Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 236


__ADS_3

Di rumah besar Mikha dan Anis sedang membuat bingkisan untuk mengantar Aziz sedangkan Lutfia memasukan kacang mede dan Almond ke toples untuk lebaran


" Apa nona Lutfia ngak ikut nona " kata Anis bertanya pada Yuna .


" Sebenarnya boleh ikut tapi rumah kita ngak ada yang jaga kan hanya ustad Yusuf dan Lutfia disini .Lagian ini hanya mengantar Aziz pulang sebentar" kata Yuna


" Ngak pa pa nis , nona kalian benar kan kesana ngak muat mobilnya orang cukup berenam .Kita jaga rumah saja Karna nanti siang ustad Ali dan Billa mau kesini mengantar makanan tradisional " kata Lutfia.


" Oh Iya ......Aku lupa , apa kau bisa membuat nya untuk kita Pake saja mobil untuk membeli bahan nya. Aku titip uang nya bagaimana " kata Yuna yang juga ingin berkunjung kunjung membawa kue tradisional


" Ya boleh kenapa enggak kan juga bisa buat oleh oleh nanti pas pulang bisa di simpan di kulkas " kata Lutfia


" Ya buat saja yang banyak. Sebentar aku ambil kan uangnya ya lut " kata Yuna karna memang penasaran dengan kue kue basah mesir yang disajikan rapi Seperti di indonesia semacam wajik ketan gula merah bika kentang dan bika ambon atau apem dan kue lapis basah dan Yang membuat Yuna rindu makanan daerah asalnya itu


Sedangkan di sebuah istana sedang sibuk menyiapkan hidangan manusia untuk menyambut kedatangan Aziz yang sudah sembuh. .


" Ya ampun ratu ini sudah cukup " kata kepala dayang yang menata semua makanan buah dan kue dimeja panjang . Untuk menyambut ibu angkat Aziz itu


" Ya tapi aku ingin umi Aziz senang bi Karna Aziz bisa sembuh " kata ratu yang membuat dayang kepala mengeleng kan kepalanya pada sang ratu


" Terserah ratu hamba menurut saja " kata dayang kepala pasrah. Karna ia tak mungkin berani membantah


Sedangkan raja yang melihatnya hanya bisa membuang nafas kasar atas sambutan berlebihan sang ratu yang membuat semua istana seperti acara pesta padahal hanya menyambut dua tamu mereka.


" Tuanku , apa ini tak terlalu berlebihan " kata patih


" Biarkan saja ratu melakukan nya .Dia terlalu senang karna bersyukur Aziz bisa pulang Aku tak mau membuatnya sedih lagi " kata raja jin yang memang tak tahan melihat ratunya itu bersedih Selama Aziz sakit Dan kini ratunya banyak berubah Setelah mengalami masa masa sulit semenjak Aziz sekarat..


Dan tak lama terdengar bunyi gong berbunyi pertanda tamu datang sudah datang


" Hore ... kita sampai " kata Aziz senang ketika permadani yang mereka duduki turun di halaman istana


" Ya sayang pelan pelan " kata Malik yang lalu menurunkan Aziz .


" Ayo dinda " kata Malik yang menyambut tangan istrinya .

__ADS_1


" Ayo umi ....." kata Aziz yang memegang tangan Yuna .


" Ya sayang sabar " kata Yuna turun perlahan di kawal Mikha dan Anis .


" Aziz ....... " teriak ratu melihat putra bungsunya itu dengan mata berkaca kaca .


" Umi ratu ..... Aziz pulang " kata Aziz yang berlari memeluk ratu dan ratu pun menyambutnya dengan tangis Begitu juga Azza


" Adik kau sehat kan " kata nya ikut memeluk Aziz yang rindu pada adik nya


Sedangkan dua raja jin hanya membiarkan Aziz melepas rindu pada sang umi Dan menyambut Malik dan Yuna yang masih berdiri menatap pertemuan ibu dan anak itu Yang saling merindukan itu


" Umi ........ Aziz sayang umi ...abi " kata Aziz melihat raja jin .


" Anakku sini sayang " kata raja jin menurunkan badannya berlutut memeluk bocah mungil itu begitu juga sang kakek yang mengusap pelan kepala Aziz ikut memeluk Aziz .


