
Acara pun dimulai dengan sholawat juga ceramah singkat lalu dilanjutkan pengajian
Yang membuat umah merasa bersyukur banyak orang yang mendoakan sang menantu .
" Ya Allah umi , ini kaya pengajian akbar aja " kata umi Farhan berbisik Sambil melirik Yuna yang duduk dekat Meri Anis dan Mikha Sedangkan umah dan umi Farhan dekat Mikha .
" Ya nak, adik mu itu berlimpah rezeki Sejak menikah dengan Yuna Dan membuat orang mengira dia banyak uang dan harta padahal Yuna lah kunci keberuntungan nya .Lihat lah pakaian Yuna hadiah dari ratu jin kota saranjana " kata umah
" Masyaallah umah Mir ngak percaya awalnya ketika abah bercerita Tapi melihat apa yang kita alami dan kita dapatkan itu semua di luar nalar. Karna mustahil rasanya bekerja seumur hidup . Sedangkan Malik dan Yuna mendapatkan nya hanya dalam sekejap "kata umi Farhan
" Itulah yang kadang umah pikirkan bersama abahmu nak Bahwa iparmu itu punya sesuatu yang spesial ." kata umah
**********
Disisi lain mobil seorang wanita sedang menunggu didepan gerbang kampus Karna ingin mengintai ustad Malik
" Kok lama banget sih keluarnya biasa nya jam segini ia sudah pulang " kata wanita itu yang tak lain adalah Cea .
" Ah biar aku tanya " kata Cea turun dari mobil menanyakan seorang wanita. yang baru saja keluar dan menuju mobilnya Yang Cea dekati
" Hei ... nona maaf boleh bertanya Apa nona mengenal ustad Malik " kata Cea
" Ya ...kenal ada apa mencari nya " Jawab perempuan itu menatap Cea penuh selidik
Dan lalu memindai Cea dari atas sampai bawah. Penuh rasa curiga
" Saya kekasihnya . Dia janji bertemu ana disini " kata Cea berbohong .
" Ck.....ngak mungkin ustad Malik buat janji dengan wanita sepertimu Hei ngaca dia itu ustad.....nona " kata wanita itu yang tak lain Maryam .
" Eh.... memang kenapa kalo dia ustad kan mereka juga pria normal " kata Cea
" Oh..... ya itu benar Tapi dia sudah beristri ngak mungkin lah punya kekasih dasar pembohong. Cantik cantik kok gatal " kata Maryam
__ADS_1
" Heh..... siapa yang gatal ana memang calon istrinya Malik Kan istrinya sudah meninggal karna kecelakaan .Jadi kami berjanji untuk bertemu .
" Hahaha .... hei jangan mimpi Ustad Malik bukan duda Apa kau tak waras ya mimpi di siang bolong Pengen jadi calon istrinya Istrinya itu masih hidup sehat walafiat Dan sekarang hamil empat bulanan Ngak mungkin lho calonnya Jangan mimpi Ana ini calon istri keduanya " kata Maryam yang membuat mata Cea mendelik kaget
" Ngak mungkin istri ustad sudah meninggal " kata Cea
" Heh......kalo ngak percaya ya sudah . Dan ana ini calon istri keduanya " kata Maryam Menegaskan sambil melipat tangan di dadanya
" Ck......ngak mungkin kau bohong " kata Cea tak percaya
" Hahaha ...... ya sudah pergi sana bye ......
" kata Maryam yang juga ingin kerumah Malik untuk ikut pengajian Namun telat karna ia harus mengajar lebih dulu karna jadwalnya tak boleh kosong. Lalu masuk mobil Dan meninggalkan Cea yang bengong seorang diri
" Sial kenapa aku tadi tak bertanya dimana rumah ustad itu. Astaga dia bilang istri ustad Malik masih hidup dan itu ngak mungkin " kata Cea mengeleng kan kepala. Takut ia salah dengar
"' Ah.. aku harus mencari tahu Apa benar Aliya masih hidup .itu tak mungkin .lalu Cea pun bergegas masuk mobil untuk pulang menemui Clea .
**********
" Ya ampun uang bisa jamuran kalau di simpan .Jadi kita harus menghabiskan nya " kata Helen .
