat di pangkal lengan untuk menghentikan pendarahan.
Setelah darah berhenti keluar, siluman gagak menatap tajam ke arah lblis biru.
Sorot matanya tajam penuh dendam.
“Mau apa kau terus melotot, suka padaku ?” ucap lblis biru.
“Bangsaat, kubunuh kau !” teriak siluman gagak mendengar perkataan lblis biru.
Kemarahan yang sudah sampai puncaknya, membuat siluman gagak gelap mata, dan tanpa berpikir jernih menyerang lblis biru, tangan kiri melepaskan sebuah pukulan, kibasan sayap gagak yang mengandung racun.
Iblis biru melihat angin hitam bergulung ke arahnya kemudian mengeluarkan pukulan angin es.
Blaar !
Kedua pukulan yang mengandung tenaga dalam tinggi bertemu.
Kali ini keuntungan berada di pihak lblis biru, kondisi siluman gagak yang sudah terluka, membuat tubuhnya lemah akibat darah yang banyak keluar, sehingga tenaga dalam yang di keluarkan tidak maksimal.
Siluman gagak terhuyung ke belakang akibat dorongan tenaga dalam, dari mulutnya menyembur darah segar, tanda terluka dalam.
Seekor serigala yang berada di dekat siluman gagak langsung menerkam kaki kakek berwajah hitam itu.
Creep !
Gigi taring serigala yang tajam dan panjang menancap dalam di kaki siluman gagak, Siluman gagak langsung menggerakkan kakinya yang tergigit, berusaha melemparkan serigala itu, tapi gigitan yang cukup dalam, membuat serigala malah ikut bergerak, serta daging betis siluman gagak terkoyak semakin besar.
Sambil menahan sakit, siluman gagak langsung menghantamkan tangan kiri kearah kepala Serigala yang sedang menggigit kakinya.
Praak !
Kepala serigala yang sedang menggigit langsung pecah, dan tewas terkena pukulan siluman gagak.
Suara geraman dari puluhan Serigala yang marah melihat kawan mereka tewas terdengar dari sekeliling siluman gagak, apalagi bau darah yang keluar dari kaki dan tangan kakek berwajah hitam itu, membuat serigala yang ada di sekelilingnya menjadi makin buas.
Creep.
Siluman gagak tak bisa menghindar apalagi serigala lain mulai loncat menerkam kaki serta badan siluman gagak.
Siluman gagak tubuhnya berputar kencang karna itulah yang bisa ia lakukan untuk menghalau dan membuat para serigala terlepas dari tubuhnya.
Dan memang apa yang di harapkan oleh siluman gagak terjadi, beberapa serigala terlempar akibat putaran tubuh kakek berwajah hitam itu.
Anggota sekte gagak hitam yang berusaha menolong ketuanya selalu di hadang oleh Zhain Li Er serta ratusan serigala yang menyerang mereka dari berbagai arah.
Talaba menatap tajam sewaktu siluman gagak berputar, busur serta anak panahnya yang siap ia lepaskan menunggu, saat yang tepat.
Saat putaran tubuh siluman gagak berhenti, tanpa menunggu waktu lagi Talaba melepaskan anak panah.
Shiing .. Creep !
Siluman gagak melenguh, saat dadanya tertembus panah Talaba yang memang jarang gagal dalam memanah target yang sudah di tentukan.
Akibat kencangnya panah, yang menembus dada, siluman gagak ambruk, Serigala – serigala yang memang sudah marah dan buas mencium bau darah, melihat siluman gagak tersungkur langsung menubruk kakek berwajah hitam itu, jeritan dan teriakan kesakitan terdengar dari mulut Siluman gagak.
Matanya menatap ngeri kearah puluhan moncong serigala yang mulai mencabik cabik tubuhnya.
“Tak ku sangka, aku harus mati seperti ini” ucap Siluman gagak dalam hati, tak lama kemudian matanya perlahan menutup saat Fang ji menyambar leher ketua sekte gagak hitam.