Lama mereka berpelukan seakan Aziz pergi jauh dan sangat lama pulang Setelah itu ratu mempersilahkan para tamunya masuk. Yang membuat Yuna takjub seakan ada pesta mewah dan mereka duduk diruang tamu .Yang di sulap cantik oleh sang ratu .


" Trimakasih umi sudah menyelamatkan Aziz Maaf kan Ana tak tahu kalo umi juga selamat " kata ratu jin


" Masya allah pantas Aziz sangat sayang pada umi karna umi orang yang dekat sama Allah dan yakin akan ketetapan nya " kata ratu yang lalu mengengam tangan Yuna erat


" Trimakasih ratu ini sangat berlebihan Aziz anak yang baik dan ratu juga sayang padanya Jadi Aziz akan tumbuh jadi pria yang sangat baik " kata Yuna tersenyum


" Aamiin semoga saja begitu umi Ayo kita kedalam Aziz sini sayang ayo temani umi mu " kata ratu tersenyum


Yang membuat Aziz memeluk dua wanita itu . Dan menggandengnya menuju ruang tengah Yang membuat para dayang dayang membututi kemana dua wanita cantik itu pergi karna raja mengutamakan dua orang umi Aziz itu.


Sedangkan disebuah rumah seorang pria marah karna sang adik berada dikantor polisi Yang masih belum bisa mereka keluarkan karna korbannya meninggal .


" Apa yang kalian lakukan membunuh orang yang salah " kata pria itu marah karna membuat para wartawan datang


kerumah nya bertanya tanya tentang apa yang terjadi Karna dia seorang mentri


" Kami tak sengaja kak , kami........"

__ADS_1


" Bodoh harus nya kalian menyuruh orang lain " kata pria itu mengumpat


Sedang kan disisi lain sopir sang adik hanya diam menunduk di pojok ruangan .


" Itulah hukuman orang jahat , kalian sudah membunuh istrinya Tapi masih ingin membunuh suaminya Akhirnya Allah murka pada kalian Padahal baru saja kalian sembuh dari kejadian itu masih belum kapok juga " kata sang sopir dalam hati yang sedih karna saudaranya tewas ulah para adik majikan nya itu .


" Kami tak sengaja ,karna waktu itu ....." kata wanitanya itu takut


" Aku tak perduli suruh Nazim mengurus semua sampai tuntas. jangan bawa bawa nama ku dalam masalah ini " kata pria itu


" Baik kak kami akan berhati hati .lagi " kata wanita itu untuk mengurus sang adik dengan kekuatan uang dan jabatan sang kakak. Karna kalo tidak sang adik akan mendekam dalam jeruji besi..


Sedang kan Ali Yusuf dan Billa juga Lutfia sedang berbuka bersama di rumah Malik dan Yuna


" Jadi Aziz bisa sembuh normal kasihan anak itu ya . sampai shock dan kami juga hampir tak percaya " kata Ali


" Rupanya Allah masih sayang pada ustazah Aliya hingga keajaiban itu terjadi Apa kau tahu li, Orang yang menolong nya itu sangat tampan keren dan mobil nya sangat bagus bahkan Malik kalah keren bro ." kata Yusuf


" Iya kami juga kaget Sampai Mikha dan Anis terkagum kagum padanya " kata Lutfia ikut menimpali.


" Hah..... terus apa Malik tak cemburu " kata Billa .


" Bagaimana bisa cemburu orang baru datang saja dia memeluk Aliya tampa jeda bahkan pa RT dan ustad Ali lewat begitu saja " kata Yusuf tertawa


" Ya jelas lah Malik senang siapa yang tak senang istri nya selamat sehat walafiat


Tampa ada kekurangan Dan kembali utuh Lho mau suf jadi duda " kata Ali


" Ih .... kau ini nauzubillah jangan deh jauh jauh tuh karma buruk yang baik baik saja Aku kan pernah punya niat jahat sama orang Apalagi sampai hal mengerikan " kata Yusuf yang slalu berpikir positif seperti Malik


" Hahaha ...ya. . ya..... kau benar kita ngak jahat sama orang saja sudah susah Eh.... Apalagi jahat tambah deh susah nya ..Aku istiqamah aja deh kaya Malik biar slalu hidup lurus dan kecipratan beruntung


" kata Ali


" Aamiin " kata semuanya mengamini

__ADS_1


__ADS_2