Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 200


__ADS_3

Ketika semua sudah selesai makan Mereka pun ber siap siap untuk sholat berjamaah di ruang tengah agar nyaman .Dan Malik menjadi imam.


Yuna yang duduk di sebelah Anis memasang rukuh nya dengan tenang Sambil tersenyum pada Lutfia yang tersenyum padanya .Karna kagum melihat rumah Yuna dan Malik yang terlihat megah


Sedangkan dikota saranjana kaum bunian tarawih bersama .Alea yang berada dibarisan kedua duduk tenang menunggu sholat tarawih karna baru selesai sholat isya . Masih ada yang melakukan bada isya dan juga berzikir .


Hujan lebat turun deras ketika selesai sholat isya Dan untung nya tadi Aldi membawa mobil Karna ia tak tega melihat Alea berjalan dalam kondisi hamil


Toh biar mobilnya juga bermanfaat buat ibadah Apalagi kondisi dalam hujan


Duar .....terdengar suara petir menggelegar


Yang membuat semua orang yang keluar masjid kaget ketika hendak pulang


" Bi hujannya lebat banget " kata Alea


" Ngak pa pa sayang kan kita pake mobil ngak kehujanan begitu juga tetangganya .


" Tumben ya musim hujan , padahal cuaca panas " kata Alea.


" Ya mungkin memang musim hujan bi. Ayo mau pulang Atau mau tadarus dulu " kata Aldi .


" Bagaimana kalo tadarus dulu bi baru pulang tunggu hujan nya mereda ya " kata Alea.


" Ya sudah ayo masuk kita tadarus " kata Aldi yang lalu kembali masuk bergabung dengan para pria mulai tadarus Alquran .


Sedangkan di kairo Yuna sibuk sendiri dikamarnya setelah pulang tarawih .Karna tadi ia dan Anis pulang duluan.Sedangkan Mikha masih di masjid dengan Lutfia ikut tadarus


" Yah..... alhamdulilah bisa juga akhirnya masuk " kata Yuna yang sedang membuat desain lagi untuk ikut lomba Dan kali ini Yuna mecoba model baju muslim berasal dari kota kota saranjana milik nya Yang pernah dibelikan ratu jin dan Alea Karna menurutnya cukup cantik Kalo milik nya pake payet Yuna mendesain nya dengan tema bunga . Yang membuat pakaian nya jadi cantik .


" Ya Allah mudahan bisa masuk final Aku bisa kontrak " kata Yuna berharap Setelah sejam di depan Laptop Yuna pun mematikan nya Dan tadarus sebentar .


***********


Yuna terbangun ketika suara bedug Menandakan waktu saur Dan lalu duduk


" Lho abi mana ?" kata Yuna yang tidur bersama Aziz.


Yuna pun beranjak dari mencari keluar nya keluar kamar . Karna di sofa juga tidak ada Lalu Yuna melihat kekamar tamu Dan ruang tengah tapi nihil Malik juga tak ada.


" Abi dimana ya " kata Yuna yang masih membuka pintu kamar yang lain Dan....

__ADS_1


Deg ........


Yuna menatap Pria yang tertidur di lantai sambil memegang Alquran Dan lalu mendekatinya pelan pelan


" Abi ...." kata Yuna yang melihat Malik tertidur diatas sajadah


" Eugh....... dinda " kata Malik membuka matanya .


" Kenapa abi tidur disini " kata Yuna memegang tangan Malik.


" Abi tadi sedang menghafal Tapi abi ketiduran " kata Malik yang bangun lalu memeluk Yuna yang berjongkok didepan nya menatap sendu sang suami


" Kenapa istri abi sudah bangun ini baru jam 2 malam lho , Ayo tidur lagi biar abi temani " kata Malik merangkul Yuna Dan mengendong nya keranjang .


" Ya bi tadi dinda cari cari nyata nya abi disini disebelah Yuna hanya ada Aziz " kata Yuna .


" Abi tadi mau mengaji dan hafalan surat yang lupa Takut dinda terganggu abi pindah Karna takut berisik " kata Malik


" Ya ......dinda tahu" kata Yuna lalu memeluk suaminya Karna memang suami nya itu sedang menambah hafalan nya Yang membuat Malik terlihat lelah Padahal ia sangat sibuk .


" Tidur lah " kata Malik memeluk Yuna untuk tidur 1 jam sebelum saur.


