
Samsul pun akhir tidur disofa karna Fatma mengunci kamarnya. Karna tak mungkin ia tidur di kamar Faridah putrinya. Sedangkan kamar satunya milik Yuna Yang dikunci rapat Fatma Karna Fatma menghargai privasi sang adik Dan Fatma tidak mau mengotak atik kamar sang adik.
" Hahaha...... abah tidur di sofa " kata Farid tertawa
" Ya gara gara Farid tuh abah tidur disini " kata Samsul kesal pada Faridah
" Farid ambil kan kasur ya bah sama bantal " kata Farid yang menyeret kasur busa dan batal keruang tengah dari kamar nya
" Nih buat abah, makanya abah itu banyak merenung kasihan mak, orang emak itu ngajarin Farid yang baik baik malah abah bikin ulah. Maaf kalo Farid ngadu ke mamak. Biar abah bisa berubah menjadi abah yang baik dan bertangung jawab Farid malu dengar abah ghibah apa lagi pas teman teman Farid bilang heh.....rid tuh abahmu kaya emak emak rempong disana jadi tukang ghibah gitu kata teman teman Farid Padahal kan Faridah rajin ngaji rajin sholat dan bantu mamak Masa abah nya gitu .Kan Farid malu Apalagi tante Yuna istri ustad sini " kata Faridah curhat membuat Samsul terdiam tak sedikit pun bersuara. Lalu merebahkan dirinya pada kasur yang disiapkan sang putri semata wayang nya .
" Ya sudah abah tidur , Farid juga sudah ngantuk " kata Farid berlalu masuk ke dalam kamar nya
Samsul hanya diam dan melihat punggung putrinya itu menghilang di balik pintu .Dan kagum pada Faridah yang bisa berpikir dewasa seusianya . Padahal Samsul tak pernah mengajarkan nya .Ia jarang juga bertemu putrinya itu Apalagi ketika sibuk bekerja Tapi Faridah jadi anak yang baik tampa pengawasan orang tua..Padahal Fatma juga sibuk berjualan dan bekerja serabutan . Karna ia dan Fatma hanya sama sama lulusan sma .Sedangkan Yuna
Kuliah berkat kecerdasan nya .Jadi tidak aneh bila adik iparnya itu bisa sukses.
*********
Sedangkan di rumah abah dan umah Umah juga lagi memasukan pakaian ke dalam koper karna sudah mendekati hari lebaran kalo banyak tamu akan repot .
" Umah sudah malam tidur lah besok lagi di sambung ". kata abah
" Ya bah ini sudah selesai " kata umah Yang lalu menaruh koper dekat lemari .
" Mumpung umi punya waktu longgar bah jadi umi siap siap Nanti kalo sudah mendekati hari lebaran pasti sibuk dan banyak tamu " kata umah
" Ya abah tahu tapi ingat waktu istirahat juga " kata abah
" Ya bah , Malik sedang apa ya sekarang biasanya nelpon kita bah Tapi sudah tiga hari ini belum ada kabar " kata umah sambil berbaring .
" Mungkin lagi sibuk umah, atau Yuna lagi rewel kan masa masa mengidam " kata abah menarik selimut .
" Iya ya bah......akhirnya kita nambah cucu lagi Mudah mudahan Yuna di sana sehat bersama bayinya " kata umah
" Aamiin " kata abah
" Ayo tidur biar ngak telat saur " kata Abah Yang lalu memejam kan mata nya begitu juga umah setelah membaca doa umah pun langsung terlelap.
Di negara lain Yuna baru saja terbangun ketika sebuah tangan mungil mengusap pipinya dan mencium nya
__ADS_1
" Aziz " kata Yuna tersenyum
" Umi ayo saur Aziz lapar " kata Aziz .
" Lah abi mana nak " kata Yuna mencari Malik suaminya
" Abi lagi mengaji tadi bangun sama Aziz sama sama mengaji Tapi Aziz sudah selesai duluan . Abi masih trus mengaji . kata abi Aziz suruh bangun kan umi .Umi Aziz lapar " kata Aziz
" Ya sekarang umi sudah bangun ayo kedapur cari makan " kata Yuna .
