Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 183


__ADS_3

Billa terdiam Lalu tersenyum pada Hafsah


" Maaf ana dulu ukhti karna harus beres beres rumah " kata Billa cepat cepat pulang kembali ke apartemennya


" Ya ukhti " jawab Hasnah bingung


" Ada apa dengan ustazah Billa kok kaya orang linglung gitu " kata Hafsah


" Entah lah , sudah ayo kita kerumah umi mungkin dia lagi bingung Karna ustad Ali pergi keluar kota .


" Hah..... setahu ku ustad Ali ngak keluar kota Has tapi mengambil cuti satu minggu pulang Tapi kenapa tidak membawa ustazah Billa ya " kata Hafsah


" Ih....sudah ngak usah mikirin orang kita kan mau kerumah ustazah Aliya juga nanti mengantar syukuran umi " kata Hasnah .


" Iya ... ana lupa Ayo kesana mumpung pagi " kata Hafsah yang lalu mengandeng Hasnah .


***********


Di kota saranjana Alea sedang memesan nasi kotak dan snack untuk syukuran


" Ini semuanya sudah di bayar ya kak jadi tinggal diantar oh ya alamatnya dimana ?" kata anak remaja Yang menangani pesanan Alea .


Alea dan Helen juga Laras saling pandang Karna tak mungkin mereka memberi tahu asal usul mereka Bisa menyamar jadi manusia saja sudah untung Tapi kalo memberitahu Alamat mereka pastilah ngak mungkin . Apalagi mereka adalah hantu pasti lah orang akan takut dan kabur .


" Oh gini saja de, pesanannya kita ambil sendiri saja ya .Ngak perlu diantar de. Yang penting sudah siap Kami akan mengambilnya sekitar jam 2 siang ya atau paling lambat 2 30 bagaimana " kata Alea


" O begitu ya kak , ya sudah ngak pa pa Jadi semua nya clear ya kak . Juga dengan snack nya.." kata gadis itu memberi tanda pembayaran lunas .


" Iya de trimakasih " kata Alea


" Ini kak nota lunasnya biar besok tinggal ambil " kata gadis itu


" Trimakasih de, ya sudah kami permisi " kata Alea .


" Ya kak " kata gadis itu


" Alhamdulilah ya sudah ayo kita belanja atau nunggu jam 3 sambil beli takjil untuk buka " kata Alea pada Helen dan Laras


" Ya kita belanja dulu aja buat stock , setelah itu baru berburu takjil " kata Laras karna ini pertama kali nya ia bisa berburu takjil Karna semasa hidup ia hidup susah Tapi ketika diberi kehidupan kedua nya ia bisa fokus hidup bahagia .

__ADS_1


" Iya aku juga setuju " kata Helen senang Lalu ketiganya pun belanja keperluan dapur setelah itu mereka mencari takjil .


Ada rasa bahagia di hati Alea bisa menikmati bulan ramadhan bersama teman teman dan suaminya Walau orang tuanya sudah tak ada Namun Alea cukup senang Karna waktu umroh kemaren ia bermimpi Ayah dan ibunya tersenyum bahagia pada nya Dan Alea juga bersyukur masih bisa mendoakan kedua orang tuanya .Apalagi kini ia sudah hamil Dan hidup bahagia dengan Aldi .


"' Al ...ayo pilih yang mana ?"senggol Helen


Yang melihat kue kue basah yang terlihat enak enak membuat Helen menelan salivanya .


" Hahaha ..... pasti kamu ngak sabar kan Len pengen buka .sabar .... tinggal 3 jam lagi sudah dung....." kata Alea terkekeh.


" Iya Al tahu " kata Helen


" Aku juga ngiler nih Al masalahnya enak enak tuh ada pepes ikan dan yang bakar juga " kata Laras yang lalu membeli aneka ikan pepes dan bakar .


Ketiganya asyik belanja .Tampa menyadari ada yang melihat mereka dengan mata terbelalak tak percaya karna melihat bentuk asli mereka .


" Suf ada apa " kata Amar menepuk bahu Yusuf yang memang lagi berada di kota baru untuk memberi tausiyah di bulan ramadhan yang di temani Yusuf .


