Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 129


__ADS_3

Di bawah pohon sesosok mahluk sedang kedinginan .


" Aku harus mencari gadis itu untuk menolongku " kata sosok hantu itu .Karna ia berharap bisa mati dengan tenang.


" Kemana aku harus mencarinya . Apa dia masuk kota jin itu " kata sosok hantu Yang sudah lama mencari Yuna . Karna dulu ia sempat melihat Yuna menolong Alea dan ia mengikuti Yuna hingga kehilangan jejak .


" Aku harus mencari nya , Aku tidak mau hidup dengan sosok seperti ini " kata hantu itu lalu menghilang dari balik pohon


Sedangkan Alea baru bangun dan bergegas mandi untuk membersihkan diri Lalu membangunkan Aldi suaminya untuk sholat ke masjid


" Bi aku kemasjid dulu ya " kata Aldi setelah selesai mandi Aldi bergegas ke masjid


" Ya bi " kata Alea yang sedang memasak .


Dan Aldi pun bergegas pergi . Sedang kan Alea berkutat didapur setelah sholat .


" Yah bumbu dapur habis Apa aku harus kepasar kota baru ya Ah apa salah nya ditemani Helen " kata Alea


" Ya nanti minta ditemani Helen saja ah biar ngak merepotkan abi " kata Alea karna jarang belanja kekota karna di kota jarang ada bumbu khas manusia


Siang nya Helen pun datang menghampiri Alea yang baru selesai menyetrika pakaian Aldi .


" Wah kebetulan sekali Len ,aku ingin kepasar kota baru mau beli bumbu dapur karna disini kurang lengkap " kata Alea ketika Helen bertamu


" Ya aku juga Al ayo mumpung siang kalo sore takut kemalaman " kata Helen Yang kini sudah bisa menyamar seperti manusia


" Ya tunggu sebentar ya aku ganti baju dulu " kata Alea Mumpung Helen sedang membawa mobil .


Lalu keduanya pun kepasar. Karna keduanya sudah terbiasa. Dan banyak nya orang tak menyadari rupa Helen Yang memperlihat wajah bule hantu nya karna memakai hijab.


" Hehehe....... kau lucu len pake masker segala " kata Alea


" Ya perlu kan Al , karna gue hantu bule nah lho kan setengah manusia ya jelas mereka nggak merasa aneh " kata Helen tersenyum Yang sibuk membeli semua kebutuhan dapur . Karna ada kepuasan sendiri bila belanja dengan teman sendiri. Namu tanpa mereka sadari sesosok hantu mengikuti kedua nya . Sampai mereka selesai belanja Dan pergi ke mobil Dimana mobil parkir ditempat sepi .


" Alea baru saja menaruh belanjaan nya di mobil ketika .....


Bug........dan ketika Helen menoleh


" Aaa.............. hantu " teriak Helen kaget


" Heh.......siapa kau " kata Alea memasang kuda kuda ingin melawan .


" Maaf aku hanya ingin bertanya pada kalian " kata sosok hantu mengerikan itu


" Bertanya apa cepak kata kan " kata Alea ..


" Bukan nya kalian wanita yang ditolong wanita bernama Yuna tolong bantu aku Aku ingin minta tolong padanya Aku ingin bebas jadi hantu jelek tak mau hidup begini " kata hantu mengerikan itu


" Hah. ............Yuna di jakarta dia tidak disini Kalo kau memang butuh bantuan nya Kau bisa kesana sebelum ia pergi ke kairo " kata Alea yang iba pada hantu itu Yang sangat menyeramkan

__ADS_1


" Benarkah , beri tahu aku dimana tempat nya " kata sosok hantu itu memelas


" Alea menatap Helen , apa aku harus memberikan alamat nya " bisik Alea


" Ya kalo dia jahat pasti tadi dia akan menyerang kita Tapi dia sepertinya hantu baik Tapi jelek sekali rupanya " bisik Helen


" Ih kau ini hantu kok teriak hantu " kata Alea


" Hehehe...... " tawa Helen terkekeh Yang membuat Alea menulis alamat untuk hantu itu . Setelah mengucapkan trimakasih pada kedua nya Hantu itu pun pergi menghilang begitu saja .


" Ih serem ......" kata Helen


" Heh......ayo kenapa pake dilihat ayo pulang " kata Alea yang sudah kepanasan .


Lalu keduanya pulang kembali kedalam kota menuju rumah Alea .


