Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 105


__ADS_3

Pagi nya rombongan Malik pun bersiap setelah sarapan pagi di rumah ustad Rahman . Dan Yuna membawa dua potong pakaian ganti dan sarung juga handuk .


Ketika melewati pasar subuh Yuna dan umah membeli jajanan Yang dibagi untuk dua mobil ..


Lalu mereka menuju alamat rumah yang diberikan pada Malik sebuah desa perkampungan dekat laut yang lumayan ramai . Dan mencari orang yang bernama haji umar . Kerabat sang hantu yang datang kerumah tadi malam


" Itu mas rumahnya yang paling besar " kata seorang anak kecil menanyakan nya


" Oh ya trimakasih " kata yus yang lalu Yang lalu menuju rumah yang mereka cari ..Lalu memberi salam .Ketika ada orang yang hendak keluar rumah


" Maaf pa apa ini benar rumah haji umar saudara mas uwais " kata yus bertanya.


" Iya benar mas ada apa ya saya haji umar " kata pria itu yang berumur sekitar 30 tahunan. Menatap Yus. yang seusia adiknya


" Kami tamu dari banjarmasin ingin bertemu bapa " kata Yus yang lalu menunjuk dua mobil .Dan Malik juga abah dan yang lain nya akhirnya turun dari mobil


" Oh silahkan " kata haji umar yang cukup kaget kedatangan tamu ..Lalu menyuruh sang istri untuk membuatkan minuman. Seraya menyuruh rombongan masuk Lalu rombongan pun masuk dan duduk diruang tamu.


Tampa basa basi Malik pun menceritakan perihal hantu yang datang kerumahnya . Yang meminta pertolongan dan memberitahu kan haji umar kerabatnya ..


" Allahuakbar ...masyaallah Apa dia benar menjumpai ustad..Adik saja itu sudah menghilang seminggu ini tampa kabar berita . Jadi ia sudah meninggal " isak haji umar . bahwa memang ada kejadian perampokan dirumahnya dan uang ,200 juta dan emas hampir 50 gram raib. Dan adik nya juga menghilang mereka hanya menemukan bekas darah berceceran dilantai .Padahal adiknya itu baru pulang dari pondok banjar baru


" Ya Allah ....tega sekali mereka. membunuh


nya " kata haji umar lagi


" Iya itu lah maksud kami lalu kalo jasad nya didasar sungai Apa pa haji sudah tahu " kata Amar


" Belum memang ia sempat mendatangi adik perempuan nya .Di bilang jasadnya di dasar sungai . Tapi sudah kami coba mencarinya Tapi belum ketemu juga " kata haji umar terisak


" Iya kani mengerti , tega sekali mereka melakukan itu "' kata Yusuf .


"Ya entah kenapa mereka tega melakukan nya .Dan apa alasannya .Kalo cuma ingin emas dan uangnya saja saya sudah iklas Tapi saya belum iklas pada orang yang membunuh adik saya ustad " kata haji umar. Yang matanya masih basah .


Sedang kan Yuna melihat hantu itu menunjuk istri haji umar .Yang membuat Yuna menunduk ketika Istri haji umar menyuguhkan minuman pada mereka Yuna tak bicara apapun Tapi diam diam ia memperhatikan istri haji umar . Yang terlihat masih muda dan cantik .


" Maaf pa haji ini istri baru ya " kata Yuna ikut bicara .


" Oh iya benar ustazah dia istri kedua saya " Kata haji umar . Yang membuat wanita itu tersenyum pada Yuna .Tapi bukan senyum yang tulus . Dan Yuna pun membalasnya dengan tersenyum tipis .

__ADS_1


Akhirnya siang itu setelah panjang lebar bicara banyak Para pemuda desa turut turun menyelam dan mencari jasad uwais . Di muara sungai Begitu juga yus yusuf dan Alan bersama Amar .Yang ikut bergantian ikut menyelam namun hasilnya nihil . Jasad nya pun tetap tak ketemukan . Padahal muara sungai itu cukup dalam . Orang orang kampung pun mulai pulang ketika adzan ashar berkumandang . Begitu juga Malik dan Abah yang sholat berjamaah di masjid setelah itu mereka melanjutkan pencarian lagi


" Ustad bagaimana kalo belum ketemu juga jasad nya Apa kita pulang malam ini juga " tanya Yus


" Iya kita kembali malam ini juga " kata Malik.


" Biar Yuna bi yang ikut menyelam .kan dia minta tolong Yuna bi " kata Yuna menatap Malik suaminya


Deg.....


Malik langsung tersentak Karna istrinya itu ingin ikut menyelam yang membuat umah juga ikut kaget .


Semua orang saling tatap Begitu juga haji umar yang menunggu dengar sabar Sedang kan Malik terdiam .


" Biar Yuna coba abi " kata Yuna


" Tidak kami sudah mencarinya tapi tak menemukannya . Apalagi nak ustazah ini perempuan " kata tetua kampung itu.


