
Sedangkan dirumah Yuna .Yuna masih tertidur pulas .Malik pun bangun setelah angin tak lagi berhembus kencang .Lalu membenahi selimut Yuna.
" Alhamdulilah , kau baik baik saja dinda " kata Malik memperbaiki selimut nya Dan mencium Yuna Lalu melangkah kekamar mandi dan berwudhu .
" Aku sholat sunat dulu, Siapa mereka ? ada apa sampai mengirimkan kekuatan jahat pada kami " batin Malik sambil mengelar sajadah.
Sedangkan disisi lain Alea terbangun dari tidur nya
" Astagfirullah aladzim " kata Alea yang duduk . Mengingat mimpinya
Alea pun mengangkat tangan nya dan berdoa untuk Yuna dan Malik .Karna ia bermimpi buruk tentang sahabatnya itu
" Mudahan Yuna baik baik ya Allah lindungi dia slalu seperti dia dulu slalu melindungi kami " kata Alea sambil kembali berbaring lagi Karna melihat mimpi ngeri yang mengejar Yuna
" Ada apa kok sudah bangun " kata Aldi
menatap Alea .
" Abi Al mimpi buruk , mudahan Yuna baik baik saja . Tadi Al sholat untuk mendoakannya " kata Alea memiringkan badannya menghadap Aldi
" Semoga Allah slalu melindunginya , kau sudah berdoa untuknya Pasti Allah sudah mendengarnya sekarang tidur lah " kata Aldi memeluk Alea
" Iya bi " kata Alea yang memejamkan matanya sedang kan Aldi mengirim kan bacaan ayat kursinya Khusus untuk Yuna dan Malik .Sambil mengusap punggung Alea .
" Allah sudah menjaga mereka. Karna Allah membelenggu setan di bulan ramadhan "kata Aldi yang lalu memejamkan matanya
*********
Di waktu saur Yuna bangun dan turun dari ranjang. Yuna kaget melihat suami nya itu tertidur sambil memeluk Alquran duduk bersandar disofa .
" Kasihan abi " kata Yuna mengambil bantal besar Dan mendekati Malik lalu menggeser tubuhnya sedikit pelan pelan Agar Malik bisa rebahan Lalu Yuna menyelimutinya. Setelah itu ia pun kekamar mandi wudhu sholat sunat dua rakaat .
"' Pasti Mikha dan Anis sudah bangun " kata Alea .Yang melipat sajadah dan lalu menaruhnya di atas nakas
Yuna pun lalu keluar dari kamar dan menuju dapur Semuanya sudah siap sedang Mikha dan Anis tak ada hanya ada Lutfia yang sedang membuat teh.
" Al sudah bangun ?" tanya Lutfia
__ADS_1
" Ya kemana Mikha dan Anis " kata Yuna
" Mereka sedang membersihkan ruang tamu karna tadi malam semua kaca pecah entah apa yang terjadi .
" Inalilahi " kata Yuna bergegas keluar dan melihat Arjun dan Arjan memasang kaca baru di bantu Mikha dan Anis
" Apa yang terjadi tadi malam ?" kata Yuna mendekat para pelayan itu.
" Kami tidak tahu nona tapi semua kaca jendela pecah " kata Anis .
" Tapi di kamar atas tidak " kata Yuna
" Mungkin dikamar nona saja yang tidak Yang lain semua pecah nona . Seperti nya ada yang sedang bermaksud jahat " kata Arjan.
" Astagfirullah apa abi tahu " kata Yuna
" Ya nona tuan baru tidur , beliau terjaga lebih dulu tadi malam .Dia hanya menyuruh kami untuk pindah kamar tidur Karna beliau tak meninggal nona sedikitpun tadi malam Dan beliau mengaji untuk menahan serangan . Untung Aziz sudah pulang kalo tidak bakal heboh " kata Arjun Mengingat bocah itu akan berteriak teriak bila ada kejadian aneh
" Alhamdulilah ....." kata Yuna Yang lalu bergegas pergi ke kamarnya dan melihat Malik masih terlelap.
"' Qoyum " kata Yuna lalu teringat Dan lalu duduk bersila di lantai .
" Apa maksud mereka mengusik ku padahal aku tak punya memusuhi siapa pun " kata Yuna
" Mereka musuh dalam selimut nona berhati hati dengan tiap orang di tempat nona bekerja .Dan ingat jangan pernah jauh dengan Mikha dan Anis .Karna mereka bisa membantu nona ." kata bisikan itu.