" Ngak pa pa bang cuma aneh aja " kata Yusuf menggosok matanya.


" Aneh apa nya ?" kata Amar heran


"' Ustad apa sudah selesai , kalo sudah kita akan kembali ke hotel " kata sopir Amar .


" Sebentar mat, ini beli makanan untuk oleh oleh Dan sekalian buat ustad Rahman dan istrinya " kata Amar. Yang mengingat orang tua temannya itu sangat baik Terutama istrinya Yuna .


" Bagaimana kabar Malik disana ya " kata Amar mengingat Malik dan Yuna


" Bang jangan melamun nanti kesambet " tegur yusuf .


" Ih ... kau ini bisa saja Abang tak melamun hanya ingat ustad Malik dan Yuna


" kata Amar tersenyum.


" Cie ....ingat bang Malik atau kak Yuna nya goda yusuf bercanda.


" Hus.... diam " kata Amar Yang membuat Yusuf tersenyum


********

__ADS_1


Dirumah besar Yuna hari ini memasak spesial untuk berbuka . Walau tak ada menu ikan Yuna memakai daging domba dan unta membuat gulai dan sop Yang membuat Mikha dan Anis menelan saliva mencium bau harum masakan Yuna


Sedangkan Aziz duduk tenang memandangi puding puding yang berjejer rapi buatan Yuna .


" Masih kuat kan puasa nya " kata Yuna mengusap kepala Aziz .


" Masih umi, kayanya sop buah juga enak tuh " kata Aziz menelan air liurnya .


" Mik ini kan sudah mau selesai Bawa Aziz ke masjid pas mengantar takjil ya Kan disana banyak anak anak biar Aziz ikut bermain dan tak bosan menunggu buka takut batal sebelum bedug " kata Yuna


" Ya nona siap." kata Mikha


" Emang di masjid banyak teman umi " kata Aziz


" Iya sayang disana banyak anak anak Nanti umi menyusul sama kak Anis ya Aziz duluan sama kak Mikha " kata Yuna


" Asyik ...iya umi " kata Aziz senang .Yang kabur dari istana karna mendengar gosip sang umi di culik setan .


Sedang kan Malik dan Ali juga warga lain sudah membersihkan rumah tuan Ahmet Yang akan mengadakan syukuran anak yatim sore ini .Untuk menghilangkan hawa mistis Dan mematahkan sihir rumah itu


" Alhamdulilah ustad sudah siap semua sudah dipesan Jadi rumah ini siap kira doakan sebelum magrib " kata ustad Ali Yang ingin komplek rumah itu tak terasa hawa mencekam lagi. Karna sudah lama ia menunggu waktu seperti ini .Karna bantuan Malik lah Kini semua warga bisa mulai hidup tenang tampa harus mendengar suara suara aneh mengerikan dari rumah tuan Ahmet.


" Alhamdulilah ....kita tinggal menunggu para ustad dan para siswa Al Azhar juga " kata Malik yang ikut mendanai konsumsi untuk berbuka


Sedangkan di bawah gedung gelap ratusan setan sedang berkumpul untuk .menyerang para ustad .Karna mereka tak .mau diusir dari rumah tuan Ahmet..


" Kita akan menyerang mereka setelah fajar terbenam " kata pemimpin setan peliharaan tuan Ahmet .


" Ya tuan kami siap " kata para setan itu dengan wajah wajah mengerikan .


Sedangkan Yuna dan Anis menaruh takjil di keranjang untuk anak anak masjid .


" Nona bukan nya dirumah tuan Ahmet juga ada syukuran Apa kita ngak gantar takjil kesana sebagian " kata Anis .


" Yang disana sudah di pesan sendiri Nis Tuan mu sudah memesan catering dan takjil 100 kotak untuk disana . kalo di masjid beda lagi Nanti kita juga akan kesana setelah sholat magrib Karna biar tuh rumah angker jadi terang dan berkah " kata Yuna .


" O ...begitu ya nona , Yang sudah saya ganti pakaian dulu ya nona " kata Anis


" Ya sana " kata Yuna mengeleng kepala karna mengerti dua pelayannya itu masih gadis Jadi wajar kalo ingin mencari perhatian para pria .

__ADS_1


.


__ADS_2