
Malam nya sepulang tarawih Yuna langsung istirahat di kamarnya Namun ia kaget ketika ada kaki mungil di atas tempat tidur nya
" Astagfirulah kapan datang nya " kata Yuna melihat Aziz yang terlelap .
" Nona ...... " kata Anis
" Ada Aziz nis kapan dia datang " kata Yuna .menatap Anis
" Tadi nona sehabis tarawih karna Aziz pulang bersama Arjun ..Setelah makan dia tertidur " .kata Anis
" Ya...... sudah " kata Yuna yang sudah mengira Aziz kabur lagi .
Yuna pun lalu ikut berbaring karna ia juga mengantuk Namun mata nya masih belum mau terpejam . Lalu Yuna pun berzikir sambil memejamkan matanya .
Disisi lain Billa dan Ali sedang merapikan pakaian baru dan kue kue yang mereka beli Karna mereka akan pulang besok .
" Kenapa ustad ngak belanja kemaren bi ?" kata Billa .
" Ustad Malik sudah belanja berkali kali uang nya banyak jadi ngak aneh . pasti nya ukhti Aliya sangat senang " kata Ali
" Tapi tadi Yuna biasa aja bi tak terlihat senang . Apa dia belum tahu harga berlian nya itu. " kata Billa
" Ya tahu lah kan sudah ditransfer ke rekening ukhti Aliya langsung " kata Ali
" Hah......... uang sebanyak itu untuk nya " kata Billa kaget
" Iya , kan ustad Malik hanya menjual kan .saja dan dapat persenan dari sisa nya yang utuh semua masuk rekening Yuna .
" Ya Allah masa ustad ngak ngambil sedikit pun . " kata Billa
" Sudah tapi memang itu milik Yuna ya biarlah itu urusan mereka kita ngak perlu ikut campur..Orang kita saja sudah dikasih banyak bi " kata Ali .
" Ya ampun enak banget hidupnya serba berkecukupan kaya Dan punya uang banyak Dan banyak orang yang sayang padanya .." kata Billa
" Abi juga sayang sama Billa " kata Ali
" Tapi maksud Billa Yuna bi , pantas ia terlihat santai seperti orang yang tak punya beban .Semua serba ada lengkap tanpa harus bekerja keras " kata Billa
" Mungkin itu rezekinya juga rezeki .ustad Malik " kata Ali yang memang tahu teman nya itu pasti dua langkah lebih baik darinya .
" Ya bi andai kita yang begitu ya bi " kata Billa
" Ya insyaallah kita juga bagian dari orang yang beruntung " kata Ali
*********
Dirumah Fatma semua sudah siap tadi siang ia sudah menyiapkan semuanya. Jadi setelah tarawih tinggal .mengeceknya
__ADS_1
" Kita berangkat siang apa malam sih de " kata Samsul
" Sore dari jakarta bang , kita kejakarta dulu menginap lalu sorenya berangkat abah bilang silahturahmi dulu Sekalian melihat rumah ustad yang di jakarta " kata Fatma .
" Punya rumah juga di jakarta " kata Samsul
" Iya lah kan punya duit banyak wajar punya rumah sana sini juga di kairo ." kata Fatma
" Yah nama nya juga ustad tajir duit banyak kewalahan buang jadi wajar......
" Apa....... abang mau ngomong apa " kata Fatma menatap Samsul
" Akh bukan apa apa " kata Samsul yang hampir keceplosan . bisa bisa dapat masalah lagi bila asal ngomong Padahal tadi para bapa bapa bilang ustad Amar dulu juga mau sama ustazah Faridah tapi ditolak .
" Cuma orang pada bilang ustazah Faridah menolak dilamar Amar karna belum siap " kata Samsul
" Itu hoax bang yang benar .ustad Amar naksir de Yuna tapi keduluan ustad Malik
Dan ustazah Faridah suka sama ustad Malik dan menawar kan diri jadi istri kedua nya Tapi ustad ngak mau karna sayang pada de Yuna " jelas Fatma
" Hah...... masa sih " kata Samsul kaget
" Iya emang begitu orang ibunya ustazah Faridah sudah bicara pada umah sendiri menawar kan putrinya Tapi umah dan abah menolak nya secara halus " kata Fatma
" Wah enak ya jadi ustad , banyak wanita yang .mau " kata Samsul
" Belum rezeki de kan kita senasib " kata Samsul tersenyum
" Ngak.....sama bang Fatma bila jadi janda abang masih bisa hidup mandiri . Ngak .perlu abang . Kalo abang mau kawin silakan dan angkat kaki dari rumah ini " kata Fatma.
