
Yuna pun lalu berbalik untuk menuju toko penjual taplak Yang di sambut senyum oleh Mikha dan Anis
" Kasihan ya nona " kata Anis
" Ya aku ngak tega melihat nya " kata Yuna yang sambil berjalan menuju toko
" Tapi nona sudah menolong nya Dan itu sudah aman perhiasan nya ngak akan hilang " kata Mikha tersenyum
" Ya apa kalian tahu pahala yang paling besar Yaitu ketika kita menolong orang Yang sangat membutuhkan saat itu juga " kata Yuna
" Ya nona kami tahu maka nya nona bisa mendapat kelebihan rezeki kan Karna Allah sayang pada nona " kata Mikha .
" Ya mungkin itu juga " kata Yuna sambil tersenyum Dan melangkah menuju toko penjual taplak dan perlengkapan dapur
Sedangkan Malik sambil melihat lihat Baju koko di sebuah toko yang tak jauh dari mobil mereka parkir
Sedang asyik memilih milih Malik di telpon Yusuf karna ingin menginap dirumah Malik
Karna waktu itu Malik menawarkannya .
" Ya suf , nanti sehabis dari pasar Ana jemput sama sopir ya . Siap siap saja biar nanti kita datang barang barang nya bisa langsung di masukan mobil ok " kata Malik
" ......"
" Ok ...... santai saja di rumah ku banyak kamar. Nanti kau tinggal pilih saja " kata Malik
" ......."
" Ok ...assalamualaikum " kata Malik yang lalu mengambil 3 baju koko untuk ia beli Karna yang duanya untuk Arjan dan Arjun
Setelah membayarnya Malik berjalan ke mobil Dua pengawalnya itu sedang asyik ngobrol Entah apa yang mereka bicarakan Dan terhenti ketika Malik memberikan Dua bungkusan pada keduanya .
" Yah dapat koko buat tarawih lumayan " kata Arjun.
" Thr ya tuan " kata Arjan .
" Thr nya masih di jalan menyusul nanti " kata Malik Yang masuk dan duduk sambil. menunggu sang istri
" Asyik lumayan " Kata keduanya
Sedangkan Yuna tak sengaja melihat Anis yang melihat gamis cantik sambil mengigit jarinya Dan berdiri mematung menatap kagum sebuah pakaian Yang berada disebelah toko tempat Yuna belanja.
" Nis ayo pulang " kata Mikha
" Oh iya ayo " kata Anis beranjak dari tempatnya berdiri .
" Pengen ...." tanya Yuna pada Anis
__ADS_1
Yang membuat Anis gelagapan antara mau bilang iya atau tidak .Karna Anis tak punya uang dan dirinya hanyalah seorang pelayan .
" Kalo mau ayo kita ambil Mikha juga mau " kata Yuna yang ingin menyenang kan para pelayan nya .Karna tak mungkin ia tega melihat Anis gigit jari begitu saja
" Tapi nona " kata Anis
" Apa susah nya bilang iya atau tidak Kalo ngak mau ya sudah " kata Yuna sambil melangkah berjalan
Mikha pun menyenggol Anis . Anis pun langsung
" Nona mau....." kata Anis malu malu Sambil menunduk kan kepalanya Karna baru kali ini ia menginginkan kan sesuatu .
Yuna pun langsung berhenti melangkah Lalu berbalik menatap dua pelayan nya itu Dan lalu tersenyum
" Ayo ......" kata Yuna menuju toko pakaian yang tadi di lihat Anis .
Mikha dan Anis pun mengikutinya menuju toko pakaian wanita yang terlihat cantik cantik Apalagi banyak orang yang belanja
" Ayo pilih aku tunggu disini , kalian bisa
memilih nya " kata Yuna
" Saya juga nona " kata Mikha menujuk dadanya .
" Iya .... " angguk Yuna
" Terimakasih nona , berarti saya juga boleh memilih. " kata Mikha yang juga sebenarnya ingin membeli baju baru untuk lebaran. Tapi belum punya uang
Lalu Mikha dan Anis pun memilih baju Yang akan mereka beli Dan mereka memilih milih mana saja Yang mereka sukai .
Sedangkan Yuna menunggu kedua pelayan nya . Sambil melihat para pembeli lain Duduk tenang sambil melihat sekelilingnya
" Nona boleh ambil 2 sekalian lebaran " kata Anis menawar
" Terserah kalian saja " kata Yuna .