Sedangkan Yuna baru saja menata kopernya ketika umah memanggil nya turun


" Iya umah " kata Yuna yang bergegas menuruni tangga


" Dinda ngak buru buru gitu " tegur Malik yang bergegas memegang tangan Yuna karna takut istrinya itu ter jatuh


" Maaf bi " kata Yuna ketika ia sadar kini berbadan dua .


" Ya Allah nak kenapa buru buru maaf bila umah mengangetkan mu Ini ada Meri datang ." kata umah


" Maaf umah Yuna hanya kaget " kata Yuna yang di belakangnya ada Malik


Dan ini Meri bawakan nasi uduk jualan Meri umah ." kata Meri yang duduk sambil menyodorkan kotak


" Wah enak nih gratis ya " kata Malik


" Iya ustad ... mumpung saja lagi baik " kata Meri


" Hehehe . .... baik aja terus biar gue makan gratis " kata Yuna yang duduk disebelah Meri .


" Umah ayo makan siang. Ini tadi buat sarapan karna Meri repot jadi baru bisa ngantar siang ini kesini " kata Meri lagi


" Wah ..... banyak sekali ayo kita makan bareng aja sekalian abi ayo duduk sini . .Bi irah....... ambil kan piring " teriak Yuna .


" Yah ...... istri ustad kok teriak teriak " kata Meri


" Kan dirumah ya bi ngak di jalan " kata Yuna .


" Ya tapi ngak di tempat umum " kata Malik sambil melihat Yuna membuka semua kotak ya bawa Meri .


" Wah banyak sekali nak Meri , Abah ayo sini bergabung bi irah mima di ajak kesini ayo makan siang bersama Mumpung nak Meri bawa banyak nih " kata umah


Ketika bi irah membawa piring dan sendok untuk makan

__ADS_1


" Paket komplit ya Mer, kalo cafe paket apa Mer " kata Yuna Sambil mengambil piring dan mengisinya .


" Ya apa saja Yun yang penting laku " kata Meri


" Abi pake apa ayam goreng atau telur " kata Yuna


" Apa saja terserah dinda " kata Malik


Lalu Yuna pun mengambil makan untuk dirinya sendiri Dan mereka pun makan bersama Menikmati makanan yang dibawa Meri


" Apa nak Meri jualan nasi uduk ?"tanya umah


" Iya umah sudah punya empat cabang dan dia hanya mengawasi karna Meri juga buka cafe umah " kata Yuna


" Masyaallah wah .... sudah jadi bos nih " kata umah


" Belum umah masih bos receh Ngak kaya Yuna sudah jadi bos besar duduk manis banyak duit .ini aja modal di bantu mantu umah " kata Meri jujur


" Ih..... ngak lah " kata Yuna .


" Ya alhamdulilah bisa jadi bos besar .Benaran bos nanti ya din " kata Malik mengusap kepala Yuna


" Aamiin .. abi apaan sih itu cuma sindiran Meri " kata Yuna


" Hahaha..... iya ber canda ustad tapi kan juga tinggal di setor uang dari ustad " sindir Meri .


" Hahaha...... itu kewajiban nak Meri ., Nak Meri kapan nih ,Apa umah abah diundang nanti " kata umah bercanda


" Insyaallah umah doakan saja agar jodohnya merapat .." kata Meri


" Aamin " jawab semuanya mengamini Yang membuat Meri tersenyum ..Begitu juga Yuna tampa sengaja Yuna melihat sosok hantu duduk didekat pintu depan Yuna pun cepat mengalihkan padangan nya dan pura pura tak melihat nya


" Ya sudah ya Yun aku ngak bisa lama lama nanti malam jadi kan kerumah mau lihat rumah. Karna aku harus mengurus cafe dulu siang ini " kata Meri


" Ya jadi nanti aku kesana sama abi ya bi apa umah dan abah mau ikut juga " kata Yuna .


" Insyaallah nanti malam kan habis isya " kata umah


" Iya umah " kata Yuna


" Ya sudah saya pamit umah abah ustad beb nanti malam kutunggu ya ." kata Meri


" Ya hati hati dijalan " kata Yuna yang lalu mengantar Meri kedepan pintu. Dan umah membantu bi Irah membawa makanan kedapur karna masih tersisa banyak


Yuna melambaikan tangan nya ketika Meri pergi dan ketika berbalik ...


Yuna cepat cepat masuk rumah ketika hantu itu ingin mendekatinya .Dan hampir terjatuh ketika Malik tak menangkapnya


" Dinda...... ada apa ?" kata Malik menatap wajah istrinya yang ketakutan

__ADS_1


" Itu ........." kata Yuna menunjuk pintu depan


__ADS_2