Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 283


__ADS_3

Malik pun lalu mengiyakan Dan membawa Arjun dan Arjan ikut serta .Tapi setelah Aziz berjanji sampai sana sore nya harus pulang kembali ke kairo .


" Ya Aziz janji " kata Aziz terisak . Yang duduk dipangku Malik dan Yuna ditengah di sebelah Anis karna Arjun dan Arjan bersama Mikha dibelakang .


Lalu setelah pamitan mereka pun berangkat menuju pesawat Yang sudah menunggu ..


" Wow... bagus " kata Mikha melihat laut biru hadramaut terlihat dari pesawat jet pribadi itu .


" Keren..... " teriak Aziz senang tersenyum sumringah Karna bisa ikut Walau dengan penuh drama


" Assalamualaikum selamat........da ...." kata Abdullah kaget melihat Yuna .


" Ustad ....Yuna " kata Abdullah kaget karna tak menyangka ustad guru Alif Adalah ustad Malik gurunya juga dulu yang sempat mengajar di Yaman 3 bulan


" Masyaallah kita bertemu lagi dul " kata Malik memeluk Abdullah .


" Iya ustad senang bertemu ustad , nona sehatkan " kata Abdullah menangkupkan dua tangan nya .


" Alhamdulilah senopati saya sangat sehat walafiat " kata Yuna juga menangkupkan kedua tangannya. Sambil tersenyum senang


" Abi kita ....." kata Yuna


" Ustad Malik akan menjadi guru Alif nona Jadi baginda menyuruh kami menjemput kalian " kata Abdullah


" Abi .... kenapa ngak bilang " kata Yuna Dengan mata berkaca kaca Lalu memeluk suaminya itu karna sangat senang. Kalo mereka akan pergi ke kota saranjana Dan akan dekat bila ke kota banjarmasin


" Apa dinda senang, abi hanya ingin dinda terkejut " kata Malik mengurai pelukan nya


" Ya...... bi dinda senang dan luar biasa sangat terkejut " kata Yuna terisak


Sedangkan 5 orang yang melihat itu pun hanya bisa melongo .Tidak tahu apa yang dimaksud tuannya dan nona nya


" Ayo silahkan ustad kita akan segera berangkat " kata Abdullah .


" Ya ayo kita kedalam " kata Malik yang Lalu merangkul Yuna dan mengandeng Azis Lalu mereka pun duduk di sofa bersama sama Sedangkan pesawat mulai dipersiapkan untuk lepas landas .


Aziz yang melihat Dari kaca jendela melihat pemandangan di luar dengan rasa kagum Karna ini pertama kali nya ia ikut


terbang dengan pesawat jet Karna biasa nya mereka hanya memakai karpet Ajaib.


" Aziz senang " tanya Yuna melihat Aziz menatap laut dari jendela


"Iya umi ini pertama kalinya Aziz naik pesawat " kata Aziz jujur yang membuat


Yuna tersenyum .


" Tuan Aziz akhir nya bisa tersenyum nona tapi pake mewek dulu " goda Anis

__ADS_1


" Biarin......" kata Aziz cuek


" Hahaha....... membuat semua orang tertawa bahagia karna bisa mengoda Aziz Dan bersamaan pesawat mulai bergerak cepat melesat pergi menembus awan.


Di sisi lain Alea duduk sendiri di taman sambil menyiangi rumput yang tumbuh liar di antara pot pot bunga


" Kok aku jadi kangen Yuna ya " kata Alea Yang duduk bersantai menghubungi Yuna namun tak bisa


" Yah ....pasti sibuk " kata Alea yang mengusap perutnya Karna tak terasa dua bulan lagi ia akan melahirkan .


" Spada........" kata Helen dan Laras mengagetkan Alea


" Heh..... kalian ini kok ngak pake salam ." kata Alea kaget


" Assalamualaikum " kata Helen dan Laras kompak


" Walaikum salam " jawab Alea Menatap dua teman hantunya itu terlihat cantik dan rapi Apalagi memakai perhiasan baru


" Kalian sudah rapi begitu pada mau kemana " kata Alea heran


" Yah.... lho Al emang lupa kita kan mau keistana halal bi halal siang ini.Makan makan diistana beb " kata Laras


" Hah..... kok aku lupa " kata Alea


" Yah capek deh , cepat sana dandan ngak pake lama Kita juga mau jemput Ani katanya mau bareng kita Biar kita tambah sekutu " kata Helen tersenyum


" Ayo mau pake mobil lho apa sendiri sendiri " kata Laras


" Heh..... kalian bawa mobil masing masing nih cerita nya " kata Alea


" Ngak pake mobil Helen , maksudnya kira pake mobil baru atau mobil mu Al " kata Laras memainkan alisnya .


