Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 164


__ADS_3

Begitu juga dengan para tetangga tuan Ahmet . Yang melihat tuan Ahmet.Semua terkejut karna sekujur tubuhnya menghitam .


" Ustad seperti nya dia kena tulah Karna bersekutu dengan setan " bisik seorang pria yang mendampingi ustad Ali


" Entah lah saya belum memastikan nya " kata ustad Ali yang memang sudah tahu tuan Ahmet pemuja setan dan penganut ilmu sihir mesir. Namun ia tak brani ikut campur urusan tuan Ahmet Dan slama ini ustad Ali hanya bisa menasehati nya saja


Namun tak pernah digubris


" Saya senang ustad dia begitu karna sudah banyak menzalimi para tetangga dan warga komplek daerah lingkungan kita " kata seorang pria


" Shut ..... jangan keras keras nanti dia mendengar nya dan membuat mu dalam bahaya" Kata seorang pria disebelah nya.


" Biar aku lihat, kalian mundur lah " kata ustad Ali mencoba mendekati tuan Ahmet yang sekarat dan merintih rintih menahan panas karna luka bakar


" Tuan Ahmet anda baik baik saja ?" kata ustad Ali


" Aku sekarat ustad tolong aku , ini sangat panas dadaku rasa nya seperti terbakar " kata tuan Ahmet meringis menahan sakit


"'Ya Allah biar kami bawa kerumah sakit ya " kata ustad Ali


" Tidak ..... jangan aku hanya ingin para kerabat ku saja yang datang " kata tuan Ahmet . Yang membuat ustad Ali terdiam dan hanya bisa mematung melihat luka bakar tuan Ahmet yang terlihat mengerikan.


" Astagfirullah dalam sekarat pun kau tak ingin mengingat Allah " kata hati ustad Ali lalu menjauh dari tubuh tuan Ahmet Lalu mendekati Kun untuk menyuruh mengabari kerabatnya.


" Saya sudah menghubungi nya ustad mereka sedang dalam perjalanan kemari " kata Kun pelayan setia tuan Ahmet .


" Baiklah apa sebenarnya yang terjadi " tanya ustad Ali pada Kun .Namun Kun tak menjawab dia hanya diam .


" Maaf ustad saya tidak tahu " kata Kun menunduk karna tak mau membuka rahasia tuan nya .Karna keluargga nya akan terancam bahaya bila ia membuka mulut menceritakan apapun tentang tuan nya itu.


" Baiklah " kata ustad Ali yang mengerti lalu menjauhi Kun .


Bisik bisik tetangga terdengar jelas di telinga ustad Ali Karna bukan sekali dua kali Ada tetangga baru yang meninggal di komplek daerah tinggal mereka .Tapi hampir silih berganti .Dan kebanyakan dari mereka adalah pendatang.


" Pasti dia ingin mengirim santet pada ustad Malik Tapi tak berhasil .Karna kemaren dia merusak kap belakang mobil


ustad Malik. Dan ustad Malik bersikap biasa saja tak terpancing sama sekali Dan itu membuatnya tuan Ahmet kesal " kata seorang pria

__ADS_1


" Bagus lah biarkan dia sekarat , karna dia jahat bukan nya sudah saat nya dia pergi dari tempat ini Biar kita aman " kata pria yang lain berbisik pelan


" Iya ...bahkan dia sering menyantet orang sampai mati Dan mereka juga menyiksa nya Bahkan membuat mereka menderita penyakit menjijikan " kata pria satunya


Tak lama para kerabat tuan Ahmet datang Mereka 5 orang pria bertato dengan tubuh kekar dan juga terlihat sangar


" Apa yang terjadi kenapa saudara kami sampai seperti ini ? " kata seorang pria bertubuh besar pada seorang warga


"Maaf kami tidak tahu , kami hanya datang untuk melihat nya karna ia berteriak teriak keras " kata tetangga tuan Ahmet.


" Sudah kalian pergi dari sini, Dan kau juga ustad pasti kau senang kan melihat saudara kami terluka parah " kata pria itu menatap ustad Ali sinis


" Maaf tuan Azat saya datang kesini untuk mambantu bukan untuk berdebat .Kalo tak berkenan kami akan pergi " kata ustad Ali


" Pergilah, kami tak butuh bantuan ustad " kata Pria itu yang tak lain adalah adik tuan Ahmet yaitu Azat dia pengusaha rumah judi dan club malam di mesir.


" Baik lah kami pergi " kata ustad Ali Yang lalu menatap para tetangga nya. Memberi isyarat untuk pergi dari rumah besar itu.


" Ayo ustad biar kan saja kita lihat saja seperti apa mereka. Pasti mereka akan mengusik ustad Malik lagi " bisik seorang muazin masjid


" Oh ya apa ustad Malik masih muda " tanya ustad Ali para pria paruh baya itu. Yang belum sempat bertemu Malik


" Masyaallah aku penasaran dengan nya Apa dia sering kemasjid " kata Ustad Ali .