" Ya karna disini ngak ada bank dan juga Atm untuk bisa di gesek gesek Biar bisa mengambil uang " kata Laras
" Hehehe..... mana ada kaum jin mau jadi pegawai bank . Orang uang mereka saja berbentuk emas. Kalo hantu dan setan tuh suka ngumpulin uang Tapi di dunia nyata bisa berubah jadi daun " kata Alea
" Heh...... kok bisa " kata Helen
" Bisa lah kan uang tipuan buatan mereka Yang suka ngerjain manusia " kata Alea
Yang pernah tertipu oleh hantu .
" Ih.......dasar hantu jahat kalo kita ngak begitu ya len " kata Laras
__ADS_1
" Iya kita kan baik ngak kaya gitu .lagian kita juga taat beribadah " kata Helen lirih
" Eh......kok baper sih Len kita kan cuma cerita Kan kita punya suami yang bekerja kalo mereka kan ngak len Mereka cuma gentayangan saja Ya sudah ayo belanja jangan masukin hati " kata Alea
" Iya yuk lupain len , Ayo kita lihat lihat lagi trus kita pulang sambil leha leha dirumah " kata Laras
" Iya yuk..... bosan juga keliling mall buang uang " kata Alea .
Lalu ketiga nya bergegas belanja Dan setelah itu pulang kerumah Alea untuk istirahat dan ngobrol .
" Alhamdulilah ...... kayanya kota makin besar dan mewah Tapi cepat bosan ya karna hanya kemewahan yang kita lihat Harus nya kita bangun taman dan hutan buatan juga biar ngak bosan ke mall " kata Alea menghempas bokong nya disofa
" Ya begitulah. besok kita ke taman saja Al kan biar ngak bosan dirumah Atau kita jalan jalan ke dunia nyata aja yuk " kata Laras
" Kedunia nyata ngak bisa len Karna mertua Yuna pergi ke mesir Jadi ngak bisa main kesana Tapi untuk jalan jalan sih bisa pergi buat lihat lihat doang ." kata Alea
" Ngak masalah yang penting kita happy Al " kata Helen sambil rebahan Karna masih dalam nuansa lebaran karna para bumil itu bosan di rumah.
Sedangkan dirumah Yuna masih banyak tamu yang sedang memakan hidangan Yang tersisa banyak Ada juga yang . minta dibungkus untuk dibawa pulang Yang dipersilahkan Yuna dari pada mubazir dan terbuang .Apalagi mereka besok berangkat umroh Karna sesuai jadwal Yang diminta Yuna .
" Alhamdulilah selesai juga " kata Malik yang duduk dekat Ali
" Gila ya Mal habis syukuran langsung umroh aja Apa masih penuh tuh uang di dompet " kata Ali
" Masih dong kan beranak " kata Malik terkekeh Yang membuat Ali mengeleng karna ia salut Malik bisa memboyong keluarganya kumpul ke kairo dan langsung umroh setelah syukuran .
" Ana ngiri Mal sama lho pantas lho milih Yuna kalo rezeki antum mengalir mudah Lewat tangan nya enak banget hidup tampa sudah payah " kata Ali
" Siapa bila Li , kita juga mengalami .hal yang rumit Dan banyak rintangan hidup . sebelum kita menikah Perjuangan hidup ana dulu juga mengalami kesusahan Tapi ana beruntung karna doa mertua dan orang tua kita menyatu membuat kita berdua se jodoh dan bisa menikah dengan keberkahan Di tambah kita juga saling mencintai itu yang membuat rezeki kita lancar " kata Malik .
" Dan lagi Li , tak mudah menjadi suami Yang mempunyai istri pembawa rezeki .
Karna banyak godaan . Hanya pintar .pintar kita bersabar dan menyikapi semuanya . Karna Kalo kau berbuat salah akan fatal bro kau tahu kan orang akan mengira aku banyak uang . Namun sebenar nya Aliya lah kunci rezeki ku. Li. .Itulah ana tak mau banyak bicara dalam mengambil keputusan Karna semua kendali ada di tangan istri Ana .Ana hanya mengiyakan Dan setuju . " kata Malik yang kadang merasa serba salah .Tapi Malik cukup senang dan bahagia Karna Yuna meng hargainya sebagai suami Karna tiap Yuna punya rencana Yuna pasti lebih dulu bicara padanya sebelum mengambil keputusan
__ADS_1