Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 372


__ADS_3

Rustam dan Karya pun lalu cepat berlari mengambil pancing nya yang ditarik tarik ikan sedari tadi lalu mengangkatnya.


" Wow ......gede kar " kata Alea melihat Karya mengangkat kail nya itu


" Waduh ...... ih gede amat " kata Helen tercengang .


" Heh len ayo ambil belanjaan dulu itu lihat ikan urusan nanti " kata Alea yang menghilang sedangkan Laras tinggal untuk merapikan belanjaan mereka .


Sedang kan Karya memasukan ikan besar yang mereka dapat bersama Rustam ke dalam karung besar Karna ingat Yuna Karya pun lalu menghampiri Laras setelah bicara dengan Rustam Sambil membawa karung besar .


" Hei mba boleh titip ini ngak , buat Yuna " kata Karya


" Hah..... ikan besar itu " kata Laras kaget tak percaya


" Ya buat Yuna " kata Karya mengulangi nya Biar jelas.


" Oh ya taruh di bagasi sini ih..... tu besar amat " kata Laras geli pada ikan tuna yang sangat besar


Ting ......


" Eh ....Kar ngapain " kata Alea


" Itu Al dia ngasih ikan buat Yuna besar banget " kata Laras .


" Wah..... keren trimakasih nanti gue sampaikan nih makanan buat kalian sama jajanan " kata Alea menyodorkan satu kresek nasi bungkus dan cemilan ringan Karna ingat Yuna juga sering membelikan kedua teman nya itu


" Wah .... rezeki anak sholeh nih . trimakasih ya Al salam buat Yuna. Apa benar Yuna tinggal disana " kata Karya


" Iya dia tinggal disana bersama kami ." kata Alea yang membuat Rustam bergidik ngeri


" Bukan nya suami Yuna ustad kenapa tinggal disana " kata Rustam


" Ya karna ustad Malik memang di minta untuk mengajar disana " kata Helen


" O...... begitu ya sudah sampaikan saja salam kami untuk nya " kata Karya Yang tahu pasti ustad juga mengajar bangsa jin dan hantu.


" Ya Kar sampai ketemu lagi " kata Alea tersenyum


Sedangkan Helen merasa canggung karna tadi ia sempat usil dengan dua pria itu


Dan untung nya mereka tidak dendam Karna terlihat baik sampai memberi ikan segala untuk Yuna


" Ya sudah kami pamit ya " kata Alea


" Ya hati hati di jalan , terimakasih makanan nya Hei Helen jangan marah ya " goda karya


" Ya maaf juga sudah menuduh kalian tadi " kata Helen tersenyum walau ngak enak hati


" Ngak pa pa kita kan teman " senyum Rustam yang tahu Helen hantu . Karna bukan aneh mereka bisa menjelma jadi manusia Karna Karya dan Rustam tahu Karna Yuna sudah menceritakan semua tentang Alea dan suami hantunya Jadi mereka berusaha tak mengusik mahluk lain Yang memang punya dunia sendiri


Lalu mereka pun pergi yang jelas terlihat oleh Karya dan Rustam kalo mobil mereka terbang dan menghilang begitu saja .

__ADS_1


" Hi....... untung kita tadi ketemu Alea tuh hantu bule seram juga " kata Rustam bergidik ngeri


" Ya namanya mahluk astral jadi harap maklum " kata Karya


" Ya sudah ayo mancing lagi kaya nya disini banyak ikan nya untung nih nama Yuna bawa berkah kita akhirnya dapat makanan gratis " kata Rustam


" Iya tuh Yuna bisa bisa nya berteman sama hantu Tapi untung nya dia jadi bisa di tolong para hantu baik " kata Karya yang berjalan ke dermaga sepi itu


" Iya yuk mancing sambil makan " kata Rustam


" Ok ....sikat bro " kata Karya .


Dirumah Yuna Aziz sedang asyik bermain bersama Ulya yang membuat Alim hanya menoleh dan melihat saja dari box bayi nya Tanpa bergerak sedikit pun membuat Yuna tersenyum .


" Umi pengen lihat kemampuan ade tuh lihat asyik kan pada bermain " kata Yuna yang sudah tahu putra nya itu pura pura tak bisa ngapa ngapain .


" Oe ......." sahut Alim


" Bangun lah dan turun kesana ikut bermain " kata Yuna memancing Alim


" Alim hanya tersenyum Tak bergeming dari tempat nya berbaring dan hanya mengintip dari balik lubang


Yuna yang memperhatikan bayinya itu pura pura tak melihat lalu membiarkan Alim sendiri.