Kedua nya pun turun dari tempat tidur Lalu menuju dapur Didapur semua orang sibuk Yuna pun hanya termangu melihat Mikha Anis Billa dan Lutfia memasak bersama .Dan di meja sebagian sudah siap
" Umi tuh sudah ada " kata Aziz
" Ya sudah Aziz duluan sahur ya " kata Yuna yang lalu mengambil nasi dan lauk juga sayur Agar Aziz makan duluan Biar nanti bocah itu tak menganggu .
" Maaf saya ngak bantu masak " kata Yuna Yang mengambil nasi dan lauk yang matang untuk Aziz
" Ngak papa nona ini sudah mau selesai kok " kata Anis
" Ya .....Ana menyuapi Aziz dulu ya biar ngak rewel " kata Yuna
" Ya yun , silakan santai saja " kata Billa tersenyum sambil memperhatikan Yuna yang telaten menyuapi Aziz .Yang makan dengan lahap .
" Lah kok tuan Aziz duluan ya ngak ngajak ngajak kita " kata Arjan bercanda .
" Aziz lapar paman jadi duluan, Habis ini Aziz mau baca buku " kata Aziz yang sedang meminum susu .
" Mhem.....yummy enak sekali ya susunya " kata Ali
" Paman mau juga mau tuh " tunjuk Aziz pada Billa .
" Kok bibi susu ziz " kata Billa
" Karna paman mau susu bibi " kata Aziz .
" Lah ngak gitu maksud paman susu kaya Aziz " kata Ali .
" Beli lah " kata Aziz tersenyum Yang membuat Arjun dan Arjun terkekeh gemas karna Aziz mengerjai Ali .
__ADS_1
Malik hanya tersenyum pada Aziz yang menjadi pusat perhatian .Sedang kan Yuna yang ikut menata meja hanya bisa mengelengkan kepalanya
" Dasar bocil " kata Ali .
" Hehehe........ bocil ajaib Li, ingat jangan macam macam " kata Yusuf tertawa
" Ya Allah mana bisa macam macam suf ngak brani gue sama anak nya kalah saing apalagi bapa nya " kata Ali yang menarik kursi melirik Malik
" Sudah ngobrol nya ayo kita berdoa dulu dan saur " kata Malik mengangkat tangan berdoa .Setelah selesai mereka pun langsung menyantap hidangan
Yuna mengisi piring nya sendiri dan hendak menyuap makanan nya ketika merasakan getaran meja dan lantai semua bergoyang .
" Ada apa ini " kata Malik sambil memegang tangan Yuna agar tak jatuh
" Kita selesaikan makan dulu bi ,baru melihat apa yang terjadi " kata Yuna tenang.
" Ya makan dulu saja itu urusan nanti " kata Malik sambil menatap Arjan dan Arjun .
Sedang di teras rumah dua hewan buas meraung keras Entah mereka datang dari mana Dia hewan itu mencoba menerobos pintu gerbang .Sedangkan Aziz Yang melihat nya hanya berpangku tangan Mengejek dua hewan buas itu .
" Ye ... ngak bisa masuk dasar setan jelek " kata Aziz yang mengejek dua mahluk itu sambil mengulurkan lidah nya
Gr......gr...gr.....
" Kalian pikir aku takut hah...... no maaf ya Aku tak takut " kata Aziz menantang Membuat dua hewan itu marah Dan mencoba kembali mengebrak pintu gerbang.
" Gr....... gr...... gr..... gr........
Raungan Itu pun kembali menggoyang kan rumah Yang membuat Malik dan Yuna saling tatap Begitu juga dengan yang lain Setelah minum Malik pun bangkit dari duduknya Begitu juga Arjan dan Arjun yang sudah selesai duluan Yang lalu bergegas keluar disusul Malik
" Aum........." suara itu terdengar nyaring
" Allahuakbar........binatang apa itu " kata Malik kaget
" Abi........." kata Aziz yang berlari kearah Malik
" Aziz ngak pa pa , kenapa bisa ada hewan itu didepan gerbang " kata Malik kaget melihat dua serigala mengerikan
Arjan mengeleng " Bagaimana tuan Aziz melihatnya " kata Arjan melihat mata Aziz
__ADS_1
" Mereka ingin menemui umi , tapi Aziz ngak suka bau nya " kata Aziz tertunduk
" Umi........" kata Arjan Arjun dan Malik kompak tak percaya dengan apa yang mereka dengar . Yang membuat Malik menoleh pada Yuna yang keluar ditemani Mikha dan Anis