
Sedangkan disisi lain para mahluk astral sedang berkeliling melihat lihat hutan.
" Mereka tak meninggal kan jejak sama sekali kemana mereka pergi " kata sesosok mahluk hitam
" Entah lah seperti nya mereka raib tanpa jejak. padahal tuan raja berharap mereka kembali " kata teman nya
" Karna dua gadis itu mereka semua lenyap tunggu.......... Apa mungkin mereka dilenyapkan " kata sang teman menatap si mahluk hitam.
" Bisa jadi karna salah satu dari mereka cukup berilmu tinggi ketika raja muda menyerangnya " kata sosok berbulu .
" Ya aku tahu karna aku juga sempat melihatnya Ketika ia menyelamatkan teman nya Sepertinya dia bukan manusia biasa kawan " kata sosok hitam
" Ya ayo pergi " kata sosok berbulu yang melesat hilang menuju tempat lain.
Sedang kan di kota saranjana Alea baru saja memasak makanan siang untuk Aldi yang pastinya akan pulang untuk makan siang .
" Assalamualaikum " sebuah suara memberi salam terdengar dari pintu depan
" Walaikum salam " sahut Alea yang lalu bergegas membuka pintu . Dan Aldi tersenyum berdiri di depan pintu.
" Lah bi kok cepat Alea belum matang memasaknya " kata Alea.
" Masak nya nanti saja Ayo ikut ke masjid Ada pengajian di kerajaan kita diundang nanti makan disana saja " kata Aldi yang masuk kekamar untuk berganti pakaian
" Ya bi kalo begitu Alea masukin semua bahan sayur dulu ya . baru berganti pakaian " kata Alea yang bergegas kedapur .
" Ya sayang " kata Aldi
********
Sedangkan dirumah ustad Rahman para ustad Sedang berkumpul . Karna tadi ustad Sofyan sedang menanyakan warga yang ingin kembali ke martapura di tujuh hari pengajian meninggalnya ulama besar kalimatan itu.
" Apa perlu menggalang dana karna uang kas masjid hanya cukup untuk infaq saja dan takut kurang. " kata ustad Hadi pengurus masjid dilingkungan umah
" Tidak perlu semampunya kita saja , karna tanggal pertengahan semua orang butuh uang apa lagi tanggal tua " kata ustad Sofyan.
" Iya dan lagi perjalanan juga butuh bensin dan uang buat makan Karna kita tak mungkin mengandalkan yang lain " kata abah.
" Seadanya saja dan bila ingin berhemat orang yang mau berangkat saja dan kalo memberi seikhlasnya ngak usah terlalu dipaksakan " kata ustad Sofyan .
" Ya betul toh di sana banyak donatur makanan " kata Amar.
__ADS_1
Sedangan Umah dan Yuna sedang menyiapkan makanan di meja makan untuk para tamu
" Umah semua sudah siap apa ada yang masih kurang " kata Yuna
"' Alhamdulilah sudah cukup nak, untung tadi Yuna belanja banyak nak Umah berterimakasih ya nak sudah merepotkan mu " kata umah Mengusap bahu Yuna Lalu memisahkan sedikit untuk mereka berdua makan di dapur .
" Umah rezeki itu dari Allah Insyaallah ngak akan sia sia kalo kita membaginya " kata Yuna .Yang menyiap kan piring
" Ya nak mudahan berkah ya " kata umah
" Ya umah..ini sudah siap umah " kata Yuna yang meletakan sendok juga
" Ya nak biar umah panggil abah dan Yang lainya ya " kata umah lalu bergegas keluar untuk menawarkan makan siang.
" Abah ... suruh tamunya untuk makan siang dulu ini sudah hampir jam 2 siang " kata umah
" Wah umah kok repot repot umah padahal sudah makan jajanan " kata Amar
" Ya itu bukan makan ayo Had, abah Amar Adim imran kita makan dulu Tapi maaf seadanya " kata abah yang menuju diruang tengah di mana Umah dan Yuna sudah menyiapkan semuanya.
" Wah man ini bukan sederhana istimewa sekali Di rumah umah Salmah cuma masak sayur terong dan ikan sepat kering " kata abah Sofyan yamg mengambil rawon dan tempe juga telur .
"' Wah umah masakan nya enak , trimakasih sudah menyiapkan makan siang " kata ustad Hadi
" Ini sudah istimewa umah pake daging kita kalo bulan tua mana bisa beli daging abah " kata imran .
" Sudah ngak usah di bahas ayo makan dan tambah lagi kalo kurang tuh masih banyak " kata ustad Rahman tersenyum.
