Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 344


__ADS_3

Tak lama suaminya yang pulang pun kaget Melihat banyak ulat bulu dirumah nya yang bergerak kesana kemari


" Ya ampun umi kok bisa banyak ulat ini bagaimana ceritanya " kata si suami heran Yang lalu membersihkan rumahnya dengan kemampuan nya


" Umi ngak tahu abi , mereka datang sendiri " kata sang istri


" Ngak mungkin bisa begitu umi pasti ada seseorang yang sengaja melakukan nya untuk mengusik kita ." kata suaminya


" Itu ulah istri tuan sendiri , tuan mushaf


Tadi dia ingin mengantar kado sambil menghamburkan ulat nya diteras rumah ustad Malik .Dan ia berteriak seolah ketakutan dan ketika ia pulang ulat ulat itu berpindah kerumah tuan untuk beranak pinak " kata tetangga mereka yang lewat Lalu bergegas pergi setelah bercerita pada si suami Yang membuat suami nya mendelik kan matanya


" Astagfirullah aladzim umi . Jadi umi melakukan perbuatan buruk itu dengan sengaja Ya Allah umi .kita ini Mahluk Allah yang ngak sempurna Kenapa bersikap begitu pada istri ustad yang lebih muda .Malu umi abi malu kenapa umi melakukan itu. kalo ngak iklas bilang " kata si suami


" Itu tidak benar abi umi cuma iseng " kata si istri merasa bersalah


" Iseng atau usil kan akan berbalik pada umi kan Jangan melakukan hal buruk pada tetangga Mereka itu lebih mulya dari kaum kita . Apalagi mereka masih muda umi kita ini sudah 200 tahun " kata si suami itu mengomeli istrinya


"' Maaf kan umi abi " kata si istri


" Umi minta maaf sendiri sana Mereka itu masih muda belia Dan dapat tugas dari istana untuk mengajar disini Masa umi iri pada anak bayi yang baru tumbuh gigi nya Sedangkan umi dan abi sudah bangkotan " kata si suami


" Abi kok bicara begitu sih " kata si istri cemberut merasa tersudut


" Emang iya kan , masa umi mau membanding kan mereka dengan kita Yang sudah tua bangka ini . " kata si suami sambil membersihkan lantai rumah mereka hingga bersih Sambil mengomeli sang istri


"' Abi kita ini masih muda bi lihat umi masih cantik " kata si istri mencebik kan bibir nya


" Iya kalo di alam sendiri coba kalo umi keluar kedunia nyata maka wujud umi jadi nenek tua renta. Sedang kan mereka manusia sempurna " kata si suami lagi


" Abi..... maaf bukan ngak iklas Tapi mereka kan sudah banyak mendapatkan hadiah dari istana Kita saja jarang di beri hadiah " kata si istri kesal

__ADS_1


"' Mereka pantas dapat hadiah karna berjasa pada kerajaan dan dihargai Lalu kenapa harus iri Apa umi ingin dikasih hadiah juga .Harus nya umi berbuat kebaikan ini malah berbuat usil bin jahil dan bathil " kata si suami yang lalu duduk santai setelah ngomel panjang


" Abi ......abi kok gitu masa belain tetangga sih " kata si istri


" Bukan belain tetangga umi Cuma ngasih tahu umi biar umi bisa berpikir


Yang baik tentang mereka biar pun mereka manusia biasa Tapi mereka tak pantas umi kerjain " kata si suami


" Dih perut buncit aja dibela " cibir nya lagi sambil memutar bola mata nya marah pada sang suami


" Tuh kan mulai lagi , perutnya buncitnya itu karna hamil umi Yang baru lahir itu anak kembar .Dan satunya lagi akan lahir dua bulan lagi Jadi ngak usah iri mereka punya anak kita ngak " kata si suami menjelaskan


" Astaga jadi dia masih hamil " kata si istri kaget Dan melongo tak percaya Karna setahunya Yuna sudah punya anak laki laki 3 tahun Dan di tambah putri nya yang baru lahir .