" Maaf kan abi ya, abi belum bisa jujur pada dinda .Karna uang abi habis untuk kak Juhdi yang sedang kecelakaan . Entah bagaimana kak Aisyah disana bersama anak anak nya " batin Malik yang menolong


Yuna pun terlelap Yang membuat Malik mencium kening istrinya itu.


" Sampai hari ini abi masih belum bisa membayar uang mu dinda Tapi abi usahakan semua nya berjalan lancar " kata Malik yang ikut memejamkan mata.


**********


Pagi Malik berangkat mengajar diantar Arjan dan di temani Yusuf untuk kekampus sekalian menanyakan lowongan kerja baru


" Mal ..... kalo lho ngak punya uang kenapa mobil nih ngak dijual salah satunya ganti yang murah dikit " kata Yusuf pada Malik .


" Ana ngak brani suf , harus izin bini dulu Karna ini hadiah buat bini ana Dan yang dirumah juga Anta v pikir ini mobil ana. Ana cuma punya motor butut tuh di garasi Yang motor bagus itu milik Arjun dan Arjan " kata Malik


" Hah..... kok bisa kalah sama bini sih lagian yang gaji tuh pengawal dan pelayan dapat duit dari mana " kata Yusuf


" Mereka ngak digaji gratis tanya aja tuh sendiri. Kami hanya memakai tenaganya " kata Malik


" Hah......kok bisa " kata Yusuf kaget sedang Arjan hanya tersenyum melihat keduanya

__ADS_1


" Ya begitulah " kata Malik


" Trus apa mereka ngak punya keluargga Dan ngak belanja. Mal " kata Yusuf


" Belanja tuan tapi dibelikan nona " kata Arjan yang memang keperluan mereka semua nya di belikan Yuna


" Hadeh........ tapi kalo nona kalian ngak punya duit gimana kan duitnya dari tuan kalian nona kalian kan ngak bekerja " kata Yusuf


" Heh....... siapa nona ngak kerja orang di rumah saja nona duit nya banyak .Anda salah tuan nona sama tuan saja duitnya lebih banyak nona Jadi jangan merendah kan nona kami ." kata Arjan protes


" Heh.... maksud nya tuan Malik jan Kata Yusuf Bukan saya " kata Yusuf memperjelas .


" Iya tuan saya tahu , tuan Malik gaji nya besar Tapi nona 5 kali lebih besar " kata Arjan menjelas kan membuat Yusuf ternganga lalu menatap Malik


" Hahaha .......kenapa tuh muka jadi culun melongo kaya gitu " kata Malik tertawa


" Benar itu Mal " kata Malik .


" Iya suf duitnya bini ana lebih banyak Rekeningnya juga lebih gendut dan ia juga punya simpanan emas dan berlian " kata Malik . Dan tabungan nya penuh uang Jadi wajar kalo Arjan bilang begitu " kata Malik


" Masyaallah kok bisa dia kerja apa ?" kata


Yusuf


" Dulu dia akuntan nya perusahaan batu bara suf sekarang


" Sekarang desainer tuan kemaren saja sehari nona dapat uang 400 juta pound mesir " kata Arjan


" Hah ....... 400 juta " kata Malik dan Yusuf kaget .Karna mereka saja mentok hasil mengajar paling 20 - 30 juta pound perbulan


" Jan bagaimana anta tahu " kata Malik penuh selidik .


" He. .itu....itu .... kemaren ngak sengaja Arjan lihat uang transferan nona di laptop nya tuan " kata Arjan tergagap .


" Astaga anta mengintip Jan " kata Malik tak percaya karna Memang istrinya itu slalu menggambar di waktu luang nya


" Maaf tuan pas tuan menyuruh mengambil sajadah .Tak sengaja saya melihat nya waktu itu nona sedang menggambar " kata Arjan jujur Karna nona nya itu duduk fokus menatap layar laptop


" Huh........pantasan " kata Malik Karna dia sendiri tak pernah melihat pekerjaan yang sekarang Yuna tangani .Tapi ia tahu istrinya itu memang senang mendesain


" Wah kalah dong kita Mal " kata Yusuf

__ADS_1


" Ya ngak masalah Dan jangan di permasalah kan Nanti malah makin jadi masalah " kata Malik .Yang memang tahu Yuna punya uang banyak dan emas nya masih berkantong kantong dari kota saranjana. Namun Yuna tak semena mena walau pun banyak uang .


__ADS_2