Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 132


__ADS_3

Lalu ketiganya pun sibuk membuat kue yang diresepkan Yuna .Karena mereka ingin berkreasi dan berbisnis


" Dasar ajib ya, Allah maha besar . Bukan manusia aja yang ingin hidup maju .Para hantu juga ya " kata Alea yang tersenyum Melihat keajaiban kota saranjana bukan pemikiran penduduknya saja yang maju Tapi juga kotanya Yang membuat Alea bersyukur Karna kota itu lebih hidup dan sangat moderen berserta gedung pencakar langit nya seperti Burj Khalifa di Dubai dan Shard di London . Yang kini mampu mengalah kan kota banjarmasin dan kota baru.


Di bandara sore ini Yuna berangkat ke Kairo bersama Malik. Ada rasa berat di hati Yuna meninggalkan indonesia .Tapi karna ia harus mengikuti suaminya Yuna pun mau tak mau harus ikut serta.


" Umah abah Yuna pamit ya titip kak Fat ya bilang pulang " kata Yuna


" Insyaallah nak , jaga diri disana ya " kata umah memeluk Yuna . Sedang kan abah memeluk Malik .


" Ya umah " kata Yuna yang lalu menyalami abah dengan takzim Membuat umah terharu karna menantu nya itu pasti berat pergi meninggalkan kampung halaman nya.


" Mal jaga istrimu ya nak " kata umah


" Ya umah itu sudah menjadi kewajiban Malik " kata Malik yang memeluk umah nya. Yang membuat mata Yuna berkaca kaca Lalu keduanya masuk untuk cek in dan menunggu di ruang tunggu .


Yuna pun lalu duduk dekat Malik ketika sudah cek in. Lalu keduanya masuk pesawat setelah ada pengumuman . Malik sengaja mengambil kelas bisnis untuk mereka berdua karna takut Yuna lelah Apalagi Yuna dalam kondisi hamil muda


Dan Malik ingin istrinya itu merasa nyaman


" Apa mau abi turunkan kursinya biar tiduran " kata Malik


" Iya bi " kata Yuna yang pertama kalinya


pergi jauh dari negaranya


Lalu Malik pun menurun kan kursi untuk Yuna tiduran dan menyelimutinya karna mereka hanya berdua .


" Abi apa lama nyampe nya " tanya Yuna


" Sekitar 13 jam sayang, tidur lah bila kau bosan " kata Malik tersenyum lalu mencium kening Yuna


*******


Sedangkan di sebuah negara Billa baru saja melayani Ali .Ada rasa sedih dihatinya karna tak bisa menikah dengan Malik Namun kini ia tak bisa berharap apa apa lagi pada pria itu. Apa lagi ia sudah tidur dengan Ali suaminya.


Hiks.. ... hiks ..... " tangis Billa ketika suaminya itu mandi dan pergi ke masjid


" Pasti wanita itu sangat senang bisa memiliki Malik Padahal ilmu agama nya saja minim dan tak memakai hijab " kata Billa menangis. Menyesal kenapa bukan Malik yang datang saat itu .


Karna selama 7 tahun mereka kuliah bersama .Dan Malik slalu baik padanya Namun entah mengapa ketika ia ke


Jakarta berharap bertemu Malik Malik mengatakan ia sudah menikah Bahkan wanita yang Malik nikahi seorang wanita yang tak menutup auratnya. Bahkan ia menawarkan dirinya pada Malik tapi Malik menolak nya Dengan alasan tak mau berpoligami dan menyakiti istri yang tomboi itu


***********


Dini hari Malik dan Yuna sampai di apartemen Malik Yang terlihat lumayan rapi menurut Yuna. Lalu Yuna membongkar barang yang mereka bawa di kamar Malik . Sedangkan Malik pergi sholat subuh dekat apartemen mereka Yang tak jauh dan hanya ditempuh dengan berjalan kaki

__ADS_1


Malik baru keluar dari masjid ketika seorang siswa menyapanya .


" Assalamualaikum shabaahul khair ustad " kata seorang siswa Malik menyapanya.


" Walaikum salam Kaifa haaluk ?" kata Malik


" Alhamdulilah ustad baik , ustad baru pulang ya . Lama sekali cutinya ustad " kata siswa Malik .