" Coba mobil baru aja gimana ?" kata Helen tersenyum


" Boleh tapi lho yang bawa len , karna Aldi tak mengizinkan ku karna ini nih " kata Alea menunjuk perutnya


" Sama kita Al " kata Laras yang mobil belum mencoba mobil nya Karna Jafar tak ingin Laras kenapa napa


" Ya sudah ayo , kuncinya Al " kata Helen Yang begitu senang bisa menjajal mobil baru Alea Yang terlihat keren ...Apalagi warna nya merah Sedangkan Laras mobilnya berwarna biru.


Lalu ketiganya pun naik mobil dan menuju rumah Ani teman Alea untuk berangkat bersama Karna mereka di undang pihak istana .


Sedangkan pesawat yang ditumpangi Yuna mendarat dengan mulus di bandara kota Dan mobil mewah sudah menunggu mereka di bawah dengan satu orang sopir dan pengawal .


" Assalamualaikum ustad senang bertemu anda " kata Ghani yang merasa pernah bertemu Malik


" Walaikum salam senang bertemu tuan Ghani " kata Malik tersenyum

__ADS_1


" Masya Allah ustad Malik kah , bagaimana bisa, Nona Yuna...... " kata Ghani kaget ketika Yuna turun di kawal dua pelayan nya


" Tuan Ghani ....senang bisa bertemu ." kata Yuna memberi hormat dan menangkupkan tangan pada panglima muda tampan itu


" Ya Allah jadi gurunya Alif ....ustad Malik " kata Ghani


" Iya tuan, tadi ana juga kaget kalo ustad Malik dan nona Yuna yang kita jemput " kata Abdullah


" Alhamdulilah...... syukurlah itu lebih baik Dan Alif pastinya sangat senang .. Hari ini ada acara halal bi halal di istana setelah ba,da zuhur Dan ustad Malik bisa datang bersama nona ke istana .Tapi kita kerumah dulu saja untuk istirahat Dan saya akan mengantar ustad dan nona " kata Ghani


" Ya tuan Ghani " kata Malik tersenyum


Lalu Abdullah pun membukakan pintu mobil untuk Malik sedangkan Arjan dan Ajun serta Mikha dan Anis diantar Abdullah dengan mobil yang lain


Yuna duduk dibelakang dengan Aziz sedangkan Malik dengan Ghani di depan Dan lalu mobil secepat kilat menuju area istana Dan masuk pintu gerbang istana .


Dan menuju sisi selatan istana yang memperlihatkan ada 5 buah rumah mewah di sana Lalu mobil menuju salah satunya .


" Masya Allah .... rumah yang bagus " kata Aziz


" Ayo kita turun dan melihatnya ustad " kata Ghani .


" Terimakasih tuan atas pelayanannya " kata Malik yang merasa di layani secara khusus oleh Ghani yang membuka kan pintu untuk Yuna dan Aziz .


" Sama sama ustad , Silahkan Nona dan tuan kecil .Kalian akan tinggal di sini selama mengajar Alif " kata Ghani


" Terimakasih tuan, ini sungguh pelayanan khusus " kata Malik


" Ya spesial ayo silakan masuk " kata Ghani yamg membuka pintu dan ....


" Wah ....keren rumah umi dan abi bagus " kata Aziz senang Lalu masuk lebih dulu melihat lihat ke dalam rumah yang sudah bersih dan rapi .


" Masya Allah jadi kami akan tinggal disini sementara waktu " kata Malik


" Ya ustad biar dekat dengan istana dan tak jauh menuju kampus " kata Ghani


" Wah... ini sangat istimewa tuan, kami sangat berterimakasih " kata Yuna


" Sama sama nona ini sudah kewajiban kami Untuk menyediakan fasilitas Dan mobil yang kita pakai tadi untuk inventaris


disini untuk dipakai ustad dan nona " kata Ghani bicara sopan


" Hah......mobilnya juga tuan " kata Yuna kaget karna mereka dapat pelayanan istimewa


" Iya nona " kata Ghani tersenyum pada wanita yang sempat dikagumi nya itu.


" Hore Aziz bisa jalan jalan umi " kata Aziz senang yang membuat Malik dan Yuna saling pandang .

__ADS_1


" Hadeh bakal ada drama lagi bi " kata Yuna mengerucutkan bibir nya membuat Malik tersenyum .


__ADS_2