
Pria tampan itu tak terlihat oleh Malik . Karna Malik hanya melihat cahaya. Sedang bagi sang habib terlihat jelas. Lalu ia menatap tajam pada dua jin wanita yang mengusik tuan nya itu.
Dua jin nya itu pun langsung menyingkir Dan membuat Yuna kembali duduk tenang . Habib itu melihat Yuna dengan penasaran .Lalu menoleh ke arah Malik .
" Ustad Malik apa dia istri mu " kata Habib bertanya yang membuat semua mata tertuju pada Malik
" Iya habib dia istri Ana " kata Malik Yang melihat Yuna sudah duduk tenang kembali
" Ada apa habib , apa ada masalah" kata Malik heran karna habib seperti nya terkejut
Habib itu terdiam Lalu tersenyum .Tak ada apa apa nak " kata habib itu lalu kembali
Bicara dengan para ustad lain .Namun sesekali habib itu menoleh pada dua jin pria pendamping nya. Sedang dua murid lain nya tadi sedang berada di luar masjid.
" Ya ampun ..... pria itu tampan tapi galak. Dia melototi kita Apa wanita itu punya kelebihan sampai membawa jin juga " kata jin itu mengomel ketika mereka ingin mengerjai Yuna .
" Kau juga sih , yang duluan menganggu nya " kata jin satunya .
" Ih... Tapi dia mengadu pada suaminya. Eh.....tapi suaminya tampan juga ya " kata jin wanita itu
" Ih kau ini apa kau tidak tahu dia ustad Malik .Dia juga sering memberi kajian di masjid " kata teman nya
" Hehehe...... aku lupa dia masih jomlo tapi tunggu kenapa istrinya punya peliharaan " kata jin wanita.
Ketika keduanya asyik ngobrol tiba tiba
"Wus..... wus ...wus......"
" Hei ayo pulang " kata dua jin pria yang menghampiri mereka
" Ayo..... " kata jin wanita itu yang mengikuti para jin pria itu pulang
Sedangkan di masjid Yuna baru selesai sholat magrib dengan ibu ibu lain..Setelah selesai ia pun langsung keluar Yang sudah ditunggu oleh Malik di depan masjid
" Abi ....apa sudah lama menunggu " kata Yuna menghampiri suami nya
" Tidak kenapa ? apa dinda takut,, mereka hanya anak anak jin yang usil Yang sengaja Ingin bermain " kata Malik.
" Ya tapi mereka membuat dinda tak bisa bernafas abi "kata Yuna
" Ya sudah ayo pulang " kata Malik yang lalu mengandeng tangan istrinya dan lalu pulang ke apartemen mereka.
Disisi lain habib memanggil para murid nya ketika sudah dirumah .Karna tadi mereka sempat menganggu Manusia yang ikut kajian
__ADS_1
" Apa yang kalian lakukan hah..... Menganggu manusia untuk mengerjai nya itu tak diperbolehkan Apalagi sedang ada kajian " kata habib itu menasehati mereka
" Maaf guru dia melihat kami , jadi kami mengerjainya " kata salah satu muridnya.
" Baik ...besok besok jangan dilakukan lagi kalian menutupi pandangan nya . Kalo kalian menganggu manusia kalian akan habib hukum " kata habib itu
" Ya guru maaf kan kami " kata dua murid nya itu tertunduk diam merasa bersalah
"Sudah sekarang kembali ke kamar kalian masing masing " kata habib
" Baik guru " kata keduanya . Yang lalu pergi meninggalkan gurunya yang duduk tenang sambil menarik nafas dalam
" Bi ada apa " kata umi sadiyah menatap suaminya itu.
" Mereka berbuat usil , menganggu istri ustad Malik " kata habib.
" Astagfirullah ...jadi itu sebab nya abi tadi menyuruh ukhti Aliya berdiri " kata umi sadiyah kaget.
" Iya karna dia dijepit dua anak itu sampai tak bernafas " kata habib
" Tapi ..... abi bagaimana ukhti Aliya tahu ia di ganggu murid abi " kata umi sadiyah.