" Ya Karna menengok istri yang sempat sakit " kata Malik tersenyum


" Ya Allah apa sekarang sudah sehat ustad " kata siswa itu yang berjalan di sebelah Malik


" Alhamdulilah sekarang sudah sehat " kata Malik yang tersenyum lalu menuju sebuah warung makan .


" Ilham ayo ikut ustad " kata Malik


" Kemana ustad " kata Ilham


" Tuh " kata Malik menunjuk warung makan


"' Alhamdulilah rezeki anak sholeh " kata Ilham tersenyum . Lalu mengikuti Malik


Berjalan menuju warung makan itu .


" Pilihlah sendiri dan makan sepuasnya gratis " kata Malik .


" Ya terserah " kata Malik memesan makanan untuk di bungkus.Untuk di bawa pulang karna pasti Yuna menunggu nya


" Ustad ngak makan disini , trimakasih ya ustad untuk traktirannya semoga berlimpah rezeki " kata Ilham


" Aamin" kata Malik yang lalu membayar semuanya . Lalu meninggal warung makan itu . Karna teringat sang istri.


" Ustad kembalian nya " kata pemilik warung memanggil


" Berikan saja pada Ilham " kata Malik Yang lalu bergegas kembali ke apartemen


Dan tampa sengaja bertemu Billa di tangga ketika hendak naik


" Ustad Malik " kata Billa yang sudah lama tak bertemu Malik


" Billa apa kau sehat " kata Malik basa basi sambil menenteng makanan.


" Alhamdulilah aku baik " kata Billa yang rindu pada pria pujaan nya itu


" Syukur lah di mana Ali " kata Malik


" Aku disini Mal sudah pulang Bagaimana istrimu sudah baikan " kata Ali

__ADS_1


" Iya alhamdulilah , kami baru saja sampai. Ayo main ke apartemenku " tawar Malik Menawarkan Ali dan Billa untuk mampir


"Deg.........


" Apa Yuna ikut kesini " kata Billa kaget


" Iya Bil. oh ya Ali aku duluan ya karna takut istriku lama menunggu ku Dan takut dia kelaparan " kata Malik memamerkan kantong berisi makanan .


" Ya Mal nanti kami akan kesana setelah sarapan ya kan umi " kata Ali


" Ya.... bi " kata Billa pelan lalu menunduk


Malik pun tersenyum lalu melangkah menuju apartemen nya .Dan bersamaan dengan Yuna yang membuka pintu


" Assalamualaikum dinda " kata Malik memberi salam


" Walaikum salam "kata Yuna tersenyum


" Maaf , abi lama ya tadi beli makanan dulu " kata Malik .


" Yuna sudah minum susu bi sama cake yang kita bawa dari sana " kata Yuna


" Oh ya, bisa kah dinda pisahkan oleh olehnya nanti buat Billa dan suaminya " kata Malik


" Ya bi , apa abi mau makan sekarang " kata Yuna membuka bungkusan makanan Yang dibawa Malik dan menaruh nya di piring dan mangkok .


"' Ya ayo temani abi sarapan" kata Malik.


" Ya abi " kata Yuna yang mengambil piring dan duduk di dekat suaminya.


**********


Di sebuah proyek Burhan dan Aldi baru saja bertemu . Karna sibuk masing masing jadi mereka jarang bisa bertatap muka


" Berapa meter han " kata Aldi


" 370 meter bro " kata Burhan


" Wah.... tinggi juga Tapi apa ngak ada masalah " kata Aldi


" Tak ada seminggu juga jadi bro " kata Burhan Yang memang mengawasi para jin yang bekerja cepat. Apalagi tinggal menyusun tiap sekat dinding .


" Subhanallah , luar biasa bro pantas pembangunan nya cepat selesai karna di awasi ketat " sindir Aldi


" Iyalah waktu istirahat kan ada. Juga waktu sholat Jadi kerja juga semangat biar cepat selesai dan gajian " kata Burhan yang menjadi arsitek Dan juga merangkap pengawas pembangunan gedung .


Tak seperti manusia di dunia Para jin cukup gesit dalam bekerja bahkan gedung yang tinggi 300 kaki dan berlantai 150 itu bisa selesai dalam seminggu ..Bila didunia bisa sampai berbulan bulan Tapi di kota saranjana Paling lama 10 hari itu sudah rapi dan berdiri kokoh . Bahkan untuk pembangunan rumah saja Satu malam bisa selesai Bahkan mereka kerja kan dengan rapi Tampa pengawasan mandor .

__ADS_1


__ADS_2