" Iya umi anak nya ada 3 "kata si suami


" Abi ...... mereka beruntung sekali masih muda sudah punya 3 anak kita saja belum." kata si istri yang lalu terdiam Dan menyadari ia memang iri pada Yuna


Di kasih ustazah kue kok senang Giliran mau ngasih kado kok mundur maju " kata si suami mengelengkan kepala karna istrinya itu pelit bin medit


Mungkin mahluk lain berpikir kehidupan didunia saja yang rumit Padahal kehidupan para kaum jin pun ikut rumit tergantung mereka menjalaninya. Karna Allah memberi semua ujian dan masalah pada setiap mahluk nya dengan cara yang berbeda beda Agar bisa menyelesai kan ujian nya dengan baik dan naik tingkat derajat disisi sang khalik . Dan bagaimana cara mereka bisa menyelesaikan nya dengan baik Dan itu adalah kunci keberhasilan setiap mahluk ciptaan Allah Hanya mahluk yang beriman saja yang mampu melewatinya dengan baik Karna setiap ujian cobaan dan masalah pasti ada jalan keluarnya masing masing Yang hanya mampu kita lewati dengan cara berpikir tenang dan iklas. Dan pemenang nya adalah akan menjadi mahluk yang sempurna.Bukan dimata para mahluk dunia dan gaib saja Tapi juga di mata Allah pemilik alam .


Yuna berbaring di sebelah bayi Ulya


sambil melihat tingkah laku mengemaskan


putrinya yang berceloteh.


"' Hai .. lagi ngapain nih sama umi " kata Malik yang masuk kamar bersama Aziz


" Kita cuma berceloteh bi ade lagi asyik curhat katanya kak Aziz tadi usil " kata Yuna melirik Aziz Yang naik ke atas tempat tidur Lalu mencium bayi Ulya

__ADS_1


"' Ngak bi , Aziz itu mengusili tetangga kita karna dia yang mulai duluan Masa dia menaruh banyak ulat bulu di depan rumah kita...ya Aziz kembalikan lagi kesana ya ngak salah kak Aziz ya ngak de " kata Aziz santai


"' Oe....." jawab bayi Ulya sambil memegang kaki dan tangan nya


" Tuh ade bilang iya kan " kata Aziz .


Malik yang tak mengerti hanya bisa menarik nafas dalam lalu membuangnya


Sambil berbaring dan memeluk Yuna


" Biarkan saja selama ngak anarkis " kata Malik Karna tak ada masalah dengan tetangga nya . Malik hanya akan menegur nya Apabila anak angkatnya itu membuat masalah yang berlebihan


" Hehehe .... pasti nanti anak abi juga ikut usil kalo sudah lahir " kata Yuna


" Bisa jadi asal ngak kelewatan saja " kata Malik yang sudah siap menerima kenakalan dan keusilan anak anak nya nanti Bila sang adik sudah lahir Apalagi ada dua dan beda alam .Yang mau tak mau Malik harus banyak bersabar


"' Umi bagian tepuk tangan saja ya bi kalo mereka bikin ulah " kata Yuna


" Mana ada, pasti umi juga ikut kebagian pusing .Apalagi kalo mereka punya sekutu hantu manusia dan jin lengkap kan ."' kata Malik


" Ya juga ya bi, dinda ngak bisa bayangi bila mereka heboh bersama teman temannya . Di tambah campuran hantu dan jin pasti seru " kata Yuna terkekeh


Sedangkan Aziz asyik dengan sang adik bicara dengan bahasa jin .Yang tak dimengerti keduanya .


Malik yang melihat putra dan putrinya itu hanya tersenyum sambil mengusap perut Yuna Yang membuat Yuna memeluk Malik tanpa perduli pada dua buah hati Yang asyik bercerita .


" Apa umi sudah ngantuk " kata Malik


" Belum bi , menunggu ade tidur dulu biar umi tenang Karna tadi sempat tidur siang " .kata Yuna


" Ya tapi kalo ngantuk jangan ditahan ya sayang biar abi yang jaga ade kan ada kak Aziz " kata Malik yang lalu memeluk istrinya dengan mencium pipi Yuna berkali kali Sambil memperhatikan buat cinta mereka berceloteh .

__ADS_1


__ADS_2