" Baiklah " kata Yuna membuka matanya tahu Qoyum sedang berzikir karna memulihkan tenaganya .
Yuna pun lega Qoyum melindunginya sampai ia tak terbangun. Dan ia tidur lelap
dijaga suaminya Tampa merasakan apapun Padahal pasti lah rumah mereka akan terdengar gaduh dan heboh tadi malam .
Karna semua kaca pecah. Dan itu sampai ke telinga raja jin yang pagi sudah mengirim kan Kaca pengganti di waktu sahur .
" Bi ayo sahur ........" kata Yuna membangun kan Malik pelan pelan Karna semua orang di rumah nya tak akan brani saur Kalo Malik belum bangun Dan memulainya karna ia tuan rumahnya.
" Eugh........ sudah jam berapa " kata Malik
__ADS_1
" Jam 3 lewat seperempat bi ,Ayo saur kita sudah di tunggu " kata Yuna
" Ya sayang " kata Malik yang lalu duduk
sebentar mengumpulkan kesadaran nya. Dan lalu beranjak dari duduk nya sambil mengandeng Yuna .Dengan wajah bantal nya .Lalu mereka pun keluar dari kamar. Dan menuju meja makan .Yusuf Lutfia dan Yang lain nya sudah duduk menunggu
" Maaf bila membuat kalian menunggu " kata Yuna
" Tidak apa apa ukhti " kata Yusuf menatap Malik yang masih mengantuk
" Ayo kita mulai " kata Malik memimpin doa ber saur Dan setelah itu mereka pun lalu bersantap saur
" Mal apa yang terjadi sebenarnya " kata Yusuf menatap Malik membuka obrolan .
" Aku kurang tahu suf mungkin ada orang yang ingin bermaksud tidak baik tentu nya Karna tak mungkin mereka mengirim kehancuran bagi orang lain " kata Malik santai .
" Astagfirullah..... mengerikan untungnya tak ada yang terluka ustad " kata Lutfia
" Ya .....ini awalnya saja pasti mereka akan mengirim nya lagi " kata Malik
Sedangkan Yuna hanya diam menikmati makanan nya Karna Apa pun itu pasti nya mereka berniat jahat . Pada dirinya dan suaminya.
Sedangkan di tempat lain Empat orang wanita sedang terluka parah Karna badan mereka seperti tersiram air panas Dan mereka berbaring dirumah sakit dengan perawatan intensif
" Bagaimana itu bisa terjadi , padahal mereka yang berbuat Kenapa berbalik " kata seorang pria tua .
"Entah lah tuan , kami sudah memperingat kan mereka Tapi mereka berempat tetap nekad .." kata seorang wanita
" Apa mereka tidak tahu mereka berhadapan dengan siapa Wanita itu di lindungi Jin muslim saranjana " kata pria itu Yang sudah melihat wanita yang mereka serang dalam perlindungan Jin sakti
" Bagaimana tuan tahu " kata wanita itu.
Aku pernah ke kota itu bersama saudaraku ketika tahun 70 waktu kami kecil Ayah pernah bersahabat pada para ulama yang tinggal disana Dan waktu itu kota itu sudah ada Walau belum tak semegah sekarang Dan disana umat muslimnya sangat taat . Dan mereka punya kota sendiri di pulau yang tak terjangkau manusia " kata pria itu Yang merupakan penasehat keluargga bangsawan kaya raya empat gadis itu .Karna dia juga lulusan Al-Azhar kairo
" Apa mereka bisa sembuh ?" kata wanita itu menatap pria tua itu
" Ya tapi akan lama mereka perlu waktu untuk menyembuhkan . Karna mereka mencelakai diri mereka sendiri. Mereka tidak tahu Wanita itu di lindungi khodam nya yang sangat mumpuni Karena wanita dia bukan orang biasa " kata pria tua itu mengelengkan kepala Karna para putri majikan nya itu memang tak pernah mau di kalahkan orang lain . Mereka ingin slalu terlihat menang dan lebih baik dari yang lain . Apalagi masalah bisnis Pasti mereka menghalalkan segala cara dengan jalan belakang tampa sepengetahuan orang lain
__ADS_1
" Mereka melakukan kesalahan fatal semoga saja wanita itu tidak dendam " kata wanita itu Yang merupakan pelayan setia keempat wanita bersaudara itu