
Sedangkan Yuna asyik dengan buku nya setelah selesai memasak .Malik yang sibuk membuat soal untuk para siswanya Hanya tersenyum melihat istrinya itu punya kesibukan baru.
" Apa abi perlu belikan mesin jahit dinda " kata Malik mendekati istrinya itu
" Tidak sekarang abi , nanti Yuna lihat dulu setelah mem pelajari nya " kata Yuna Yang mulai senang mempelajari ilmu baru .Ia ingin membuat butik gamis atau abaya sendiri Dan menjualnya dekat kampus Dengan harga terjangkau .
" Ya baiklah kalo dinda butuh bilang abi ya , Ya sudah abi siap siap ke masjid dulu karna hari ini abi jadi muazin " kata Malik
" Ya bi " kata Yuna tersenyum karna suaminya itu memang biasa sholat di masjid . Dan tidak wajib bagi wanita.
Yuna pun lalu belajar membuat model Yang ia suka . Karna memang Yuna mulai memakai gamis dan abaya Dan sudah jarang memakai celana jins Karna tak sopan baginya memakai celana panjang . Sedangkan suaminya seorang ustad.
Wus...... wus .....wus........
Suara gemuruh angin terdengar. Entah apa yang terjadi di luar Yuna hanya asyik sedang berkonsentrasi pada bukunya. Sambil menunggu magrib Yuna duduk tenang di atas tempat tidur .
Wus...... wus...... wus .......
Suara itu terdengar lagi . Dan tak lama suara adzan terdengar . Dan Yuna pun langsung sholat. Sedangkan di masjid sehabis adzan orang orang pada pada heboh karna ada salah seorang murid habib kesurupan .
Malik yang selesai adzan pun tak bergeming karna ia sedang fokus untuk sholat. Dan selesai iqomat mereka pun sholat berjamaah Dan setelah itu para pria kaget karna ada yang memangil ustad Kurdi sang imam
" Ustad tolong ada santri yang kesurupan " kata seorang anak muda Yang memanggil Ustad Kurdi .
" Ada apa ?" kata ustad Kurdi imam masjid itu kaget
" Habib memanggil ustad . Dia bilang mau minta tolong " kata murid habib itu sambil terbata bata.
" Ayo bapa bapa kita lihat ,siapa tahu bisa dibantu " kata ustad Kurdi Yang lalu bergegas menuju rumah habib yang tak jauh dari rumah ustad usman ustad sepuh yang tempo hari meninggal karna sakit.
Sesampai nya disana Ustad Kurdi pun memeriksa murid habib yang kesurupan.
" Ustad ada apa dengan nya dia tak mau keluar dari tubuh Ahlan " kata habib .
Ustad kurdi pun mencoba melihat kondisinya dan menyuruh jin itu keluar Namun jin itu tak mau dan ngambek
" Astaga ada apa dengan nya " kata ustad .
Kurdi yang menatap Habib
"' Habib mengeleng ,aku tak tahu masalah nya biasa nya Anak itu tak ngambek entah mengapa dia tak mau keluar " kata habib
Malik yang melihat itu pun iba karna remaja itu sudah lemas. Dan jin nya juga tak mau keluar Ustad Kurdi mencoba merayu nya untuk keluar Namun ia kekeh tak mau keluar juga Dan membuat tubuh si remaja tangung itu lemas. Lalu memaksa nya Tapi
Tetap juga tak mau malah ia semakin marah dan melotot lalu memukuli tubuh teman yang dirasuki nya .
Malik pun membuka mata batinnya Dan mencoba mendekatinya ustad Kurdi Dan membantu merayu nya
" Aku ngak mau kalian jahat dia juga jahat dia menipu ku Biar saja dia aku cekik dan mati " kata anak jin itu marah
__ADS_1
" Astagfirullah nak, memang nya dia berbuat jahat apa pada mu " kata Malik
" Dia mengambil makanan ku juga membuang pakaian dan membakarnya Bahkan dia tak mau menggantinya " kata anak jin itu marah dan wajahnya merah
" Inalilahi , apa habib tak tahu hal itu " kata ustad Kurdi .
" Aku tak tahu karna tadi mengajar..Aku sudah memanggil kedua orang tuanya juga orang tua Ahlan Tapi dia juga tak mau keluar. " kata Habib.
Malik pun terdiam sedang Ustad Kurdi merayu anak jin itu bersama kedua orang tuanya Dan membuat anak jin itu makin marah Dan berteriak menggelegar.... Keluargganya para Jin pun takut mendengar nya. Karna anak jin itu semakin marah
Dan mengamuk
Malik mencoba merayunya dengan bicara baik baik Tapi anak jin itu tetap ngambek
Dan tak mau keluar .
