
Yuna dan Malik saling pandang begitu juga abah dan umah. Sedang kan Alea dan Meri hanya diam.
" Aku tak melihat apa pun " kata Alea menatap Yuna
" Sudah mungkin kalian capek istirahat dulu Besok Yuna akan mengantar kalian. Saya pribadi minta maaf tak bisa mengantar karna ada urusan " kata Malik Yang besok harus ke duta kebesaran Dubai untuk mengurus kepulangannya.
" Iya nak istirahat lah " kata Umah .
" Yuna kamu juga nak " kata umah .
Sedangkan abah dan Malik hanya saling pandang . Lalu menatap umah
" Umah kami kekamar dulu Ada yang harus kami bicarakan .?" kata abah
" Ya bah " kata umah
.Abah merangkul bahu Malik naik kelantai atas. Menuju balkon .Dan keduanya duduk sambil Melihat pemandangan di luar yaitu rumah rumah tetangga dan jalan yang di lewati para pengendara.
" Kau sudah siap dengan konsekuensi nya Mal " kata abah menatap Malik . Karna seminggu lagi Malik akan pulang ke Dubai .Ia memilih jadi dosen ilmu fikih di sebuah universitas. Dan kadang menjadi dosen terbang di jakarta sebagai dosen tamu. Untuk membagikan ilmu nya.
" Entah lah bah kalau dia belum siap
Malik tak bisa memaksanya. " Kata Malik memejamkan matanya Karna selama ini ia berharap bisa menjadikan Yuna istri nya.
" Abah sudah menghubungi paman Mahdi besok siang dia sudah disini.. Kau tinggal bicara dengan nya baik baik. ..
" Ya Abah. " kata Malik Yang diam berpikir sejenak dengan keputusannya.
*********
Di sisi Lain Aldi terdiam melamun mengingat Alea. Padahal baru beberapa hari istrinya itu pergi Tapi hatinya merasa rindu. Dan ada rasa takut di hati nya saat ini Takut .kehilangan wanita yang ia cintai.
" Ku melamun karna ku ingat kamu ....
ku bekerja tetap ku ingat kamu. ....Aku rindu ..uuu rindu....rindu......." Nyanyi jafar sambil bergoyang lagu dangdut .
Aldi hanya tersenyum menatap teman hantu laut nya itu bergoyang sendiri dengan gaya geol geol ala artis kawakan.
Namun tidak dengan Burhan yang melihat tingkah konyol teman nya itu.
" Hahaha........ wah bro bakal ada artis dadakan nih dikantor kita. " kata Burhan menyindir.
__ADS_1
" Iya lah .....kan perlu hiburan emang manusia saja yang perlu hiburan Apalagi kaum saranjana bro......... goyang ....." kata Jafar berjoget Yang akhirnya membuat Aldi terkekeh juga melihat tingkah kocak
temannya itu.
" Hei bro kamu cocoknya jadi pelawak dari pada penyanyi suara cempreng gitu ngak masuk audisi " kata Aldi
" Cih ........ kau ini padahal aku sudah mau
ikut audisi AFI Indosiar waktu itu. Tapi sayang keburu mati " kata Jafar
"' Hadeh ...... syukur lah kau mati sebelum menjadi artis Dari pada jadi artis di diskualifikasi juri Kan kasihan nanti juga akhirnya mati bunuh diri terjun ke laut." kata Burhan
" Hahaha........ ngawur kamu bro mana ada punya niat gitu " kata Jafar
" Lalu "
" Yah emang takdir aku ngak bisa berenang bro dan mati di laut " kata jafar
" Ish.....ish..... kasihan kamu beruntung mati di laut ngak sakit bro , Nah aku apes mati kecelakaan mana di bantai siluman jasadku " kata Aldi. lirih.
" Ih serem........ -dah ngak udah diingat . Tumben tuh garapan banyak emang kerja kalian ngebut. " kata Jafar.
" Kita mau melancong ke alam.dunia far, makanya kerja lembur menyusul istrinya Aldi . Kata nya kangen dan takut ngak bisa pulang . " kata Burhan.
" Ngak boleh " kata Burhan dan Aldi kompak
" Yah..... curang masa pelit sih ngak ngajak ngajak " kata Jafar.
" Hei....far alam dunia itu mengerikan banyak setan jahat dan hantunya serem serem. Kita hanya menjemput Alea pulang Bukan untuk main main " jelas Burhan.
" Ya baiklah terus kapan kalian keluar ?" kata Jafar.