" Ya nona " kata Anis senang
Kedua nya pun asyik memilih Setelah selesai ketiga hendak pulang Seorang anak kecil menangis menginginkan baju baru yang mirip Mikha beli
" Hua....hua hiks hiks umi mau " kata anak itu menangis Yang membuat Yuna tak tega lalu mendekatinya
" Ada apa umi " kata Yuna
" Maaf nona bajunya terlalu mahal .Dan saya tak mampu membelinya " kata Wanita itu lirih
Yuna yang tak tega pun lalu mengambil uang sepuluh lembar ratusan Dan lalu berjongkok mendekat pada wanita itu
__ADS_1
" Umi belikan saja ini uang nya " bisik Yuna pelan agar orang lain tak mendengar nya Sambil menjabat pelan tangan wanita itu. Dan memberikan uang nya di tangan wanita yang mendiamkan anak nya Yang tak sengaja dilihat oleh anak perempuan Yang masih menangis
" Ade jangan menangis ya , ade boleh ambil bajunya " kata Yuna mengusap kepala bocah itu Yang langsung berhenti menangis lalu menatap wajah Yuna.
" Trimakasih semoga allah membalasnya " kata wanita itu menatap Yuna dengan mata berkaca kaca .
" Aamiin sama sama umi , kami pamit assalamualaikum " kata Yuna
" Walaikum salam nona " kata wanita itu menatap punggung Yuna yang berjalan bersama Mikha dan Anis Yang menenteng
belanjaan masing masing .Lalu ketiga pun sampai di parkiran mobil .
" Kok lama ya " kata Malik
" Maaf tuan kami dibelikan baju lebaran sama nona " kata Anis .
" Hah ...kok banyak kita cuma dibelikan satu sama tuan kenapa kalian dobel " kata Arjun
" Hahaha....... pengen juga besok lagi ya kota beli nya di mall " kata Malik yang membuat Arjun dan Arjan saling pandang
" Ya tuan, berarti kita langsung pulang kan sekarang "kata Arjun senang mendengarnya
" Ya, iyalah masa kita nunggu sampai bedug " kata Mikha
" Eh ..ada yang baper nih, kita ngak ngiri cuma bercanda " kata Arjun .
" Serius juga ngak pa pa " kata Anis
" Sudah ayo pulang besok lagi kita ke mall bareng bereng untuk beli beli baju baru " kata Yuna
" Ya nona kan mereka sudah beli masa beli lagi " kata Arjan sambil menjalankan mobil menuju pulang
" Hahaha..... kalian ini aneh juga ya Jin kok mikirin baju lebaran " kata Malik merangkul Yuna yang duduk berdua didepan disebelah Arjan Sedangkan Arjun bersama Mikha dan Anis
" Bi kan mereka baru bebas .wajar mereka ingin seperti layaknya nya jin yang lain . Kan ngak kaya di saranjana bi " kata Yuna Yang tahu jin istana disana bebas hidup di rumah masing masing dan bisa punya keluargga .
" Begitu ya . Tapi kok istri abi ngak beli juga " kata Malik yang tahu istrinya itu tak membeli apapun .
" Kan baju dinda masih banyak yang belum di pake bi " kata Yuna Yang membawa pakaian nya dari kalimantan .Dan masih utuh hadiah para sahabat nya yang harganya cukup mahal Bersama perhiasan nya juga Dan ada juga hadiah dari kerabat istana .
" Oh iya abi lupa " kata Malik merangkul Yuna sambil mencium pucuk kepalanya . Karna ia tahu istrinya itu sangat pintar menyenangkan orang lain Tak terlalu hobby shoping untuk berfoya foya padahal Malik tau Yuna punya uang ratusan juta di rekeningnya .
Mikha dan Anis juga Arjun hanya saling pandang Karna melihat sikap tuan nya itu Yang membuat Arjan ikut melirik Karna pasangan itu saling menyayangi .
" Oh ya sayang nanti abi mau jemput Yusuf dan istrinya biar dia tinggal sama kita sementara ya Kasihan " kata Malik
" Ya bi , tapi dinda ngak ikut jemput ya Dirumah saja dinda ngantuk " kata Yuna
__ADS_1
" Ya sayang tidurlah nanti abi gendong kalo sudah sampai " kata Malik menarik tubuh Yuna dalam pelukan nya.
.