Aaaaa....... teriak nya menggelegar membuat semua orang takut dan kedua orang tuanya pasrah meminta habib untuk
Mengeluarkan nya .Karna anak jin itu membuat tubuh teman satu asrama nya itu
lebam lebam
" Bagaimana ini " kata Habib bingung
" Kita tunggu saja habib " kata ustad Kurdi yang membuang nafas kasar
Sedangkan Yuna yang sedang asyik menggambar Mendengar suara pintu rumah nya di ketuk dari luar.
" Assalamualaikum Ukhti maaf kami menganggu , bisa kah ukhti menolong kami " kata dua gadis remaja itu.
" Teman kami marah karna tadi ada anak santri lain menganggu nya .Dan ia marah dan ngambek tak mau keluar dari tubuh santri itu please tolong kami " kata kedua anak jin itu.
" Bagaimana aku bisa menolong nya , aku tak tahu apa pun . Dan kenapa teman kalian bisa ngambek begitu " kata Yuna
" Tadi teman kami ngambek karna makanan nya diambil dan di buang juga
pakaiannya .Hingga dia marah .Dan akhirnya dia mengamuk hingga dia merasuki teman kami itu. Dan sekarang ia tak mau keluar Dan menyiksa nya sampai sekujur tubuhnya kaku dan lebam lebam
" Astagfirullah " kata Yuna kaget
Yuna yang mendengar kan itu pun merasa iba Lalu ia pun ingin melihat apa yang terjadi. Karna tak tega mendengar cerita
dua anak jin itu..
" Sebentar aku ambil dompet dulu ya " kata Yuna masuk kedalam Dan ia melihat coklat Lalu mengambilnya satu dan membawa nya.Lalu mengikuti dua anak jin itu menuju rumah habib .
Banyak orang yang berkumpul disana . Termasuk Billa Hasnah juga umi Sadiyah
Yang duduk melihat anak itu berguling guling dan membuat tubuhnya semakin lebam dan banyak luka.
__ADS_1
" Yuna mau apa kesini " kata Billa menegur Yuna Yang membuat Yuna menoleh .
" Hanya ingin melihatnya saja " kata Yuna
Lalu melihat pada anak remaja yang kesurupan itu...
Bila pun hanya cemberut dan diam tak bersuara lagi
Yuna yang melihat para Jin menunggu cukup banyak pun Mendekati suaminya.
" Abi " kata Yuna.
" Dinda .... kenapa kesini " kata Malik kaget
Yang membuat anak jin itu tenang Lalu menoleh pada Yuna .Yuna yang merasa seseorang memperhatikan nya pun menoleh dan tersenyum sambil menggoyang goyang kan coklat .Karna pasti ia menyukai coklat
" Assalamualaikum.... hai sapa Yuna Yang membuat semua orang menoleh pada Yuna
Anak jin itu pun duduk dan lalu ikut tersenyum .Karna Yuna menyapanya sambil memegang coklat batangan kesukaan nya Yang sengaja ia bawa Karna teringat para anak jin seperti Azizah dan Alif sangat menyukai coklat..
" Itu apa " kata Anak jin itu bertanya
" Ini coklat enak Apa kau mau " kata Yuna menawar kan . Membuat mata anak jin itu terbelalak Lalu dia pun keluar dari tubuh teman nya .Dan mendekati Yuna
" Alhamdulillah " kata semua orang lega
Lalu melihat anak itu mendekati Yuna
" Untuk ku " katanya pada Yuna
" Iya untuk mu Aku punya banyak kau suka " kata Yuna tersenyum
" Mau mau ..... " kata Anak jin itu senang lalu mengambilnya dari tangan Yuna dan memakan coklat
" Lep ........" sekali makan langsung habis
" Enak ada lagi ngak " katanya duduk dekat Yuna Dan Malik hampir terkekeh melihat kelakuan anak jin itu..
" Ada duduk lah disini dulu ya , biar Ukhti ambil kan di rumah " kata Yuna tersenyum
" Ya " angguk anak jin itu membuat semua orang yang bisa melihat nya menepuk jidat . Hanya karna sebatang coklat bisa merayunya keluar sedangkan para ustad hanya mengelengkan kepala.
Karna tadi membuatnya semakin marah.
" Astagfirullah ustad Malik " kata habib Yang lalu menyuruh santrinya untuk mengangkat Ahlan kekamar.
" Iya habib ada apa " kata Malik heran
" Apa istri anta bisa melihat jin " kata habib Yang membuat Semua orang menatap Malik Begitu juga umi Sadiyah Hasnah Dan Billa yang mendengar dan melihat Apa Yang terjadi barusan
__ADS_1
" Iya habib , ustad " jawab Malik
" Hah....... bagaimana mungkin " kata Billa kaget.. Begitu juga dengan yang lainnya