" Tadi ustad Malik sholat bersama kita ustad , biasanya beliau sholat di mushola . Karna tadi ada tamunya ustad Malik mengajak teman temannya kemasjid " kata pria itu


" Iya ustad, tadi ustad Malik ikut sholat berjamaah bersama kita magrib dan isya . Ustad pasti senang bertemu dengan nya selain ramah dan baik Beliau juga mengajar di Al-Azhar ustad Dan kalo tidak salah dia baru berumur 26 tahun ." kata muazin masjid


"Masya allah syukur lah bila warga baru kita ada ustad muda Agar komplek ini sedikit aman setelah banyak mengalami hal hal aneh " kata ustad Ali yang bekerja sebagai pedagang dan ia baru pulang dari Yaman dan turki. Karna sibuk berbisnis


" Iya ustad dan seperti nya ia bukan ustad biasa. Makanya tuan Ahmet seperti itu " kata tetangga tuan Ahmet pelan sedikit berbisik


" Ya Ana juga berharap seperti itu .Semoga dia bisa membantu kita di wilayah ini " kata ustad Ali yang juga keturunan ulama besar Dan juga seorang ustad yang mengajar di sebuah universitas swasta.


" Ya ustad kuharap juga begitu, Agar kita aman karna sudah banyak warga yang terzolimi Dan lagi biar bisa menyadarkan


tuan Ahmet dan keluargganya " kata Pria lain .

__ADS_1


" Iya insyaallah Ana harap begitu " kata ustad Ali yang memang berusia sekitar 45 tahun itu. Yang lalu pulang setelah mereka berpisah di persimpangan jalan


Sedangkan Ahmet merintih menahan sakit Dan badan nya semua menghitam


" Bagaimana bisa baba juga tewas siapa yang dia brani sekali melawan kita " kata Azat


" Tenanglah Azat , kalo dia bisa membuat kak Ahmet seperti ini berati kita juga dalam bahaya . Bahkan baba sampai mati mengenaskan itu menandakan dia bukan orang sembarangan " kata adik Azat .


" Siapa dia , bagaimana bisa ia melawan kak Ahmet " kata Azat geram.


" Beliau seorang ustad muda tuan , beliau baru pindah beberapa hari ini .Mereka tinggal dengan dua sopir dan dua pelayan nya . Dan istrinya sedang hamil " kata Kun.


" ****...... jadi dia seorang ustad muda , pantas saja dia brani " kata Azat yang lalu menyuruh kun memanggil dokter .Dan dokter datang kerumah dengan cepat


Luka bakar tuan Ahmet sangat parah bahkan cukup mengerikan yang membuat dokter itu mengeleng kan kepala nya


" Maaf tuan, sepertinya beliau tak akan selamat .Karna luka bakar nya cukup parah Dan lagi ini hal tersulit dan cukup aneh karna kulitnya menghitam seperti nya. bukan seperti sakit biasa " kata dokter itu menatap Azat.


" Lalu kami harus apa ?" kata Azat


" Tuan bawa saja kerumah sakit dan tuan Ahmet bisa di rawat intensif " kata dokter


" Cih...... sudah ngak perlu kalo kalian tak becus nih uang bayaran nya " kata Azat Yang membuat dokter langganan keluargga nya itu takut Dan mengambil uang nya lalu bergegas pergi meninggalkan rumah tuan Ahmet...


Sedangkan Yuna dan Malik baru saja sampai mengantar teman temanya ke hotel.


" Trimakasih ya Yun ustad sudah mau repot mengantar kami " kata mereka bersamaan Lalu saling berpelukan satu persatu .Hanya para pria yang tidak .Dan mereka hanya berjabat tangan .


" Ustad hati hati ya , tolong jaga Yuna untuk kami " kata Burhan


" Iya ustad semoga allah menjaga kalian dan tolong jaga Yuna " kata Aldi ikutan


" Tampa kalian minta itu sudah kewajiban Ana. Mampir lah lagi bila kalian ke kairo Kami akan senang hati menerima tamu " kata Malik tersenyum


" Insyaallah ustad " kata Jafar yang juga menjabat tangan Malik .Yang senang kalo para sahabat istrinya itu ikut mengkhawatir kan Yuna Dan terlihat mereka juga sangat menyayangi istrinya sepenuh hati


" Ya semoga kalian slamat sampai tujuan salam untuk kota saranjana " kata Malik tersenyum

__ADS_1


" Siap ustad kami akan sampaikan " kata ketiganya kompak


" Gr.......gr....gr.....sedang dari kejauhan sosok setan yang disuruh Ahmet Mengintai mobil Malik yang di bawa oleh Arjan dan Arjun . Sedangkan Yuna dan Malik memakai mobil yang satunya. Karna mereka membawa dua mobil. Dan Malik tak sesekali mengawasi istrinya itu Ketika Yuna ngobrol dengan para sahabat nya .


__ADS_2