" Dia meminta tolong pada saya kek, pasti ada alasan nya Dan saya harus turun kebawah sana melihatnya " kata Yuna


Semua orang pun berunding sampai akhirnya mereka sepakat membiarkan Yuna turun dan Malik menemani nya . Umah yang khawatir bersama abah pun tegang ketika menantunya itu turun pelan pelan ke lanting ( kayu terapung yang dirakit ) ditemani Malik


" Dinda bawa ini " kata Malik memberikan pisau kecil. Dan Yuna menerimanya dan menyimpan nya disaku celana nya . Dan Malik berdiri disebelahnya .


" Apa itu " kata yusuf melihat sesuatu dari arah muara laut sekitar 5 meter meluncur cepat kearah Yuna.


" Ustad malik awas buaya " kata Yusuf histeris Yang membuat Malik langsung terjun dan berenang kearah yuna


Dan orang orang pun panik melihatnya


Buaya besar panjang dan berwarna putih itu nampak sangat mengerikan


" Adinda awas " kata Malik memeluk Yuna yang membuat semua orang panik takut buaya itu menyerang Yuna karna buaya itu muncul tiba tiba menuju yuna.


Namun apa yang terjadi buaya itu berhenti seketika dengan jarak satu meter di belakang Malik .


" Ayo dinda kita naik jangan bergerak " kata Malik yang melindungi Yuna.


Buaya itu menatap Yuna .Lalu kuping Yuna berdenging keras . dan

__ADS_1


" Jangan takut cucuku aku hanya ingin menolong mu . Jasadnya ada di bebatuan di dasar muara " kata suara itu


" Kau mengenal ku " kata Yuna dengan bathin nya menatap buaya itu .


" Ya .....aku raja Jata siluman buaya putih penunggu muara kapuas ini " kata buaya itu . Yang membuat Yuna tenang lalu menarik tubuh Malik .


" Abi naik lah ke lanting Yuna ngak apa apa Dia berniat menolong " kata Yuna Yang berenang mendekati buaya itu dan lalu menaiki pungung nya .


" Yuna ..." kata Malik khawatir .


" Dia mau menolong kita abi naiklah ke lanting " kata Yuna. Yang akhirnya membuat Malik naik ke lanting dan menatap istrinya itu duduk tenang diatas punggung buaya .Yang membuat semua mata terbelalak melihat kejadian itu termasuk umah yang terduduk lemas.


" Abi yuna pergi dulu " kata Yuna Yang di balas anggukan oleh .Malik .Karna hampir tak percaya dengan apa yang ia lihat. Hantu jin buaya besok kejutan apa lagi dinda " bathin Malik khawatir


Buaya itu pun mulai berjalan lalu menghilang Menyelam membawa Yuna ke dasar sungai di mana jasad terikat dengan tali kuat dan di tindih dengan batu besar .


" Astagfirullah aladzim biadab sekali mereka " bathin Yuna ketika berusaha melepaskan tali di jasad uwais . Dan mengambil pisau kecil yang ia bawa tadi Lalu mencoba melepaskannya. Sedangkan sang buaya menunggu dengan tenang


" Bagaimana bisa mereka tega melakukan ini " guman yuna


" Para pembunuhnya salah satu kerabat buaya jadi mereka membayar dengan tumbal Pada siluman buaya Agar mereka tak tertangkap dan tak punya bukti. Tapi tuhan maha adil siapa menanam pasti memanen " kata buaya itu bicara


" Kakek benar yang hak tetap menjadi hak. Dan yang bathil tetap akan bathil " kata Yuna Yang cukup lama mengiris tali tambang yang cukup besar . Lalu setelah selesai menarik jasad uwais ke atas dan menaruhnya di punggung buaya


Dipinggir sungai Malik gelisah menunggu Yuna kembali Amar Hadi yusuf yus dan Alan pun tegang menunggu hampir dua jam diatas lanting . Dan tak lama.


" Itu mereka bang " kata Amar yang melihat buaya itu meluncur cepat kearah lanting . Dan benar saja terlihat Yuna memegangi jasad kaku uwais


" Allahuakbar " kata Yusuf berteriak nyaring yang kemudian mereka mengangkat jasad itu dari pungung buaya ketika bersandar dipinggir lanting.


" Alhamdulilah " kata Yuna . yang lalu ditarik Malik ke lanting dengan wajah pucat kedinginan


" Trimakasih " kata Malik berseru. pada buaya putih itu.


" Trimakasih semoga allah membalas kebaikan mu " kata Yuna mengusap pungung buaya itu yang lalu menyelam dan hilang .


" Dinda ... kata Malik yang memeluk Yuna


Yang kedinginan . Sedang yang lain nya mengangkat jasad uwais dengan tandu

__ADS_1


Yang membuat haji umar tak percaya melihat jasad sang adik. utuh


" bersambung ......


__ADS_2