Racun cilik menatap ngeri ke arah tubuh siluman serigala yang yang sudah tidak utuh, bahkan beberapa tulangnya hancur di makan oleh serigala – serigala yang seperti kesetanan menyerang siluman gagak
Auuuung .. Auuung .. Auuung
Lolongan kemenangan terdengar dari mulut Fang ji dan di balas oleh puluhan lolongan dari serigala – serigala lain.
Anak buah sekte gagak hitam mulai kocar kacir dan ketakutan melihat pemimpin mereka tewas, apalagi setelah lblis biru bergabung bersama Zhain Li Er mengamuk beserta ratusan serigala yang mengepung mereka.
Pedang api sekilas melihat siluman gagak tewas dengan sangat mengerikan, mental bertarungnya mulai goyah, apalagi serangan – serangan Han Ciu semakin ganas, putaran pedang serta jurus selaksa dewa pedang membuat Pedang api mundur, belum lagi senjatanya mulai terlihat lebih lemah dibandingkan golok musuh yang auranya lebih terasa hebat.
Pedang api melentingkan tubuhnya ke belakang, saat golok api menghantam tubuhnya, lalu balas menyerang dengan menyabet kaki Han ciu, Han ciu mundur selangkah lalu menusuk tubuh Pedang api dengan goloknya, tak ada jalan lain.
Trang !
Pedang merah milik pedang api terpental ke belakang saat menahan golok milik Han Ciu.
Lalu tangan kiri Han Ciu menebas ke dada Pedang api, Pedang api bergerak ke kiri, kemudian pedangnya yang berwarna merah menusuk leher Han ciu.
Han Ciu dengan jurus putaran Dewa pedang, memutar goloknya menahan tebasan Pedang api.
Lalu golok Han Ciu berputar lalu turun kemudian menebas kaki Pedang api.
Pedang api loncat mundur dan berdiri di sebuah batu besar, Han Ciu terus memburu Pedang api yang tengah berdiri di sebuah batu.
Tangan kiri yang sudah di penuhi dengan ilmu jiwa pedang langsung menebas.
__ADS_1
Sreet ... Crak
Tangan kiri Han Ciu menebas batu besar yang di pakai tempat berdiri oleh Pedang api.
Batu besar itu langsung terbelah dua, dan potongan batu itu sangat halus, layaknya di tebas dengan senjata yang sangat tajam, wajah Pedang api semakin pucat melihat tebasan tangan kiri Han Ciu.
Saat tubuhnya lompat, tangan kiri selesai menebas lalu mendorong dengan pukulan Dewa angin.
Wus
Pedang api yang masih berada di atas terpental akibat angin kencang yang keluar dari tangan kiri Han Ciu.
Lalu golok Han Ciu menyambar pinggang Pedang api yang tengah melayang di udara.
Pedang api terkejut, tanpa ragu pedang merahnya bergerak ke arah pinggang menahan serangan golok Han Ciu.
Trang ..Whut .. klontrang.
Senjata Pedang api terpental, tubuh kakek berpakaian itu terpental akibat dorongan golok Han Ciu yang menghantam keras.
Han Ciu dengan langkah Raja angin, memburu lalu menendang perut pedang api.
Bhuuk !
Kakek berpakaian merah langsung ambruk.
Han Ciu dengan goloknya hendak menebas kepala Pedang api yang sudah pasrah, saat mendengar teriakan lblis biru.
“Berhenti ?!”
Han Ciu menahan goloknya lalu di tancapkan di pinggir telinga pedang api.
Han Ciu menoleh ke arah Iblis biru, lalu bertanya.
“Kenapa kau hentikan aku ?”
“Jangan bunuh dia, dia bukan orang jahat,” ucap lblis biru.
“Paman bilang bukan orang jahat, tapi paman lihat sendiri dengan siapa dia berjalan.” Han Ciu berkata.
“Itulah yang aku ingin tahu,” ucap lblis biru.
Han Ciu mencabut golok yang berada di samping kepala Pedang api.
Lalu menotok kakek berpakaian merah yang kini wajahnya terlihat lesu.
“Sekarang kau jelaskan pada kami, kenapa kau bisa berkomplot dengan siluman gagak yang kau tahu sendiri tokoh macam apa temanmu itu ?” lblis biru bertanya.
Pedang api menarik napas panjang, kini ia sudah pasrah dan tak ada pilihan lain selain bercerita.