" Itu...... abi tidak tahu " kata habib Karna tadi muridnya sempat mengatakan Bahwa istri Malik mengadu pada sang suami. Namun habib tak mau ambil pusing karna memang kedua muridnya itu memang suka usil pada orang lain .
Sedang kan Alea dan Helen dan Laras asyik ikut pengajian pagi ini Dan mereka sambil menjual kue yang mereka buat . Dan untung nya laris manis dan habis terjual Karna lumayan enak .
"' Iya ... yang banyak biar hasilnya dapat banyak Karna tadi ada yang mau Tapi kehabisan " kata Alea terkekeh Merasa senang dua teman hantu nya itu bersemangat mencari rezeki padahal uang suaminya saja sudah banyak
"Iya menuntut ilmu sambil berikhtiar mencari rezeki " kata Laras tersenyum
Ketiganya pun saling tersenyum satu sama Lain Karna bisa berkumpul sambil belajar Dan sekalian mereka bisa berkumpul bersama mendengarkan nasehat seorang ustad Yang memberi kan ceramah pagi ini Yang berasal dari negri sebrang.
********
Wus......wus.......wus........
Suara orang lewat lalu lalang terdengar di telinga Yuna ketika ia sedang membereskan dapur .Setelah makan malam. Sedangkan Malik sedang memeriksa hasil ujian para siswanya.
" Kok aneh seperti ada rame banget sih " kata Yuna penasaran lalu mengintip dari jendela.
" Astagfirulah " kata Yuna yang melihat banyak Jin lalu lalang .Entah apa yang terjadi di luar sana
" Apa ada ulama besar yang meninggal " kata Yuna. Lalu membawa air putih di teko kekamar Dan setelah menaruh nya diatas meja Yuna mendekati Malik yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya .
__ADS_1
" Bi apa ada orang yang meninggal " kata
Yuna Yang lalu duduk dekat suaminya
" Hah...... inalilahi wainalilahi rojiun . Kurang tahu dinda Tapi memang ada Habib Usman yang sedang sakit " kata Malik menatap Yuna heran
" Sepertinya baru saja meninggal abi Apa abi tak melayat " kata Yuna.
Malik terdiam menatap istrinya itu dan ketika hendak bicara tiba tiba pintu rumah mereka diketuk
" Assalamualaikum ustad " kata seseorang
dari luar
" Walaikum salam " jawab Malik berdiri dan melangkah menuju pintu Lalu membukanya
" Ustad Ali ada apa ?" kata Malik
" Ustad Usman baru saja meninggal Mal dan ini dalam perjalanan di bawa pulang ayo kesana " kata Ali
" Inalilahi wainalilahi rojiun Ayo li , oh ya sebentar aku ganti celana dulu ya .Ayo masuk dulu dan duduk lah " kata Malik mempersilahkan Ali.
Sedangkan Yuna sudah masuk kamar . Karna ingin ikut ia pun berganti pakaian .
" Dinda di rumah saja ya , abi mau takziah " kata Malik
" Tapi apa dinda ngak boleh ikut abi " kata Yuna
" Besok pagi saja ya bantu bantu masak disana , sekarang sudah malam istirahat saja" kata Malik yang tak mau istrinya itu kelelahan Apa lagi dalam kondisi hamil .
" Ya bi " kata Yuna.
" Pintu nya abi kunci dari luar ya, biar nanti abi pulang tak membangunkan dinda
"' kata Malik yang lalu mengecup kening Yuna dan mengusap punggungnya
" Tidurlah jangan menunggu abi " kata Malik Lalu pergi keluar kamar. Dan Yuna hanya menatap punggung suami nya itu menghilang di balik pintu..
*********
Sedangkan di rumah Abdullah Ani bingung sendiri Karna ketika ia keluar rumah tadi Semua rumah tetangga mewah dan tinggi tinggi dan semua nya mempunyai mobil mewah. Dan lagi pula pagar rumah mereka tinggi dan tak terlihat orang dari luar rumah.
" Bagaimana aku pergi angkot aja nga ada
__ADS_1
Dan aku harus kemana ?" kata Ani yang mondar mandir di kamar . Karna sudah dua hari ini ia tinggal di rumah besar penolong nya itu
" Ya ampun sebenarnya aku ada dimana ya " kata Ani bingung