" Minggu besok makanya kita rapel nih kerjaan , Karna kasihan lho bro kerja borongan " kata Burhan yang tak mungkin membuat repot temannya itu
" Iya far kita minta tolong lho mengawasi kantor ya .Karna kami hanya menjemput Alea pulang. Aku ngak sanggup di tinggal lama dan aku takut dia lupa dengan ku " kata Aldi lirih .
" Cih ...dasar bucin .. ya sudah sana.....pergi lah tapi ingat cepat pulang . Kau tahu setan di luar sana mengerikan Dan juga banyak iblis nya. " kata Jafar yang mengingat kota saranjana lah kota gaib ter aman. Karna kota di dunia sangat mengerikan Dan juga banyak iblis dan setan yang kapan saja mencari sekutunya.
" Ya kami tahu." kata Burhan yang sudah tahu sebenarnya ia Juga tak mau keluar dari kota Saranjana Terkecuali hanya karna terpaksa.
" Ya sudah ayo sholat tuh sudah adzan setelah itu kita makan " kata Burhan yang lalu keluar dari ruangan Aldi .diikuti Jafar
__ADS_1
" Ya sana duluan aku rapikan meja dulu" kata Aldi Yang merapikan mejanya Dan lalu menyusul kedua temannya. Untuk ke masjid kantor mereka....
*******
Malam terasa dingin Ketika Yuna duduk di atas balkon Ketika Malik memintanya untuk bicara berdua saja. Yuna memakai sweater tebal untuk menghangat kan tubuhnya Padahal kota jakarta tetap terasa panas Walau pun di malam hari. Sedang kan Alea dan Meri sedang dikamar
" Mhem....... sudah lama menunggu " kata Malik mengagetkan Yuna...
" Baru saja " kata Yuna melirik Malik
" Ada apa , apa ada yang penting " kata Yuna .
" Kanda hanya ingin melamar mu , sesuai permintaan umi waktu sebelum meninggal yang menitipkan mu pada kanda. Dan sekarang kanda menagih janji itu pada mu ." kata Malik melirik Yuna
Deg .......
Yuna terdiam ..entah mengapa hatinya belum siap . Karna ia tak ingin terikat Apalagi dengan seorang ustad yang menurutnya sangat berat ..Ya bagaimana tidak . Tidak mudah baginya yang belum terbiasa Hanya berkutat dirumah. Taat pada suami Dan melayani nya dengan baik Juga ikut mendampinginya . Dari sholat tahajud subuh dhuha zuhur begitu ....setiap hari pergi ke pengajian Dan ....
" Yuna ......" kata Malik membuyarkan lamunannya.
" Kau sudah siap " kata Malik lagi menatapnya
" Maaf, kenapa kau tak mencari wanita lain saja. Teman kuliah mu atau yang sederajat dengan mu kalian bisa hidup bahagia . Aku belum siap Mal. Aku belum berhijab dan menata hati. Kau seorang ustad aku tak pantas bersanding dengan mu " kata Yuna mengeleng .
" Kau yakin apa kau sudah memikirnya nya Apa suatu hari kau tak menyesalinya " kata
Malik bertanya. Sambil menatap dalam mata wanita yang dicintainya itu.
" Tidak aku tak akan menyesalinya " Kata Yuna tertunduk . Walau hatinya terasa sakit Mengatakan itu . Tapi bibirnya harus berkata ..Padahal di hatinya Yuna belum Yakin sepenuh nya.
Malik membuang nafas kasar " kenapa kau masih keras kepala ,Apa kehidupan dunia fana ini menyenangkan .Kau tak ingin surga nya Allah Punya suami dan kehidupan yang samawa " kata Malik mencerca Yuna.
" Bukan itu maksud ku, aku hanya belum siap " kata Yuna .
" Lalu kapan?" kata Malik
" Entah lah menikah lah dengan orang lain . Jangan menunggu ku " kata Yuna ..Yang lalu beranjak pergi meninggalkan Malik sendiri. Menuju kamar nya.
Ceklek......Yuna menutup pintunya kembali dan menguncinya . Lalu bersandar dibelakang pintu. Dan terduduk lemas sambil air mata nya mengalir ...deras.
" Aku belum siap Mal , aku iklas kau pergi Walau aku belum bisa melupakan mu..Aku tak pantas untuk mu Yang punya silsilah keluargga ustad sedangkan aku hanya keluargga biasa Dan hanya yatim piatu yang tak jelas " bathin Yuna lirih menangis diam .Karna ia takut pada dirinya sendiri yang tidak tak bisa menjadi istri yang baik . Bagi seorang ustad seperti Malik..
__ADS_1
Lama Yuna menangis lalu menghapus air matanya dan.......
" Astagfirulah ......." kata Yuna kaget Melihat sosok bayangan seseorang berdiri didepannya. tersenyum . ...