“Aku bergabung dengan siluman gagak sebenarnya untuk mengawasi dia,” ucap Pedang api.
“Apa maksud mu dengan mengawasi Siluman gagak ?” Han Ciu bertanya.
Pedang api lalu menarik napas panjang sebelum bercerita.
10 tahun lalu Siluman gagak menemukan sebuah tanda dari bisikan seseorang bahwa ada sebuah pusaka hebat di dalam bukit serigala.
Lalu siluman gagak bersama dengan beberapa anak buahnya berusaha masuk ke dalam bukit Serigala tapi usahanya tidak berhasil, karna perlawanan serigala yang begitu gigih mempertahankan bukit ini, berapa puluh serigala yang di bunuh Siluman gagak, tapi serigala – serigala di bukit ini tak pernah habis.
Siluman gagak lalu mencari akal sambil mengamati dan akhirnya ia mengetahui, bahwa bukit serigala ini di kuasai oleh raja dan ratu serigala, siluman gagak lalu menemukan akal, dengan di bantu seorang pemburu ia menculik anak serigala dan memancing kedua raja dan ratu serigala untuk keluar dari bukit.
Tapi sepertinya kedua penjaga itu tak peduli dengan akal muslihat siluman gagak dan tetap setia menjaga bukit serigala ini.
Anak serigala itu lalu di bawa oleh pemburu anak buah siluman gagak untuk di latih melawan serigala yang ada di bukit ini, dan kebetulan ia bertemu denganku, aku tertarik ketika diminta bantuan oleh siluman gagak, dengan keuntungan di bagi dua oleh apa yang kami temukan.
Setelah semua hampir siap, dan pemburu itu melatih anak serigala, dan serigala – serigala hutan hitam, kalian datang mengacau membunuh kakek pemburu itu serta menghabisi semua serigala yang sudah di latih susah payah oleh sang pemburu
Lalu Siluman gagak menyuruh dua orang andalannya untuk membunuh kalian dan mengambil anak serigala yang sudah di latih oleh pemburu itu.
Tapi setelah mengetahui bahwa kalian malah bisa menewaskan orang kepercayaannya, dengan bantuanku Siluman gagak bertekad untuk menerobos bukit serigala ini untuk mengambil pusaka yang ada di dalam bukit, sampai kalian datang.
Pedang api menarik napas panjang kembali setelah selesai bercerita.
Iblis biru mengangguk mendengar cerita Pedang api.
“Jadi begitu rupanya, kini aku tahu kenapa kau jauh – jauh datang ke tempat ini.”
Iblis biru berkata sambil menatap tajam ke arah Han Ciu.
“Lalu paman mau apa ?” jika paman mau melanggar perjanjian, paman boleh sekarang juga berhadapan denganku di sini,” ucap Han Ciu tajam.
Ha Ha Ha
Kau pikir aku orang yang kemaruk akan harta, Tahta dan pusaka bukan segalanya, umurku sudah tua, aku sudah tak peduli dengan hal – hal semacam itu.
Iblis biru berkata ketus, Pedang api yang mendengar perkataan lblis biru merasa tertampar dan malu, karna ia seumuran dengan lblis biru.
Han Ciu mengangguk setelah mendengar perkataan Iblis biru.
“Lalu Iblis biru menatap Pedang api, jika temanku ini mau membebaskanmu, apa yang akan kau lakukan kedepannya nanti ?” lblis biru bertanya kepada Pedang api.
Aku sudah pasrah jika harus mati, tapi jika aku hidup aku akan mencari sahabatku Pedang langit dan bergabung dengan perkampungan selaksa pedang yang ia pimpin.
Ha Ha Ha
Iblis biru tertawa mendengar perkataan Pedang api.
Pedang api tertegun melihat lblis biru, lalu bertanya.
Kenapa kau tertawa.
Beri hormat saja kepada anak muda ini, dan sumpah setia, karna Sahabatmu pedang langit sudah menjadi anak buahnya.
Pedang api tak menjawab perkataan lblis biru, hanya wajahnya menatap tak percaya kepada Han Ciu lalu bertanya.
__ADS_1
Apa benar yang ia katakan ?