" Umi mau minum dulu ya , Ade tunggu di sini " kata Yuna yang ingin melihat kemampuan putranya lalu bergegas masuk kedalam ..


Yuna bukan nya kedalam ingin minum Ia bersembunyi di balik gorden dan mengintip Alim Mikha yang melihat nona nya mengintip pun ikut duduk disamping Yuna


" Astaga Mik , bikin kaget saja shut .....


Tuh lagi mengawasi Alim .." kata Yuna


" Hah ..... kenapa diawasi nona " kata Mikha heran


" Sudah diam nanti juga tahu " kata Yuna berbisik pelan Dan Amis yang melihat kedua nya pun ikut duduk


" Lagi apa " kata Anis bingung


" Shut .....sedang mengawasi Alim Apa dia ingin turun bermain " kata .Yuna


" Hah.....turun main " kata Anis dan Mikha kompak kaget


" Apa nona ngak salah apa tuan muda juga bisa seperti nona Ulya " kata Mikha tak percaya


" Shut ...... makanya diam nanti kita ketahuan " kata Yuna menaruh jarinya di mulut .Cukup lama menunggu sampai Anis terduduk karna tak kuat berjongkok Akhirnya Alim pun duduk dan turun dari box bayi


" Dia .....mpt ....."


Mulut Anis langsung di bekap Yuna dan Alim ingin melangkah pergi untuk ikut bermain ketika


" Door......." kata Alea mengangetkan ketiganya membuat Alim kembali masuk box bayi .

__ADS_1


" Aish. .... kalian ini " kata Yuna kaget


" Astaga nona , Kita sampai kaget untung ngak jantungan " kata Anis


" Lagian kalian ngapain disitu kaya ...."


" Ngak ngapa ngapain kok, cuma melihat Mikha tadi ya ngak Mik " kata Yuna memotong pertanyaan Helen sambil mengedipkan mata nya pada Mikha


" Iya padahal ......" kata Mikha yang juga penasaran pada Alim


" kita sudah berencana mau masak enak " kata Anis yang tadi sudah sangat penasaran Apa yang ingin Alim lakukan Karna Alea datang akhirnya semuanya gagal dan buyar .


" Eh Alim mana ?" kata Laras


" Tuh di box " kata Yuna yang lalu bergegas mendekati box Alim


" Maaf ya sayang umi lama ya " kata Yuna tersenyum


" Oe . Oe......" kata Alim


" O ..... haus ya, sudah ayo ***** dulu " kata Yuna Yang lalu membuka kancing bajunya sedikit Lalu menyusui Alim Karna tadi Alim juga sempat kaget ulah Alea dan teman temannya .


" Mik nis , sana gih buka bagasi ada ikan besar Mau kita apa kan tuh ikan " kata Alea


" Hah ....... Apa mau di bakar saja atau di goreng " kata Anis


" Terserah kalian tuh ikan buat nona kalian Dan kita banyak beli bumbu dapur nanti tinggal dimasak " kata Laras .


" Ya nona ayo nis kita ambil " kata Mikha yang lalu keluar untuk mengambil ikan Dan membuka bagasi mobil


" Aaa..........." teriak Mikha kaget lalu mundur


" Apaan sih " kata Anis Lalu melihat apa Yang di lihat Mikha


" Allahuakbar itu .... gede banget Mik gimana makannya " kata Anis kaget


" Iya ...." kata Mikha


" Ada apa sih bi " kata Aziz yang keluar bersama Ulya karna mendengar teriakan Mikha .


" Tuan ....itu lihat " kata Anis Dan Aziz pun mendekati Anis bersama Ulya


" O.......ikan besar pasti itu bapanya ikan yuk bawa masuk kita bakar de " kata Aziz semangat Melihat ikan besar


" Hi....... kok besar " kata Ulya bergidik ngeri . Karna ikan nya lebih besar dari tubuhnya .


" Ayo kita bakar di taman biar bisa masak sama sama Ayo bi angkat "


kata Aziz .


Yang membuat Mikha dan Anis mau tak mau mengangkatnya ke dapur. Dan membersihkan nya Dan Aziz membuat tempat memanggang ikan besar .Yang sudah di bumbui Anis dan Mikha Yang membuat Yuna melotot melihat ikan Yang dibawa Mikha dan Anis memakai ember besar.

__ADS_1


.


__ADS_2