" Astagfirullah Fat kok kamu sekarang gampang banget sih de emosian kan abang cuma tanya tanya ." kata Samsul
" Tapi niat kan " kata Fatma
" Sumpah demi allah ngak de,cukup .Fat saja takut abang ngak mampu.." kata Samsul lirih .
" Emang iya, pengen gaya " kata Fatma kesal karna Samsul slalu saja memancing emosi nya
" Ya sekarang gak deh cukup gaya nya dirumah aja " kata Samsul tersenyum .
"Ck... bilang abang takut " kata Fatma
" Iya de, udah ya abang mau ngaji dulu " kata Samsul yang lalu mengambil quran dari pada nanti ribut lagi Mending ia menjauh dan mengaji agar sang istri tenang .Karna beberapa hari ini karna lelah Fatma gampang naik darah
Sedangkan Malik yang baru .pulang dari masjid kaget Ada Aziz lagi dikamarnya
" Astagfirulah kenapa dia ada disini lagi " kata Malik .Yang melepas baju kokko nya
__ADS_1
Dan ikut berbaring setelah tadarusan .
" Abi ....." kata Aziz terbangun .
" Eh kaget ya tidur lagi ya nak " kata Malik memeluk Aziz .
" Ya bi " kata Aziz yang minta di usap usap pungung nya seperti sang umi Ketika abi nya memanjakan uminya sampai .tidur Dengan mengusap punggung Yuna sampai tertidur.
Yuna yang merasakan ada kaki besar membuka matanya melihat suaminya itu memeluk Aziz dan mengusap usap punggung Aziz yang membuat Yuna tersenyum dan kembali memejam kan mata .Entah mengapa tiap kali Malik berada disisinya dan mengusap punggung nya Yuna jadi tenang dan cepat terlelap .
padahal sampai hari ini ia belum ngidam
Apapun dan bayinya juga tidak rewel Tapi kadang ia slalu ingin di manja oleh suami nya .
" Kenapa bangun " kata Malik mengusap pipi Yuna .
" Hanya melihat Aziz bi " kata Yuna pelan
" Ya sudah aman tidur lah " kata Malik Yang mengusap kepala Yuna pelan .
" Ya bi " kata Yuna yang merasakan suami nya itu mengecup kening nya
Yuna pun kembali terlelap membuat Malik tersenyum dan bergeser sedikit sambil meluk tubuh Yuna yang terbalut selimut.
Sedangkan di luar terdengar suara angin
Wus ... wus ... wus ......... angin berhembus cepat Karna raja jin mencoba mencari putranya namun entah mengapa mereka salah arah .
" Bagaimana bisa kita salah arah " kata raja jin
" Kita harus kembali tuan hawa dingin nya cukup menusuk kulit " kata Patih merasa hawa berbeda malam ini Dan angin semilir terasa membuat .mereka kembali pulang tak jadi menyusul Aziz
Sedangkan Aziz bermimpi berjalan bersama abi dan uminya ditaman dengan suasana hawa dan udara yang sejuk Dan juga cuaca terang benderang .
" Masyaallah ..... apa itu umi " kata Aziz
" Itu namanya lailatul qadar sayang lihat lah pohon pohon semua bersujud dan hewan mereka tunduk pada allah " kata Yuna .
" Subhanallah indah nya " kata Aziz yang lalu berdoa begitu juga uminya menengadahkan tangan ke langit bahwa mereka bersyukur bisa hidup bahagia .
Dan Aziz langsung kaget terbangun karna umi dan abi nya tak ada di samping nya .Aziz pun lalu keluar kamar
" Hai ...Aziz .....ayo saur " kata Ali mengusap kepala Aziz .
" Ya paman " kata Aziz . yang lalu mengimbangi langkah Ali keruang makan
Dan disana semua orang sudah berkumpul bersama
__ADS_1
.