Yang membuat semua orang makan dengan lahap Begitu juga umah dan yuna yang makan didapur berdua.
" Abah nanti kita dikabari ya bila jadi berangkat insya allah kalo ada rezeki bisa buat beli bensin " kata imran .
" Patungan saja biar ngirit kan ngak berat diongkos " kata abah sofyan Yang mengobrol sambil makan . Yuna ,Yang mendengar pun Lalu berpikir untuk membantu abahnya itu Karna Yuna mendengar masjid juga butuh dana untuk membeli karpet tambahan Karna sudah banyak yang usang
" Emang masjid butuh dana berapa abah sepuh Untuk menambah beli karpet " kata Yuna bertanya pada ustad Sofyan
" Mau nyumbang Yun, Alhamdulilah sekalian buat makan disana ya Yun " kata Amar bercanda .
" Hust ..... Amar " tegur abah sofyan
" Hehehe maaf bercanda bah Yun maaf cuma bercanda " kata Amar terkekeh
__ADS_1
" Ngak pa pa mar " kata Yuna
" Ya sekitar 4-5 juta karna juga butuh kipas angin nak " kata abah Sofyan menatap Yuna
" Ya kalo gitu biar Yuna bantu ya abah . Anggap saja Yuna minta doa buat umah dan abah Yuna " kata Yuna yang lalu bergegas kekamar Yang membuat ustad sofyan menatap ustad Rahman yang hanya diam . Sedangkan umah yang mendengar hanya merapikan piring yang kotor habis makan.
" Alhamdulilah , Apa Yuna benaran mau menyumbang abah " kata Imran menatap ustad Rahman .
" Ya di lihat saja " jawab ustad Rahman yang tahu menantunya itu tak pelit dengan masalah uang .
Yuna pun lalu datang membawa uang yang di bungkus amplop coklat Yang membuat semua mata tertuju pada Yuna.
" Ini abah sumbangan buat masjid dan ini untuk para jemaah besok yang mau ke martapura Buat bensin dan makan dijalan mohon diterima .Semoga bermanfaat dan jadi ladang pahala " kata Yuna yang memberikannya kedua amplop itu pada abah Sofyan yang imam masjid yang di saksikan ustad Rahman ustad Hadi imran Amar dan Adim
" Masyaallah nak semoga berkah ya nak mudahan jadi amal ibadah nak Yuna dan abah Rahman sekeluarga " kata Ustad Sofyan mengeluarkan uang untuk menghitungnya .
" Kalian yang jadi saksi ya " kata ustad Sofyan yang menghitung untuk masjid 10 juta dan 5 juta untuk perjalanan untuk jamaah mengaji besok
" Alhamdulilah " kata semua orang . Sambil menatap abah Rahman yang mengangguk Lalu mereka pun pamit pulang setelah itu semua nya pulang kerumah nya masing masing Dan abah mengantar Para tamu nya sampai depan pintu .Setelah semua pergi Abah pun menutup pintu untuk kembali kekamar.
Umah baru saja selesai dari dapur Dan masuk kamar ketika abah selesai di telpon Malik
" Umah apa belanja memakai uang Yuna " kata abah Yang tahu sang istri tak mungkin memegang uang banyak.
" Ya abah tadi menantu kita yang belanja Ada apa " kata Umah menatap abah.
" Malik baru saja menelpon baru transfer uang . Abah tanya apa Malik memberi Yuna uang Dia bilang belum sama sekali.. Lalu Yuna dapat uang dari mana umah " tanya abah
" Mungkin uang pesangon kerja nya abah. Tadi pagi sempat cerita berhenti kerja Karna kemaren lama tak bekerja sehabis kejadian di rumah Fatma Karna ngak enak sama bosnya Yuna berhenti dan uang pesangonnya di transfer " kata umah. menjelaskan.
" Kasihan nanti bagaimana kalo habis tadi Malik mengirim lebih Katanya untuk Yuna separo " kata abah .
" Ya abah " kata umah.
" Tapi besok baru abah ambil ya, umah masih punya pegangan kan " kata abah
" Iya masih ada dua ratus abah lagian ngak perlu belanja lagi " kata umah
" Hah ..... mana bisa umah kan menantumu juga butuh makan " kata abah terkejut
" Maksud umah , kan sudah belanja abah Yuna sudah membeli semua nya tadi pagi belanja hampir habis satu juta " kata umah
__ADS_1
" Hah. ....... allahuakbar " kata abah kaget karna selama ini mereka berdua saja 50 ribu sehari untuk makan berdua . Dan berpikir berapa banyak gaji menantunya itu bila dibanding putranya.